Acara taklimat Presiden dengan para guru besar di Istana Kepresidenan Jakarta ternyata tidak menarik banyak perhatian masyarakat. Meskipun diterjamah ribuan akademikus dari berbagai kampus negeri dan swasta, kehadiran mereka tetap terbatas dan kebanyakan tidak dapat menemukan tiket masuk. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa acara tersebut bertujuan untuk membahas perkembangan kondisi negara, geopolitik, serta rencana besar yang harus dijalankan. Namun, para hadirin tetap terkecil-kecilan dan tidak diberikan kesempatan untuk bertanya atau menyampaikan aspirasi kepada Presiden Prabowo Subianto. Meskipun demikian, sejumlah kehadiran tidak bisa memadai.