DPRD Kritik Videotron Rp6,9 M di Tangerang: Salah Perencanaan?

Videotron Rp6,9 M di Tangerang Jadi 'Aplikasi' yang 'Tidak Berfungsi': Salah Perencanaan? Dinas Kominfo Kabupaten Tangerang baru saja mengoperasikan videotron Rp6,9 miliar di Gedung Smart Building. Namun, warga melaporkan bahwa fasilitas tersebut tidak berfungsi dengan baik. Warga menyatakan bahwa layar videotron selama ini tidak menampilkan konten apa pun.

Ternyata, konsep dari videotron yang dibangun dengan anggaran Rp6,9 miliar ini sudah mengalami perubahan. Bupati Tangerang sendiri menyatakan bahwa fasilitas tersebut akan dipindahkan ke gedung lain di Puspemkab Tangerang. Walaupun demikian, keberadaan fasilitas ini masih menjadi sorotan masyarakat.

DPRD Kritik Dinas Kominfo Tangerang: Videotron Rp6,9 M 'Tidak Berfungsi' Buku pers yang dibawa oleh Anggota DPRD Kabupaten Tangerang, Bimo Mahfudz Fudianto, menunjukkan bahwa fasilitas tersebut tidak menghasilkan manfaat. Menurutnya, keberadaan videotron ini jadi bukti lemahnya perencanaan.

Bomo juga menginginkan pengakuan dari pejabat. "Karena walaupun mau dipindahkan, itu benar-benar harus dipindah. Kami harus evaluasi. Kenapa terjadi pemindahan. [Bagaimana] perawatannya. Sasarannya. Tujuan dari konten yang akan ditayangkan, seberapa sesuai [dengan kebutuhan publikasi]," tuturnya.
 
Gue pikir ini bisa jadi salah satu contoh bagai mana efisien dan efektifnya pemerintahan di Indonesia. Walaupun bupati Tangerang punya rencana untuk memindahkan fasilitas tersebut, tapi gue masih ragu apakah itu akan berhasil. Warga yang melaporkan bahwa videotron tidak berfungsi dengan baik, apa lagi kalau masalah itu sengaja tidak disadari oleh pejabat? Jadi, gue suka bertanya, bagaimana rencana pemerintah untuk mengatasi masalah ini secara efektif? 🤔
 
Gak jelas apa yang terjadi di Tangerang, videotron itu malah jadi sorotan masyarakat 🤔. Rp6,9 miliar untuk 'aplikasi' yang tidak berfungsi? Pasti ada kesalahan dalam perencanaan ya... Baca buku pers dari Anggota DPRD itu benar-benar menunjukkan bahwa fasilitas ini tidak menghasilkan manfaat apa pun. Saya rasa pejabat seharusnya menyadari bahwa 'perbaikan' videotron itu jadi alasan untuk melakukan evaluasi yang lebih baik, bukan hanya pindahan ke tempat lain 🔄
 
Makasih nih informasinya... tapi wajar banget kalau fasilitas videotron ini tidak berfungsi. Ada keterlambatan juga dalam pemasangan dan pengoperasian ya... nggak bisa dipungut biaya lagi, kan? Kalau Bupati Tangerang sendirinya bilangin bahwa fasilitas ini akan dipindahkan ke gedung lain, tapi masih banyak pertanyaan... siapa yang bertanggung jawab? Bagaimana perencanaannya dulu?
 
Hmmppff... Videotron itu sering gajian gajah, kan? Dibangun dengan biaya 6,9 miliar, tapi tidak bisa menampilkan konten apa pun. Itu artinya perencanaan yang buruk, nggak ada masalah apa-apa. Bupati Tangerang sendiri bilang mau dipindahkan ke gedung lain, tapi masih nggak pasti sih. Wah, kalau bukan itu, apa lagi yang bisa dilakukan? Masyarakat ini punya hak untuk menanyakan apa yang terjadi dengannya, kan?
 
Kalau gini terjadi, jelas jawabannya bukan hanya tentang teknisnya aja, tapi juga tentang perencanaan dan pengawasan. Mereka bilang Rp6,9 miliar itu biaya yang cukup besar untuk konsep videotron yang tidak bisa berfungsi dengan baik. Itu menunjukkan bahwa penting untuk memperhatikan kebutuhan masyarakat sebelum membuat proyek seperti ini. Kita harus belajar dari kesalahan seperti ini agar tidak terjadi lagi di masa depan 🤔
 
I don’t usually comment but… ini bikin sedih banget nih! Videotron itu dibangun dengan uang yang banyak kok, tapi tidak berfungsi apa-apa. Warga punya keraguan tentang kebijakan dari pemerintah, apakah ini semua hanya proses politis? Mau tidak mau fasilitas ini harus dipindahkan lagi, tapi apa itu solusinya? Kenapa perencanaan ini gagal? Banyak pertanyaan yang muncul di pikiran saya... 🤔
 
Gue pikir konsep videotron itu keren banget! tapi jadi tidak berfungsi, itu nggak baik sama sekali! kenapa harus dibangun dengan anggaran yang begitu besar dan hasilnya seperti ini?

gue rasa perlu dilakukan evaluasi lebih lanjut. misalnya, apa benar-benar kebutuhan publik untuk memiliki fasilitas seperti videotron itu? apakah tidak bisa digantikan dengan hal lain yang lebih efisien? kalau benar-benar tidak berfungsi, maka pasti ada kesalahan dalam perencanaan.
 
Gini kabarnya videotron Rp6,9 miliar di Tangerang gak bisa digunakan sama aja... Maksudnya, warga bilang gak ada konten apa pun yang ditampilkan di layar itu. Sipu-sipu saja. Kalau konsepnya sudah jadi bukti lemahnya perencanaan ya? Itu masalah. Biar bisa dipindahkan ke gedung lain, tapi still gak bisa dipercaya. Siapa nih yang bertanggung jawab?
 
Wah, gak sabar ngerasa fasilitas tersebut jadi contoh buruk ya 🤦‍♂️. Aku rasa ini bukti bahwa kita harus lebih teliti dalam perencanaan dulu sebelum membuat konsep yang besar. Ganti-ganti konsepnya saja sudah jadi masalah, tapi apa yang terjadi dengan biaya yang besar itu? 💸 Masyarakat tidak percaya lagi dengan pemerintah kota ini. Aku rasa wajib pemerintah untuk memberikan penjelasan yang jelas tentang apa yang terjadi. Dulu aku pikir videoconferencing itu penting, tapi sekarang aku rasa lebih pentingnya melayani kebutuhan publik 🤝.
 
Maksud apa sih biaya Rp6,9 miliar itu buat apa? Fasilitas tidak berfungsi, kan? Bayangin aja, Rp6,9 miliar bisa bikin perubahan yang lebih baik dari fasilitas ini. Ngomongin aja, Bupati Tangerang mau dipindahkan ke gedung lain tapi masih nggak bisa jelasin tujuan apa sih konsep videotron ini. Kita harus punya bukti, bukan ngajak opini--opini aja. Kita butuh evaluasi yang lebih matang dari pejabat sebelum memutuskan keputusan seperti itu.
 
Wah, ngerasa kayak penasaran juga sama-sama sih... Videotron itu di Tangerang selama ini tidak berfungsi dengan baik, kayaknya sih perencanaan yang salah... Buku pers yang dibawa oleh Anggota DPRD itu benar-benar bikin penasaran, apa yang ingin dia cari sih? Apakah ada kesalahan pada pejabat atau apa? Nanti gak tahu kapan videotron itu akan berfungsi dengan baik, tapi kayaknya harus diperhatikan juga sih...
 
Wah kaget banget sih videotron itu tidak bisa digunakan kan? Mungkin mereka salah dalam perencanaan atau planning ya... Rp6,9 miliar itu uang yang besar dan harus digunakan dengan efektif. Saya rasa fasilitas seperti itu harus di-evaluasi lagi, apa kebutuhan publik masih sesuai dengan yang dibuat kan? Tapi aku paham kalau perubahan ini untuk memastikan fasilitas itu bisa berfungsi dengan baik...
 
Makasih aja gini, ya... Videotron itu memang tidak berfungsi dengan baik, bisa dipikirin kalau perencanaan salah, tapi juga bisa jadi ada kesalahan komunikasi antara Dinas Kominfo dan pengguna. Kalau bukan mau dipindah, apa punya tujuan dari videotron ini? Biar nggak ngabisin anggaran ya...
 
Wow 💥 Masih gak percaya sih. Rp6,9 miliar dan gak berfungsi apa pun 😂. Bisa dibilang konsepnya sudah kacau dari awal. Mesti ada kesalahan perencanaan, ya... 😊
 
Maaf kan, banget kebanyakan fasilitas umum di Indonesia yang dibangun dengan biaya yang mahal tapi jadi tidak berfungsi juga. Videotron Rp6,9 miliar di Tangerang ini kayaknya bikin kita penasaran, apa salah dalam perencanaan? Warga yang melaporkan masalah ini pasti benar, tapi mungkin ada kesalahan dalam implementasi aja. Bupati sendiri bilang mau dipindahkan ke gedung lain, tapi masih jadi sorotan masyarakat, kayaknya harus ada evaluasi lebih lanjut.
 
Maaf ya, kabar gembira sih! Perlu diperhatikan sih, apa salahnya kalau konsep tidak sesuai dengan harapan? Masyarakat wajib memberi umpan balik juga sih, tidak hanya pejabatnya aja yang punya visi. Dengan demikian, kecerdasan keselestaruan bisa lebih diperoleh.
 
Pokoknya konsep videotron itu bukan sembarangan project aja, harus ada rencana dan evaluasi sebelum dipaksakan ke warga. Dibangun dengan anggaran Rp6,9 miliar, tapi ternyata tidak bisa berfungsi dengan baik. Itu jadi masalah yang besar, bagaimana caranya solusinya? Apakah seharusnya harus dihabiskan dulu biaya yang sudah dibelanjakan? Atau apa ada kesalahan lagi dalam proses pengembangannya? Kenapa fasilitas ini tidak bisa menampilkan konten apa pun? Itu juga perlu dipelajari dan dipecahkan. Kita harus lebih hati-hati dalam melakukan project seperti ini ya, biar hasilnya tidak gak berarti. 🤔
 
Maksudnya sih, penggunaan dana negara sebanyak itu tanpa hasilnya yang sebenarnya tidak memadai 🤔. Masyarakat sudah melaporkan masalah dengan fasilitas tersebut, tapi kapan aja pejabat bisa bertanggung jawab? 🙄. Jangan sampai seperti ini, kita jangan terlalu banyak mengeluarkan biaya, harus ada hasilnya yang wajar juga ya 🤑.
 
Gak bisa percaya sih, videotron yang dibangun dengan biaya 6,9 miliar itu malah tidak bisa berfungsi! Warga already melaporkan masalahnya, tapi Dinas Kominfo Tangerang malah bilang kasus ini masih "normal". Kenapa sih? Mau nggak ngerasa bahwa perencanaannya lemah banget? Buku pers yang dibawa oleh Anggota DPRD Kabupaten Tangerang benar-benar membuktikan bahwa fasilitas ini tidak menghasilkan manfaat sama sekali. Walaupun mau dipindahkan, tapi gak usah dipindah ya! Mau ngerasa bahwa perawatan dan sasaran dari videotron itu apa? Kenapa sih keberadaan fasilitas ini masih dijadikan sorotan masyarakat?
 
kembali
Top