Fakta Baru Ternyata Penjual Es Jadul Tak Pernah Dipukul

Polda Metro Jaya mengungkapkan fakta baru terkait penjual es kue jadul di Kemayoran, Jakarta Pusat yang sempat dicurigai menjual es dengan spons. Fakta ini terkait terjunnya polisi dan menemukan bahwa penjual es tersebut tidak menerima kekerasan dari pihak berwajib.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto mengungkapkan bahwa ada peristiwa yang dilakukan oleh seorang petugas Bhabinkamtibmas, yaitu Aiptu Ikhwan Mulyadi, yang sempat dicurigai melakukan tindakan kekerasan penganiayaan. Namun, setelah dilakukan pemeriksaan terhadap petugas tersebut, tidak ditemukan adanya bukti bahwa dia mengalami kekerasan.

Polda Metro Jaya juga menyampaikan bahwa Suderajat, penjual es kue yang sempat dicurigai menjual es dengan spons, berkali-kali menyampaikan bahwa Bhabinkamtibmas tidak melakukan pemukulan. Suderajat berpendapat bahwa pembinaan terhadap petugas tersebut dilakukan terkait cara berkomunikasi dengan masyarakat.

Pihak Polda Metro Jaya juga menyampaikan bahwa ada pembinaan terhadap Bhabinkamtibmas tersebut terkait cara berkomunikasi dengan masyarakat. Pembinaan ini dilakukan untuk mengajarkan bagaimana menyampaikan komunikasi yang baik kepada masyarakat, seperti yang disampaikan oleh Kapolda Metro Jaya, yaitu tidak sakiti hati masyarakat.
 
Es kue jadul di Kemayoran, Jakarta Pusat 😂🍦👀 ternyata tidak ada sponsor 😜🤣. Penjual es tersebut memang berkali-kali menyampaikan bahwa Bhabinkamtibmas tidak melakukan pemukulan 🙅‍♂️💪, tapi sepertinya pihak polisi yang salah 🤔🚨. Saya penasaran apakah ada rekan-rekan di Jakarta Pusat yang pernah mencoba es kue jadul tersebut? 😄👀
 
Hmm, ternyata es kue jadul di Kemayoran itu tidak perlu khawatir ya... aku rasa Polda Metro Jaya harus lebih teliti lagi sebelum mengungkapkan fakta yang memang benar atau tidak. Kalau penjual es itu bilang bahwa Bhabinkamtibmas tidak melakukan pemukulan, maka aku pikir ada sesuatu yang tidak beres. Tapi kalau setelah dilakukan pemeriksaan dan tidak ditemukan bukti adanya kekerasan, maka aku bisa percaya ya... tapi aku masih ingin tahu lebih banyak lagi tentang apa yang sebenarnya terjadi di situ tersebut. 🤔
 
Maaf ya, kalau nggak salah informasinya, aku pikir penjual es kue di Kemayoran itu malah yang benar-benar tidak menerima kekerasan dari pihak berwajib, kan? Aku senang sekali melihat polda Metro Jaya memberitahu kalau ada petugas Bhabinkamtibmas yang dicurigai melakukan tindakan kekerasan penganiayaan ternyata tidak benar. Saya rasa ini perlu diakui, karna aku sendiri pun sempat pikir siapa yang salah, tapi ternyata ada klarifikasi. Saya doang senang kalau bisa membaca berita tentang hal ini 💡
 
Hmm, apa kabar dari es kue jadul di Kemayoran nih 🤔. Saya bayangkan kalau penjualannya itu nyaman banget, tadi kalinya ada yang curiga tapi ternyata tidak ada bukti... saya rasa cara berkomunikasi dengan masyarakat itu penting banget, jangan sekali-kali sakiti hati orang lain 🤗. Saya harap bapak kapolda dan kawan2nya bisa terus meningkatkan kemampuan dalam menyampaikan komunikasi yang baik kepada masyarakat, biar tidak ada lagi penjual es kue yang menjadi korban kekerasan 😊.
 
ES KUE NYALAH! APA ARTINYA MALU? SEJAMINNYA POLDA METRO JAYA MEMUTUSKAN SEMUA DENGAN SUDRAJAT, PENJUAL ES KUE YANG SEMPAT DICURIGAI MENJUAL ESPON. TAPI PADA AKHIRNYA, POLDA NYATA-KNYATA BERCERITA CALON KOMUNIS! SUDRAJAT BERTANDUKAN DENGAN BHAINKAMTIBMAS DAN MELAHIRKAN KAWANNYA DENGAN TIKUNG. ITU ARTINYA TIDAK MALU-MALU SUDRAJAT, MALAH PENJUAL ES KUE YANG MENYADARI AKHIRNYA TIDAK PERLU DICURIIGAI!
 
Maksudnya kalau polisi Jakarta Pusat begitu berat badan... serius, apa sih arti nggak sakiti hati masyarakat? kayaknya lebih penting dari akses ke air minum yang bersih, ya... kenapa sih es kue jadul sederhana itu perlu dipinjamkan pelajaran kepada polisi?
 
kembali
Top