ICT Watch & Meta Dorong Literasi AI Inklusif bagi Disabilitas

Pemerintah dan perusahaan teknologi seperti Meta menekankan pentingnya memberikan akses terhadap teknologi kepada semua masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Hal ini diungkapkan oleh Direktur Eksekutif ICT Watch, Indriyatno Banyumurti, selama pelatihan Literasi Kecerdasan Artifisial Ramah Disabilitas di Jakarta.

Pemerintah menunjukkan komitmen dalam meningkatkan literasi teknologi bagi masyarakat Indonesia. Aju Widyasari, Direktur Kecerdasan Artifisial dan Ekosistem Teknologi Baru Kementerian Komunikasi dan Digital menyatakan bahwa peningkatan literasi teknologi merupakan langkah krusial bagi masyarakat di era transformasi digital.

Sementara itu, Meta menekankan pentingnya demokratisasi teknologi agar dapat dimanfaatkan oleh semua kalangan tanpa terkecuali. Manager Kebijakan Publik Meta Indonesia, Nadhila Renaldi mengatakan bahwa mereka bekerja sama dengan Komisi Nasional Disabilitas (KND), komunitas disabilitas, serta pendidik SLB untuk membuat modul literasi AI yang ramah bagi penyandang disabilitas.

Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kapabilitas masyarakat Indonesia dalam memahami bagaimana kecerdasan artifisial bekerja. Dengan demikian, mereka dapat menuntut transparansi dan akuntabilitas dari penyedia teknologi kecerdasan artifisial.
 
Gue curug aja dari sini. Apa sih pentingnya teknologi yang ramah disabilitas? Gue masih ngeliat, bagaimana caranya membuat komputer bisa bantu orang dengan cacat? Gue punya teman yang menderita autis, tapi gue pikir dia sudah bisa nggunaken smartphone saja. Tapi kalau ada teknologi khusus untuk orang disabilitas, itu apa sih keuntungannya? πŸ€”
 
Hmm, ternyata ada lagi platform teknologi yang ingin memaksakan diri di Indonesia πŸ€–. Kita udah terlalu banyak platform yang kayaknya sama-sama jalan-jalanya, apa salahannya sih kalau kita tidak bisa berbagi informasi dengan lebih baik? Mungkin perlu kita konsultasikan dulu tentang bagaimana cara membuat platform teknologi yang ramah bagi semua kalangan, terutama penyandang disabilitas 🀝. Kalau tidak, kayaknya semuanya akan sama-sama melewati dan meninggalkan orang-orang yang membutuhkan informasi.
 
ini penting banget ya! pemerintah dan perusahaan teknologi harus membuat sistem yang lebih ramah disabilitas, jadi semua orang bisa akses teknologi sama-sama 🀝. saya pikir ini langkah yang tepat dari pemerintah, tapi kita harus lebih teliti lagi nih, apa saja yang sudah dilakukan sama Meta? apakah mereka benar-benar ingin demokratisasi teknologi atau hanya sekedar main-main? πŸ€”
 
Kalau gini penting banget diberikan akses teknologi kepada semua orang, bahkan yang disabilitas. Gampangnya Meta dan pemerintah mau berbagi teknologi itu, tapi apa kalau ada yang tidak peduli? πŸ€”

Aku pikir ini salah satu hal yang perlu diatasi nanti. Kalau kita bukannya punya masalah dengan orang disabilitas, bukannya kita harus bisa membantu mereka untuk bisa bersaing di era digital? πŸš€

Tapi aku senang lihat pemerintah dan perusahaan teknologi seperti Meta mau berinvestasi di literasi teknologi. Aku yakin kalau kita semua bisa belajar bagaimana kecerdasan artifisial bekerja, kita bisa lebih transparan dan akuntabel dalam penggunaannya πŸ’»
 
Oke lah, aku pikir pemerintah dan perusahaan teknologi kayaknya gak boleh dibawa terbang πŸ˜‚. Mereka harus memberikan akses teknologi yang sama bagi semua orang, termasuk yang penyandang disabilitas. Aku setuju dengan itu, karena kalau mereka tidak, maka aku akan merasa seperti aku di luar 🚫.

Aku suka juga apa yang dibicarakan oleh Nadhila Renaldi dari Meta, dia kayaknya benar-benar peduli sama dengan komunitas disabilitas. Mereka harus bekerja sama untuk membuat teknologi yang ramah dan transparan, sehingga semua orang bisa menikmati manfaatnya 🀩.
 
Wow πŸ˜‚πŸ€– ini penting banget kan? Teknologi harus bisa dimanfaatkan oleh semua orang, terlepas apakah ada disabilitas atau tidak πŸ™. Aku senang lihat pemerintah dan perusahaan teknologi seperti Meta yang peduli dengan hal ini πŸ’»πŸ’Έ. Mereka harus membuat teknologi yang lebih ramah bagi penyandang disabilitas, biar semua orang bisa menikmati kebaikan teknologi πŸ€–πŸ’•.
 
Luar biasa banget ya, gini bisa terjadi di Indonesia! Pemerintah dan perusahaan teknologi benar-benar ingin memberikan akses teknologi kepada semua masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Tapi, apa salahnya kalau kita sibuk dengan hal lain? πŸ€·β€β™‚οΈ

Aku rasa pelatihan Literasi Kecerdasan Artifisial Ramah Disabilitas di Jakarta ini cukup bagus, tapi aku masih ragu-ragu apakah ini tidak hanya surface-level aja. Aku ingin melihat kebijakan yang lebih mendalam dari pemerintah dan perusahaan teknologi tentang hal ini. Dan, mungkin kita harus mempertimbangkan apakah semua orang memiliki akses internet yang stabil di Indonesia, kalau tidak, itu akan membuat semuanya tidak berarti πŸ“Š
 
πŸ€” aku rasa penting banget kan kalau semua orang bisa akses teknologi? terutama bagi yg disabilitas, mereka juga perlu kesempatan sama seperti kita 🀝. aku lihat pelatihan ini, benar-benar bagus! Meta dan pemerintah bekerja sama buat meningkatkan literasi teknologi, itu positif sekali πŸ’». Tapi aku rasa masih ada yang perlu di kerjakan, misalnya akses internet yang lebih luas, atau biaya teknologi yang lebih murah πŸ‘. Aku harap pelatihan ini bisa membantu masyarakat Indonesia menjadi lebih literasi dan bisa menuntut lebih baik dari penyedia teknologi πŸ“ˆ.
 
aku kira kayaknya ini penting banget sih, tapi aku rasa masih banyak yang nggak memahami apa itu literasi teknologi, aku sendiri baru mulai belajar tentang AI dan aku masih nggak paham bagaimana cara kerjanya, aku hanya tahu bahwa itu suatu teknologi yang bisa bantu kita dalam banyak hal πŸ€”. aku juga rasa ini penting banget buat penyandang disabilitas, tapi aku rasa ada yang harus diperhatikan yaitu kualitas modul literasi AI yang dibuat, apakah benar-benar ramah dan mudah dipahami oleh semua orang? aku masih nggak yakin...
 
Aku pikir ini adalah langkah positif yang harus kita ambil dalam era digital yang semakin cepat. Kita harus memastikan bahwa teknologi tidak hanya dikembangkan oleh orang-orang yang mempunyai kemampuan khusus, tapi juga bisa diakses oleh semua masyarakat.

Aku senang melihat perusahaan teknologi seperti Meta yang menunjukkan komitmen dalam membuat modul literasi AI yang ramah bagi penyandang disabilitas. Itu adalah langkah yang jujur dan berkebaikan. Saya harap pelatihan ini bisa membantu meningkatkan kapasitas masyarakat kita dalam memahami bagaimana kecerdasan artifisial bekerja, sehingga kita bisa menuntut transparansi dan akuntabilitas dari penyedia teknologi kecerdasan artifisial. Semoga ini bisa menjadi contoh bagi perusahaan lain yang ingin melakukan hal yang sama. πŸ€–
 
Aku pikir pentingnya memberikan akses teknologi bagi semua orang, terutama penyandang disabilitas, harus segera diwujudkan 🀝. Aku lihat sudah ada perusahaan teknologi yang menekankan hal ini, seperti Meta, dan pemerintah juga punya komitmen untuk meningkatkan literasi teknologi bagi masyarakat Indonesia.

Tapi, aku ingin tahu bagaimana kita bisa membuat sistem yang benar-benar ramah disabilitas? Kita harus memastikan bahwa semua modul dan aplikasi digital sudah dirancang dengan cara yang sesuai dengan kebutuhan penyandang disabilitas. Jangan cuma sekedar menekankan pentingnya demokratisasi teknologi, tapi kita juga harus bekerja sama dengan komunitas disabilitas untuk membuat perubahan yang nyata πŸ€”.

Aku juga ingin lihat bagaimana pemerintah dan perusahaan teknologi bekerja sama untuk membuat literasi teknologi menjadi prioritas. Kita harus memastikan bahwa semua orang memiliki akses ke informasi dan pelatihan yang relevan, agar mereka bisa menikmati manfaat teknologi dengan cara yang aman dan nyaman πŸ“Š.
 
🀩 Aku pikir ini sangat baik banget! Pemerintah dan perusahaan teknologi seperti Meta benar-benar peduli dengan kebutuhan masyarakat, terutama bagi penyandang disabilitas. Mereka mau bekerja sama untuk membuat teknologi yang lebih ramah dan aksesibel bagi semua orang. Aku yakin ini akan membantu meningkatkan literasi teknologi di Indonesia dan membuat kita menjadi negara yang lebih maju dalam hal teknologi. πŸš€
 
Wah ga seriusinnya pemerintah dan perusahaan teknologi like Meta yang peduli dengan literasi teknologi ya? Mereka nggak hanya bicara nih, tapi juga bikin pelatihan yang benar-benar praktis untuk masyarakat. Saya harap aja bukan sekedar proyek pemerintah saja, tapi juga bisa dijalankan dengan baik dan tidak ada lagi yang kecewa sama teknologi. Yang penting adalah semua orang bisa menikmati manfaat teknologi tanpa keterbatasan ya...
 
Pemerintah dan perusahaan teknologi seperti Meta memang benar-benar penting untuk memberikan akses terhadap teknologi bagi semua masyarakat, termasuk penyandang disabilitas 🀝. Mereka harus juga memperhatikan bagaimana mereka dapat menggunakan teknologi dengan lebih baik dan efisien, sehingga tidak ada lagi masalah seperti kesulitan akses atau biaya yang terlalu tinggi 😊. Saya harap pelatihan ini dapat membantu meningkatkan literasi teknologi bagi masyarakat Indonesia dan membuat teknologi menjadi lebih ramah bagi semua orang πŸ“šπŸ’».
 
Aku pikir kalau gini penting banget! Pemerintah dan Meta already bilang mau ngajak masyarakat Indonesia termasuk penyandang disabilitas untuk memahami teknologi, tapi apa yang diungkapkan? Apa aja cara mereka akan membuat ini lebih mudah?

Aku rasa kalau kita bisa jadi lebih paham bagaimana kecerdasan artifisial bekerja, itu akan lebih baik lagi. Tapi aku penasaran, siapa nanti yang akan bertanggung jawab jika ada kesalahan atau tidak transparan? Kita harus hati-hati dan kritis banget! πŸ’‘πŸ‘
 
gak percaya banget kan? pemerintah dan meta itu bilang pentingnya akses teknologi bagi orang disabil, tapi gak ada yang tahu sih bagaimana cara buat itu kenyataannya... aku pikir lebih baik lagi jika mereka mulai dengan memberikan akses internet gratis untuk semua masyarakat, jadi siapa pun bisa menikmati kemajuan teknologi, bukan hanya orang kaya atau pengguna smartphone yang banyak.
 
Gue penasaran banget sih bagaimana mereka bisa membuat modul literasi AI yang ramah bagi penyandang disabilitas. Gue pernah coba bikin aplikasi sederhana dengan menggunakan machine learning, tapi gue malah jadi kacau aja. Mungkin kalau ada contoh kasus nyata dari mereka, aku suka banget untuk belajar dari itu 😊
 
kembali
Top