IHSG Terjerembab, BEI Lakukan Trading Halt ke-3 di Era Prabowo

Kemarin (28/1/2026), perdagangan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI) dibekukan sementara pukul 13.43 WIB, karena Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun sekitar 8 persen. Ini merupakan trading halt ketiga di era kepemimpinan Prabowo Subianto dan pertama di tahun 2026.

Menurut Sekretaris Perusahaan BEI, Kautsar Primadi Nurahmad, pembekuan sistem perdagangan otomatis JATS dilakukan tepat pada waktu tersebut untuk menjaga keteraturan pasar. "Tindakan ini dilakukan karena terdapat penurunan IHSG yang mencapai 8 persen," katanya.

Dalam trading hal ini, BEI melakukan upaya untuk menjaga perdagangan saham agar senantiasa teratur, wajar, dan efisien. Penghentian perdagangan sementara atau trading halt merupakan mekanisme yang lazim diterapkan di berbagai bursa global saat terjadi volatilitas tinggi.

Penurunan IHSG diduga akibat dari pembekuan rebalancing indeks saham Indonesia oleh MSCI. MSCI menyoroti kekhawatiran mendasar investor global mengenai transparansi struktur kepemilikan saham dan keinvestasian efek Indonesia. Lembaga itu memberikan tenggat waktu hingga Mei 2026 bagi otoritas pasar, termasuk BEI dan OJK, untuk menunjukkan kemajuan signifikan.

Jika tidak ada peningkatan yang dianggap memadai, MSCI mengancam akan menurunkan status Indonesia dari Emerging Market menjadi Frontier Market, yang berpotensi memicu aliran dana keluar secara besar-besaran.
 
Maksudnya apa sih? MSCI itu nggak bisa menangkap apa-apa kekuatan pasar nih? Kalau tidak ada transparansi, mengapa masih bisa memberikan status Emerging Market yang bisa jadi ini adalah penipu sih... Beberapa peusahaan besar juga di bawah tekanan karena terpapar skandal korupsi, tapi MSCI nggak peduli? Itu ngerasa seperti mereka hanya ingin menyerang Indonesia sambil tidak punya alasan yang kuat. Kalau mau kritis, mungkin kalau kita tidak transparan dengan data keuangan dan penelitian pasar, maka kita akan mengalami hal ini.
 
Pagi kawan, kalau perdagangan saham di BEI dibekukan sementara? Sepertinya kalau ada masalahnya gak bisa diatasi dengan cara lain aja. Mungkin perlu dilakukan review dulu, bukannya langsung bawuhin sistemnya? Kalau sih 8 persen itu besar banget, tapi mesti ada alasannya yah...
 
Kalo udah ngerasa tekanan pasar kan? ini juga salah satu contoh bagaimana volatilitas pasar bisa membuat kita jujur kaget 😅. Tapi, nggak perlu khawatir terlalu berlebihan, karena trading halt itu normal banget di pasar global. Yang penting adalah BEI dan OJK bisa beradaptasi dengan situasi ini dan tidak biarkan MSCI menyeret kita ke belakang 🙅‍♂️. Kita harus ingat bahwa ini juga peluang bagus untuk melakukan review dan optimisasi sistem perdagangan saham kita 💡.
 
Makasih kan, tapi siapa njelek njelek ini? 8 persen turun? itu nggak bisa jadi! Nah, kalau sih, di awal tahun 2026 masih banyak spekulasi tentang efeknya kebijakan Prabowo. MSCI kayak gini sengaja kikir Indonesia? Tapi ayo, tunggu dulu, apa bukti kalau kekhawatiran investor global itu serius? Siapa yang ngejaikan kekhawatiran mendasar itu?
 
Perdagangan saham di BEI dibekukan karena terjadi penurunan IHSG 8 persen. Makanya kita harus ingat kalau pasang surut harga saham itu juga pasang surut dengan kesadaran dan kepedulian investor. Jika kita tidak sadar akan risiko yang diambil, itu seperti melompat dari puncak gunung tanpa tahu apa yang ada di bawahnya 🤯. Kita harus selalu waspada dan berhati-hati saat berinvestasi.
 
kembali
Top