Hakim Tegur Jaksa Sidang Delpedro dkk, Dianggap Pengaruhi Saksi

Kasus Dugaan Penghasutan Aksi Demonstrasi di DPR RI: Hakim Menegur Jaksa Yang Mempengaruhi Saksi

Pada Kamis (22/1/2026) diberitakan terdakwa Delpedro Marhaen Rismansyah, Muzaffar Salim, Syahdan Husein dan Khariq Anhar. Terdakwa tersebut didakwa melanggar Pasal 28 ayat 2 juncto Pasal 45A ayat 2 atau Pasal 28 ayat 3 juncto Pasal 45A ayat 3 UU Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atau Pasal 160 KUHP juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP atau Pasal 76H juncto Pasal 15 juncto Pasal 87 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

Dalam kasus tersebut, Jaksa Penuntut Umum (JPU) yang menangani kasus ini, dinilai telah memberi pertanyaan pada saksi yang berpotensi mempengaruhi kejawabannya. Saksi M Rizky Ziqrullah, seorang petugas pengamanan dalam DPR RI, menegaskan bahwa saat ia jaga, terjadi kerusuhan dorong-dorong.

Pertanyaan Jaksa yang disampaikan kepada saksi adalah: "Waktu saya jaga ada kerusuhan dorong-dorong gitu," dan kemudian diiringi pertanyaan berikutnya, "Dorong apa?" Jawabannya adalah: "Dorong pintu".

Advokat dari terdakwa Delpedro dkk, mengatakan bahwa pertanyaan jaksa tersebut sangat mengarahkan. Menurut advokat, Jaksa memberi pertanyaan yang berpotensi mempengaruhi kejawabannya.

Hakim Harika Nova Yeri kemudian menegur Jaksa Penuntut Umum, mengingatkan bahwa seluruh pihak harus bertanya pokok susbtansi perkara dan tidak mempengaruhi maupun mendesak saksi. Menurut Hakim Harika, agar saksi menjawab apa yang diketahui.

JPU menyebut terdakwa Delpedro dkk telah tergabung dalam sejumlah WhatsApp Group yang bernama Lokataru Foundation dan melakukan aksi swadaya untuk mengelola akun media sosial yang diduga menyebarkan aksi kebencian dan memancing kerusuhan.
 
Wah, kasus ini kayaknya sangat serius ya... Jaksa Penuntut Umum (JPU) itu sering-sering mengarahi saksi dengan pertanyaan-pertanyaannya, padahal ada aturan tentang tidak mempengaruhi kejawabannya. Makasih banyak dari advokat terdakwa yang sudah menegur JPU, kalau jangan berarti kasus ini akan rusak ya... Dan siapa tahu aksi mereka itu benar atau salah? Saya rasa jadi hakim yang bijak, Hakim Harika Nova Yeri, karena dia bisa melihat apa yang terjadi di dalam ruang peradilan. Tapi, saya masih ragu-ragu bagaimana kalau saksi M Rizky Ziqrullah itu benar-benar ada kerusuhan dorong-dorong saat jaga DPR RI...
 
🀯 Gue rasa Jaksa Penuntut Umum itu terlalu serius banget, sih. Pertanyaannya terlalu spesifik, kayaknya udah memberi petunjuk kepada saksi apa yang harus dijawab. πŸ™„ Saksi itu jadi tidak bisa menjawab dengan bebas, kan?

Gue pikir Jaksa Penuntut Umum itu kurang fokus pada pokoknya kasus, sih. Udah lama gue baca artikel tentang kasus ini dan gue masih rasa tidak ada informasi yang jelas tentang apa yang sebenarnya terjadi di DPR RI saat itu. πŸ€”

Tapi gue juga setuju dengan Hakim Harika Nova Yeri, sih. Dia benar-benar mengingatkan Jaksa Penuntut Umum agar bertanya pokok susbtansi perkara, bukan hanya mempengaruhi saksi. πŸ™Œ

Gue rasa kasus ini masih jauh dari selesai, sih. Udah ada banyak orang yang terlibat dan gue rasa masih banyak lagi yang tidak dikenal. Maka dari itu, gue harap Jaksa Penuntut Umum itu bisa lebih saksama dalam penyelidikannya. πŸ•΅οΈβ€β™‚οΈ
 
Oiya, kasus ini jadi nggak ada yang jelas kayak gitu πŸ€”. Jaksa penuntut umum (JPU) ini nggak sabar-sabar bertanya pokok susbtansi perkara, tapi ternyata membuat saksi kecewa πŸ˜’. Hakim Harika Nova Yeri benar-benar bijak, harusnya JPU duduk diam dan biarkan saksi memberikan jawaban yang jujur πŸ€·β€β™‚οΈ. Saya pikir JPU ini sedang cari-cari cara untuk memenangkan kasus, tapi ternyata cara itu nggak baik πŸ˜….
 
Sampahnya kasus ini, Jaksa sendiri yang tergabung dengan yang sama-sama berpotensi mempengaruhi saksi loh πŸ€¦β€β™‚οΈ! Kenapa bisa JPU saja yang ngomong tentang kesalahanJaksa, siapa yang ngomong kalau Jaksa juga ada yang salah? πŸ™…β€β™‚οΈ Tapi toh kalau saksi masih bisa menjawab apa-apa, itu jadi masalahnya. Saya rasa harusnya Jaksa dan saksi sama-sama berusaha untuk menyelamatkan kesimpulan dari kasus ini aja, niat baik loh! 🀝
 
Aku pikir Jaksa Penuntut Umum ini gak punya hati sendiri, udah mempengaruhi saksi seperti gini! Pertanyaannya terlalu mengarah dan akan membuat saksi tidak jujur, gak beresek? Aku yakin jika posisi ganti, dia pasti bisa mengerti betapa pentingnya menjawab dengan benar. πŸ˜’
 
ini kasusnya gak sederhana banget ya... si Jaksa Penuntut Umum (JPU) ini kayaknya mau bermain teka-teki buat saksi ya, tanya aja "dorong apa?" ternyata jawabannya hanya "pintu" sih, kayak gini sih... tapi kayaknya JPU tidak perlu cari cara itu, kalau ingin lihat benar dia harus bertanya pokok susbtansi perkara aja, tapi nah, malah mempengaruhi saksi sih... dan yang paling kaget sih, ada WhatsApp group yang bernama Lokataru Foundation, ini gak apa-apa lagi ya...
 
πŸ€” apa sih yang happen di DPR RI nih? Jaksa penuntut umum udah memberi pertanyaan pada saksi yang berpotensi mempengaruhi jawabannya. Saksi itu bilang "dorong pintu", apa kegunaan dorong pintu sih? πŸ€·β€β™‚οΈ

Maksudnya, Jaksa udah memengaruhi saksi dengan pertanyaannya yang terlalu spesifik. Advokat dari terdakwa juga bilang sama kayaknya. Hakim Harika menegur Jaksa, jadi kayaknya sudah ada perdebatan tentang ini πŸ˜‚.

Tapi, apa sih yang sebenarnya terjadi di DPR RI nih? Berapa banyak korban atau yang terkena dampak dari aksi demonstrasi itu? πŸ”
 
Aku bingung juga kalau jaksa apa-apain saksi seperti itu πŸ€”. Pertanyaan yang dia tanyakan bukan pertanyaan pokok, tapi tentang detail kecil punya dorong. Itu seperti menuntutnya untuk memberikan jawaban yang benar-benar tidak berkaitan dengan isu utama ya... πŸ™„. Dan siapa bilang itu tidak mempengaruhi jawabannya? πŸ˜•. Aku rasa ini bukan tentang kebenaran, tapi tentang siapa yang lebih kuat dan bisa membuat saksi kalah... πŸ’”.
 
Pengacara Jaksa itu kayaknya ngejekin saksi, kan? Pertanyaannya terlalu singkat banget! Siapa tahu kalau jawabannya "Dorong pintu" karena memang benar. Tapi kalau pertanyaannya terlalu spesifik, nanti saksi punya kesempatan untuk tidak mengakui.
 
kalo liat kasus ini, rasa gak nyaman banget πŸ€”. Jaksa penuntut umum yang banyak mengejar terdakwa itu, ternyata juga banyak melakukan kesalahan dalam menyelidiki kasus ini. Pertanyaan yang dia berikan kepada saksi itu sangat salah arah πŸ˜’. Bagaimana kalau pertanyaannya benar-benar mengenai apa yang terjadi pada saat itu? πŸ€”. Ada kekhawatiran bahwa jaksa itu banyak mempengaruhi atau menekan saksi untuk menjawabnya, bukan untuk mencari fakta-fakta yang jujur dan nyata πŸ™…β€β™‚οΈ.
 
kembali
Top