DPR Minta Kasus Penjual Es Gabus Selesai Tak Hanya Lewat Maaf

DPR RI Minta Penyelesaian Kasus Penjual Es Gabus dengan Keadilan, Tidak Hanya Maaf.

Anggota Komisi III DPR RI, Abdullah, menyatakan bahwa kasus dugaan fitnah terhadap penjual es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat, Sudrajat, tidak dapat diselesaikan hanya dengan meminta maaf. Ia menilai penyelesaian kasus tersebut harus dilakukan dengan adil dan transparan sehingga nama baik korban dipulihkan.

Dugaan fitnah yang dilakukan oleh aparat melibatkan Bhabinkamtibmas Kelurahan Kampung Rawa, Aiptu Ikhwan Mulyadi, dan Anggota Babinsa Kelurahan Utan Panjang, Heri, menyebut dagangan Sudrajat tidak layak konsumsi dan merugikan secara moral dan ekonomi. Namun, belakangan terbukti tidak benar berdasarkan hasil laboratorium.

Abdullah menegaskan bahwa tindakan kedua aparat tersebut harus ditindaklanjuti dan sanksi etik dan disiplin harus dijatuhkan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Ia juga mendorong agar lembaga bantuan hukum memberikan pendampingan kepada Sudrajat untuk menempuh jalur hukum pidana.

Dia menegaskan bahwa peningkatan kapasitas dan pemahaman hukum aparat di tingkat bawah sangat penting agar kehadiran negara menjadi pelindung, bukan menakutkan rakyat.
 
Gue pikir kalau kasus ini harus diselesaikan dengan benar-benar jujur & transparan. Gue tidak mau asal-asalan dia buat maaf & lupa. Kita jangan biarkan nama baik korban Sudrajat terluka lagi. Minta penyelesaian yang adil dan tidak hanya berdasar pada perasaan atau kepentingan tertentu. Aparat harus bertanggung jawab atas kesalahan mereka dan menghadapi sanksi yang tepat. Gue harap pemerintah bisa memberikan contoh bagi masyarakat bahwa negara ini peduli dengan hak-hak rakyat. πŸ™
 
Wow 🀯! Kasus es gabus itu memang bikin ketakutan banyak orang... kalau tadi dia jadi korban, sekarang siapa yang akan menjadi korban? Tapi aku pikir baik-baik saja, semoga penyelesaian kasus itu makin cepat dan adil aja. Sanksi etik dan disiplin harus dijatuhkan pada aparat yang salah, biar mereka belajar dari kesalahan itu... Interesting πŸ’‘!
 
ini gak bisa jadi seperti gitu aja, nanti akitif apa lagi? udh ada kasus fitnah sapa punya nama di media dan langsung nyesit. kalau udh benar benar salah, siapa yang akan bertanggung jawab? tidak cuma meminta maaf aja, harus ada penyelesaian nyata. saya pikir ini bukti bahwa lembaga aparat masih banyak kekurangan. apa yang diharapkan dari mereka adalah memberikan perlindungan dan keadilan, bukan menakut-nakuti masyarakat dengan kasus fitnah tanpa basa.
 
Aku pikir ini kasus yang serius banget, tapi aku tidak terkejut dengan penanganannya. Aparat harus bertanggung jawab atas kesalahan yang dilakukan oleh mereka, jadi saya setuju dengan Abdullah bahwa ada sanksi etik dan disiplin yang harus dijatuhkan. Tapi aku juga pikir agar sudrajat mendapatkan kompensasi yang adil dari kehilangan usahanya, karena itu bukan hanya tentang maaf, tapi tentang keadilan. Dan aku rasa kita harus belajar dari kesalahan ini, agar kita bisa meningkatkan kualitas layanan publik dan jangan lagi ada kasus seperti ini di masa depan πŸ€”πŸ’‘
 
Apa yang terjadi dengan negara kita sekarang? Puluhan kasus fitnah terhadap penjual es gabus, seperti ini. Apa yang salah dengan mereka? Mereka hanya ingin menjual es gabus untuk hidup sehari-hari, tapi apa yang mereka lakukan salah? Saya pikir kalau kita harus lebih teliti dulu, apakah korban benar-benar terkena fitnah atau bukan. Dan kalau ada kejadian salah, tindakan aparat pun tidak tepat. Mereka harus menyikapi dengan adil dan transparan, jangan hanya meminta maaf. Saya ingat waktu aku masih kecil, orang tua aku selalu mengajarkan agar kita harus menanggung kesalahan kita sendiri, tapi tidak menyalahkan orang lain tanpa bukti.
 
ada kalanya polisi jadi penghancur hidup kita 😩. kasus es gabus itu jelas tidak adil, penjualannya tidak salah, tapi apa yang terjadi? aparat yang salah ini masih bisa melawan korban dan membuatnya harus pergi ke mahkamah πŸ€¦β€β™‚οΈ. toh bagaimana kalau mereka mau mengakui kesalahannya dan meminta maaf langsung saja? πŸ™. tapi tidak, harus ada tindakan yang lebih keras dulu, itu jadi hukuman etika dan disiplin πŸ˜’. aku rasa ini bukan hanya tentang es gabus aja, tapi tentang bagaimana kita bisa percaya pada lembaga negara yang kita punyai πŸ€”.
 
Es gabus yang jadi perdebatan πŸ˜‚. Saya pikir penjual es gabus itu tidak salah laku ya, mungkin hanya ingin memberikan minuman sejuk untuk orang kota πŸ‘. Tapi aparat kalau memang salah, giliran mereka yang harus dipertanggungkan πŸ€¦β€β™‚οΈ. Sanksi etik dan disiplin untuk Aiptu Ikhwan Mulyadi dan Heri itu wajar banget 😊. Kita harap lembaga bantuan hukum bisa membantu Sudrajat agar tidak merasa korban fitnah lagi 🀝. Peningkatan kapasitas aparat di tingkat bawah sangat penting ya, biar negara bisa menjadi pelindung yang benar-benar efektif πŸ’ͺ.
 
Kasus ini membuat aku sedih banget, tapi juga bikin aku penasaran mengapa penjual es gabus harus mengalami hal ini. Kalau ada yang salah, pasti harus dibawa ke pengadilan, tapi kalau tidak ada yang salah, apa lagi yang bisa dilakukan? Kadang-kadang aku pikir, aparat ini hanya ingin menakut-nakuti rakyat, bukan memberikan perlindungan sebenarnya. Aku harap agar penyelesaian kasus ini dilakukan dengan cepat dan adil, sehingga Sudrajat bisa melanjutkan bisnisnya tanpa hambatan. πŸ€•
 
itu kasus es gabus kayak gak terasa serius, penjual es gabus itu sudah dipukul dan ditangkap aja karena dugaan fitnah tapi ternyata tidak benar... saya pikir penolakan maafnya cuma tanda bahwa aparat sengaja ingin ngeluhin korban. kalau penyelesaian kasusnya harus adil dan transparan kayaknya sudah wajar, biar nama baik korban dipulihkan aja πŸ€—
 
🀬 Gue pikir siapa tahu apa yang terjadi dengarkan kasus ini, tapi siapa tahu penjual es gabus itu benar atau tidak. Tapi yang jelasnya aparat harus bertanggung jawab atas aksi mereka, bukan cuma meminta maaf. πŸ™„ Gue rasa nama baik korban seharusnya dipulihkan dengan adil dan transparan. Sanksi etik dan disiplin kepada aparat yang salah juga harus jatuh. Jangan lagi terjadi kejahatan di tengah masyarakat. Gue ingin melihat perubahan besar di dalam sistem ini. 🚨
 
ini yang terjadi kalau kita tidak fokus pada hal positif dari pemerintahan. tapi apa yang saya lihat adalah ada 2 hal yang perlu di perbaiki dari kasus ini, yaitu peningkatan integritas aparat dan meningkatkan kapasitas hukumnya. karena kalau saja kita tetap menyalahkan orang yang salah itu, maka tidak akan bisa mengurangi kesalahan tersebut. tambah lagi, harus ada bantuan bagi korban dari kasus ini agar nama baik mereka dipulihkan. saya yakin dengan adanya penyelesaian yang adil dan transparan, maka semua pihak dapat menyesali kesalahannya. πŸ™
 
gampang aja ya, kasus ini sudah lama berlangsung tapi masih diawasi oleh oposisi. aku pikir ada yang salah juga dengan penjual es gabus sih, tapi dia tidak perlu dieksekusi seperti itu. memang harus ada tindakan dari aparatur karena dugaan fitnah, tapi harus dilakukan dengan hati-hati dan adil. kalau ini dijawab dengan benar pasti nama baik korban dipulihkan aja, tapi kalau ada yang salah lagi kemudian kembali ke awal juga bisa jadi. perlu ada peningkatan kesadaran hukum di tingkat bawah agar tidak terjadi seperti ini lagi πŸ€”
 
Kasus es gabus itu banget, tapi apa yang diharapkan sih? Aparat yang salah, korban yang salah. Kalau punya kesalahan, jangan hanya minta maaf saja, harus ada tindakan yang jelas!

Penting juga buat peningkatan kapasitas dan pemahaman hukum aparat di tingkat bawah, agar mereka bisa menangani kasus-kasus sederhana seperti ini dengan baik. Kalau tidak, rakyat akan terus merasa takut dan tidak percaya dengan sistem pemerintahan.
 
Gampang lho, kena kasus fitnah kan? Sudrajat tidak harus bayang-bayangi lagi πŸ€¦β€β™‚οΈ. Tapi apa yang bikin gak jelas, siapa yang bilang pertama kalinya bahwa dagangannya tidak layak konsumsi? Apat bhabinkamtibmas dan babinsa itu kayaknya nggak pernah makan es gabus sebelumnya kan? πŸ€”. Dan yang paling penting, penyelesaian kasus ini harus adil aja, jangan hanya maafin aja ya.
 
Kalau suka bikin korban merasa lemah, giliran kalangan petugas kementrian yang lama banget! πŸ˜’ Penyelasaian kasus ini tidak bisa jadi dengan cuma-cuma aja, harus ada tindak lanjut dan sanksi etik juga. Saya rasa sudah cukup buat mereka, tapi kalau korban masih terjebak, maka kita harus sokongan juga 🀝. Yang penting adalah nama baiknya dipulihkan, jadi tidak lagi terjebak dalam kasus fitnah. Belum lagi kalau ada yang tahu tentang kasus ini dan tidak mengucapkan suara, saya bayangkan betapa 'nyaman' mereka hidup di balik layar. 🀐
 
Es gabus nih, siapa tau kalian tahu ada yang terlibat dalam kasus ini πŸ˜‚. Tapi serius banget, kalau ada dugaan fitnah yang salah kemudian dibuktikan tidak benar, berarti harus ada sanksi yang tepat untuk mereka yang salah. Maaf atau tidak, itu belum cukup. Kita butuh transparansi dan keadilan di setiap tahap prosesnya.

Saya pikir penting juga agar masyarakat bisa melihat bahwa negara tidak hanya menakut-nakuti rakyat, tapi juga menjadi pelindung yang sebenarnya. Jadi, saya harap penyelesaian kasus ini bisa dilakukan dengan adil dan cepat. Tapi apabila ada kecurangan, tentu akan ada konsekuensi yang tepat. πŸ€”
 
😊 Kalau aja ada kasus seperti ini, gue bayangkan bagaimana rasanya kalau korban itu yang salah? πŸ˜” Es gabus biasa-biasa aja, siapa yang tidak suka makan es gabus? πŸ€·β€β™‚οΈ Selingkuhnya kasus ini, aparat harus tindaklanjuti, kan? πŸ’ͺ Tapi, apa yang terjadi sekarang adalah aparat itu menuduh korban itu salah, dan korban itu yang harus bertanggung jawab. πŸ€¦β€β™‚οΈ Gue pikir tidak adil juga, gak ada bahan untuk menuduh korban itu karena dia melakukan kesalahan, tapi karena dia penjual es gabus. πŸ˜’ Kalau mau tahu benar atau salah, buat labornya dulu, kan? 🧬 Jangan cuma tuduin pasrah dan bilang korban itu harus maaf. πŸ™…β€β™‚οΈ
 
omong omongan ini kayaknya bikin korban merasa tidak adil ya? seharusnya apan kaban penjahatan itu dipukul-pukuli dan tidak hanya sekedar maafin aja. aku pikir kalau dulu kalanya penjual es gabus jg bisa langsung meminta bantuan dari pihak yang berwenang, tapi sekarang kan sudah ada aturan yang jelas tentang hukuman aparat yang salah. aku setuju dengan Abdullah ya, kalau ingin negara benar-benar melindungi rakyat, harus ada penegakan hukum yang adil dan transparan πŸ™Œ
 
ini kasus yang kayaknya harus diselesaikan dengan benar, siapa tau ada yang salah tapi jangan sampai orang itu dipukul terus2 dan tidak ada solusi apa lagi πŸ€¦β€β™‚οΈ. siapa yang bilang aparat gak bisa salah kan? tapi aq rasa ini kasus yang harus diajari banyaknya oleh aparat, cara caranya bukan dengan menuduh siapa tahu itu adalah korban yang berhak mendapatkan perlindungan 🀝. kalau mau buat korban ini merasa aman dan tidak takut, harus buat apa saja untuk memastikan itu terjadi 😊.
 
kembali
Top