Empat Desa di Donggala Sulteng Diterjang Banjir dan Longsor

Empat Desa di Donggala Sulteng Diterjang Banjir dan Longsor, Bencana Alam yang Menghantam Komunitas Pedesaan

Tiga hari terakhir ini, penghunian desa di Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng) terancam banjir dan longsor. Empat desa di Kecamatan Sojol dan Dampelas menjadi korban bencana alam tersebut. Banjir dan longsor ini diterasakan oleh warga Desa Tonggolibibi, Rerang, Sabang, dan Tovea Sirenja.

Menurut Kepala BPBD Sulteng, Akris Fattah Yunus, banjir terjadi di Desa Tonggolobibi dan Rerang, sehingga pemukiman warga terendam air dengan ketinggian mencapai satu meter. Sementara itu, longsor terjadi di Desa Sabang, Kecamatan Dampelas, yang menyebabkan 10 rumah warga dan satu bangunan majelis taklim terkena dampaknya.

Longsor ini dipicu oleh pengikisan di area pinggir sungai akibat debit air yang tinggi. "Fasilitas yang rusak antara lain tanggul, saluran drainase, satu unit jembatan gantung, SDN 10 Sojol, dan sawah seluas 1.350 hektare," kata Akris.

Bencana alam ini juga menyerang fasilitas pemerintahan, seperti kantor desa dan sekolah, yang terendam air di Desa Lende Tovea Sirenja. Warga harus menghadapi kesulitan untuk mendapatkan akses ke fasilitas dasar.
 
aku punya teman sama keluarganya yang hidup di desa tonggolibibi, dan aku lihat langsung banjirnya sendiri, oh paham deh betapa parahnya banjir itu, aku pikir siapa pun yang harus bantu, aku nggak bisa berbuat apa apa, tapi aku coba kirimkan uang ke teman-temanku untuk dijadikan bantuan, dan aku juga kirimkan makanan kepada keluarganya dari Jakarta, aku harap semuanya kembali normal besoknya πŸ€•
 
wahhh banjir dan longsor di sulteng ini banget 😩. siapa tahu gak ada warga yang terluka atau korban πŸ€•. banjir ini sebenarnya sudah pernah terjadi beberapa kali ya, tapi pemerintah masih belum bisa selesai memperbaiki fasilitas2nya πŸ€¦β€β™‚οΈ. kita harap semuanya bisa cepat pulih dan tidak ada korban πŸ™. kalau gak ada yang bisa dilakukan kan kita bisa berbagi donasi atau bantuan ke warga desa yang terkena dampak 🎁. tolong kita semuanya bisa menjadi waduk untuk warga sulteng ini 😊
 
Banjir & Longsor di Donggala Sulteng... ini benar-benar memanggil nyawa banyak komunitas pedesaan di kawasan itu 😩. Mereka harus berlari-lari untuk menyelamatkan barang-barang penting dan diri mereka sendiri dari air yang naik. Dan yang paling berkejutan lagi, bencana ini juga menyerang fasilitas pemerintahan seperti kantor desa dan sekolah. Warga sekarang harus menghadapi kesulitan untuk mendapatkan akses ke fasilitas dasar... ini benar-benar membuat saya sedih πŸ˜”.

Saya harap pemerintah daerah bisa secepatnya memberikan bantuan kepada komunitas yang terkena dampak dari banjir dan longsor ini. Mereka membutuhkan sokongan yang tulus untuk membantu mereka kembali ke kehidupan normal πŸ’–.
 
Banjir & longsor ini nggak bisa capek lagi kan? Semua desa di Donggala terkena dampaknya πŸ˜”. Aku yakin, warga-nya harus sangat lelah banget, kayaknya harus ada bantuan dari pemerintah segera, nih 🀞. Mereka harus membantu warga yang kehilangan rumah, dan fasilitas dasar seperti sekolah dan kantor desa yang terendam air. Aku harap pemerintah bisa memberikan bantuan yang cukup cepat, agar warga Donggala tidak terlalu paruh πŸ˜•.
 
Pagi suka banget nih... Bencana alam ini pasti membuat kita semua sadar bahwa alam ini sangat kuat dan tidak bisa diprediksi, padahal kita orang punya kecerdasan buat bayangkan apa-apa yang mau terjadi. Tapi sepertinya masih banyak hal yang tidak kita ketahui tentang bencana alam ini, seperti bagaimana faktor-faktor lain yang memicu banjir dan longsor, apalagi karena di desa-desa ini masih banyak sawah dan fasilitas lain yang belum terpasang. Maka dari itu, kita harus lebih berhati-hati dan siap untuk menghadapi bencana alam ini, dan juga harus bekerja sama dengan pemerintah dan lembaga lainnya untuk memperkuat infrastruktur dan sistem pertahanan banjir di daerah-daerah yang rentan. Kita harus menjadi lebih pintar dan berani untuk menanggapi bencana-bencana alam ini... πŸŒͺ️
 
Banjir dan longsor ini kayaknya bikin pedesaan Sulteng kesulitan banget πŸŒͺ️. Sementara itu, kemampuan bawahan BPBD sulteng terlihat kurang optimal dalam menghadapi situasi darurat seperti ini 😐. Sangat perlu ada upaya yang lebih matang untuk menghadapi bencana alam di daerah pedesaan seperti ini 🌎.
 
Makanya lagi banjir dan longsor, sih... Nggak ada yang bisa dilakukan, kan? Kita lihat warga desa yang harus dianggap sebagai korban alam, tapi nggak ada yang ada di dalamnya yang bisa dilakukan. Banjir dan longsor itu seperti musuh yang tidak pernah tumpul, kan? πŸ€¦β€β™€οΈπŸ˜”

Saya lihat, kantor desa dan sekolah di Desa Lende Tovea Sirenja terendam air... Ngga peduli sih, apa yang akan terjadi kepadanya. Warga wajib berpikir, tapi nggak ada yang bisa dilakukan. Itu seperti permainan hidup atau mati, kan? πŸ€·β€β™‚οΈ

Kita lihat, fasilitas yang rusak itu juga termasuk tanggul dan saluran drainase... Ngga peduli sih, apa yang akan terjadi kepadanya. Kita harus berharap agar warga desa tidak terluka parah. 🀞
 
Banjir dan longsor ini memang bikin sih, walaupun bukan karena orang Indonesia bodoh, tapi karena banjir dan longsor yang disebabkan oleh pengikisan di area pinggir sungai itu. Itu bukan masalah seseorang, itu masalah kota yang sudah tidak perhatikan lagi infrastruktur kita. Misalnya tanggul dan saluran drainase yang rusak, walaupun kita tahu itu penting banget untuk mencegah banjir dan longsor.

Itu bukan cuma Masih banjir dan longsor, tapi juga akses ke fasilitas dasar yang terendam air. Warga harus pergi jauh lagi untuk mendapatkan air mineral, dan apa lagi kalau anak-anak sekolahnya tidak bisa masuk sekolah karena air banjir banget. Itu memang bikin sih.

Pemerintah dan BPBD Sulteng harus segera mengambil tindakan yang tepat untuk menyelesaikan masalah ini. Membuat rencana untuk memperbaiki infrastruktur, serta memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampaknya.
 
Banjir dan longsor ini memang sangat membantu warga Donggala sulteng yang pedesaan ya... Mereka harus berjuang tapi pemerintah pasti sudah siap membantu ya, semoga semua warga bisa kembali normal aja πŸ’ͺ🌊
 
😟 Data Dumper: Banjir & Longsor di Donggala... Makin Parah!!! πŸŒͺ️
- 4 desa di Donggala (Sulteng) terbanjiri banjir, longsor, dan 10 rumah warga rusak. πŸ’”
- Ketinggian air mencapai 1 meter di Desa Tonggolobibi & Rerang! 🌊
- Debit air tinggi memicu pengikisan di sungai, menyebabkan longsor. 😳
- Sawah seluas 1.350 hektare rusak. 🌾
- Fasilitas pemerintahan & sekolah terendam air. 🏫
- Warga harus menghadapi kesulitan akses ke fasdas dasar. πŸ€•
- Akris Fattah Yunus, Kepala BPBD Sulteng: "Fasilitas yang rusak... Tanggul, saluran drainase, jembatan gantung..." 😞
- Banjir & longsor di Indonesia tahun 2025 sudah 10 kali lebih parah dari 2022! πŸ“Š
- Total korban: 20 orang terluka, beberapa hilang. πŸš‘
- Kasus ini masih berlanjut... Data Dumper akan update keadaannya! πŸ”
 
Banjir dan longsor lagi deh! Saya rasa pengembangan teknologi bisa jadi bantuan besar untuk mengatasi masalah seperti ini πŸ€”πŸ’». Misalnya, kita bisa menggunakan teknologi geospatials untuk mendeteksi potensi banjir dan longsor sebelum terjadi πŸ“πŸ“Š. Atau, kita bisa menggunakan aplikasi peta online yang bisa memberikan informasi tentang kondisi lahan dan sumber daya alam πŸ—ΊοΈπŸ’‘. Saya yakin dengan teknologi, kita bisa membuat desa-desa di Sulteng lebih aman dan siap hadapi bencana alam seperti ini πŸ’ͺ🌎.
 
Banjir dan longsor lagi, ini bukan pertama kalinya terjadi di Indonesia πŸŒͺ️. Apalagi di daerah pedesaan yang rawan banjir dan longsor, seperti di Donggala Sulteng. Kita harus lebih siap dan berkoordinasi dengan pemerintah untuk mengatasi bencana ini. Kita juga harus meningkatkan kesadaran akan pentingnya perawatan infrastruktur dan pengelolaan sumber daya alam. Kita harus bekerja sama dengan komunitas desa untuk membuat mereka lebih siap hadapi bencana alam. Kami tidak boleh menunggu bantuan dari pemerintah, tapi kami juga tidak bisa melakukan semuanya sendiri 🀝.
 
Wah, lagi-lagi bencana alam yang menyerang pedesaan kita πŸ€¦β€β™‚οΈ. Empat desa di Donggala Sulteng ini benar-benar menghadapi kesulitan besar banjir dan longsor. Aku rasa kantor desa dan sekolah di Desa Lende Tovea Sirenja, kalau gak ada tanggul yang baik, ariya saja akan masuk ke dalam. Dan 1.350 hektare sawah, aku rasa ini masih banyak banget loh 🀯. Aku harap pemerintah bisa segera menyelamatkan warga-warga ini dan membantu mereka memulihkan fasilitas-fasilitas yang rusak. Dan pasti, kantor BPBD Sulteng, siapa yang kecapeian ini? πŸ˜‚
 
Banjir dan longsor ini memang tidak tahu apa artinya lagi kan bro 🀯. Empat desa di Donggala, Sulteng itu banjir terus berdarah, warga harus berlindung di atap rumah aja 🏠. Longsor di Sabang, Dampelas itu nggak cuma 10 rumah yang rusak, tapi juga satu bangunan majelis taklim dan sawah seluas 1.350 hektare yang kuyup 😱. Dan apa lagi, fasilitas pemerintahan yang terendam air itu ayo kayaknya sih πŸ€¦β€β™‚οΈ. Warga harus berjalan kaki untuk mendapatkan akses ke fasilitas dasar, ini nggak bisa dipikirkan lagi bro 😩.
 
Oke banget ya... apa yang bikin aku bingung kalau desa yang jadi korban banjir dan longsor ini, ternyata ada fasilitas yang rusak juga loh! seperti tanggul, saluran drainase, satu unit jembatan gantung, SDN 10 Sojol, dan sawah seluas 1.350 hektare... gimana kalau kita fokus mengatasi masalah ini dulu? lalu banjir dan longsor tidak akan terjadi lagi. jadi, apa yang paling penting adalah memperbaiki fasilitas-fasilitas tersebut dulu, sebelum ada bencana alam lagi... πŸ€”πŸ’¦
 
Banjir dan longsor ini ngejut banget, ya? Makanya kita harus waspada terhadap bencana alam yang dapat datang kapan saja. Kita tidak bisa mengontrol cuaca atau tanah, tapi apa yang kita bisa lakukan adalah mempersiapkan diri kita sendiri dan masyarakat sekitar agar lebih siap menghadapi bencana seperti ini. Kita harus terus berinventarisasi untuk memastikan fasilitas yang kita miliki tetap layak dan aman dari kerusakan akibat banjir atau longsor. Mari kita belajar dari kesulitan ini dan semoga kita semua bisa menjadi lebih berani menghadapi tantangan-tantangan yang datang di masa depan 🌊πŸ’ͺ
 
ini banget trus banjir dan longsor di donggala πŸ€•πŸŒͺ️ kalau gini terjadi lagi bisa berdampak besar pada komunitas pedesaan, nggak ada fasilitas yang cukup untuk mengatasi bencana ini, perlu diperbaiki agar tidak terulang kembali, warga desa yang terkena dampaknya harus mendapatkan bantuan yang tepat dan cepat 🀝πŸ’ͺ
 
Mana aja gini lagi? Banjir dan longsor di Donggala sulteng, empat desa terkena bencana. Saya khawatir bagaimana kinerja kami di sekolah bisa membandingkan dengan kondisi warga yang harus menghadapi kesulitan seperti ini. Sebenarnya aku mau membantu, tapi perlu akses internet yang stabil di rumah untuk berlatih materi ajar. Aku harap pemerintah bisa segera menyelamatkan warga dan memperbaiki infrastruktur di daerah tersebut πŸ€•
 
kembali
Top