DJP Ungkap Sektor Terbanyak Penerima Insentif Pajak

Sektor terbesar yang mendapatkan insentif pajak paling banyak adalah sektor manufaktur dengan alokasi Rp99 triliun. Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto mengatakan bahwa kebijakan ini merupakan strategi fiskal untuk mendorong aktivitas ekonomi dan menjaga keberlanjutan keuangan negara.

Bimo juga menyebutkan bahwa instrumen belanja perpajakan ini diposisikan sebagai alat untuk mendukung daya beli masyarakat, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif. Data menunjukkan peningkatan signifikan dalam alokasi belanja fiskal ini, dari sekitar Rp293 triliun pada 2021 menjadi Rp530,3 triliun pada 2025.

Selain manufaktur, sektor lain yang juga mendapat alokasi cukup besar antara lain jasa pertanian, perdagangan, transportasi, pergudangan, pendidikan, dan kesehatan. Sektor-sektor tersebut dinilai menjadi penyerap utama instrumen belanja perpajakan karena berkaitan langsung dengan kesejahteraan masyarakat luas.

Bimo menekankan bahwa tax expenditure tidak hanya berfokus pada insentif bagi dunia usaha, tetapi juga berperan dalam mendukung daya beli rumah tangga. Belanja perpajakan itu diposisikan sebagai instrumen yang bisa mendukung daya beli rumah tangga masyarakat.

Direktorat Jenderal Pajak (DJP) berkomitmen untuk terus memperbaiki pelayanan, administrasi, dan kapasitas sumber daya manusia. Bimo juga mengajak seluruh pihak, termasuk dunia usaha dan media, untuk bersama-sama mendukung tata kelola perpajakan yang baik.
 
aku penasaran apa itu insentif pajak yang diberikan kepada sektor manufaktur itu? aku pikir gampangnya saja tapi nih ada strategi fiskal juga yang dipake, apa sih maksudnya dari strategi fiskal ini? dan bagaimana caranya instrumen belanja perpajakan itu bisa mendukung daya beli rumah tangga masyarakat luas? aku pikir itu kaya ngebawa pulsa atau gini kayaknya...
 
Gue pikir nggak sabar banget deh kalau aku bisa beli mobil baru nanti, karena biaya pajak kasekali jadi murah banget! 🚗💸 Sektor manufaktur sih pasti benar-benar membantu ekonomi Indonesia, tapi apa kalau UMKM tidak punya uang untuk dibayar pajak? 🤔 Bimo Wijayanto juga salah satu yang baik, dia keren banget! 💯
 
aku pikir insentif pajak ini kayak gampang banget sih! tapi mungkin karena itu benar-benar strategi fiskal buat mendorong ekonomi, apalagi ada data yang menunjukkan peningkatan signifikan loh! aku rasa birokrasi dan pengelolaan pajak tetap jadi masalah deh, tapi sekurangnya ada usaha dari DJP untuk memperbaiki itu all 👍
 
ini kabar gembira banget ya, insentif pajak yang luas ini pasti akan membantu banyak orang ngebutkan bisnisnya 🤑. kalau sekarang punyai usaha mikro atau kecil, itu artinya sudah bisa mendapatkan insentif pajak yang keren 🤩. tapi gak cuma itu aja, insentif ini juga bakal membantu masyarakat luas dengan daya beli yang lebih banyak, kayaknya tidak ada yang kalah ya 😊. direktur Bimo sendiri bilang bahwa strategi fiskal ini itu penting untuk menjaga keberlanjutan negara, dan aku setuju banget 🤝.
 
aku rasa ini penting banget, karena insentif pajak ini bisa membantu banyak sekor manufaktur di Indonesia, jadi kalau gini bisa bikin ekonomi kita makin sehat, dan banyak pekerjaan bisa terbuka di mana-mana 🚀. aku juga setuju dengan Bimo Wijayanto, dia benar-benar bijak dalam mengelola pajak, soalnya ini bukan hanya tentang insentif untuk perusahaan, tapi juga tentang mendukung masyarakat secara keseluruhan 💸. aku rasa ini strategi yang bagus, dan aku harap pemerintah bisa terus memperbaiki sistem pajak agar semakin efisien dan efektif 🤞.
 
okee bro... aku liat kalau insentif pajak buat manufaktur ini banyak banget. tapi sih apa yang dibawa ke masyarakat? aku masih rasanya kurang jelas apakah alokasi Rp99 triliun ini benar-benar bermanfaat atau hanya sekedar alasan birokratik... semoga Bimo berhati-hati dalam pengelolaan ini ya 😊.
 
Aku pikir ini kayaknya strategi yang benar banget oleh pajak, biaya insentif yang besar itu pasti akan memicu krusis ekonomi negri kita, apalagi di sektor manufaktur. Kalau produksi naik, maka konsumsi juga pasti akan naik, dan makin banyak orang yang mendapatkan penghasilan. Sementara itu, sektor lain seperti pertanian, perdagangan, dan pendidikan pasti juga akan semakin aktif karena ada insentif yang besar dari pemerintah. Aku harap ini bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat luas di Indonesia. 😊
 
Uda banget kalau birokrasi perpajakan masih sama seperti sekarang. Selama 3 tahun terakhir, kita sudah dipotong pajak banyak sekali, tapi apa yang kita dapatkan? Beli-beli barang-barang murah aja... Tapi kalau kita lihat kebijakan ini, itu bukanlah untuk masyarakat biasa, melainkan untuk birokrasi sendiri. Kita bisa lihat dari mana saja uang itu berasal... Ugh, perpajakan di Indonesia masih jadi masalah.
 
Manufaktur siapa sih yang bisa menerima insentif pajak Rp99 triliun? 🤯 Nah kira-kira bagaimana kalau bukan karena mereka produksi banyak barang dan jadi penting bagi ekonomi? Interesting 😊
 
gue pikir kalau insentif pajak ini agak terlalu banyak, tapi mungkin gue salah... :p apa kata kalian? apakah sudah cukup atau masih perlu tambahan? aku pikir kalau gini bisa mendukung UMKM dan mikro bisnis, tapi juga harus diawasi agar tidak menjadi alasan untuk melakukan ekspansi yang tidak sesuai dengan kemampuan.
 
mas bro, aku pikir gini, insentif pajak itu penting banget, tapi kita harus jaga agar tidak menjadi kesenjangan, ya? kalau sekedar memberi cuti pajak untuk saja, nanti akan ada yang tidak adil, misalnya para perusahaan besar yang mendapatkan lebih banyak, sementara umkm mikro kecil masih sulit bertahan. tapi aku paham apa yang direncanakan Bimo Wijayanto, untuk mendorong aktivitas ekonomi dan menjaga keberlanjutan negara itu. tapi kita harus hati-hati, agar tidak terjadi kesenjangan dalam pengeluaran insentif pajak 😊
 
kembali
Top