Greenland, Denmark sebut negosiasi dengan AS "belum sesuai harapan"

Pemerintah Greenland dan Denmark Terjebak dalam Negosiasi yang Menyiafykan Harapan Mereka dengan AS

Negosiasi antara pemerintah Greenland, Denmark, dan Amerika Serikat (AS) masih belum terbentuk kesepakatan akhir. Pada Sabtu lalu, dihadiri oleh Kanada, kedua negara tersebut mengakui bahwa situasinya telah membaik dibandingkan sebulan yang lalu. Namun, posisi Greenland dalam negosiasi tersebut masih "tidak sesuai harapan kami", kata Menteri Luar Negeri Greenland Vivian Motzfeldt.

Menurut Motzfeldt, terbentuknya jalur diplomatik dan dialog langsung dengan AS adalah langkah yang baik. Namun, posisi asli keduanya masih belum jelas. "Jalan yang harus dilalui masih panjang, jadi masih terlalu dini untuk mengatakan posisi akhirnya," ujarnya.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen menyampaikan bahwa pemerintah Denmark telah menyatakan dengan jelas bahwa setiap solusi harus menghormati garis merah mereka. "Kami percaya bahwa solusi yang menghormati garis merah kami bisa dicapai," katanya.

Namun, kesepakatan akhir masih belum tercapai. Greenland merupakan wilayah otonom dalam lingkup Kerajaan Denmark, dengan Kopenhagen memegang kendali atas pertahanan dan kebijakan luar negerinya. Sejak kembali menjabat pada 2025, Presiden AS Donald Trump telah berulang kali menyatakan keinginan untuk "mendapatkan" Greenland, yang telah memicu reaksi keras di seluruh Eropa.

Kanada dan Prancis membuka konsulat-konsulat baru di Nuuk sebagai bentuk solidaritas terhadap Greenland dan populasi Inuit-nya. Namun, pihak-pihak yang terlibat masih belum bisa saling berbicara secara layak dalam negosiasi tersebut.
 
ini bikin capek banget aja kan negosiasi punya AS, Denmark, dan Greenland. kayaknya perlu ada langkah yang lebih jelas, bukan hanya bicara-bicara, tapi juga harus ada tindakan nyata untuk mengatasi masalah ini πŸ€”. aku pikir pihak Amerika Serikat seharusnya tidak terlalu serius dengan hal ini, karena Greenland adalah wilayah otonom, dan Denmark sudah sangat peduli dengannya πŸ’ͺ. kayaknya perlu ada solusi yang lebih adil untuk semua pihak yang terlibat dalam negosiasi ini 🀝.
 
ini masalah Greenland yang sibuk banget 🀯. pemerintah Denmark dan Amerika Serikat terjebak dalam negosiasi yang menimbulkan keraguan. kayaknya perlu ada komunikasi yang lebih baik agar bisa mencapai kesepakatan yang baik 🀝. sementara itu, Greenland tetap berjuang untuk mendapatkan hak-haknya sebagai wilayah otonom πŸ’ͺ. semoga suatu saat nanti mereka bisa menemukan solusi yang memuaskan semua pihak 🌟
 
Gambar sketsa perjanjian internasional yang sulit πŸ€”

Jadi kira kayaknya AS mau "mendapatkan" Greenland, tapi Denmark dan Greenland masih belum punya jawaban apa-apa tentang posisi akhir mereka πŸ˜’. Sama kayak cari pasangan yang tidak bisa berbicara dengan jelas, kan? πŸ’¬

Pihak Kanada dan Prancis udah buka konsulat baru di Nuuk, tapi masih belum ada kesepakatan 🀝. Mungkin kayaknya perlu ada pertemuan langsung antara para pihak yang terlibat, biar bisa membicarakan dengan jujur πŸ’¬.

Tapi sayangnya, AS gak pernah menyerah untuk mendapatkan Greenland 😈. Mungkin kayaknya perlu ada konseptualitas yang lebih baik dalam perjanjian internasional ini πŸ€“
 
Maksud kayak gini, AS itu mau jadi bestie Greenland tapi Denmark dan Greenland sendiri tidak konsen dengan posisi yang dibawa oleh AS 😐. Masing-masing negara punya kepentingannya sendiri, kayaknya perlu dihindari kesalahpahaman sehingga bisa muncul solusi yang paling baik untuk semua pihak 🀝. Jadi, terus berdialog dan cari kompromi, ya! 🌟
 
Gue rasa AS gede banget kayaknya, ingin "mendapatkan" Greenland seperti itu 🀣. Serius kayaknya, negosiasi ini sangat penting untuk Greenland dan Denmark, tapi gue ragu-ragu lagi kalau AS benar-benar mau mendengarkan pendapat keduanya. Atau gak cuma mau memaksa kan? πŸ€”

Gue rasa Kanada dan Prancis jujur banget membuka konsulat-konsulat baru di Nuuk, tapi apa gak ada yang lain yang bisa membantu juga? Gue rasa pihak-pihak yang terlibat harus lebih serius lagi dalam negosiasi ini, nggak boleh main-main kayaknya πŸ˜….
 
Hei guys! Nggak percaya dengar negosiasi itu masih belum selesai πŸ˜•. Kita harus nanti nggak tahu kapan akhirnya ada kesepakatan, kan? Greenland udah jadi wilayah otonom, tapi AS kayaknya gak puas πŸ€”. Sementara itu, Denmark udah menyatakan garis merah mereka, tapi siapa tahu apakah bisa dihormati 😐. Aku rasa perlu ada komunikasi yang lebih baik di antara pihak-pihak yang terlibat, ya! Kita harus nanti nggak ngga sabar, kan? πŸ™„
 
Kalau gini sih, AS dan Denmark itu kayak si kebaya dan sambal, kayak-kay dipegang tangan sama, tapi tidak pernah ikut sama-sama. Trump ini kayak orang yang suka mencari masalah, kan? Siapa tau dia nanti bakal "mencuri" Greenland, hehehe... oh iya, kayaknya pemerintah Denmark itu kayak yang sabar-sabaran ya, mau menunggu sampai kapan sih. Dan Kanada dan Prancis yang membuka konsulat-konsulat baru di Nuuk, mereka kayak yang terlalu banyak suka nge-bantuin, kan? Siapa tau nanti mereka bakal masuk dalam "politik" ini juga.
 
Aku pikir posisi Greenland harusnya sudah jelas, tapi gini aja. Mereka lagi-lagi meminta kesepakatan dengan AS, tapi apakah mereka siap membayar harga yang diinginkan? Aku rasa AS tidak akan menyerah mudah-mudahan, kayaknya perlu negosiasi yang lebih panjang. Tapi aku juga tidak bisa tidak berpikir bahwa Greenland sedang dipaksa oleh AS. Kita harus mempertimbangkan kenyamanan dan kepentingan Inuit-nya, ya! πŸ˜•
 
Gue pikir situasinya kayak bikin rasa frustrasi banget sih. Amerika Serikat kayaknya udah punya banyak kesempatan untuk mempermasalahkan diri sendiri, tapi malah jadi seperti siapa punya masalah di Greenland itu. Nah kalau Denmark dan Kanada udah kasih kejutan dengan membuka konsulat baru di Nuuk, gimana lagi negosiasi yang jujur? Gue rasa pemerintah Greenland harus lebih berani untuk menegaskan posisi mereka sendiri, tapi siapa tahu kayaknya ada strategi tertentu yang belum gue ketahui.
 
Gue pikir Amerika Serikat harusnya lebih sabar nih πŸ™. Kedua negara yang dianggap sebagai "teman" mereka, Denmark dan Greenland, punya masalah sendiri. Keduanya harus mencari jalan tengah, bukan hanya fokus pada AS aja πŸ˜…. Gue tidak tahu apa solusinya, tapi gue yakin bahwa kesepakatan akhir harus bisa ditemukan dengan cari-cari yang lebih aman dan adil 🀝.
 
πŸ€” Malaysia pasti ingat kabar ini nih, kalau kan AS lagi mengejek Greenland kan? Saya pikir kayaknya AS tidak mau menyerah, karena mereka sudah lama memikirkan ide untuk menguasai wilayah itu. 🌎 Sementara itu, Denmark dan Kanada lagi berusaha menjalin hubungan yang baik dengan AS, tapi hasilnya masih belum tentu. πŸ€·β€β™‚οΈ Saya rasa pihak Greenland harus lebih sabar, karena negosiasi ini memang panjang dan rumit. πŸ•°οΈ Namun, saya juga pikir bahwa Amerika Serikat tidak boleh terus mengejek wilayah yang lepas dari mereka, kan? πŸ˜’
 
Kalau coba lihat negosiasi ini, rasanya seperti bermain kartu dengan tidak adanya kartu yang sebenarnya πŸƒ. Greenland memang memiliki posisi yang keras, tapi kalau AS dan Denmark udah serius ingin "mendapatkan" itu, kenapa belum bisa saling bicara secara jujur? Hmm, mungkin karena semua pihak hanya fokus pada keuntungan mereka sendiri, sih πŸ€‘. Dan kanada dan prancis juga ikut memainkan peran yang besar, tapi mereka udah membuka konsulat baru di Nuuk, sih... itu seperti memberi "hadiah" kepada Greenland untuk tetap stabil dalam negosiasi ini 😐. Aku rasa kalau semua pihak fokus pada solusi yang bisa dilakukan, bukan hanya mencari keuntungan sendiri, mungkin bisa saja kesepakatan akhir tercapai 🀞.
 
aku pikir AS gue coba jebakan kayak aja, bukan? serius kayaknya mereka penasaran dengan Greenland itu apa? kayaknya AS harus jujur dulu, siapa nih yang mau "mendapatkan" wilayah otonom di Greenland? kayaknya kanada dan prancis udah punya pendapat sendiri tentang hal ini. aku pikir Amerika Serikat seharusnya lebih fokus pada masalah-masalah ekonomi dan lingkungan, bukan sekedar ingin menguasai wilayah baru.
 
Gue penasaran kapa urusan ini sih, kayaknya AS mau ambil alih Greenland dari Denmark, tapi siapa tahu kan? Gue rasa Denmark harus lebih sabar, karena kalau AS memang mau ambil alih, maka tidak akan ada jalan keluarnya. Nah, saya rasa negosiasi yang dilakukan gue nggak percaya sama sama, karena kalau tidak adanya kesepakatan akhir, maka bagaimana gue caranya untuk yakin bahwa AS tidak mau ambil alih Greenland? πŸ€”πŸŒŽ
 
Aku pikir AS jadi orang yang paling teka-teki banget! Mereka mau ambil Greenland apa? πŸ€” Saya rasa kanada dan prancis itu benar-benar solidaritas sama dengan greenland. tapi, sayangnya negosiasi masih belum bisa selesai... πŸ˜”
 
aku pikir kalau Amerika serikat itu memang benar-benar tertarik dengan wilayah Greenland, tapi juga harus diingat bahwa ada banyak faktor lain yang mempengaruhi keputusan seperti itu... kayaknya kanada dan prancis lebih fokus pada solidaritas kepada Greenland daripada mencari jalan keluar dari masalah ini sendiri 🀝
 
Mau tahu apa yang anehnya? Greenland itu kayak kucing, selalu bergerak-gerak aja tapi tidak pernah jadi sesuatu yang nyata πŸ˜‚. Pemerintah Greenland dan Denmark terjebak dalam negosiasi yang panjang, seperti ngobrol dengan ibu-ibu di pasar. Tapi sepertinya mereka belum bisa menemukan solusi yang pas, kayak mencari kunci yang hilang di dalam botol πŸ˜‚. Akan jadi penasaran nanti apa hasilnya, mungkin kayak permainan golf, terus tertabrak dengan batu-batu 🀣.
 
Gini aja, siapa tahu sih kalau AS mau 'mendapatkan' Greenland kan? kayaknya ini semua udah jadi cerita rakyat, tapi asalkan tidak ada kekerasan atau konflik, saya senang banget kalau bisa terus berdiskusi dan mencari solusi yang baik untuk semua pihak. tapi sayangnya, perlu diingat bahwa Greenland masih wilayah otonom kan? jadi harus dipertimbangkan juga masalah-masalah lokal dan kepentingan rakyat Inuit itu aja
 
kembali
Top