Hari Pertama MBG 2026, Kepala BGN Tinjau SDN 01 Cilincing

Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana mengunjungi SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara untuk meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang baru saja dimulai. Program ini telah berlangsung selama satu tahun dan telah menyediakan manfaat kepada 55,1 juta orang.

Dalam peninjauannya, Dadan memberikan saouvenir kepada murid-murid, yaitu tas dengan isi topi, alat tulis, dan botol minum. Ia juga menstimulus para murid untuk menghabiskan sayur dengan memberi uang Rp50 ribu.

Dadan menjelaskan bahwa dalam pemenuhan gizi ini disesuaikan dengan kebutuhan tiap anak, termasuk pengecualian karena alergi dan pantangannya. Misalnya, jika ada kebiasaan tidak memakan telur, maka dialah yang diganti dengan protein lain.

Dalam tahun ini, pihak BGN menargetkan 0 insiden (kecelakaan) di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dadan mengatakan bahwa mereka telah mengalami 250 kejadian sepanjang 2025, dengan puncaknya pada bulan September lalu.

Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy juga turut melakukan peninjauan bersama Dadan. Dia mengapresiasi pelaksanaan MBG setelah satu tahun dan mengatakan bahwa program ini adalah kerja berat yang perlu pengawasan setiap jamnya.
 
Aku pikir program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu udah jelas banget sih, tapi masih banyak orang tua yang tidak tahu tentang pentingnya makan bergizi. Kepala BGN, Dadan Hindayana itu benar-benar baik sekali, dia memberikan hadiah kecil untuk anak-anak itu dan juga memberikan uang untuk mereka makan sayur, itu sangat keren 😊.

Tapi aku masih rasa program ini perlu diperbarui lagi, misalnya dengan menambahkan informasi tentang cara memilih sayuran yang segar dan aman dikonsumsi. Dan aku juga berharap pihak BGN bisa meningkatkan jumlah staf di SPPG sehingga program ini bisa terus berjalan lancar tanpa gangguan 🤞.

Aku juga ingin bertanya, bagaimana caranya orang tua bisa memperoleh manfaat dari program MBG jika mereka tidak memiliki sumber pendapatan yang stabil? Karena aku rasa kalau program ini hanya bisa menjadi sukses jika semua pihak bekerja sama dan saling mendukung 🤝.
 
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) keren banget! Gampang aja orang bisa makan gratis sayur, tapi apa yang penting adalah harus bisa jaga gizi ya!

Aku suka banget kalau pemerintah ini mau berusaha memberikan manfaat kepada rakyat. Tapi, aku pikir salah satu program ini juga perlu diawasi lebih dekat. Misalnya, siapa nonton apa yang dimakan anak-anak itu?

Dan, mungkin perlu ada rencana untuk mengurangi kejadian 250 orang yang terkena kecelakaan di tahun ini. Tapi, aku juga senang banget kalau Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengapresiasi pelaksanaan MBG setelah satu tahun.

Aku rasa yang penting adalah kita harus bisa menjaga kesehatan dan gizi masing-masing, bukan hanya fokus pada program-program pemerintah aja!
 
Gue pikir ajaran dari pihak BGN ini benar, tapi sebenarnya harus ditingkatkan agar semakin banyak orang yang terkena manfaatnya 😊. Karena kalau hanya memberi uang Rp50 ribu saja, tidak semua anak bisa membeli sayur dengan mudah 🤔. Gue rasa mesti ada solusi lain buat memastikan gizi bagi setiap anak, apalagi yang kurang mampu 👌.
 
Yaa, program Makan Bergizi Gratis benar-benar bikin perbedaan besar buat banyak orang, terutama anak-anak yang kurang bergizi 😊. Saya senang melihat Kepala BGN, Dadan Hindayana, dan Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy turut ikut ambil bagian dalam program ini. Semoga mereka bisa menambahkan beberapa hal lagi buat kebaikan program ini, misalnya dengan memberi fasilitas yang lebih baik untuk murid-murid, sehingga mereka bisa belajar dengan lebih nyaman 💻.

Saya juga senang mendengar bahwa Dadan Hindayana memberi uang Rp50 ribu kepada para murid yang menghabiskan sayur. Buat mereka itu adalah hadiah besar, dan saya yakin mereka akan lebih bersemangat untuk belajar dan bergizi 😄.
 
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) itu benar-benar sangat penting ya, tapi kira-kira siapa sasuhin aksi-aksi itu? Wahai Kepala BGN Dadan Hindayana, aku senang banget kamu memberikan saouvenir kepada murid-murid SDN 01 Kalibaru! Tas dengan isi topi, alat tulis, dan botol minum itu sangat keren. Aku senang juga dengar kamu memberi uang Rp50 ribu pada anak-anak untuk menghabiskan sayur. Aku pikir itu cara yang tepat banget! Tapi aku penasaran, 250 kejadian di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) itu apa? Apakah mereka sudah bisa mencegah atau apakah masih banyak yang harus diberi perhatian? Aku harap BGN dan Bappenas bisa terus berkarya dan mengawasi program ini agar bisa membantu semua anak-anak di Indonesia memiliki gizi yang baik. 🤞
 
😊 aku pikir program Makan Bergizi Gratis ini benar-benar sangat bagus ya! 🤩 sejak 1 tahun lalu, sudah banyak orang yang manfaatkan fasilitas ini, bahkan ada yang bilang bahwa program ini membantu mencegah anak-anak terkena kekurangan gizi. tapi, aku pikir kurangnya pemerintah mengawasi program ini dengan lebih serius, karena masih banyak kasus kecelakaan yang terjadi. 🤦‍♂️ seharusnya mereka tetap berhati-hati dan tidak biarkan hal-hal sederhana seperti sayur menjadi rintangan bagi anak-anak. tapi, aku senang melihat bahwa BGN dan Bappenas berusaha untuk memperbaiki hal ini. 👍
 
Makasih bro, ternyata program Makan Bergizi Gratis baru jadi masalah lagi! Sebanyak 250 insiden kecelakaan terjadi di SPPG tahun ini, kayak gini bro... 😱 Tahun lalu juga banyak kasus dijamin, sepertinya program ini masih banyak kesalahan. Kepala BGN bilang bahwa mereka telah menyesuaikan dengan kebutuhan anak, tapi sepertinya masih banyak yang salah. Bro, gimana nih kalau kita fokus untuk membuat program ini benar-benar aman dan tidak ada masalah? 🤔
 
kembali
Top