Fakta Seputar Pertemuan Prabowo dengan Guru Besar di Istana

Acara taklimat Presiden dengan para guru besar di Istana Kepresidenan Jakarta ternyata tidak menarik banyak perhatian masyarakat. Meskipun diterjamah ribuan akademikus dari berbagai kampus negeri dan swasta, kehadiran mereka tetap terbatas dan kebanyakan tidak dapat menemukan tiket masuk. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa acara tersebut bertujuan untuk membahas perkembangan kondisi negara, geopolitik, serta rencana besar yang harus dijalankan. Namun, para hadirin tetap terkecil-kecilan dan tidak diberikan kesempatan untuk bertanya atau menyampaikan aspirasi kepada Presiden Prabowo Subianto. Meskipun demikian, sejumlah kehadiran tidak bisa memadai.
 
Mending kan kalau acara itu di televisi aja? Semua orang bisa melihat dari rumah tapi harus bayar tiket untuk duduk di istana? Apa sih tujuan acara itu nggak ada pertanyaan yang bisa dimasukkan oleh para guru besar? Saya pikir itu aneh banget... 🤔
 
Aku pikir acara taklimat Presiden itu kayaknya bosen banget... 🤔 Masih banyak masyarakat yang peduli dengan hal-hal seperti ini, tapi gak ada yang bisa menghubungkan konsep negosiasi antara pemerintah dan pendidikan secara harfiah.

Tapi aku penasaran, siapa nanti yang bertanggung jawab membuat format acara taklimat Presiden itu? Seharusnya mereka harus memikirkan tentang bagaimana agar acara ini bisa lebih menarik bagi masyarakat, kayaknya ada kesempatan untuk para hadirin untuk bertanya dan berbagi pendapat mereka.

Aku pikir kehadiran ribuan akademisi itu gak benar-benar digunakan untuk sesuatu yang bermaksud untuk meningkatkan kualitas diskusi...
 
acara seperti ini penting banget ya, tapi kurangnya promosi masuk akal. kalau ga di promosikan, siapa yang tahu siapa yang ikut? sepertinya masih banyak orang yang pikir acara semacam ini hanya untuk mereka yang terkena-kena aja

memikirkan sih kapan para guru besar bisa bertanya apa yang ingin dipikirkan ke presiden. mungkin kalau ga diberi kesempatan, mereka tidak akan menemukan solusi apa pun. tapi ini cuma opini sederhana ya
 
acara taklimat presiden itu cuma ngewadahi para guru besar aja, tapi siapa tau ada saran yang bisa dipikirin dari mereka, tapi ga ada kesempatan untuk bertanya atau apa, tapi berarti apa? kalau nggak ada pertanyaan yang dijawab, maka apa kegiyatan itu punya arti? dan siapa aja yang memastikan tiket masuk itu kaya, bisa dipikirkan sih.
 
Aku rasa acara itu kayak aja ngirimping... ribuan akademisi datang tapi aku masih bingung nih siapa yang dijemput. Aku tahu tujuan acaranya buat apa, tapi rasanya nggak ada kesempatan untuk berdiskusi atau bertanya apa-apa kepada Presiden. Aku rasa bisa diprediksi saja sih siapa yang akan dijemput, kayak aja pihak Kementrian yang ingin mempromosikan diri. Aku rasa acara ini lebih kayak "kejutan" daripada sesuatu yang serius dan berartikan.
 
Aku rasa acara taklimat itu nggak ada tujuan apa sih 🤔. Jika ingin mendengar pendapat dari para guru besar, kenapa harus membuatnya begitu formal dan tidak nyaman? Aku pikir kalau mau mendengarkan pendapat mereka, giliran mereka harus lebih banyak dan bisa bertanya juga 🗣️. Tapi kayaknya nggak ada pilihan di sini 😐. Menteri yang bilang itu justru membuat aku bingung kenapa kehadiran mereka tidak bisa menemukan tiket masuk 🤷‍♂️. Aku rasa ini nggak benar-benar transparansi, kan? #TaklimatPresiden #GuruBesar #KepresidenanJakarta
 
aku pikir acara itu cuma jalan cerita kalau ga ada kamera yang ngasilkan video ke tempat tuh Istana Kepresidenan. aku tahu banyak gurunya yang suka nulis di blog-nya, kira-kira apa yang mereka tulis nanti? tapi siapa tahu aku salah, aku rasa aku lebih suka lihat video acara taklimat presiden di YouTube daripada nyanyi-nyanyian di TV. aku juga ga tahu apa itu geopolitik, mungkin bisa cari di google? 🤔
 
Wah itu aneh banget! Siapa sih yang mau jauh-jauh ke Istana untuk duduk-duduk di belakang barisan orang? Mereka harus minta tiket khusus aja, kan? Di masa lalu, aku masih ingat saat-saat taklimat Presiden dengan rakyat, itu lebih santai dan tidak ada kelas yang jauh. Sekarang ini, nista udah terlalu formal dan tidak lagi relevan dengan kebutuhan masyarakat. Aku rasa ada yang salah dengan cara acara diselenggarakan, tapi aku tidak punya jawaban, ya 😐.
 
Acara taklimat Presiden yang bikin kita penasaran sih, tapi hasilnya masih siasa-siasaan aja... Saya bayak terkejut karena ribuan akademisi hadir dan tidak ada kesempatan untuk bertanya langsung kepada Presiden. Itu tidak adem banget! Menteri Prasetyo Hadi bilang acara itu tentang pembahasan kondisi negara, tapi siapa yang tahu hasilnya ke mana? Yang jelas, kita masih sama-sama penasaran...
 
Aku rasa itu salah kalau kita nggak ngomongin tentang perdebatan ide dan aspirasi para guru besar yang hadir di Istana Kepresidenan. Mereka sih banyak sekali, tapi ngga ada kesempatan untuk berbicara didepan Presiden. Siapa aja yang mau mendengar pendapat mereka? Itu kayaknya salah strategi pemerintah untuk mendengar suara rakyat. Tapi kalau kita lihat, para menteri juga tidak pernah hadir di ruang umum, apa lagi kegiatan yang sifatnya transparan dan pembukaan diri seperti ini...
 
Acara taklimat Presiden dengan para guru besar di Istana Kepresidenan Jakarta terasa seperti permainan siapa yang jujur? Saya pikir mungkin ada kejadian seperti ini sebelumnya, tapi aku tidak ingat. Tapi apa yang paling buat aku khawatir adalah, apakah Presiden Prabowo Subianto benar-benar peduli dengan pendidikan kita atau tidak? Aku rasa acara tersebut terasa lebih suka dihadiri oleh orang-orang yang sudah terkenal daripada para guru besar yang benar-benar lulus kuliah. Menteri Prasetyo Hadi bilang bahwa tujuan dari acara tersebut adalah untuk membahas perkembangan negara, tapi siapa-siapa yang hadir tidak bisa langsung bertanya atau menyampaikan aspirasi mereka. Saya rasa ini bukan cara yang tepat untuk mendengarkan pendapat masyarakat 🤔
 
Aku pikir acara taklimat itu kayak ngobrol aja di kelas, gak ada sesuatu yang signifikan di baliknya. Kenapa jadi perlu ribuan akademisi hadir, tapi mereka kebanyakan harus nunggu tiket masuk? Tapi apa yang pasti ya, mereka hanya nonton aja Presiden Prabowo Subianto berbicara, gak ada kesempatan untuk bertanya atau memberikan pendapat. Saya pikir lebih baik jika acara itu diadakan secara online, seperti webinar, jadi siapa pun bisa ikut dan terlibat dalam pembicaraan. Atau mungkin acara itu seharusnya diarahkan pada pengembangan program yang benar-benar bermanfaat bagi rakyat, bukan hanya ngobrol aja tentang kondisi negara dan geopolitik.
 
Aku rasa aku penasaran dengan tujuan dari acara itu apa? Mereka mau ngobrol tentang perkembangan kondisi negara dan geopolitik itu nggak? Tapi aku pikir masyarakat Indonesia udah sangat banyak yang already memiliki pendapatnya sendiri tentang hal-hal tersebut. Apa kebutuhan mereka lagi mendengar dari para guru besar yang sama? 🤔

Aku rasa ada sesuatu yang salah dengan cara acara itu diadakan. Mereka minta ribuan akademikus hadir, tapi ternyata banyak yang tidak bisa ikut. Aku tahu kalau kehadiran mereka bisa jadi lebih signifikan jika mereka bisa langsung bertanya atau menyampaikan aspirasi kepada Presiden Prabowo Subianto itu sendiri. Tapi aku juga paham bahwa Presiden tidak bisa bertemu semua orang pada satu saat nanti, tapi aku ingin tahu apa yang bisa diubah agar acara seperti ini bisa lebih baik lagi di masa depan... 🤷‍♂️
 
Acara taklimat Presiden dengan para guru besar malah jadi cerita yang bikin kita penasaran siapa saja di Istana Kepresidenan Jakarta yang hadir tanpa ada tiket masuk 🤔! Ribuan akademikus dari berbagai kampus, tapi banyak yang tidak bisa ikut 🚫. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi bilang acara itu penting untuk membahas perkembangan kondisi negara, geopolitik, dan rencana besar 📊, tapi siapa yang akan bertanya atau menyampaikan aspirasi kepada Presiden Prabowo Subianto? 🤷‍♂️ Selama ini banyak pendidikan di Indonesia yang berkualitas, tapi mungkin masih perlu diperbaiki 📚.
 
aku rasa acara taklimat itu cuma nggak menarik deh... aku pikir gak ada yang mau datang kalau acara itu nggak ada konsumsi untuk diambil foto dengan presiden sih... tapi aku rasanya kehadiran para guru besar kagum banget karena mereka masih bisa mewakili komunitas mereka dan memberikan suara bagi yang benar-benar membutuhkan perhatian dari pemerintah. tapi aku juga pikir itu ada kenaikan kesadaran yang bisa dilakukan kalau acara itu harus diatur agar siap-siap untuk kehadiran para guru besar, jadi nanti bisa menarik lebih banyak orang dan tidak cuma pameran foto dengan presiden sih...
 
Aku pikir acara taklimat Presiden sama sekali nggak beres... siapa bilang kegiatan yang dibuat untuk pembahas penting di istana harus serius? Banyak dosen dari kampus-kampus negeri dan swasta datang, tapi mereka hanya bisa duduk diam deh, nggak ada kesempatan untuk bertanya atau nge-discuss dengan Presiden... itulah apa yang disebut sebagai taklimat? 🤔👎 Aku pikir lebih baik banget jika ada konsultasi yang terbuka dan fleksibel seperti itu, jadi banyak orang bisa berbagi pendapat dan mendapatkan informasi yang akurat.
 
Aku pikir acara taklimat itu nggak ada artinya kalau ga ada pertanyaan atau diskusi yang serius, tapi apa juga ada orang-orang di luar istana yang sibuk-sibuk nonton online aja 😂. Kenapa acara penting banget untuk Presiden tetapi kehadirannya masih nggak berarti? Aku rasa lebih baik jika acaranya dipindah ke universitas atau kampus-kampus negeri di seluruh Indonesia, jadi para guru besar dan masyarakat bisa langsung ikut diskusi dan mendengar aspirasi dari mereka 👥.
 
😐 aku pikir acara taklimat Presiden dengan para guru besar itu cuma cara kerja birokrasi yang ngomong-omong aja, tapi tidak ada kontribusi nyata dari mereka. apa yang dibawa oleh para guru besar itu hanya sekedar diskusi kosong. mungkin jika diadakan lagi, harus diisi dengan kehadiran lebih banyak orang biasa, bukan hanya para akademis yang terlalu "banyak" berpikir sih... 💡
 
AKUYA PILIH TIDAK PERNAWA TIKET MASUK KE ISTANA KEPRESIDENTAN JAKARTA SEBAGAI FASILITAS Untuk acara taklimat Presiden dengan para guru besar... APA SUDAH ARTINYA MENTERI SEKRETARIAT NEGARA UNTUK MEMUTUSKAN TIKET MASUK? SIAPA BISA YANG DIPERLUKAN TIKET MASUK UNTUK BERBISIK ATAS PERTANYAAN AKADMIK? SUDAH LAMA KITA JAWABAN PERUBAHAN NEGARA DENGAN MENTEGASI KOMUNIKASI TERBuka, MENTUJUKE RUMAHANGA PANSA.
 
kembali
Top