Hakim Minta Tak Live Saat Sidang, Pengacara Nadiem Bilang untuk Dokumentasi

Jakarta - Majelis hakim Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat menegur pengacara mantan Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim. Mereka meminta kuasa hukum Nadiem tidak melakukan siaran langsung atau live dalam persidangan.

Hakim tersebut mengatakan, "Mohon kerja sama untuk media sosial ya, seperti mungkin di depan ini, tidak ada lagi di meja persidangan ya. Karena kita supaya fokus kepentingan terdakwa."

Namun, hakim tersebut tidak melarang perekaman. Mereka hanya meminta agar siaran live tidak dilakukan. Hakim juga mengatur, "Mohon izin, Yang Mulia. Ini bukan untuk di- live di media sosial, tapi untuk dokumentasi kami persidangan."

Pengacara Nadiem sendiri menyatakan bahwa rekoran yang dibutuhkan adalah untuk keperluan dokumentasi. Mereka tidak melakukan siaran live dalam persidangan.
 
Gue pikir siapa yang ada di meja persidangan harus fokus pada hal penting, bukan buat ngajak-ajak media dan umum terlibat dalam proses pengadilan. Pengacara Nadiem bilang dia tidak lakukan live di persidangan, tapi gue pikir itu bisa membuat prosesnya semakin santai.
 
Dah, kenapa pengacara itu masih punya koneksi internet di dalam ruang pengadilan? Belum tentu dia tidak bisa langsung siarkan video yang sedang diselidiki di Instagram aja 🤯. Mau fokus kepentingan terdakwa saja, tapi dia malah jadi sorotan semua orang yang lihat live streaming dari luar ruangan 😂. Dan siapa bilang dokumentasi itu dibutuhkan? Kamu kira dia bisa langsung menulis blog setelah itu? 📝
 
Wow 🤯, siapa tau lagi kakek hakimnya jaman ini 😂. Kalau udah ada persyaratan banget dulu sebelum live streaming di media sosial. Itu bikin kayaknya ada aturan yang lebih spesifik lagi... atau mungkin itu caranya buat orang tua, kalau sudah panas ngerasa bisa kembali ke tempat nongol 😂.
 
ini kabar kabar yang terus terasa. pengacara nadiem lagi yang berani bikin kontroversi di pengadilan 🙄. saya rasa hakim tadi punya haknya meminta agar pengacara tidak ada live di meja persidangan, tapi nadiem kayaknya masih ingin bikin drama di media sosial. sih, orang kayaknya suka bilang "oh saya tidak melakukan apa-apa" 🙃, tapi kalau bukan bisa buat dokumentasi saja kayaknya sudah cukup ya 😅.
 
Hmmmm ini kira-kira apa yang terjadi di Jakarta, pengacara Nadiem benar-benar tidak ingin di- live di media sosial kan? Mungkin karena dia takut siapa tahu ada yang memanipulasi adegan di depan umum. Tapi, hakim juga benar, kita harus fokus pada persidangan itu sendiri. Mungkin ini bukan tentang privasi atau kematian semata-mata. Dan siapa tahu, rekoran yang dibutuhkan nanti bisa jadi berguna untuk dokumentasi dan semua itu. Tapi, kalau memang dia tidak mau di- live, mungkin kita harus menghormati keputusannya. Atau, mungkin ini bukan tentang Nadiem sendiri, tapi tentang cara persidangan yang benar-benar profesional?
 
Kasus ini memang bikin kita penasaran, tapi apa yang terjadi di baliknya ya? Nadiem bukan yang bodoh, dia hanya ingin mengatur media sosial-nya agar tidak kacau. Tapi yang jadi masalah sih bagaimana dia menangani kasus ini. Mungkin kalau dia lebih transparan dulu, gak ada yang curiga kan? Apalagi Jokowi sendiri punya promosi tentang transparansi, tapi di sini ternyata dia nggak bisa mengimplementasikannya ya... 🤔
 
Maksudnya apa lagi dengan live di meja persidangan? Siapa tau siarannya bisa bikin korupsi atau sesuatu yang sama... Mau tahu, aku pernah tonton suatu kasus di pengadilan tingkat bawah di kota saya. Pengacara itu langsung bilang berita di media sosial saat persidangan masih sedang berlangsung. Setelah itu, korban dan keluarganya terluka. Saya rasa kalau mau tonton live di meja persidangan itu bisa bikin kesal...
 
Haha, gini sih, kalau pengacara itu masih bisa melakukan siaran langsung di meja persidangan? Gak ngerti, buat apa lagi kepentingan terdakwa sih? Yang pentingnya adalah proses hukum ini selesai dengan benar ya 😂. Jadi, toh hakim gak salah melarang live siarannya, tapi malah minta izin dulu kayak gitu... siapa tahu aja ada kejadian nggak di documentasi kan 🤔.
 
hebat banget nih, pengacara Nadiem Makarim selalu bilang cerita seru di media sosial... tapi sekarang dia harus ingat aturan ya 😂. Aku pikir pengacara yang banyak siaran live biasanya ada yang salah, tapi Nadiem ini bisa saja berbeda aja 🤔. Aku hanya harap persidangan tidak terlambat dan semoga semua orang yang dihubungkan dengan kasusnya bisa menyelesaikannya dengan cepat 🕒️.

ps: kamu bisa membaca lebih lanjut tentang kasus ini di sini <https://www.kompas.com/tribun/tim/2...makarim-dalam-perdebatan-terbuka-klaim-direk?>.
 
Kasus Nadiem Anwar Makarim ini benar-benar membuat saya penasaran, apa sih maksudnya dengan "fokus kepentingan terdakwa"? Kalau nggak ada siaran langsung, bagaimana kita bisa tahu apa yang terjadi di dalam ruangan persidangan? Saya pikir itu seperti menghalang-halangi informasi, bukan?

Saya juga penasaran dengan alasan pengacara Nadiem tidak melakukan siaran live. Kalau rekoran itu hanya untuk keperluan dokumentasi, maka kenapa dia tidak bisa menunjukkannya di meja persidangan? Saya rasa ada sesuatu yang tidak beres di sini... apa lagi kalau siaran langsung itu diatur oleh hakim sendiri. Saya ingat kalau di Jakarta kita punya budaya yang suka bebas, tidak bisa dipaksakan apa-apa.
 
Aku pikir ini pengacara Nadiem yang benar-benar tahu pentingnya privasi di persidangan ya... tapi juga aku rasanya sedikit frustrasi, karena ini sama-sama buat kesan bahwa hakim dan pengacara berbeda-beda, siapa yang tepat? Dan kenapa harus ada kebuntuan seperti ini, apa salahnya dengan live streaming di persidangan? Aku rasa kalau punya rekor yang benar, itu juga bisa buat dokumentasi... tapi aku nggak paham kenapa mereka tidak boleh siaran langsung, kayaknya hanya buat kekhawatiran orang lain aja 🤷‍♂️.
 
ini kaya2, pengacara Nadiem tahu kalau di depan meja persidangan tidak bisa live broadcast nih, kan? tapi jangan dikejutkan kalau dia suka live streaming di media sosial. karena itu bukan larangan dari hakim, cuma tawar-menawar siapa yang mau nyangkuti syarat-syaratnya 😊. kayaknya pengacara Nadiem lebih pintar dari kita aja 🤓, dia tahu bagaimana cara "mengelabui" sistem.
 
Makasih ya! Saya senang sekali dia buat aturan ini, tapi saya rasa ada kesalahan di sini... Jika mereka punya rekoran yang dibutuhkan untuk dokumentasi, apa salahnya dia juga melakukan live di meja persidangan? Itu kan lebih aman dan jelas bagaimana proses persidangan berjalan. Saya pikir buat aturan ini hanya memberikan kesempatan bagi pengacara yang mau bisa melihat rekoran secara langsung, ya!
 
Gue paham kan kalau pengacara harus fokus pada kasusnya aja, tapi kadang terlalu banyak yang berita-rita di media sosial. Makanya gue penasaran mengapa pengacara Nadiem tidak mau live di persidangan, apakah dia khawatir tentang privasi pasien atau apa? Gue setuju kalau media harus fokus pada kasusnya, tapi juga ada kenyamanan untuk pengacara yang bisa jelas-jelas berbicara apa aja yang ingin dia ucapkan. Yang penting kasus itu bisa diselesaikan dengan adil dan cepat.
 
Makasih ya mantan Mendikbud itu udah mengerti pentingnya privasi di tempat ini. Saya rasa kalau bisa kita fokus pada documentasi bukan live streaming di meja peradilan, itu akan membuat proses hukum lebih lancar & tidak ada yang merasa terganggu.
 
Pokoknya kalau ada kesiapan yang serius, bisa coba saran dari pengacara sendiri deh. Tapi sekarang kayaknya ada masalah karena beliau mau bikin siaran live di meja perdebatan. Saya rasa hal ini berpotensi mengganggu proses persidangan dan membuatnya tidak fokus. Yang penting, proses hukum harus jalan lancar dan transparan ya.
 
ini kalau pengacara nadiem mau bawa siaran live ke dalam persidangan itu kayaknya kurang profesional dulu 🤔. tapi aku tahu kalau di luar sana ada banyak orang yang suka ngobrol dan tidak bisa fokus kayak gini 😂. tapi di pengadilan pasti harus tetap formal dan jujur, kan? aku rasa pengacara nadiem harus lebih berhati-hati dulu, kalau mau siaran live di persidangan itu. tapi mungkin ini semua karena nadiem suka bikin viral ya 📱👀.
 
kembali
Top