Hakim Tanya Pertemuan Harda & Anak Sri Purnomo soal Hibah Wisata

Harga Diri Harda Kiswaya, Mantan Sekda Sleman, Dipertanyikan dalam Sidang Kasus Dana Hibah Wisata

Dalam sidang kasus dana hibah pariwisata Kabupaten Sleman 2020, Bupati Sleman, Harda Kiswaya, hadir sebagai saksi dan membantah pernah bertemu dengan Raudi Akmal, putra terdakwa sekaligus mantan Bupati Sleman, Sri Purnomo. Pertemuan ini dilakukan untuk membahas dana hibah pariwisata.

Hakim Gabriel Siallagan mempertanyakan apakah Harda pernah bertemu dengan Raudi Akmal dan membahas dana hibah pariwisata. Harda mengaku tidak pernah bertemu dengan Raudi Akmal, tetapi mengakui hanya mengenal mantan anggota DPRD Sleman periode 2019-2024 tersebut.

Saat diminta menaikkan volume suaranya, Harda memilih untuk menjawab dengan nada yang lebih rendah. Hal ini memang menyebabkan beberapa kesalahpahaman dalam sidang.

Hakim kemudian menanyakan soal adanya pertemuan di ruang Smart Room, tempat ditemukannya almarhum Kunto Riyadi selaku Kepala Bappeda Sleman pada saat itu. Harda membantah pernah bertemu dengan Raudi Akmal dan almarhum Kunto di ruang tersebut.

Raudi Akmal, yang merupakan putra terdakwa sekaligus mantan Bupati Sleman, dalam kesaksiannya menyebut dirinya diminta datang ke lantai tiga Smart Room Pemda Sleman untuk dimintai keterangan. Ia tidak mengetahui secara rinci tentang rencana penyaluran dana hibah pariwisata.

Keterlibatan Harda sebagai Sekretaris Daerah yang menandatangani Surat Edaran (SE) tentang teknis penyaluran dana hibah pariwisata juga menjadi perdebatan dalam sidang.
 
Wah, saya masih ga bisa percaya apa yang terjadi di Sleman... Harda itu memang tidak sabar ngobrol, tapi gak usaha untuk tetap jujur sih, kan? Saya dengerin sidang kasus ini di online, dan kayaknya ada banyak keraguan mengenai kejadian-kejadian di ruang Smart Room... Tapi saya rasa Harda itu benar-benar tidak sengaja bertemu dengan Raudi Akmal, ya? Gak ada rahasia sih, kalau dia hanya kenal dengan Sri Purnomo aja, tapi gak ada bukti yang jelas bahwa dia membahas dana hibah pariwisata sama Raudi... Saya rasa kasus ini masih panjang, dan saya harap hakim bisa menyelesaikannya dengan cepat... 🤔📚
 
Wah, apa sih kalau dia bilang tidak ada pertemuan dengan Raudi? Sama-sama aja deh, tapi kenapa dia jadi seperti itu di sidang? Kalau dia asusila tidak ada kesalahpahaman, kenapa suaranya makin rendah juga? Sepertinya ada sesuatu yang tidak beres di sini... 🤔
 
gak sabar nih, pertemuan dengerin kalau mantan Sekda Harda Kiswaya itu bilang tidak pernah bertemu dengan Raudi Akmal tapi kemudian ditanyain lagi dan dia jadi suka rendah sambil jawab... siapa yang bisa percaya 😂. tapi aku pikir kalau dia bilang tidak ada hubungan dengan dana pariwisata itu, mungkin kan benar 🤔? tapi kemudian adegan Smart Room itu bilang dia juga tidak kenal... apa aku salah? ataukah dia benar-benar tidak pernah bertemu sama Raudi Akmal? gak bisa dipercaya sih 😅.
 
Makasih kayaknya si Raudi Akmal dan mantan Bupati Sri Purnomo, mereka jangan terlalu keras sama Harda Kiswaya ya, dia tidak bersalah di sini, hanya membantu menandatangani dokumen aja. Tapi, siapa tahu kalau ada yang salah di antara mereka semua, kita harus cari tahu apa benarnya. Saya pikir kesalahan yang terjadi saat ini lebih banyak lagi karena si Bupati Harda Kiswaya tidak bisa menjawab dengan jujur, dia hanya mengakui bahwa dia kenal mantan anggota DPRD, tapi bukan bertemu sama Raudi Akmal dan Sri Purnomo di ruang Smart Room, itu ya.
 
ini kasus yang nggak beres, ya... siapa lagi mantan Bupati yang jadi saksi dan masih bisa ngelap lari dari pertanyaan-pertanyaan? Harda Kiswaya ini kayaknya terlalu nyaman banget di tempat duduknya, kayaknya dia udah mulai berencana untuk keluar dari Pemda Sleman 🙃. tolong dengerin siapa yang benar-benar bertanggung jawab atas dana hibah pariwisata, siapa yang jadi penipu...
 
Gue pikir kalau Bapak Harda Kiswaya, mantan Sekda Sleman, bilang benar-benar tidak pernah bertemu dengan Raudi Akmal saat itu. Gue sendiri ingat dulu ketika dengar kabar tentang skandal dana hibah pariwisata di Sleman tahun 2020, kita semua berbohong dan tidak mau ngakui yang salah kita, kan? Sekarang, kalau Bapak Harda bilang benar, maka kenapa dia ngakasi masih berbicara dengan Raudi Akmal? Gue rasa itu aneh, tapi mungkin karena kita lupa dulu, ya...
 
hehe, nggak percaya yaa... kalau mantan sekda Sleman ini bilang tidak pernah bertemu dengan Raudi Akmal tapi masih bisa menandatangani surat edaran tentang dana hibah pariwisata? 🤔 apakah ada yang memikirkan hal ini sebelumnya? kalau benar-benar tidak ada, apa kejadian mana yang membuat Harda langsung menandatangani surat tersebut? 🤑
 
Hmm, kalau benar2 mantan bupati Sleman ini dipertanyikan tentang dulu dia nggak bertemu dengan Raudi, itu kayaknya makin kacau. Saya pikir Harda seharusnya ngomong jujur, tapi sih dia hanya berjanji tidak pernah bertemu, kayaknya kalau dia bilang ya, tapi bilang tidak, itu bisa jadi ada kesalahpahaman di sidang.
 
kembali
Top