Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana mengunjungi SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara untuk meninjau pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang baru saja dimulai. Program ini telah berlangsung selama satu tahun dan telah menyediakan manfaat kepada 55,1 juta orang.
Dalam peninjauannya, Dadan memberikan saouvenir kepada murid-murid, yaitu tas dengan isi topi, alat tulis, dan botol minum. Ia juga menstimulus para murid untuk menghabiskan sayur dengan memberi uang Rp50 ribu.
Dadan menjelaskan bahwa dalam pemenuhan gizi ini disesuaikan dengan kebutuhan tiap anak, termasuk pengecualian karena alergi dan pantangannya. Misalnya, jika ada kebiasaan tidak memakan telur, maka dialah yang diganti dengan protein lain.
Dalam tahun ini, pihak BGN menargetkan 0 insiden (kecelakaan) di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dadan mengatakan bahwa mereka telah mengalami 250 kejadian sepanjang 2025, dengan puncaknya pada bulan September lalu.
Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy juga turut melakukan peninjauan bersama Dadan. Dia mengapresiasi pelaksanaan MBG setelah satu tahun dan mengatakan bahwa program ini adalah kerja berat yang perlu pengawasan setiap jamnya.
Dalam peninjauannya, Dadan memberikan saouvenir kepada murid-murid, yaitu tas dengan isi topi, alat tulis, dan botol minum. Ia juga menstimulus para murid untuk menghabiskan sayur dengan memberi uang Rp50 ribu.
Dadan menjelaskan bahwa dalam pemenuhan gizi ini disesuaikan dengan kebutuhan tiap anak, termasuk pengecualian karena alergi dan pantangannya. Misalnya, jika ada kebiasaan tidak memakan telur, maka dialah yang diganti dengan protein lain.
Dalam tahun ini, pihak BGN menargetkan 0 insiden (kecelakaan) di seluruh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dadan mengatakan bahwa mereka telah mengalami 250 kejadian sepanjang 2025, dengan puncaknya pada bulan September lalu.
Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy juga turut melakukan peninjauan bersama Dadan. Dia mengapresiasi pelaksanaan MBG setelah satu tahun dan mengatakan bahwa program ini adalah kerja berat yang perlu pengawasan setiap jamnya.