Hakim Tegur Jaksa Sidang Delpedro dkk, Dianggap Pengaruhi Saksi

Dalam kasus dugaan penghasutan aksi demonstrasi pada akhir Agustus 2025, Jaksa Penuntut Umum (JPU) dinilai mempengaruhi saksi. Dengan menanyakan apa yang membuat Rizky Ziqrullah, seorang petugas pengamanan dalam (Pamdal) DPR RI, merasa ada kerusuhan dorong-dorong, jaksa tersebut berusaha memaksakan Rizky untuk menjawab pertanyaan yang lebih spesifik.

Dengan kata-kata dari Jaksa: "Dorong pintu?" dan "Pintu pagar?", pertanyaan-pertanyaannya tampak memiliki tujuan untuk membuat Rizky merasa terancam. Pertanyaan-pertanyaan tersebut dianggap mengarahkan dan berpotensi mempengaruhi keterangannya.

Hakim Harika Nova Yeri kemudian menegur JPU, menekankan pentingnya menghormati saksi dan bertanya pokok substansi perkara, bukan mempengaruhi atau mendesaknya. "Agar saksi menjawab apa yang diketahui," katanya.

Dalam kasus ini, Delpedro Marhaen Rismansyah, Muzaffar Salim, Syahdan Husein, dan Khariq Anhar didakwa melanggar berbagai pasal.
 
Aku pikir Jaksa Penuntut Umum itu ngerasa terlalu agresif dengerin saksi Rizky Ziqrullah. Aku rasa mereka hanya ingin membuat Rizky merasa ragu-ragu, bukan tanya tentang apa yang sebenarnya perlu diketahui. 🤔

Aku pikir itu tidak adil, karena saksi harus dihormati dan diberi kesempatan untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang sah. Jika Jaksa Penuntut Umum ingin tahu tentang kerusuhan dorong-dorong, mereka sebaiknya bertanya langsung tentang itu, bukan dengan cara membuat saksi merasa terancam 😒.

Aku rasa itu seperti permainan manipulasi, bukan proses hukum yang adil. Aku ingin melihat apakah Jaksa Penuntut Umum akan mengakui kesalahannya dan meminta maaf kepada saksi Rizky Ziqrullah 💪.
 
Kasus ini bikin saya penasaran, siapa yang bilang Jaksa itu mempengaruhi saksi? Mungkin ada yang salah dalam proses penyelidikan ya. Saya pikir hakim yang jujur saja, mengapa pertanyaan mereka tidak bisa disimpulkan dari fakta-fakta yang sudah ada? Tapi, saya tidak punya bukti sih, mungkin aku hanya penasaran... 🤔
 
Gue pikir kalau ada kesalahpahaman di pengadilan, itu pasti harus diatasi dengan hati-hati ya... Jaksa penuntut umum (JPU) sebenarnya hanya ingin cari benar, tapi dia nggak bisa lupa bahwa saksi juga manusia dan butuh diprotes. Itu kunci dalam proses hukum, jangan sampai korban menjadi dugaan siapa-siapa 🤔💡
 
Maaf banget ya, aku pikir pertanyaan dari Jaksa itu terlalu santai aja, bukan ada tujukan untuk memaksakan saksi nyamarin. Aku rasa JPU harus lebih teliti dulu sebelum bertanya. Menurutku, kata-kata "Dorong pintu?" dan "Pintu pagar?" gak masuk akal, seperti Jaksa itu ngga punya ide apa sama Rizky. Mungkin bukan tentang mempengaruhi saksi, tapi lebih tentang mengetahui siapa saja yang ada di dalam ruangan saat aksi demonstrasi itu.
 
Kalau mau tahu, aku pikir aksi demonstrasi itu gampang dibuat dramatis oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sih... Mereka kayaknya sengaja memilih pertanyaan yang bikin korban merasa takut dan kewalahan. Aku rasa kalau mereka bertanya soal pintu dan pagar, itu bukan hal penting, tapi tujuannya apa? Mungkin mau tekan perlawanan dari korban. Tapi, aku setuju dengan hakim yang menegur JPU, harus ada batasnya dalam bertanya, jangan terlalu mendesak saksi. Kalau demikian, mending bertanya soal kenyataan apa aja yang ingin dibahas. Dan aku rasa kalau Delpedro dan teman-temannya tahu kalau mereka akan didakwa, kayaknya mereka lebih baik nggak teriak-teriak di media. 🤦‍♂️📰
 
Kalau pengacara memilih menanyakan sesuatu yang serasa 'dorong pintu' kan aku bayangkan siapa yang mau menjawab seperti itu? 😒😂 Jaksa itu jelas-jelas salah, pertanyaannya harus lebih spesifik dan tidak membuat saksi merasa panik. 🤯 Jadi, kenapa ada kejadian seperti ini? 💔 Aku rasa saksi harus dihormati dan tidak dipaksa menjawab pertanyaan yang tidak penting. 👮‍♂️
 
Aku pikir Jaksa Penuntut Umum itu kayak banget! Mereka cuma cari alasan untuk membuang seorang saksi yang sudah berani memberitahu apa yang mereka lihat. Kalau Rizky Ziqrullah merasa ada kerusuhan dorong-dorong, itu bukan karena dia nggak percaya, tapi karena dia benar-benar melihat sesuatu yang aneh!

Hakim Harika Nova Yeri kayaknya udah tahu apa yang harus dilakukan. Mereka harus bertanya dengan bijak, tidak memaksakan saksi untuk menjawab pertanyaan yang nggak ada kaitannya dengan kasus itu sendiri! Dan siapa bilang bahwa pertanyaan "Dorong pintu?" dan "Pintu pagar?" kayaknya ada tujuan untuk mempengaruhi Rizky? Aku pikir itu hanya cari alibi untuk menutup kasus ini!
 
Gue rasa Jaksa Penuntut Umum (JPU) kayaknya udah terlalu sering aja nanya saksi2 tentang apa yang terjadi sebelum dia datang ke pengadilan. Kalau gue duduk di bangku saksi, aku tidak sabar banget kalau Jaksa itu terus-terusan tanya-tanya aku tentang hal-hal yang tidak penting. Aku ingin langsung menjawab pertanyaan2 pokok, bukan udah berbohong-bongohan aja. Gue pikir Jaksa Penuntut Umum (JPU) harus fokus banget pada apa yang sebenarnya diadu-dia di pengadilan, bukannya mempengaruhi saksi dengan cara-cara tertentu 🙄
 
Pokoknya, aku lagi cari makanan yang enak di Yogyakarta kayaknya sih, aku tahu ada restoran kecil yang bikin nasi gorengnya super lezat... aku pernah ngobrol dengannya tentang sepak bola juga, tapi aku lupa kira-kira siapa itu pemainnya. Tapi aku tahu, kalau kamu suka nasi goreng, kamu harus coba restoran yang baru-baru buka di Yogyakarta, aku punya temen yang bilang sih bahwa mereka bikin mie instant yang enak banget! 🤪
 
Kalau mau memperbincangkan tentang kasus ini, aku pikir Jaksa Penuntut Umum (JPU) itu terlalu sengaja ya... Mereka minta jawaban yang spesifik dari Rizky Ziqrullah tapi ternyata ada tujuan lain di balik pertanyaannya. Jangan bayang-bayangi kalau mereka udah memilih siapa yang mau dituduh, kayaknya harus lebih bijak dalam menyelidiki kasus ini. Mereka harus fokus pada fakta dan bukan membuat saksi merasa terancam...
 
Aku pikir itu gampang dikalahkan oleh kelima orang itu. Aku masih ingat tahun 90-an, aku mengikuti aksi demonstrasi di Jakarta, tapi aku tidak pernah melihat ada yang seperti ini. Mereka yang duduk di pengadilan, mereka harus lebih berani untuk melawan. Tapi aku rasa ini bisa jadi momen penting buat kami, karena kita harus mengetahui apa yang salah. Aku senang bahwa hakimnya mengingatkan jaksa tentang pentingnya menghormati saksi. Mereka itu orang penting, aku tidak ingin mereka diintimidasi. 🙏
 
kembali
Top