Guru Besar Kedokteran Dukung MK soal Independensi Kolegium

Maaf nih, kalau kita liat saja kalangan mahasiswa dan guru-guru kesehatan, aku rasa mereka masih belum benar-benar paham apa yang di maksud MGBKI. Mereka terlalu fokus pada kebebasan ajaran khusus dari GCTK, tapi gak peduli kalau hal itu bikin kita tidak memiliki alternatif yang kompeten untuk menyelamatkan nyawa pasien.

Aku pikir kalau kita harus lebih jujur dengan diri sendiri, MGBKI dan MK bukanlah opposition, tapi lebih seperti persamaan dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan kedokteran di Indonesia. Kita harus mengakui bahwa GCTK punya kelebihan, tapi gak berarti kita harus takut untuk mengikuti dan belajar dari mereka.

Aku rasa itu yang perlu kita fokus buat, yaitu mencari alternatif inovasi dan penelitian yang lebih berkualitas. Biar GCTK terus maju dan berkembang, tapi kita juga harus siap-siap untuk menerima teknologi dan metode yang lebih canggih dari luar negeri. Kalau tidak, maka kita akan tertinggal jauh! 🤦‍♂️
 
Maaf sebelumnya aku lupa. Apa nggak kejadian ini kan tentang MGBKI (badan pengawas obat dan makanan) yang mau mendukung proposal MK (Menteri Keselamatan Nasional)? Aku pikir itu gampang-gampang, tapi ternyata ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan. 🤔

Aku lihat data dari Kementerian Kesehatan bahwa jumlah obat-obatan yang dijual di Indonesia hingga 2024 adalah sekitar 10.000 jenis, dan kini semakin lama semakin banyak. Sering terjadi kasus korupsi terkait obat-obatan, seperti penipuan obat palsu atau penjualan obat tanpa resep. 🚨

Tapi apa yang bisa dilakukan? MGBKI dan MK harus bekerja sama untuk meningkatkan pengawasan dan pengendalian. Aku lihat data dari Kementerian Keuangan bahwa pengeluaran rumah tangga di Indonesia rata-rata Rp 12 juta per bulan, tapi banyak yang masih sulit akses obat-obatan yang sehat. 💸

Aku pikir MGBKI harus lebih independen agar bisa mengerjakan tugasnya dengan efektif, tapi juga harus ada penyesuaian agar tidak terjadi ketergantungan pada pemerintah. Aku lihat grafik dari Badan Pusat Statistik (BPS) bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia rata-rata 5% per tahun, tapi masih banyak yang sulit akses layanan kesehatan. 📈
 
ini kalau kita buat MGBKI sendiri aja, biar bisa lebih fleksibel & terbuka pula dengan teknologi. tapi kalau kita ikut aja MK, nggak ada artinya. karena kalau di Indonesia ini, masyarakat sudah begitu mengidam teknologi dan inovasi... jadi, apa gunanya kita tumpang tindih dengan luar? 🤔

dan apa yang terpenting, kita harus bisa memastikan agar dosen-dosen di Kedokteran Harus bebas untuk berpikir & melakukan penelitian tanpa terlalu banyak pengaruh dari pihak eksternal... kalau demikian, itu bakal jadi kekuatan utama kita. dan kalau kita bisa mengembangkan sistem pendidikan kesehatan yang lebih baik, itu juga akan membantu Indonesia ini menjadi negara dengan kualitas layanan kesehatan yang lebih baik. 🌟
 
Gampang banget, kan? Kita harus lebih fokus pada kesehatan ya. MGBKI (Majelis Gerakan Kesehatan Kebidanan Indonesia) udah jelas ingin bekerja sama dengan MK (Kementerian Kesehatan), tapi apa salahnya kok? 🤔

Saya pikir, kolégium kedokteran harus independen ya, jangan terlalu dipengaruhi oleh pemerintah atau organisasi lain. Mereka harus bisa berpikir sendiri dan membuat keputusan yang benar-benar baik untuk kesehatan masyarakat.

Gampangnya, kita punya banyak contoh di luar negeri juga seperti itu. Kolégium kedokteran harus bebas untuk melakukan riset dan pengembangan teknologi kesehatan tanpa harus khawatir soal politik atau birokrasi. Kita harus mendukung mereka agar bisa mencapai tujuan yang benar-benar baik untuk masyarakat Indonesia. 🌟

Disinilah pentingnya kolaborasi antara MGBKI, MK, dan kolégium kedokteran sendiri. Mereka harus bisa bekerja sama dengan baik dan tidak terlalu dipengaruhi oleh faktor-faktor eksternal. Kita harap dapat melihat progres yang positif dalam beberapa tahun mendatang! 💡
 
omg aku nyang sabar banget denger kabar ini!!! 🙌 MGBKi (Majelis Garuthuluh Masalah Kesehatan Indonesia) yang duluwes jadi bagian dari MK (Majelis Kesehatan) sekarang aku yakin bakal bisa berfungsi lebih baik kalau bebas makin independen! 😊

aku pikir ini bagus banget kalau MGBKi bisa terbebas dari tekanan politik dan fokus pada kualitas layanan kesehatan di Indonesia. aku senang melihat konsep yang baik ini akhirnya bisa dilaksanakan.

saya harap MGBKi bisa bekerja sama dengan profesional médis dan ahli-ahli kesehatan lainnya untuk membuat perubahan positif di bidang kesehatan di Indonesia. aku percaya bahwa dengan kerja sama yang baik, MGBKi bisa menjadi salah satu solusi utama untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan kita 🤞
 
Kemarin aku liat article tentang MGBKI (Majelis Gugus Tugas Kesehatan Keluarga) mendukung MK (Menteri Kesehatan). Aku pikir ini salah, apalagi kalau kita harus memikirkan masa depan Indonesia. Jika MGBKI mendukung MK, artinya MK sudah sangat kuat dan tidak perlu ada perubahan lagi. Tapi aku tahu kalau itu tidak benar, karena MK masih banyak yang tidak terpenuhi.

Aku penasaran, kenapa Kolegium Kedokteran harus independen? Aku pikir mereka bisa bekerja sama dengan MGBKI dan MK jika diinginkan. Tapi aku tahu kalau itu juga salah, karena Kolegium Kedokteran adalah organisasi yang resmi dan perlu dihormati.

Aku rasa apa yang harus dilakukan adalah membuat perubahan dari dalam, bukan hanya mendukung satu organisasi saja. Aku ingin melihat perubahan yang positif untuk meningkatkan kesehatan masyarakat Indonesia.
 
ada kabar itu kalau universitas kedokteran harus sendiri tidak ada ketergantungan pada MGBKI, aku setuju banget 🤩. kampus kedokteran seperti UI dan UNY lumayan besar dan kompleks, mereka butuh independen untuk mengembangkan diri sendiri, jangan terlalu bergantung pada pemerintah atau organisasi lain. kalau nanti kampus yang tidak mandirian itu lagi dibawa di balik ketinggian, aku pikir itu bukan mainan. tapi aku juga ingat, pendidikan adalah investasi masa depan kita, jadi biar kita bisa menjadi dokter yang profesional dan siap sambut perubahan global 🌎. kalau nanti ada konflik antara MGBKI dan kampus kedokteran itu, aku harap giliran kita di sekolah harusnya yang bisa meminta penyelesaian 🤞.
 
[GIF: orang jawa sedang makan es teler sambil tersenyum]
[Foto: gelombang di pantai dengan teks "MGBBI tidak bisa dijalankan" yang tertulis di atasnya]
[Gif: orang jawa sedang menggigit lidah]
 
Maksudnya apa kalau kita udah dipaksa? 😒 Semuanya pasti ada niat yang nggak jelas. Mereka bilang kolegium kedokteran harus independen, tapi siapa yang benar-benar mendukung ide itu? Kita tahu kan bahwa seluruh institusi pendidikan di Indonesia udah dipengaruhi oleh kekuasaan-kekuasaan lain. Tidak ada satu pun yang benar-benar bebas dari konflik kepentingan.

Dan apa yang jadi kalau MK tidak mendukung MGBBI? Kita tahu kan bahwa MGBBI udah memiliki koneksi yang kuat dengan beberapa perusahaan besar di luar negeri. Jika mereka tidak mendukung MGBBI, maka itu berarti ada sesuatu yang salah di dalamnya. Tapi siapa yang akan membela MGBBI? Kita tahu kan bahwa mereka hanya ingin memperkuat posisi mereka sendiri.

Sekarang ini, saya already sad that Indonesia is so corrupt 😤. Saya tidak percaya lagi pada apa pun yang dilakukan oleh lembaga-lembaga ini.
 
Saya pikir kalau MGBKI dan MK jadi satu keluarga, itu bisa menjadi sesuatu yang bagus 🤝. Kita harus terima bahwa keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu untuk meningkatkan keselamatan masyarakat. Jika kita bisa mengintegrasikan kedua lembaga ini, maka kita akan mendapatkan hasil yang lebih baik dan lebih efisien dalam penanganan keamanan nasional.

Dan saya rasa kalau Kolegium Kedokteran Harus Independen itu memang penting 🙌. Jadi mereka bisa bebas berpikir dan memberikan saran yang sebenarnya bermanfaat untuk meningkatkan kualitas layanan medis. Tidak perlu lagi dipengaruhi oleh pihak lain.

Saya yakin kalau dengan kerja sama yang baik, kita bisa mencapai kesuksesan yang lebih besar 💪. Kita harus saling menghormati dan mendukung satu sama lain untuk mencapai tujuan yang sama.
 
Gak paham sih, kenapa MK harus jadi kunci di MGBKI. Kalau mau bebas lah, toh sebaiknya kolegium kedokteran juga bisa jadi sendiri, kan? Jangan terlalu dipengaruhi oleh luar. Di Indonesia sendiri udah ada banyak sekali komunitas yang baik-baik saja tanpa harus didukung dari pemerintah.

Tapi, gampangnya, apalagi kalau sudah jadi undang-undang. Kita lihat siapa yang dipilih, nanti akan keluar apa lagi. Maksudnya, biar independen dan bebas itu kan? Jangan terlalu bergantung pada dana dari pemerintah. Kalau mau benar-benar bebas, maka harus punya sumber dana sendiri ya.
 
Gue pikir kalau Kolegium Kedokteran itu perlu independen dari MK. Nah, jadi MK yang bikin aturan ya, tapi Kolegium Kedokteran itu harus bisa mewakili sendiri, nggak cuma sekedar ikut-ikutan aja. Kalau begitu, aku yakin hasilnya bakal lebih jujur dan benar-benar untuk kepentingan pasien, ya.

Gue juga pikir kalau itu bagus karena bisa membuat Kolegium Kedokteran ini lebih profesional, nggak cuma sekedar perangkap siapa yang bakal diterima atau tidak. Nah, kalau begitu, aku yakin akan lebih banyak orang yang mau bekerja di sana, dan pasien juga bakal merasa puas karena dipilih orang yang benar-benar ahli.

Aku rasa itu bagus untuk sistem kesehatan kita, ya. Jadi, gue harap MK bisa mendukung keindependensian Kolegium Kedokteran ini, dan aku yakin hasilnya bakal membuat banyak perubahan positif! 🤝💡
 
Saya pikir kalau pas lama ini MGBKi terus saja menunjukkan dukungan kepada MK, kalau gini kira-kira bagaimana dengan kebijakan pendidikan? Makin serius aja ya... Kolegium kedokteran Indonesia harus bisa berdiri sendiri, nggak bisa dipaksakan oleh siapa pun. Mereka harus bisa memprioritaskan diri mereka sendiri dan tidak terlalu bergantung pada pendanaan dari luar. Nah, kalau aja kebijakan tersebut sebenarnya untuk baik-baik saja, aku tidak ngerti mengapa harus diusir. Siapa yang bilang bahwa MK tidak bisa bertahan jika MGBKi mendukungnya? Aku pikir ini semua bisa saling mempengaruhi dan tidak ada solusi jernih... Tapi, aku juga paham kalau perlu ada kebijakan yang lebih independen dan tidak terlalu bergantung pada pendanaan dari luar. Soalnya, begitu aja ya...
 
Kasus masing-masing biar kita pelajari dulu, sekarang aksi dari MGBKI (Masyarakat Hukum dan Keadilan) terhadap MK (Mahkamah Konstitusi). Mereka dukung MK jadi bebas, artinya kolegium kedokteran pun harus independen. Kalau begitu, biar kita punya tindakan yang tepat, bukan cuma berdebat.

Saya pikir MK sudah cukup kuat, tapi kalau diuji lagi... itu penting untuk dihindari. Kita harus waspada ya, tapi jangan terlalu memandang negatif. MGBKI sengaja mengambil sikap ini untuk meneguhkan integritas MK. Kalau kita pandang dari sudut pandang yang positif, biar kita bisa berkontribusi dalam pembangunan sistem hukum yang baik.
 
Gue pikir kalau MGBKI (Badan Geologi dan Batuan) harus bebas jadi lembaga independen. Mereka punya misi untuk menjaga kesehatan dan keselamatan umat, siapa yang tidak penting itu? 🙌

Kalau MGBKI di bawah kendali Kementerian Kesehatan, aku khawatir mereka akan tertekan oleh tekanan dari pihak lain. Misalnya kalau ada konflik antara MGBKI dengan Kementerian Lingkungan Hidup atau pihak swasta yang ingin mengeksploitasi sumber daya alam... 🤔

Tapi, aku pikir kalau MGBKI harus menjadi kolgium kedokteran seperti yang dikatakan. Jadi mereka bisa bebas untuk melakukan penelitian dan pengujian tanpa ada tekanan dari pihak lain. Itu akan membuat mereka lebih fokus dan efektif dalam pekerjaannya! 📝

Gue harap kalau pemerintah akan mendukung keputusan ini. Karena jika MGBKI bebas, maka umat yang lebih aman dan terlindungi dari bencana geologi. 🌟
 
Paham ya, kalau kampus kedokteran itu mau dikebumikan dalam sistem kerja sama sama dengan pemerintah, mungkin tidak ada masalah. MGRBI (Majelis Kerja-kerja Riset, Desentralisasi, dan Inovasi) memang udah mengatakan nih kalau kampus kedokteran harus bebas beroperasi dan jangan dipaksa lagi dengan sistem pemerintahan. Karena, sekarang ini sudah ada banyak sekali kampus kedokteran yang sudah terbangun di berbagai kota-kota kecil, jadi kalau lagi dicampur dengan sistem kerja sama sama, pasti akan membuat kampus-kampus itu kehilangan kemerdekaannya. Kita harus menyesuaikan dengar dengan perkembangan masa depan ya.
 
Saya pikir MK itu salah satu bagian penting dari sistem kesehatan kita 🤝. Kalau sekarang ada aksi konsolidasi kolegium kedokteran ke bawah MK, itu bisa berdampak besar pada kualitas layanan kesehatan di Indonesia.

Saya khawatir kalau jika kolegium kedokteran terlalu dipengaruhi oleh pihak yang ingin memperoleh kekuasaan, maka itu bisa berakhir dengan kurangnya inovasi dan kemajuan dalam bidang medis. Kita perlu memastikan bahwa kolegium kedokteran tetap bebas untuk mengambil keputusan yang baik bagi kesehatan masyarakat.

Selain itu, saya juga khawatir kalau ini bisa menimbulkan ketidakpastian pada mahasiswa kedokteran yang sedang belajar di kolegium kedokteran. Mereka perlu merasa nyaman dan stabil dalam proses pembelajaran mereka. Kalau tidak, maka itu bisa mempengaruhi kualitas pengobatan di masa depan.

Saya harap pemerintah bisa mengawasi hal ini dengan hati-hati dan memastikan bahwa kolegium kedokteran tetap independen dan bebas untuk mengambil keputusan yang baik bagi kesehatan masyarakat. 🤞
 
gak paham apa itu mgbki dan mk, tapi kayaknya mereka ingin mengatur ulang sistem kedokteran di indonesia. kalau benar, aku setuju bahwa kolegium kedokteran harus menjadi organisasi independen, jadi bisa bebas berekspansi dan berkembang tanpa ada pengaruh dari pemerintah atau lembaga lain yang tidak terkait. tapi, harusnya juga ada standar dan regulasi yang sama untuk semua organisasi kedokteran di indonesia, biar tidak ada perbedaan besar antara mereka.

jika mgbki dan mk benar-benar ingin membantu meningkatkan kualitas layanan kesehatan di indonesia, aku harap mereka bisa melakukan lebih banyak lagi. misalnya, bisa meluncurkan program pelatihan dan penelitian untuk meningkatkan kemampuan dokter-dokter di indonesia, atau juga bisa memperluas akses layanan kesehatan ke wilayah-wilayah tertinggal di Indonesia.

aku harap mgbki dan mk tidak hanya fokus pada perubahan struktur organisasi saja, tapi juga harus membahas tentang isu-isu lain yang terkait dengan kualitas layanan kesehatan di indonesia.
 
Kalau kalian nggak peduli sama asal ujung dari orang yang mau bergabung di kolegium kedokteran, tapi aku rasa kalau penting buat diatur nih. Kalau begitu aja, kolegium kedokteran bisa jadi terus maju dan berinovasi tanpa harus dihambat sama siapa 😊.

Aku rasa ini penting, kalau kita nggak siapkan struktur yang tepat, kita akan kehilangan kesempatan untuk berkembang. Dan itu aku rasa tidak baik buat dunia kedokteran.

Jadi, aku harap kalau pemerintah dan kolegium kedokteran bisa bekerja sama dengan baik agar kita bisa mendapatkan fasilitas dan layanan yang lebih baik. Kita harus saling mendukung dan berbagi wawasan supaya kita bisa menjadi ahli di bidangnya 💡.
 
kembali
Top