DPR Dinilai Berubah Sikap dengan Pilih Adies Kadir sebagai Hakim MK

DPR RI tiba-tiba mengubah sikapnya dan memilih sosok baru sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK), bukan yang telah terpilih sebelumnya. Mereka pilih Adies Kadir, Wakil Ketua DPR, sebagai pengganti Inosentius Samsul yang seharusnya menjadi hakim MK.

Menurut Maruarar Siahaan, hakim MK saat ini, perubahan itu merupakan masalah internal DPR dengan calon yang terpilih semula. Jika ada calon yang sudah terpilih tapi belum diusulkan ke Presiden karena posisi hakim di MK belum terbuka, maka DPR berubah sikap dan menggantinya dengan sosok baru.

"Jika ada calon yang sudah terpilih tapi belum diusulkan ke Presiden karena posisi hakim di MK belum terbuka, kemudian DPR berubah sikap dan menggantikan posisi hakim MK dengan calon yang baru, maka itu merupakan masalah internal DPR dengan calon yang terpilih semula," ujar Maruarar.

Perubahan ini sangat mengejutkan karena secara regulasi, MK diisi oleh sembilan hakim yang diajukan oleh tiga lembaga negara, yakni DPR, Pemerintah, dan Mahkamah Agung. Dalam kasus pergantian Inosentius Samsul ke Adies Kadir, Maruarar menilai status hukum calon yang pertama memang belum disahkan sebagai hakim konstitusi karena proses administrasi ke Presiden belum dilakukan.

" itu masalah internal DPR dengan calon terpilih semula," ujarnya.
 
gak jelas apa sih tujuan gini? DPR tiba-tibaเปลanjan sikapnya & memilih sosok baru sebagai hakim MK, tapi gak ada alasan yang jelas... Adies Kadir siapa aja? Gak pernah dengar dia sebelum ini 🤔. Mungkin ada masalah internal di DPR ya... tapi gak paham apa sih konsekuensinya ke bagian calon hakim MK yang seharusnya menjadi Inosentius Samsul... 🤷‍♂️
 
Kurangnya transparansi dari DPR RI, kayaknya lagi-lagi mereka bikin bingung kita... 🤔

Kalau sebelumnya sudah ada Inosentius Samsul yang diusulkan ke Presiden dan dipilih oleh DPR, tapi kini giliran Adies Kadir yang bikin keributan... Apa kejadian ini benar-benar perlu dipertanggungjawabkan oleh DPR? Jangan sabar-sabar lagi orang Indonesia... 🙄
 
😅 kalau gak ada aturan jelas, DPR RI bisa saja berubah-ubah lirih ya 😂. memang aneh banget sih, gak pernah terjadi sebelumnya. siapa yang bilang DPR bisa menggantikan hakim MK dengan siapa aja? 😃 itulah masalah internal DPR, jangan dipaksa Presiden diusulkan lagi ya. apalagi kalau sudah ada calon terpilih, gak perlu bawa orang baru lagi 🙅‍♂️. mungkin si Maruarar benar-benar memang tidak ngerti regulasi apa yang disebutkan di sana 😐.
 
Dah, ini gampang-gampungan aja. DPR RI selalu bisa berubah-ubah kayak perubahan cuaca 😅. Tapi apa sih yang salah kalau mereka pilih Adies Kadir sebagai hakim MK? Kalau prosesnya sebenarnya sudah pas, maka kenapa tidak ada masalah? Semua sekedar cerita di DPR aja, tapi kalau benar-benar ada kesalahan, maka harus ada penjelasan yang jelas 🤔. Apa yang penting, itu adalah hasil dari proses pemerintahan yang berjalan dengan baik 💪.
 
Aku pikir ini salah pilihan, tapi aku sendiri juga pikir ini benar... Adies Kadir pasti memiliki kemampuan yang baik untuk menjadi hakim MK, tapi aku ingin tahu kenapa DPR memutuskan untuk ganti Inosentius Samsul? Aku tidak percaya kalau DPR bisa berubah sikap seperti ini tanpa alasan yang jelas. Yang terpenting adalah calon hakim MK harus memiliki integritas dan kemampuan untuk menjalankan tugasnya dengan baik... tapi aku juga pikir bahwa Maruarar Siahaan benar, karena itu masalah internal DPR yang tidak mempedulikan proses administrasi ke Presiden. Aku masih bingung... 😊
 
Pernah dengar kalau apa yang tidak jelas di tulisan, harus dibaca kembali 🤔. Jadi, DPR RI ganti sikapnya dan memilih Adies Kadir sebagai penggantian Inosentius Samsul. Mungkin itu masalah internal DPR ya... Tapi, kenapa kalau ada orang yang sudah terpilih tapi belum bisa menjadi hakim MK? Maka dari itu, perubahan ini kurang jelas... 🤷‍♂️
 
Makasih DPR RI kayaknya, gini kalau mereka bisa mengganti orang yang udah terpilih tapi gak diusulkan ke presiden lagi dgn seseorang baru. Nah, kalau Inosentius Samsul udah diusulkan ke presiden tapi gak lama kemudian gak ada aja, kan? Maka DPR RI harus ngerasa nggak ada pilihan apa-apa, kayaknya sama-sama mau diadopsi aja 😒. Masih banyak pertanyaan tentang siapa yang udah resmi jadi hakim MK. Kalau tahu sih aku coba cari informasi lebih lanjut, tapi kayaknya DPR RI harus ngerasa lebih jelas dulu 🤔
 
Bisnis ini keren tapi kalau mau berubah-ubah seperti ini, harus ada alasan yang tulus kan? Mungkin ini bisa jadi adegan politik daripada hal yang sebenarnya. Kalau DPR di sini buat apa ya? Jangan sabar-sabaran ganti-ganti orang aja. Mereka harus jujur kalau ada alasan, toh. Sementara ini, saya ragu-ragu siapa dia benar-benar yang terbaik untuk jadi hakim MK. Apakah ada masalah yang kita bukan tahu?
 
kiri kana, apa lagi gini? DPR RI jadi nggak stabil aja sama-sama 🤦‍♂️. Kalau Inosentius Samsul udah dipilih tapi gak diusulkan ke Presiden, kenapa DPR berubah sikap dan pilih Adies Kadir? Itu masalah internalnya dulu, siapa yang bertanggung jawab? 🤔 Tapi, ini nggak bisa dihindari, karena kalau Inosentius Samsul gak diusulkan, maka ganti saja Adies Kadir aja 😐. Kalau kita ingin benar-benar stabil, toh DPR harus jujur dan terbuka tentang proses pemilihan hakim MK itu 🤞.
 
hahahaha, kalau DPR RI bisa ganti pikiran sama aja kayak gitu 😂. jadi, siapa yang benar di DPR? Mereka atau pasukan yang mengawasnya? 🤷‍♂️. saya rasa perubahan ini hanya sekedar permainan politik dan bukan tentang kejujuran 🤑. toh siapa yang salah kalau Inosentius Samsul sudah terpilih tapi ganti dengan Adies Kadir? 🤔. sepertinya ada masalah lain di balik perubahan ini, mungkin ada uang dalam permainan ini 💸. saya rasa perlu dilaporkan ke komisi penyelidikan atau apa? 📝.
 
kembali
Top