FEB UI Bikin Ibu Rumah Tangga Raya dari Sampah
Pelatihan praktis untuk ibu rumah tangga mulai berlangsung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI). Tujuannya, agar ibu-ibu bisa terlibat dalam pemanfaatan limbah rumah tangga yang sebelumnya tidak pernah dipikirkan.
Pada pelatihan ini, peserta belajar cara mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromatik. Ia juga belajar cara membuat produk dari kemasan saset dengan dilakukan proses anyaman, sehingga sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis.
Selain itu, peserta dibekali dalam pembentukan dan tata kelola unit bank sampah di tingkat lokal. Unit ini bertujuan untuk mengelola sampah secara terencana dan berkelanjutan. Dengan demikian, dapat mencegah kebisingan dan pencemuan udara yang ditimbulkan oleh pengelolaan sampah yang tidak berkelanjutan.
Ketua Bank Sampah Alamanda Sejahtera, Apriliawati mengatakan, pelatihan ini bisa membuat ibu rumah tangga lebih aktif memilah dan menabung sampah. Ia mengatakan, dengan adanya pelatihan ini, ibu-ibu kini dapat menabung sampah yang bisa didaur ulang dan mendapatkan nilai ekonomi tambahan.
Program ini juga bersesuaian dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang meliputi kesetaraan gender, penciptaan pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, serta penerapan pola konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.
Pelatihan praktis untuk ibu rumah tangga mulai berlangsung di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia (FEB UI). Tujuannya, agar ibu-ibu bisa terlibat dalam pemanfaatan limbah rumah tangga yang sebelumnya tidak pernah dipikirkan.
Pada pelatihan ini, peserta belajar cara mengolah minyak jelantah menjadi lilin aromatik. Ia juga belajar cara membuat produk dari kemasan saset dengan dilakukan proses anyaman, sehingga sampah menjadi sesuatu yang memiliki nilai ekonomis.
Selain itu, peserta dibekali dalam pembentukan dan tata kelola unit bank sampah di tingkat lokal. Unit ini bertujuan untuk mengelola sampah secara terencana dan berkelanjutan. Dengan demikian, dapat mencegah kebisingan dan pencemuan udara yang ditimbulkan oleh pengelolaan sampah yang tidak berkelanjutan.
Ketua Bank Sampah Alamanda Sejahtera, Apriliawati mengatakan, pelatihan ini bisa membuat ibu rumah tangga lebih aktif memilah dan menabung sampah. Ia mengatakan, dengan adanya pelatihan ini, ibu-ibu kini dapat menabung sampah yang bisa didaur ulang dan mendapatkan nilai ekonomi tambahan.
Program ini juga bersesuaian dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang meliputi kesetaraan gender, penciptaan pekerjaan layak, pertumbuhan ekonomi, serta penerapan pola konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.