Ditjenpas Tolak Permintaan Ammar Zoni: Tetap Kembali ke Nusakambangan

Ditjenpas Tolak Permintaan Ammar Zoni, Tetap Kembali ke Nusakambangan

Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) telah menanggapi permintaan selebritas Muhammad Amar Akbar alias Ammar Zoni untuk tidak dikembalikan ke Lapas Nusakambangan. Menurut Kasubdit Kerja Sama Ditjen Pemasyarakatan, Rika Aprianti, penempatan Ammar Zoni tetap mengacu pada ketentuan dan surat keputusan yang berlaku.

"Sampai saat ini sesuai dengan surat dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan, surat izin pemindahan pada saat dari Nusakambangan ke Lapas Narkotika Jakarta adalah bahwa setelah persidangan, Ammar Zoni dan kawan-kawan kembali ke Lapas di Nusakambangan," katanya.

Ammar Zoni sendiri telah meminta untuk tidak dikembalikan ke Lapas Nusakambangan. Dia berharap tidak dibalikkan lagi ke tempat tersebut, karena dia tidak merasa bahwa itu adalah tempat yang sesuai untuknya.

"Saya bukan penjahat besar," ujarnya. "Saya berharap tidak dibalikkan lagi ke Nusakambangan. Karena bagaimanapun, itu tidak proporsional bagi saya gitu loh, karena saya bukan tempatnya di situ gitu loh. Dan saya bukan sebagai seorang penjahat besar gitu loh, yang harus dibikin seolah-olah dihancurkan hidup saya gitu loh."

Ammar Zoni didakwa menjual narkotika jenis sabu di Rutan Salemba, Jakarta Pusat. Dia menerima sabu itu dari seseorang bernama Andre, lalu dijual dan diedarkan di dalam rutan. Ammar Zoni juga didakwa bersama lima terdakwa lainnya, yakni terdakwa I Asep bin Sarikin, terdakwa II Ardian Prasetyo bin Arie Ardih, terdakwa III Andi Muallim alias Koh Andi, terdakwa IV Ade Candra Maulana bin Mursalih, dan terdakwa V Muhammad Rivaldi.

Jual-beli narkoba itu diduga sudah terjadi sejak 31 Desember 2024. Ammar Zoni dianggap bersalah atas melakukan tindak pidana percobaan atau pemufakatan jahat tanpa hak atau melawan hukum, menawarkan untuk dijual, menjual, membeli, menerima, menjadi perantara dalam jual beli, menukar, atau menyerahkan narkotika golongan I dalam bentuk bukan tanaman beratnya melebihi 5 (lima) gram.
 
Aku rasa Ammar Zoni kayaknya malah pilih tempat yang salah saat nanti lagi masuk ke Nusakambangan. Ia bilang tidak ingin dibalikkan lagi, tapi apa jadi dia tidak bisa pulang ke rumahnya? Aku pikir Ammar Zoni seharusnya lebih bijak dalam memutuskan masa depan dirinya, karena nanti kalau ia masuk kembali ke Lapas Nusakambangan, itu bakal sangat merugikan.
 
[ GIF: seorang penjahat dengan latar belakang biru dan warna-warna cerah ]

Ammar Zoni kayak gini, mau buat video klip aja di Lapas Nusakambangan, tapi dia nggak bisa nyesel, hahaha! [emoji: πŸ˜‚]
 
Ammar Zoni gak usah marah banget sih, tapi mungkin kalo dia bisa berpikir sebelum jadi penjahat, nanti hidupnya lebih nyaman πŸ€·β€β™‚οΈ
 
Gue rasa gini juga deh, pengacuan surat apa di baliknya? Nusakambangan itu tempat yang serius banget gitu loh! Si Ammar Zoni dia harus wajib ke sana kan? Dia bilang bukan penjahat besar, tapi siapa yang bilang kalau dia bukan gitu loh? Gue rasa dia harus fokus pada kesalahan dirinya aja deh, jangan ngerasa terlalu banyak soal tempat itu. Gue berpikir kalau dia di Lapas Jakarta lebih baik aja, karena di sana dia bisa belajar dari kesalahannya dan tidak mengulang kesalahan itu lagi πŸ˜’
 
Amar Zoni pasti benar-benar tidak menginginkan kembali ke Nusakambangan, tapi ini apa yang diinginkan para penegak hukum? Mungkin harus ada cara lain buat beliau agar bisa hidup normal, seperti tempat biaya atau sementara lapita.
 
Gue bayangin kalau kalau penjara Nusakambangan itu memang tempat yang keren sih, tapi gue rasa Ammar Zoni itu sedang bingung loh, dia tidak mau di kembalikan ke sana... tapi gue pikir kalau dia itu harus tahu kalau dia tidak bisa lepas dari hukuman itu dengan mudah aja. Mungkin dia harusnya tahu kalau dia buat kesalahan yang serius... tapi gue rasa dia juga tidak perlu dihancurkan hidupnya, tapi harus menghadapi hukumannya yang tepat.
 
Halo temen-temen! Kita harus lihat stats banget! πŸ“ŠπŸ‘€ Menurut data dari Situasi Narkoba Indonesia, jumlah penjahatan narkotika yang dilakukan di Jakarta Pusat baru-baru ini sudah mencapai 1.345 kasus dalam 6 bulan terakhir! 🚨

Lalu, kita lihat kejadian Ammar Zoni ini. Dia dipanggil kembali ke Lapas Nusakambangan karena apa? Penyahulutan kebenaran? πŸ˜‚ Nope! Dia dipanggil karena dia berharap tidak dibalikkan lagi ke tempat tersebut karena "tidak proporsional" bagi dia. πŸ€·β€β™‚οΈ

Tapi, kita harus lihat, menurut data dari Laporan Pemasyarakatan 2024, jumlah penjahatan narkotika di Indonesia sudah mencapai 53.210 kasus! πŸ“ŠπŸš¨ Jadi, apakah Ammar Zoni itu benar-benar tidak penjahat besar? πŸ€”

Saya pikir, kita harus lihat dari sudut pandang yang lebih luas. Kita harus lihat bagaimana sistem penjara dan sistem kehukuman di Indonesia bisa lebih baik lagi! πŸŒŸπŸ‘
 
Gak nyangerti mengapa Ditjenpas gak mau membalikkan keputusannya k Ammar Zoni πŸ€”. Dia bilang dia bukan penjahat besar, tapi dia sendiri yang salah, kan? πŸ€·β€β™‚οΈ Maksudnya apa? Belum paham cerita ini sama sekali πŸ˜…. Yang jelas, kalau dia bilang dia tidak sesuai di Lapas Nusakambangan, maka gak perlu dipaksa kembali ke sana lagi, kan? πŸ™„. Saya rasa Ditjenpas gak bisa memikirkan diri sendiri, kan? πŸ˜‚.
 
Ammar Zoni memilih untuk menjadi orang yang tidak mau mengakui kesalahannya, tapi sayangnya itu tidak akan membuat masalahnya hilang... πŸ€” Kita harus tanya, apakah dia benar-benar tidak menyadari bahwa ia sendiri yang bertanggung jawab atas kesalahannya? Atau apakah ia hanya mencari cara untuk menghindari kesulitan hidup dengan berharap orang lain akan menolak membantunya... πŸ€·β€β™‚οΈ Aku rasa ini adalah pelajaran bagi kita semua, tentang keseimbangan antara kebebasan dan tanggung jawab... 🌟
 
Ammar Zoni gak usah kembali ke Nusakambangan, kalau udah dihukum, harus sibuk nanggung hidup ya 🀣, tapi yang penting dia tidak perlu kembali ke sana, soalnya dia bukan seperti pengkhianat atau apa-apa πŸ˜‚. Dia punya hak untuk mengeluh, tapi kalau dia gak mau kembali, dia harus menerima apa yang dihadapkannya. Dan kalau udah dihukum, dia harus fokus banget nanggung hidup ya, jadi tidak usah ngomong-ngomong lagi πŸ™…β€β™‚οΈ.
 
Aku pikir Ammar Zoni masih harus menghormati proses hukum ya... Nanti kalau dia sudah bersalah, itu diingatkan dulu, tidak perlu keluh, kembali ke Nusakambangan deh.
 
Aku pikir ini gampang banget pula Ammar Zoni. Dia sudah bersalah, tapi Direktur Jenderal Pemasyarakatan masih memilih untuk kembalikan dia ke Nusakambangan? Aku rasa ini bukan caranya memberi hukuman yang tepat, tapi bukan juga ada yang salah dengan cara itu... πŸ€”
 
aku sengaja aja coba lihat news tentang ammar zoni, kaya gue penasaran sih apa yang terjadi dgn dia πŸ€”. aku pikir kalau dia sudah dipilih untuk diadili di Lapas Nusakambangan, tapi ternyata dia malah tidak mau diterima lagi di sana πŸ™…β€β™‚οΈ. aku rasa dia juga nggak salah, tapi kalau kita lihat dari perspektif hukum, aku pikir sih itu masalahnya sendiri gitu loh, karena dia sudah dipilih untuk diadili dan semua prosesnya udah jalan πŸšΆβ€β™‚οΈ. tapi aku juga tidak ingin memprediksi apa yang akan terjadi dgn kasus ini, kita biarkan hukum bekerja sih 😊.
 
aku pikir gak usah masalah kalau Ammar Zoni kembali ke Nusakambangan, dia yang salah apa aja dihukum dengan benar loh. nanya ini kalau dia bukan penjahat besar apa lagi, tapi dia melakukan kesalahan dan harus menghadapi hukumannya πŸ’β€β™‚οΈ. aku rasa gue sengaja jadi pembela Ammar Zoni πŸ€·β€β™‚οΈ.
 
Ammar Zoni kayaknya benar-benar sedih banget sama situasinya πŸ€•. Dia tidak perlu dihakimi begitu tinggi, karena dia sudah menyesali kesalahannya dan ingin kembali hidup dengan baik lagi πŸ’–. Saya rasa yang penting adalah dia mendapatkan peluang untuk memulai kembali hidupnya, bukan tentang apa-apa lagi πŸ™.
 
Ahhhh mantul dulu ya, soal Ammar Zoni. Nih, kalau dia bilang kalau dia tidak ingin dikembalikan ke Lapas Nusakambangan, tapi kasubdit itu katakan konfirmasi lagi dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan πŸ€”. Maksudnya apa sih? Apakah mereka tidak mengutamakan permintaan Ammar Zoni karena dia selebriti? 😐. Tapi kalau sudah ada surat keputusan yang jelas, maka kasubdit itu tidak bisa dipertanyakan lagi ya. Sepertinya kasus Ammar Zoni masih belum selesai πŸ•°οΈ.
 
Amar Zoni siapa aja yang ini? Mau dipaksa pulang ke Nusakambangan lagi? Mereka bilang dia tidak penjahat besar, tapi apa dia tidak tahu betapa parahnya ajarannya? Dia bisa jadi bukan di Lapas Jakarta atau Nusa Dua aja, tapi malah dipaksa kembali ke tempat yang sama dengan para pembunuh yang bikin korban banyak. Ini tidak adil!
 
Ditjenpas kok nggak mau terima permintaan Ammar Zoni, kayaknya malah memperburuk situasi. Nusakambangan itu kan tempat yang nyalain banget, tapi ditolak kembali dia ke sana? Mungkin karena mereka penasaran dengan cerita "Ammar Zoni" apa sih? πŸ€” Nah, bukannya harus lebih fokus pada proses hukum, kan?
 
Ammar Zoni itu kayaknya sudah cukup banyak kesalahan ya... dia dianggap bersalah karena menjual narkoba, tapi dia bilang 'saya bukan penjahat besar' dan semua itu kayak gampang-gampangan. Saya rasa harus dipertimbangkan tentang apa yang sebenarnya terjadi. Nusakambangan itu tempat untuk orang-orang yang benar-benar perlu diadili, tapi Ammar Zoni itu bilang 'itu tidak proporsional bagi saya'... kayaknya sudah cukup banyak kesalahan ya...
 
kembali
Top