Diketahui, Dinas Kesehatan Bali (Dinkes) Provinsi Bali telah mencatat 2 kasus terkonfirmasi pasien yang terjangkit virus influenza A subklad K atau super flu. Kasus-kasus ini didaftarkan di bulan Oktober lalu.
Pengawasan dan Pencegahan Kedatangan Influenza (P2P) Dinkes Bali menegaskan, 2 pasien tersebut adalah laki-laki berusia 40-50 tahun dengan gejala demam dan sesak napas. Pasien-pasien ini tidak memiliki hubungan keluarga atau pertemanan yang dekat, serta tidak melakukan perjalanan ke luar negeri.
Pihak Dinkes Bali juga menegaskan telah dilakukan surveilans kesehatan terhadap keluarga dan orang yang sempat berinteraksi dengan kedua pasien tersebut. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda penularan penyakit.
Ayu Raka Susanti, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bali menyatakan, tim pemantauan akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan pasien-pasien yang masuk ke rumah sakit dengan gejala demam, batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan mendapat perawatan tepat.
Pengawasan dan Pencegahan Kedatangan Influenza (P2P) Dinkes Bali menegaskan, 2 pasien tersebut adalah laki-laki berusia 40-50 tahun dengan gejala demam dan sesak napas. Pasien-pasien ini tidak memiliki hubungan keluarga atau pertemanan yang dekat, serta tidak melakukan perjalanan ke luar negeri.
Pihak Dinkes Bali juga menegaskan telah dilakukan surveilans kesehatan terhadap keluarga dan orang yang sempat berinteraksi dengan kedua pasien tersebut. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda penularan penyakit.
Ayu Raka Susanti, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bali menyatakan, tim pemantauan akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan pasien-pasien yang masuk ke rumah sakit dengan gejala demam, batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan mendapat perawatan tepat.