Eksepsi Alfian Nasution dkk Gugur, Sidang Kasus Pertamina Lanjut

Terdakwa dalam kasus dugaan korupsi di PT Pertamina (Persero) tidak berhasil mengajukan eksepsi, kemudian Jaksa Penuntut Umum diwajibkan melanjutkan proses. Hal ini ditetapkan oleh majelis hakim Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat.

Terdakwa dalam kasus tersebut terdiri dari lima orang, yaitu: Vice President Supply dan Distribusi PT Pertamina (Persero) tahun 2011-2015 Alfian Nasution; Direktur Pemasaran & Niaga PT Pertamina (Persero) tahun 2014 Hanung Budya; Senior Vice President Integrated Supply Chain tahun 2017-2018 Toto Nugroho; Vice President Crude and Product PT Pertamina (Persero) 2018-2020 Dwi Sudarsono; Direktur Gas, Petrochemical & New Business, PT Pertamina International Shipping, Arief Sukmara; Senior Vice President Integrated Supply Chain tahun 2018-2020 Hasto Wibowo; dan Business Development Manager PT Trafigura 2019-2021 Martin Haendra Nata.

Dalam proses ini terdapat kesan bahwa para terdakwa melakukan tindakan yang sama, seperti memenuhi permintaan Riza Chalid untuk sewa Terminal Bahan Bakar Minyak Merak. Hal ini berujung pada keuntungan yang diperoleh oleh sejumlah pihak dengan nilai hingga Rp 2,9 triliun.

Kemudian Hakim Ketua Fajar Kusuma Aji memerintahkan agar penuntut umum melanjutkan proses dengan menolak eksepsi terhadap para terdakwa.
 
Gue rasa kasus korupsi di PT Pertamina ini serius banget, ada yang dipertanyikan sekitar tindakan mereka melakukan apa aja sih? Tolong ngirimpin, aku butuh informasi lebih lanjut 🤔📊
 
Aku rasa ini buat kita semua kesal, sih. Korupsi di kalangan orang penting itu tidak bisa dipungkas aja, tapi terus-menerus ada kasus baru. Aku pikir ini karena ada yang nggak berani konfirmasi atau apa-apa yang bawa korupsi ke situ. Bayangin aja kalau kakek aku duduk di ruang dengarkan dan mendengar kasus ini, dia akan terkejut.
 
Maksudnya apa aja kalau mereka tidak bisa mengajukan eksepsi? Artinya mereka harus dibawa ke pengadilan dan harus buktikan bahwa mereka tidak melakukan apa-apa salahannya! Tapi kenapa kalau mereka berhasil mengajukan eksepsi, apa yang akan terjadi dengan kasus ini? Apakah semua biaya sudah diprioritaskan untuk pengadilan ini? Dan apa yang akan dilakukan dengan uang Rp 2,9 triliun itu? Sepertinya tidak adil sama sekali! 🤔👀
 
Maksudnya kalau korupsi itu jadi semakin bikin kita sedih banget, apa lagi kalau dilihat dari jumlah uang yang diperoleh oleh para terdakwa ya... Seperti gini, kalau kita lihat dari kasus ini, ada banyak orang yang ikut campur dalam korupsi, bahkan ada yang pernah menjabat di PT Pertamina juga. Mereka semua ikut merugikan negara dengan sewa terminal bahan bakar minyak Merak yang ditetapkan Riza Chalid. Ini bikin kita penasaran siapa lagi yang ikut campur, apakah ada lagi korupsi yang belum terungkap? 🤔💸
 
Kalau siapa tahu kasus korupsi ini benar-benar besar banget, tapi aksi yang dibuatnya juga bikin kita curiga kayak apa? Semua orang yang terdakwa ada hubungan dengan Riza Chalid dan sewa Terminal Bahan Bakar Minyak Merak, itu kan keren-kenaan yang berantai. Dan hasilnya kalau diperhitungkan juga banget, Rp 2,9 triliun yang bisa dipikirin aja bagaimana cara dijalankan agar tidak sampai terjadi kasus seperti ini lagi nanti.
 
Gue pikir ini jadi contoh bagaimana korupsi bisa menguasai sistem ini... Ternyata ada banyak orang yang bisa jadi korup, bahkan kalau punya posisi penting kayak gini... Apa jadi kebijakan pemerintah buat mengantisipasi hal ini? Mungkin bisa membuat program pendidikan dan pelatihan untuk mengatur atur minda kita agar tidak terlalu mudah terjebak dalam korupsi ini... Gue pikir kita harus semakin bijak dan waspada dalam menghadapi situasi seperti ini 😊
 
Saya pikir ini bikin kita jadi sadar, kalau korupsi itu bisa dilakukan oleh siapa saja, bahkan orang-orang yang dikecilkannya untuk berpartisipasi dalam proses kebijakan. Kalau kita tidak sabar dan langsung mau menyerah, maka korupsi itu bisa terus berkembang. Saya harap Jaksa Penuntut Umum bisa melanjutkan proses ini dengan bijak dan membuat penyelesaian yang adil untuk semua pihak yang terkait. Kita harus terus berjuang untuk mencegah korupsi, bukan hanya menuduh dan menuntut. 🚫💔
 
Maksudnya siapa yang tidak percaya, korupsi di Indonesia itu seperti badai yang selalu datang dan pergi. Nah, kalau Pertamina yang terlibat, kayaknya ada tanda tangan banyak orang yang berkepentingan dengan Riza Chalid. Sepertinya mereka semua punya tujuan yang sama, yaitu keuntungan. Saya tidak ingin membela ataupun membenarkan para terdakwa, tapi hanya ingin bilang bahwa korupsi itu serius banget, dan kita harus selalu waspada untuk mencegahnya. 🚨
 
Hebat banget ya pengadilan yang seperti ini, sepertinya para terdakwa itu benar-benar tidak sabar-sabar nih, meminta pengadilan untuk tidak melanjutkan prosesnya 😂. Nah, saya rasa kalau mereka tidak mau mengakui kesalahan, maka mereka harus menyadari bahwa korupsi ini sangat serius dan berdampak besar pada negara kita 🤔. Yang penting adalah para terdakwa itu akan dihukum sesuai dengan hukum dan tidak boleh lagi memanfaatkan kekuasaannya untuk mendapatkan keuntungan 💸. Saya harap pengadilan ini dapat menjadi contoh bagi orang-orang yang berada di puncak kekuasaan agar tidak boleh melakukan hal-hal yang sama kembali 🙏.
 
kembali
Top