Dinkes Catat 2 Kasus Positif Super Flu di Bali

Diketahui, Dinas Kesehatan Bali (Dinkes) Provinsi Bali telah mencatat 2 kasus terkonfirmasi pasien yang terjangkit virus influenza A subklad K atau super flu. Kasus-kasus ini didaftarkan di bulan Oktober lalu.

Pengawasan dan Pencegahan Kedatangan Influenza (P2P) Dinkes Bali menegaskan, 2 pasien tersebut adalah laki-laki berusia 40-50 tahun dengan gejala demam dan sesak napas. Pasien-pasien ini tidak memiliki hubungan keluarga atau pertemanan yang dekat, serta tidak melakukan perjalanan ke luar negeri.

Pihak Dinkes Bali juga menegaskan telah dilakukan surveilans kesehatan terhadap keluarga dan orang yang sempat berinteraksi dengan kedua pasien tersebut. Namun, tidak ditemukan tanda-tanda penularan penyakit.

Ayu Raka Susanti, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Bali menyatakan, tim pemantauan akan terus melakukan pengawasan untuk memastikan pasien-pasien yang masuk ke rumah sakit dengan gejala demam, batuk, pilek, dan nyeri tenggorokan mendapat perawatan tepat.
 
Mau tahu siapa yang lebih bahagia? Pasien super flu di Bali 🤒😷. Tiga kasus lainnya di Indonesia belum diputuskan, tapi sudah terbantahkan kalau pasien-pasien itu tidak ada hubungan keluarga atau pertemanan dekat. Jadi, apakah itu berarti pasien-pasien itu bodoh banget? 🤔 Atau mungkin hanya bodoh dalam menghindari hubungan yang erat? 🤷‍♀️. Tapi sepertinya ini bukan gudang penyakit super flu tapi lebih seperti 'gudang pasien dengan gejala ringan'.
 
Hmm, ngerasa kayaknya Dinkes Bali terlalu keterbuka aja tentang kasus-kasus ini. Mereka harus lebih teliti dulu sebelum mau umumin. Siapa tahu ada yang lainnya yang tidak terdeteksi. Dan yang benar-benar parah itu siapa? Pasien-pasien itu sudah sembuh atau gak?
 
Hanya dua kasus saja? Kalau tidak ada, kalau semua orang bisa ngobrol bebas dengan pasien superflu, apa salahnya? Tapi memang baik ya, karena Dinkes Bali sudah ngecek keluarga dan teman-temannya, jadi kalaumpulan tidak terkena. Sama-sama aja, kita harus waspada tapi juga tidak panik.
 
Maksudnya ini apa? 2 kasus super flu di Bali? Tidak bisa dipungkiri kalau ada yang khawatir ya... Diketahui pasien-pasien ini tidak memiliki hubungan keluarga atau pertemanan yang dekat, tapi bukan berarti artinya tidak perlu hati-hati. Jika kita tidak waspada, virus-virus seperti itu bisa berkembang cepat! Dan apakah mereka sudah melakukan vaksinasi? Tidak ada kata pasti, kan? Saya rasa ini perlu perhatian lebih dari yang dilakukan Dinkes Bali... Mungkin kita harus lebih berhati-hati saat liburan musim dingin ini...
 
Lihat deh, masih ada kasus super flu di Bali ya? Dikira-dikirakan sudah aman ngerama-rama di pantai ini. Pengawasan kesehatan yang ketat itu penting banget. Saya rasa pihak Dinkes Bali harus terus berhati-hati dan tidak boleh relaks. Waktu lagi, super flu bisa membawa kita ke tempat yang tidak mau kita bayangkan 😒. Kita harap pasien-pasien tersebut cepat sembuh dan tidak ada penularan lagi 💉.
 
Kalau kalian pikir super flu ini bakalan datang dari luar, tapi sekarang ternyata 2 kasus ini ada di Bali juga 🤔. Mungkin kalau kita asumsikan aja, orang-orang yang sempat berinteraksi dengan pasien-pasien ini pasti udah dilaporkan ke Dinkes, nanti bisa banget dikonfirmasi apakah terinfeksi atau tidak 🕵️‍♀️. Tapi kalau kita lihat dari data yang ada, sekarang sudah 2 kasus, jadi mungkin perlu konsultasi dengan tim ahli lainnya buat lihat strategi pencegahan yang tepat 💡.
 
wahhhhh... 2 kasus influenza A subklad K atau super flu ya? ini nggak sedikit aja, kayaknya perlu hati-hati banget. aku rasa Dinkes Bali harus lebih cepat bertindak, biar jangan terjadi penularan lagi. tapi ini baik-baik saja kan, pasien-pasien tidak ada hubungan dengan orang lain, dan surveilans sudah dilakukan. tapi aku masih ragu-ragu, apakah ini benar-benar kekurangan?
 
Sekarang lagi viral flu di Bali, kan? Maksudnya bukan lagi pandemi, tapi minimal 2 kasus saja. Itu masih bisa diatasi, tidak usah panik. Dinkes Bali sudah melakukan survei kesehatan yang baik, nggak ada tanda penularan. Mungkin kita harus lebih berhati-hati saat berkumpul bersama keluarga atau teman, tapi tidak perlu khawatir. Kita bisa mengatur jarak dan membersihkan tangan dengan benar.
 
Wah, kalau pasien itu laki-laki nggak ada hubungan dekat sama keluarga atau temen aja, tapi masih terjangkit virus influenza A subklad K atau super flu, apa artinya pasien-pasien ini udah sengaja menghilangkan gejala-gejalanya ya? Kenapa pasien-pasien itu nggak melakukan test swab dulu sebelum datang ke rumah sakit? Dikisarin aja kalau pasien-pasien itu tidak ada tanda-tanda penularan penyakit, tapi gampangnya pasien-pasien itu udah sengaja menyebarkan virusnya ke orang lain, kan?
 
Wah luar sekali! 2 kasus pasien influenza a subklad k di Bali already. Saya harap tidak ada lagi yang terjangkit 🤒. Pihak Dinkes Bali harus berhati-hati lagi dan melakukan surveilans lebih baik lagi untuk mencegah penularan penyakit ini 😷. Saya yakin pasien-pasien ini harus mendapat perawatan yang tepat di rumah sakit, tapi juga harus ada upaya untuk mencegah pasien lain terjangkit 🤝. Saya ingin melihat informasi ini berikutnya untuk lihat bagaimana pihak Dinkes Bali menghadapi kasus-kasus ini 💡
 
kembali
Top