Pembentukan BPI Danantara terus memicu ketakutan masyarakat. Menurut Guru Besar Firmansyah, penurunan konsumsi (pengeluaran) jangka pendek terjadi di semua kelompok sosial atau rumah tangga. Penurunan konsumsi utama dialami oleh masyarakat kelas bawah dan atas.
Menurut laporan dari departemen urusan ekonomi dan sosial PBB, penurunan konsumsi terjadi karena semua kelompok menunggu manfaat yang lebih tinggi nantinya. Masyarakat kelas bawah cenderung tidak memiliki tabungan atau cadangan uang tunai, sehingga mereka sangat sensitif terhadap likuiditas.
Sementara itu, penurunan konsumsi masyarakat kelas atas dialami karena mereka menahan pengeluaran untuk menantikan keuntungan dari reformasi Danantara. Firmansyah mengatakan bahwa reformasi ini bukan merupakan kebijakan yang regresif, melainkan transisi intertemporal.
Penurunan konsumsi jangka pendek tersebut bersifat sementara dan tidak mencerminkan kerugian kesejahteraan masyarakat. Efek-efek awal dari reformasi ini seperti itu, yaitu penurunan konsumsi dalam jangka pendek.
Firmansyah menambahkan bahwa Danantara bukan instrumen untuk menstimulus konsumsi maupun ekspansi fiskal. Reformasi ini adalah sisi penawaran yang bekerja.
Menurut laporan dari departemen urusan ekonomi dan sosial PBB, penurunan konsumsi terjadi karena semua kelompok menunggu manfaat yang lebih tinggi nantinya. Masyarakat kelas bawah cenderung tidak memiliki tabungan atau cadangan uang tunai, sehingga mereka sangat sensitif terhadap likuiditas.
Sementara itu, penurunan konsumsi masyarakat kelas atas dialami karena mereka menahan pengeluaran untuk menantikan keuntungan dari reformasi Danantara. Firmansyah mengatakan bahwa reformasi ini bukan merupakan kebijakan yang regresif, melainkan transisi intertemporal.
Penurunan konsumsi jangka pendek tersebut bersifat sementara dan tidak mencerminkan kerugian kesejahteraan masyarakat. Efek-efek awal dari reformasi ini seperti itu, yaitu penurunan konsumsi dalam jangka pendek.
Firmansyah menambahkan bahwa Danantara bukan instrumen untuk menstimulus konsumsi maupun ekspansi fiskal. Reformasi ini adalah sisi penawaran yang bekerja.