DPP Partai Demokrat Lapor Penyebar Hoaks SBY ke Polda Metro Jaya

Partai Demokrat melaporkan penyebar hoaks dan fitnah SBY ke Polda Metro Jaya. Laporan ini dilakukan setelah partai tersebut mengadakan somasi kepada akun-akun yang diduga menyebarkan informasi palsu tentang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Akun-akun yang melaporkan oleh Partai Demokrat terdiri dari 3 akun YouTube dan 1 akun Tiktok. Namanya adalah @AGRI FANANI, @Bang bOy YTn, @KajianOnline, serta @sudirowibhudiusmp.

Muhajir, yang merupakan Kepala Badan Hukum dan Pengamanan Partai Demokrat, mengatakan bahwa setelah dilakukan somasi, para pihak tersebut tidak menunjukkan itikad baik untuk memberikan klarifikasi, permintaan maaf, dan menghapus total semua unggahan yang merugikan nama baik SBY serta Partai Demokrat.

Muhajir juga menyebutkan bahwa pelaporan ini dilakukan setelah perdebatan yang cukup panjang. Ia menambahkan bahwa dengan didampingi Tim Kuasa Hukum, ia melaporkan 3 akun YouTube dan 1 akun Tiktok yang intinya menyebarkan hoaks dan fitnah pada Pak SBY.

Polda Metro Jaya juga menerima laporan terkait dugaan penyebaran berita bohong yang beredar melalui sejumlah platform media sosial tersebut. Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto menyampaikan bahwa perkara ini telah ditangani oleh penyelidik.

Budi juga menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditangani secara profesional dan objektif. Ia mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak mudah menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya.
 
ini biar nyerinya sih, kalo gak jadi polda pasti udah dipenuhi hoaks aja ๐Ÿคฃ kalau @AGRI FANANI udah laporan ke polda jadinya sih apa lagi lagi yang tidak mau klarifikasi? kayaknya partai Demokrat udah terbiasa aje dengan cara ini, omong-omongan aja nanti udah dipenuhi hoaks ๐Ÿ™„
 
Gue pikir ini masih sengaja dijalankan oleh Partai Demokrat untuk membalas dendam atas kalahnya. Boleh jadi para akun-akun tersebut tidak benar-benar menyebarkan hoaks dan fitnah, tapi Partai Demokrat hanya ingin membuat Pak SBY terlihat tidak baik. Gue rasa ini hanya caranya untuk merusak reputasi Pak SBY tanpa bukti yang cukup.
 
ini kabar gembira ya, Partai Demokrat akhirnya lapor ke Polda Metro Jaya tentang 2 akun yang bikin hoaks dan fitnah Soeharto, siapa aja? kayaknya partai Demokrat mau jujur kalau akun-akun tersebut memang menyebarkan informasi palsu. tapi, mengapa harus menyingkapkan kebenaran ini di media sosial dulu? apa ada bukti yang pasti bahwa mereka melakukan hal itu? kayaknya biar-biar agak terlalu cepat nih... ๐Ÿค”
 
Aku rasa ini benar-benar membingungkan. Kalau seseorang menyebarkan hoaks dan fitnah, tapi tidak mau memberikan klarifikasi ataupun permintaan maaf, itu gak masuk akal. Aku punya teman yang bikin konten di YouTube, dan aku bilang dulu kalau harus benar-benar jujur dengan pengikutnya, tapi sekarang aku lihat ada yang nggak mau benar-benar bertanggung jawab atas apa yang dia kirimkan online. Saya rasa pihak yang menyebarkan hoaks ini harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial.
 
Saya pikir ini sangat bagus banget! Partai Demokratnya benar-benar peduli dengan nama baik Pak SBY, dan mereka tidak ragu-ragu untuk melaporkan hal ini kepada pihak berwenang. Tapi, saya harap pihak yang diduga menyebarkan hoaks itu bisa langsung menghapus unggahan-unggahannya dan memberikan klarifikasi juga ๐Ÿ˜Š.

Saya senang melihat bahwa Polda Metro Jaya sudah menerima laporan ini dan sedang menangani perkara tersebut dengan profesional. Mereka harus ditunjukkan untuk memakai hati nurani dan tidak mudah terpengaruh oleh cerita palsu-palsu di media sosial ๐Ÿ˜Š. Mari kita semua jaga agar informasi yang kita bagikan di media sosial pasti benar dan positif, ya! ๐Ÿ™
 
Aku pikir Polda Metro Jaya paling berat-biarna lagi, sih ๐Ÿคฃ. Mereka harusnya cari-cari cara untuk tidak membiarkan semuanya menjadi viral gosip aja ๐Ÿ˜‚. Tapi aku rasa kalau mereka lakukan baik, itu juga akan menjadi contoh bagi masyarakat lain. Misalnya kalau mereka bisa mengambil tindakan segera dan mengenai siapa-siapa yang merusak nama baik SBY, maka itu bukan hanya Partai Demokrat yang akan merasa lega ๐Ÿ™.

Aku rasa perlu ada batasan untuk media sosial, kan? Kalau tidak, semua orang bisa menyebarkan hoaks dan fitnah apa saja tanpa harus menghadapi konsekuensi. Aku yakin kalau SBY sendiri juga tidak suka dengan hal ini ๐Ÿ˜’.
 
Gue pikir ini kayak kisah lama, kalau nggak sih korupsi, tapi kayak 'penyuam' yang memanggil orang lain, bukan ya? Pergi ngerasa siapa-siapa, lalu minta maaf dulu kalau salah, kemudian menghapus postingan-nya, seperti sih ngerti deh. Gue rasa ini kayak 'berita bohong' yang keluar dari mulut seseorang, tapi kalau udah tahu bohong, kan jangan di- share lagi, ya?
 
ini gampang aja kan, siapa pun yang menyebarkan hoaks dan fitnah di media sosial harus mau ngambil tanggung jawabnya ๐Ÿ˜Š. Partai Demokrat udah lapor ke polda Metro Jaya, kini waktunya akun-akun tersebut harus responsif juga ๐Ÿค”. SBY udah pernah terkena dampak dari fitnah sebelumnya, kan? ๐Ÿ™…โ€โ™‚๏ธ. Masyarakat harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial, jangan mudah di manipulasi oleh informasi palsu ๐Ÿ“Š. Polda Metro Jaya udah ngatakan bahwa mereka akan menangani laporan masyarakat dengan profesional dan objektif ๐Ÿ•ต๏ธโ€โ™‚๏ธ. Mesti dengerin siapa yang menyebarkan hoaks dan fitnah, dan harus dihakimi juga ๐Ÿ˜’.
 
gampang nih, siapa tahu aja ada yang salah ngerasa, tapi kalau si @AGRI FANANI itu ngerasa terluka karena nggak ada klarifikasi dari orang-orang yang bilang fitnahnya, mungkin kalau dibawa ke pengadilan juga sih ngerasa nyangsunya, tapi gampang juga bisa diatasi dengan menghapus unggahan tersebut aja, kalau mau bersabar dan tidak mudah marah kayak gini.
 
Aku sedih sekali baca hal ini, kawan... siapa nih yang bisa memecahkan hidup seseorang dengan cara seperti itu? @AGRI FANANI, @Bang B0y YTn, @KajianOnline, dan @sudirowibhudiusmp memang buat informasi palsu tentang Pak SBY, tapi aku rasa mereka tidak perlu dihukum begitu berat... ayo, mari kita berbicara dengan sopan dan bijak, ya? ๐Ÿค—๐Ÿ’–
 
omong omong, nggak bikin sense banget dengerin kalau ada 3 akun Youtube & 1 akun Tiktok yang keliru-iru makin kejiwaan Pak SBY ๐Ÿคฃ. tapi apa yang bikin aku penasaran adalah kenapa mereka tidak mau ngebuka2, nggak ingin memberikan klarifikasi dan maaf sama Pak SBY? kayaknya bukanya cara yang tepat untuk mengatasinya ๐Ÿ˜. polda metro jaya juga pas-kan nangka nangka, tapi aku pikir aku harus lebih bijak dalam menggunakan media sosial ya, jangan mudah dikenal kebohongan sama orang lain ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ
 
kembali
Top