Hoaks Tautan Pendaftaran CPNS Kementerian Dalam Negeri 2026

Pemerintah Indonesia mengatakan bahwa kalau ada lagi yang beredar di media sosial tersebut, harus dibawa ke tangan polisi. Hoaks yang mengajak masyarakat untuk mendaftar menjadi pasukan pembina keamanan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia ternyata bukan asli dari pemerintah. Klaimnya sudah ditegaskan secara resmi oleh Biro Sumber Daya Manusia Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui akun Instagram kemendagri dengan menampilkan ulang foto yang ada di media sosial dan penulisan "hoaks" di atasnya.
 
Kalau lagi hoaks seperti ini, aku pikir pemerintah Indonesia harus lebih bijak dalam menyebarkan informasi nih. Kita lihat kalau hoax itu bisa menyebar begitu cepat di media sosial, tapi pemerintah Indonesia masih harus mengambil tindakan keras juga untuk menghentikan itu. Aku senang Kemendagri nggak ragu-ragu lagi dalam menyatakan klaim-klaim yang tidak benar dan memberikan informasi yang jelas tentang asal-usul hoaks itu.

Aku rasa ini bukti bahwa media sosial kita masih belum sepenuhnya matang, tapi pemerintah Indonesia harus terus berinovasi dan meningkatkan kualitas informasi yang diberikan juga. Jangan biarkan hoaks seperti ini memicu ketakutan masyarakat lagi-lagi 😊.
 
ada kalian udh lihat aja kabar ini? hoaks mengajak orang mendaftar jadi pasukan pembina keamanan, siap aja bikin korban ya 🤦‍♂️. tapi ternyata bukan asli dari pemerintah, ahahaha! kemendagri saja yang bilang klaimnya tidak benar, mereka punya akun instagram dan menampilkan foto yang sama di media sosial 😂. kenapa lagi hoaks seperti ini, serius aja? siapa yang nonton ke instagram kemendagri kalau ga ada bukti dari pemerintah? kayaknya harus ada pengawasan lebih ketat di media sosial ini ya 📊.
 
Sekarang kalau ada cerita hoaks seperti ini, harus dibawa ke polisi, kan? Jangan biarkan siapa pun menggunakannya untuk jajahan mereka. Saya setuju dengan pemerintah Indonesia yang benar-benar berani mengambil tindakan seperti ini. Bukan main-main lagi, siapa pun yang terlibat harus dihukum. Saya senang sekali kemendagri juga ikut berpartisipasi dengan cara menampilkan ulang foto dan penulisan "hoaks" di atasnya, tapi bukan sebagai hoaks sendiri ya!
 
Gue bayangkan kalau gue pake media sosial untuk ngasilin klaim "ini pasukan rahasia" 🤯, tapi ternyata gue salah! Hoaks itu nyebelin siapa pun yang tergoda untuk mendaftar. Gue pikir ini harus dihentikan sejak awal, ya? Kalau gak ada kebijakan yang jelas, media sosial akan menjadi kafe kerumunan hoaks 🤪. Gue harap pemerintah bisa lebih cepat menangani kasus ini dan memberikan contoh yang baik tentang bagaimana cara ngelawan hoaks. Saya pikir kita semua perlu lebih waspada dan jujur, ya? Kita harus belajar dari kesalahan lainnya dan jangan biarkan siapa pun memanfaatkan teknologi untuk berbohong 📱💡.
 
Makasih, ya... kalau nggak ada yang jujur, kayak gini aja. Hoaks itu serius banget, bukan? Makanya pemerintah juga harus jelas-jelas mengatakan kalau ini bukan asli dari kemendagri. Saya rasa kalau pemerintah bisa lebih transparan, nggak akan ada hoaks lagi seperti ini. Kita harus ingat, informasi yang benar-benar penting, kita harus perhatikan dengan hati-hati. Kalau media sosial itu bisa jadi sumber dari kebenaran, tapi kalau tidak benar, itu bisa jadi rahasia yang buruk juga.
 
Kalau bukannya lelucon yang kayak gitu sih? Makanya pemerintah harus bawa ke tangan polisi siapa aja yang bikin hoaks? Masyarakat nggak boleh dipaksa mendaftar pasukan pembina keamanan, kayaknya lebih serius banget. Siapa bilang kalau pemerintah punya pasukan pembina keamanan itu sendiri? Kalau benar, siapa yang bikin hoaks ini kalau nggak ada tujuan jujur dari pemerintah?
 
aku pikir kalau pemerintah harus lebih rajin ngecek apakah hoaks itu asli atau tidak, tapi sementara ini aku senang banget kalau pemerintah bisa menangkap siapa-siapa yang beredar di media sosial dan mencoba memanfaatkan nama pemerintah 🙌. aku rasa pemerintah harus lebih serius dalam mengatasi masalah hoaks, karena kalau tidak, masyarakat Indonesia akan terus jatuh ke dalam kerumunan informasi yang salah 🤯. tapi aku juga senang melihat bahwa kemendagri sudah menangani masalah ini dengan cepat dan efektif 💪. akhirnya kita bisa melihat foto asli yang dipakai di media sosial itu, bukan foto-foto palsu yang digunakan oleh hoaks tersebut 😂. aku harap kalau pemerintah bisa terus meningkatkan kemampuan dalam mengatasi masalah hoaks ini, agar masyarakat Indonesia tidak pernah lagi tersuguh dengan informasi yang salah 🤔.
 
🤯 Gue nggak percaya kalau ini sedang terjadi! Pemerintah Indonesia jadi sasaran buat hoaxer, tapi gue rasa ini udah masuk akal sih... kalau gak ada konsekuensi apa? Semua bisa beredar di media sosial dan masing-masing orang nggak tahu apa yang benar dan apa yang tidak. Gue harap pemerintah bisa makin transparan nih, jadi kita semua bisa tahu apa yang asli dan apa yang bukan... atau gue rasa mereka udah membuat contoh bagaimana cara hoaxer dibawa ke polisi... sih 🤷‍♂️
 
Hehe, makasih informasinya kalau ada lagi hoaks yang beredar di media sosial, harus dibawa ke tangan polisi aja deh 🚔. Saya rasa ini bukan ke bijaknya sih kalau pemerintah harus meminta masyarakat untuk tidak percaya sembaran kebenaran yang ada di media sosial. Mereka harus lebih cerdas ya, membuat informasi yang benar-benar asli dan jelas aja deh. Saya masih ingat kalau beberapa tahun lalu ada hoax tentang banjir bandang di Jawa Tengah, ternyata tidak benar... tapi ini aku rasa pemerintah sudah lebih bijak membalas dendam dengan cara yang tidak akan membuat hoaks semakin menyebar 😅.
 
Gue capek banget kan kalau pemerintah harus selalu membalas klaim hoaks seperti ini 🤯. Tapi sepertinya ini bukan hal baru, lagi-lagi pemerintah harus bertanggung jawab untuk memastikan informasi yang dikirimkan ke publik sudah benar-benar asli 😒. Gue pikir ini adalah kesempatan bagus bagi orang tua seperti gue yang harus selalu terlibat dalam pembicaraan tentang pentingnya media sosial dan bagaimana kita bisa mengelola informasi dengan bijak, khususnya bagi anak-anak yang masih kecil di bawah pengawasan kita 🤝.
 
Penggunaan media sosial ini terus memaksa kita, kan? Saya pikir kalau pemerintah harus serius dengan hal ini. Tidak hanya itu, semuanya udh jadi proses, mereka akan mengirim siapa pun yang mendaftar ke pasukan pembina keamanan itu. Saya rasa itu gampang dibuat. Saya yakin kalau ada lagi yang beredar, kita harus waspada dan tidak tergiur dengan hal-hal tersebut.
 
kembali
Top