DJP Akui Kepatuhan Pajak Bulanan Rendah, Baru Capai 18%

Tingkat Kepatuhan Pajak Bulanan Jadi Masalah Dengan Wajib Pajak Banyak "Melanggar"

Saat ini, Direktorat Jenderal Pajak (DJP) mengakui bahwa tingkat kepatuhan wajib pajak dalam membayar kewajiban bulanan masih sangat rendah. Menurut data yang diterima Tirto.id, hanya sekitar 18 persen dari wajib pajak yang secara konsisten memenuhi kewajibannya.

Dari kejadian tersebut, Bimo Wijayanto, Direktur Jenderal Pajak, menyatakan bahwa fenomena ini menunjukkan bahwa penerimaan dari kepatuhan sukarela sangat sulit ditingkatkan.

Kepatuhan atau kemampuan membayar kemungkinan menjadi penyebab rendahnya angka kepatuhan tersebut.
 
🤔 aku rasa itu karena banyak wajib pajak yang nggak sengaja lupa kewajiban mereka, mungkin karena banyak yang already capek dengan beban pajak yang terus meningkat 🤑. kayaknya harus ada solusi yang lebih mudah dan praktis untuk membantu mereka, misalnya sistem pembayaran yang lebih flexible atau juga edukasi yang lebih luas tentang pentingnya kewajiban pajak 📚. tapi kalau di sisi lain, aku rasa masih banyak wajib pajak yang nggak mau membayar pajak karena alasan apa pun, mungkin kita harus ada penambahan kekuatan dalam mengeksekusi hukum untuk meningkatkan kepatuhan 🕵️‍♂️.
 
Makasih bro, kabar gembira sekali! Merekalah yang tidak punya kewajiban bulanan tapi tetap bisa hidup nyaman kayak gini. Tapi apa itu artinya? Kita semua harus membayar sesuatu untuk bisa hidup dengan baik. Jadi, kenapa mereka yang kaya dan suka hidup nyaman tapi tidak mau membayar pajak? 🤔
 
omong omongan ini sering terjadi, tapi siapa yang gak suka dibawa kesulitan karena tidak mau memenuhi kewajiban? 🙄 tapi jadi, apakah benar-benar hanya 18 persen aja yang mau membayar pajaknya? itu nggak mungkin, kan? aku pikir ada yang harus diganti, bukan cuma saran-saran saja. misalnya, sistem pembayaran yang lebih mudah dan terjangkau, atau bahkan aplikasi pembayaran pajak online yang lebih aksesibel. begitu aja, tapi aku rasa Direktur Jenderal Pajak harus bekerja sama dengan masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan kemudahan pembayaran pajak, ya? 🤔
 
Maksudnya kalau kita semua mau membayar pajak, tapi kurang berani numpang tangan dan tidak punya uang, apa gunanya banget ya? 🤔 Maka dari itu, perlu dibuat sistem yang lebih adil dan transparan agar wajib pajak bisa membayar kewajibanannya dengan baik. Jika pemerintah mulai memberikan alternatif pembayaran yang lebih mudah, misalnya seperti e-pajak, tentu akan banyak wajib pajak yang mau berubah cara membayanya 💸
 
Saya rasa apanye nanti apalagi sama pajak bulanan. Kalau tidak ada konsekuensi, siapa mau mendaftar dan bayar, kan? Saya lihat banyak wajib pajak yang tidak mau melaporkan pendapatan karena khawatir dikenakan hukuman. Saya rasa DIJ hanya perlu mencari cara untuk membuat system pajaknya lebih mudah digunakan dan transparan. Kita nggak bisa sembarangan, tapi sebenarnya kita semua tahu bahwa pajak itu penting untuk pembangunan negara 🤔📈
 
Gak ada arti seseorang yang bayar pajak konsisten aja itu berarti mereka udah lulus di test kebaikan, gimana nih? Pajak bukan tentang kebaikan, tapi tentang kewajiban yang harus dipenuhi. Kalau wajib pajak tidak mau membayar, toh DJP harus cari cara lain buat mendorong mereka, gak usah membuat kesan bahwa hanya orang baik yang harus bayar 🤔
 
Wahhhh, gue rasanya makin bingung banget! Siapa yang bisa percaya bahwa 18 persen dari wajib pajak kayakin tidak mau bayar pajak? Gue pikir itu aneh banget! Mungkin karena mereka nggak tahu cara pembayaran atau apa saja yang harus dibayar, tapi gue yakin mereka semua harus membayar pajak juga!

Gue jadi penasaran, bagaimana caranya kita bisa membuat lebih banyak orang mau bayar pajak? Gue pikir di sini kita butuh rencana yang lebih baik dan pula komunikasi yang lebih baik dengan wajib pajak. Kita harus menjelaskan dengan lebih jelas tentang apa saja yang harus dibayar dan bagaimana cara pembayanya, supaya mereka nggak bingung lagi!

Tapi, gue juga pikir ada satu hal yang harus kita perhatikan yaitu pengawasan yang lebih ketat. Kita harus pastikan bahwa yang tidak mau bayar pajak pasti diawasi dan dihukum sesuai dengan hukum! Gue rasa itu kunci untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.
 
Gak bisa percaya aja, 18 persen wajib pajak yang tidak mau membayar? Itu artinya banyak orang yang malas atau lupa kewajiban mereka. Saya pikir itu harus ada solusi yang lebih baik daripada membiarkan mereka begitu saja. Mungkin kalau ada pengawasan yang ketat, atau punya sanksi yang tepat, bisa menaikkan tingkat kepatuhan. Tapi, kalo dia mengatakan bahwa penerimaan dari kepatuhan sukarela sulit ditingkatkan, itu artinya dia tidak mau mencari cara untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak.

Bisa jadi, dia hanya ingin membuat orang-orang lebih "malas" dengan membiarkan mereka begitu saja. Mau nggak nyaman sih? Saya pikir itu tidak adil sama sekali. Dan kalau ada orang yang tidak mau membayar pajak, itu artinya sudah perlu ada sanksi yang tepat, bukan hanya biarkan sembarangan aja.
 
aku serius banget, kapan aja kita bisa buat semua orang punya akuntabilitas dan tanggung jawab dalam mengelola uang? toh sekarang masih banyak yang malas membayar pajak, apa lagi kalau ada beban ekonomi yang harus dihadapi. itu sangat tidak adil, siapa yang mau membayar pajak harus mendapatkan yang sama kembali dari negara, tapi gak ada yang jadi. dan kamu tahu bagaimana hal ini mempengaruhi kita semua? semua fasilitas umum punya masalah, pendidikan, kesehatan, itu semua tergantung pada pajak. kalau semuanya orang mau membayar pajak, siapa tahu kita bisa buat Indonesia lebih baik dari sekarang 🤷‍♂️
 
kembali
Top