Fitroh KPK Akui Ada Pimpinan Ragu Tetapkan Tersangka Kasus Haji

Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, mengaku ada pimpinan yang ragu-ragu untuk menetapkan tersangka dalam dugaan korupsi kuota haji di Kemenag. "Ya itu biasa dalam sebuah dinamika, begitu," kata Fitroh kepada wartawan di Gedung Juang KPK, Jakarta Selatan.

Fitroh mengklaim tidak ada kendala dalam penanganan perkara haji tersebut. Namun, dia juga mengakui ada perbedaan pendapat antara pimpinan terkait dengan menetapkan tersangka.

Sementara itu, Ketua KPK, Setyo Budianto, menyebut tidak ada perpecahan di tubuh pimpinan terkait penanganan kasus tersebut. "Sejak dari proses penyelidikan sampai kemudian naik ke tahap penyelidikan, semuanya satu suara," kata Setyo.

KPK telah melakukan pencegahan berpergian ke luar negeri terhadap tiga orang yaitu mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas; Pemilik Maktour, Fuad Hasan Mahsyur, dan mantan staf khusus Menag era Yaqut, Ishfah Abidal Aziz. Ketiganya, telah diperiksa sebagai saksi oleh KPK.

Kerugian negara dalam perkara ini diduga mencapai Rp1 triliun. Angka tersebut merupakan hasil perhitungan awal internal KPK yang telah dibahas bersama BPK.
 
Paham banget kalau ada pimpinan yang ragu-ragu untuk menetapkan tersangka, tapi toh gak bisa dibiarkan sih, kalau ini korupsi yang terus-terusan. Fitroh jadi harus berbicara dengan santai like itu? "Ya itu biasa dalam sebuah dinamika, begitu" kaya apa? Makanya fitroh harus tegas, ya! Sementara Setyo Budianto bilang tidak ada perpecahan, tapi kalau aku melihat, ada tanda-tandanya yah. Misalnya, kenapa ada persetujuan yang cepat jika ada dugaan korupsi? Gak masuk akal sih! Dan angka Rp1 triliun, itu sangat besar! KPK harus ambil tindakan yang lebih serius, kalau ini bukan sekedar korupsi biasa-biasa aja.
 
Aku pikir siapa aja bisa ragu-ragu untuk menetapkan tersangka di kasus korupsi kuota haji ๐Ÿ˜‚? Fitroh nggak jadi kalah sama pimpinan nya, tapi aku rasa dia harus lebih bijak dalam mengatasi perbedaan pendapat. Aku senang sekali KPK berhasil melakukan pencegahan berpergian ke luar negeri terhadap tiga orang yang duga terlibat korupsi ๐Ÿค. Dengan demikian, kita bisa memastikan bahwa kehormatan negara tidak diganggu lagi oleh aktivitas korupsi! ๐Ÿ‘
 
"Aku lebih percaya diri kalau kita bisa menangani masalah itu dengan penuh transparansi dan jujur, tapi aku tidak menyangka ada pimpinan yang ragu-ragu untuk menetapkan tersangka ๐Ÿ˜Š"
 
Gue pikir ini semua tentang pengelolaan uang dulu, siapa yang mengontrolnya. Jadi, ada pimpinan yang ragu-ragu, tapi itu bisa jadi karena kurangnya informasi atau hanya ingin berpikir sebelum memutuskan. Kenapa tidak bisa terjadi seperti itu di KPK?
 
ini kasus kpk lagi-lagi... ya, kayaknya harus ada kesepakatan yang jelas di dalamnya sih, tapi ternyata ada perbedaan pendapat, apa ke mana dia nanti? ๐Ÿค” sementara itu, aku pikir kpk sudah lama tidak fokus pada kasus korupsi seperti ini, mending fokus padanya aja. dan siapa bilang kemenag bisa mengatur kuota haji dengan baik? tapi aku rasa kemenag harus bertanggung jawab atas segalanya, kalau ada yang salah, jangan menyalahkan kpk ya... ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ
 
Piksah banget, ya... Semuanya terjadi karena korupsi kuota haji itu... Kenapa sih pimpinan Kemenag ragu-ragu untuk menetapkan tersangka? Udah sampai ada perbedaan pendapat... Saya pikir itu karena ingin menghindari konsekuensi yang mungkin akan menimpa mereka... Tapi setyo bilang tidak ada perpecahan, tapi saya masih curiga... Kerugian negara itu jadi Rp1 triliun... Jangan sabar-sabaran, biarkan KPK selesai casusnya... ๐Ÿค”๐Ÿ‘€
 
Wah kira-kira siapa yang salah ya, kalau ada pimpinan yang ragu-ragu untuk menetapkan tersangka itu biasa juga aja... nggak mau langsung buat kesimpulan aja... tapi apa khasiatnya sih? kayaknya sih ada yang penasaran dan tidak nyaman dengan keputusan yang harus diambil... tapi siapa sih yang salah, KPK atau pimpinan ya?
 
hehe, jelas kan siapa-siapa yang nge-ekspektasi kasus haji korupsi punya konflik di dalam kantor? tapi gak ada bukti sih kalau perbedaan pendapat itu sebenarnya berarti ada kerugian. mungkin kan fitroh dan setyo bilang hal yang sama, jadi gak usah terlalu serius kayak nge-ekspektasi korupsi banyak banget ๐Ÿค‘
 
Maaf ya... kalau dilihat dari kemampuan penanganan kasus korupsi kuota haji, aku rasa ada yang agak mengecewakan ya... KPK sendiri sudah berusaha keras untuk menyelidiki dan menetapkan tersangka, tapi masih ada perbedaan pendapat di dalamnya. Aku rasanya kalau harus menitikberatkan salah satu pihak yang lebih baik, bukannya membiarkan beberapa orang yang ragu-ragu. Semua ini pasti bisa jadi dari ketidakpastian dan kesalahpahaman, tapi aku harap penyelesaian ini bisa secepat mungkin ya...
 
Gue rasa pihak Kemenag kembali lagi nggak bisa mengatur diri sendiri. Dulu kala korupsi haji makin luar biasa, sekarang udah sembunyi-membunyi aja. Kenapa kaku berlari sebelum tahu siapa yang nangsa? Korupsi negara masih terus berlanjut, apa kek yang bikin kita nggak bisa ngeluh.
 
aku ga percaya banget kalau ada pimpinan Kemenag yang ragu-ragu untuk menetapkan tersangka dalam dugaan korupsi kuota haji itu. apa lagi kalau sudah ada perbedaan pendapat antara pimpinan, gak usah ngerti aja siapa yang benar dan siapa yang salah. tapi sepertinya KPK udah siap untuk menanganinya dengan cara pencegahan berpergian ke luar negeri terhadap tiga orang yang sudah diperiksa sebagai saksi. Rp1 triliun kerugian negara, itu gak sedikit banget. aku bayak penasaran apa hasilnya nanti dari kasus ini... ๐Ÿค”๐Ÿ‘€
 
Makasih banget penggemar netizenku! Saya lihat ada masalah kunci di sini, tapi siapa tahu itu hanya bagian dari permasalahan kompleks. Yang pasti, koreksi penting dalam proses penyelidikan seperti ini. Jangan lupa, kejujuran dan transparansi punya peran besar dalam mengatasi kasus-kasus korupsi di negara kita. Apakah ada yang salah dengan cara KPK bekerja? Tapi, rasanya ada ketergantungan pada tekanan dari berbagai pihak yang mungkin mempengaruhi proses keadilan... ๐Ÿค”
 
gak percaya aja, ternyata Kemenag gak bisa menentukan siapa tersangka korupsi kuota haji. Fitroh bilang ada pimpinan yang ragu-ragu, tapi Setyo bilang tidak ada perbedaan pendapat. aku pikir gak bisa salah, tapi pasti ada kepentingan tertentu di balik cerita ini. toh siapa yang benar dan siapa yang salah? Fitroh bilang tidak ada kendala, tapi aku rasa ada banyak hal yang tidak dibahas sama sekali. misalnya kenapa ada perbedaan pendapat? apa yang membuat pimpinan ragu-ragu? gak ada jawabannya juga!
 
Gue rasa Fitroh malah nggak jelas, kalau dia kata tidak ada kendala tapi di dalam KPK ada perbedaan pendapat... apa sini? Tapi sih gue juga paham, biar bisa menangkap korupsi haji aja harusnya ada sedikit kesabaran dan perselisihan dulu. Gue rasa Setyo Budianto yang benar-benar tahu apa yang terjadi di dalam KPK, tapi Fitroh malah jadi bocah panjang. Selingkuh korupsi itu gak bisa sembarangan aja!
 
๐Ÿค”๐Ÿ‘€ Wah, kalo si Fitroh bilang ada pimpinan yang ragu-ragu? Itu kayaknya bingung juga, tapi gampang banget jadi terus-terusan kalau udah punya opini ya ๐Ÿ˜‚. Aku pikir KPK harus sabar dan tidak terburu-buru, nanti kasus haji itu akan selesai ๐Ÿ•ฐ๏ธ.

Aku seneng juga sama Setyo yang bilang tidak ada perpecahan di tubuh pimpinan, kayaknya dia orang yang bijak ๐Ÿค“. Sementara itu, aku pikir pencegahan berpergian luar negeri itu benar-benar penting, kalau udah diperiksa bisa jadi tidak ada lagi kejahatan ya ๐Ÿ˜Š.
 
aku pikir fitroh nanti deh jadi korban sendiri kan? siapa tahu nanti dia akan menjadi tersangka di kasus haji korupsi juga ๐Ÿ˜’. aku rasa kpk harus lebih teliti dalam penyelidikan ya, jangan sampai ada yang terlupa atau salah akal seperti ini. tapi setyo budi antono bilang tidak ada perbedaan pendapat, mungkin dia hanya ingin menghindar dari kontroversi ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ. aku harap kasus ini selesai dengan cepat dan benar untuk jangan membuat negara kecewa lagi ๐Ÿ™.
 
Wah, korupsi haji itu makin banyak, aja. Perlu diwaspadai lagi sih, karena ada yang bilang korupsi bisa datang dari mana saja, bahkan di dalam organisasi sendiri. Pimpinan Kemenag yang ragu-ragu untuk menetapkan tersangka, itu bukannya kelemahan tapi juga bukti bahwa mereka tidak punya batas-batas. Dan pihak KPK yang bilang tidak ada perpecahan di antara pimpinan, itu tidak jelas sih. Ada sisi yang bilang ada perbedaan pendapat, tapi yang lain bilang tidak ada. Kamu tidak bisa berpikir bahwa semua orang sama-sama bijak dan tidak memiliki pendapat sendiri. Wajah ini jadi gelap juga, karena korupsi lagi menghampiri kita. ๐Ÿ˜’
 
aku pikir ini salah tempat cari korupsi ya... kalau ada perbedaan pendapat antara pimpinan itu apa kebaikan? kita harus fokus pada pekerjaan, bukan drama-drama. dan 1 triliun kerugian negara lagi, gimana caranya kita bisa menguranginya? kita harus lebih bijak dalam pengelolaan dana, bukan hanya biarkan sembarangan orang ngekspos ke mana-mana.
 
Gini aja, rasanya dianggap sedikit tidak adil kalau pihak pimpinan KPK berbeda pendapat tentang menetapkan tersangka. Sepertinya ada hal-hal yang tidak jelas dalam penanganan kasus ini ๐Ÿค”. Saya curigai apakah ada yang salah dengan cara kerja KPK? Saya juga ingin tahu apa benar-benar hasil perhitungan awal internal KPK itu. Rp1 triliun itu sebenarnya berapa asalnya? Belum ada klarifikasi.
 
kembali
Top