Eksekusi Hotel Sultan Ditunda, Pemerintah Duga Upaya Ulur Waktu

Pemerintah menunda eksekusi hotel Sultan di Blok 15 Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, karena upaya ulur waktu yang dilakukan oleh PT Indobuildco. Pihak pengelola aset negara menganggap upaya tersebut sebagai usaha untuk mengurar proses penegakan hukum.

Kuasa Hukum Menteri Sekretaris Negara dan Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) menyatakan bahwa PT Indobuildco tidak dapat hadir memenuhi panggilan pengadilan karena tidak disertai surat kuasa yang membuktikan kewenangan. Kharis Sucipto, kuasa hukum Mensesneg dan PPKGBK, menilai kehadiran tersebut sebagai upaya mengudur waktu eksekusi.

Pemerintah bersama PPKGBK menegaskan komitmennya untuk menyelamatkan aset negara di Blok 15 GBK, yang masih berdiri Hotel Sultan dan apartemen. Mereka juga meminta Pengadilan Negeri Jakarta Pusat untuk tidak menoleransi upaya penundaan yang dinilai tidak berdasar.

Menurut Kharis Sucipto, hingga saat ini proyek eksekusi hotel sultan belum dapat segera berjalan. Ia juga menilai bahwa pengadilan tidak mencerminkan penghormatan terhadap esensi panggilan pengadilan dalam proses ini.
 
ini masalah yang bikin kesal, nggak adanya tujuan yang jelas nih, cuma cuma cari-cari alasan untuk menunda eksekusi hotel sultan... apa karna mereka takut kehilangan uang yang dipiksa? atau apa sumber daya kita terus-menerus dibohongi? aku pikir gampang banget kalau ada penundaan, kita nanti jadi korban pemborosan nih
 
Maksudnya, kalau pemerintah mau nyanyi-nyanyian sama-sama, apa yang ada di BK 15 GBK nanti bisa jadi terus-bangkrut ya... Hotel Sultan udah lama nggak dibangun deh, cuma kewenangan siapa aja? Mereka (PT Indobuildco) kan punya ujian waktu, tapi nggak ada kepastian, apa-apa kecepatan proyeknya. Kalau terus-bangkrut, gak perlu bimbang deh...
 
gak percaya kalau pemerintah nyang bisa menunda eksekusi hotel Sultan itu, siapa sih yang punya uang untuk menunggu? jadi apa aja konsekuensi kalau tidak ada kehadiran PT Indobuildco? apakah kaya ga bisa jadi konsekuensi dari eksekusi hotel itu?
 
Gue pikir kalau pemerintah itu harus benar-benar berat hati untuk menyelamatkan aset negara yang belum pernah digunakan apa pun. Tapi, kalau kita lihat dari sudut pandang PT Indobuildco, mungkin mereka benar-benar tidak ingin kehilangan kesempatan ini karena upaya ulur waktu itu adalah bentuk "negosiasi" yang tidak bisa salah. Kalau gue harus memilih, aku rasa lebih penting lagi untuk menyelamatkan aset negara dari kehilangannya.
 
Saya nggak percaya siapa nanti kalah di sini... Pemerintah dan PPKGBK bisa serius buat nunda eksekusi hotel Sultan, tapi apa keberuntungannya? Saya pikir itu semua cerita biar jangan konsekuensi nyata. Kamu tahu apa yang terjadi kalau kamu tidak mau memenuhi panggilan pengadilan? Mereka pasti akan nggak sabar lagi... dan siapa nanti yang kalah?
 
Maaf ya, kalau lihat nih, pemerintah lagi menunda eksekusi hotel Sultan lagi 🤔. Saya pikir ini karena PT Indobuildco terlalu cerdas, kan 😂. Mereka memang bisa mengulur waktu dengan baik, tapi apa yang dibutuhkan adalah kepastian dan transparansi dalam prosesnya.

Saya rasa pemerintah dan PPKGBK harus lebih teliti dalam memilih konsultas dan kuasa hukum mereka. Jangan sampai ada upaya manipulatif lagi seperti ini 🙅‍♂️. Yang penting, aset negara di Blok 15 GBK harus segera diselesaikan dan tidak ada lagi upaya penundaan yang tidak berdasar.

Apa yang dibutuhkan adalah kebijakan yang jelas dan transparan dalam menangani proyek-proyek seperti ini. Jangan biarkan upaya penundaan terus terjadi, tapi lebih fokus pada solusi yang efektif dan efisien 🤝.
 
Gue pikir pemerintah dan ppk gbk sengaja nungguin waktu sama Indobuildco biar hotel sultan n anti diurus, tapi kenapa harus memakai cara yang begitu konyol? kayaknya hanya cari jalan untuk menghindari eksekusi, apa salahnya? gue pikir kalau sekarang hotel sultan udah ada banyak korban banjir Jakarta dan masih berdiri, itu bukan masalah.
 
Saya nggak percaya banget sih... apalagi kalau ada ujaran dari pihak yang jadi 'penyelamat' aset negara, tapi di baliknya udah ada 'upaya ulur waktu' sih? Sepertinya ini bukan tentang menyelamatkan aset, tapi lebih kepada menghindari tekanan dari pengadilan. Apa sih hasil dari proyek eksekusi hotel sultan ini? Kapan bakal selesai? Dan apa yang menjadi alasan utama kenapa pemerintah ingin menunda eksekusi ini? Masih banyak pertanyaan, tapi tidak ada jawaban yang jelas... 🤔🚧
 
Ooii, ga jadi sih aku terkejut banget kena tahu kalau hotel sultan di Blok 15 GBK mau ditunda lagi 🤯. Aku pikir ada yang serius aja kalau pemerintah mau menunda eksekusi, tapi ternyata hanya karena upaya ulur waktu yang dilakukan oleh PT Indobuildco, hehe 😂. Aku pikir mereka jadi gini nih, kalau aku terus-terusan nanya-nanya dulu, bisa saja aku sudah lama kehilangan kesempatan untuk membeli properti di Jakarta, loh! 🤦‍♂️.

Aku rasa pemerintah dan PPKGBK jadi malu-malu banget kalau diunggah-unggahan di media massa bahwa upaya ulur waktu ini bukan main-main, tapi aku pikir mereka bisa langsung mengatakan benar-benar apa yang terjadi, jangan sabarnya sih! 🙄. Aku juga rasa kuasa hukum Menteri Sekretaris Negara dan PPKGBK malu-malu banget kalau mereka jadi terlihat seperti penipu, tapi aku pikir mereka bisa langsung mengatakan bahwa PT Indobuildco tidak mau hadir memenuhi panggilan pengadilan karena takut kalau ada yang nanya dulu! 😂.

Aku rasa ini jadi masalah besar kalau pemerintah dan PPK GBK tidak bisa langsung mengatakan apa yang benar, kalau tidak ada kesepakatan dan kooperasi, aku rasa hotel sultan di Blok 15 GBK akan ketinggalan waktu banget, lho! 🕰️.
 
Pemerintah Jakarta jadi seperti ngomong-omong, tapi nggak tahu apa yang sebenarnya diinginkan. Mereka menunda eksekusi hotel Sultan, tapi bukan karena mereka khawatir tentang keadaan hotel itu sendiri. Mereka hanya ingin mengurar waktu agar proyek tersebut bisa jadi kering tanpa ada masalah.

Saya pikir ini nggak adil, karena pemerintah harus mengambil keputusan yang tegas dan tidak menunda-mundanya. Jika mereka khawatir tentang keadaan hotel itu sendiri, maka mereka harus melakukan inspeksi dulu sebelum menunda eksekusi. Ngomong-omong tanpa melakukan tindakan nyata jadi tidak bijak.

Saya juga pikir kuasa hukum Mensesneg dan PPKGBK yang berbicaraannya nggak adil, karena mereka hanya ingin mengurar waktu untuk proyek tersebut. Proyek eksekusi hotel Sultan ini harus segera berjalan, karena itu merupakan aset negara yang harus diselamatkan.
 
Akhirnya tiba waktunya untuk tahu apa yang ternyata menyebabkan pemerintah menunda eksekusi hotel Sultan di Blok 15 GBK. Aku rasa ini seperti mainan besar aja, kalau aku duduk di dalam kantor pengelola aset negara pasti aku akan curiga apalagi jika ada lagi upaya penundaan yang dilakukan oleh PT Indobuildco. Tapi, aku juga mengerti bahwa pemerintah dan PPK GBK memang ingin menyelamatkan aset negara di Blok 15 GBK. Aku harap akhirnya proyek eksekusi hotel Sultan bisa segera berjalan dan tidak ada lagi penundaan yang tidak berdasar 🤔
 
ini gampang banget, pemerintah justru ingin menghindari konflik dengan investor yang sudah lama menunggunya, tapi sekarang udah sampe ke pengadilan juga, kayaknya sudah masuk akal jika pemerintah punya rencana untuk menunda eksekusi. tapi siapa tahu nanti apa yang terjadi, mungkin ada kejadian aneh di blok 15 GBK
 
ini kabar gembira deh! akhirnya pemerintah bisa menunda eksekusi hotel sultan, kalau udah dieksekusi pasti aku kena bayar sewa yang terus2 banyakin 😂. tapi seriously, apa lagi yang mau dilakukan PT Indobuildco? udah berapa kali nanggung dan tidak mau mengikuti pengadilan? toh malah ada kalimat yang bilang 'upaya mengudur waktu eksekusi' 🤯.

saya rasa ini semua bisa diatasi dengan jujur dan transparansi, misalnya buat aksesibilitas bagi masyarakat yang ingin melihat proses pengadilan secara langsung. toh kalau udah diinginkan, abaikan kan? 😊
 
Gue rasa itu susah banget, kan? Pemerintah sudah ngatur waktu eksekusi hotel Sultan, tapi PT Indobuildco masih berusaha ulur waktu. Gue kira kalau mereka udah ngerti kalau ada undang-undangan yang harus diikuti. Kalau tidak, pengadilan akan menentukan kalau giliran mereka atau bukan. Tapi, apa sih yang terjadi? Mereka masih berusaha mengudur waktu eksekusi. Gue kira ini semua ngeliat-ngeliat, kan?
 
Gini kebanyakan kasus di Indonesia, nggak ada yang jelas, kayaknya pemerintah dan kantor kemarin berpikir sama-sama gampang nggak sengaja, padahal ada ujan waktu yang dilakukan PT Indobuildco. Saya pikir jadi apa kalau ada upaya ulur waktu yang dibuat dengan tangan sendiri? Mereka gini kayaknya, menguraikan proses penegakan hukum.
 
Gue jadi curiga nih, apa lagi yang dibicarakan di sini? Tapi, gue coba bawa isu tentang platform ini sendiri. Nanti kita lihat seberapa cepat bisa eksekusi hotel sultan itu berjalan. Gue rasa kalau suara- suara ini kayak ngeliat, apa-apa yang benar tapi nggak jelas juga nih.

Aku penasaran sih, apa asal usul kehadiran PT Indobuildco kayak gini? Apa itu upaya ulur waktu ya? Gue rasa kalau suara ini kayak bawa-bawa, kita sudah tahu apa yang harus dilakukan, tapi malah ngeremang-ngeremang aja.
 
kembali
Top