Di Sidang Nadiem Makarim, Hakim Minta Jaksa Segera Tangkap Jurist Tan

Pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat masih berusaha menangkap mantan staf khusus eks Mendikbudristek, Jurist Tan. Hal ini setelah hakim meminta jaksa segera menangkapnya.

Pengadilan tersebut meminta jaksa untuk segera menangkap Jurist Tan karena dia yang mengetahui detail pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) hingga ke tingkat harga. Hakim Ad Hoc Tipikor Jakarta, Andi Saputra, mengatakan bahwa Jurist Tan sangat penting dan memiliki informasi yang signifikan.

Jaksa menjelaskan bahwa pihaknya masih berusaha menangkap Jurist Tan. Dia juga telah mengajukan permohonan penerbitan red notice kepada Interpol.

Pengadilan tersebut menolak eksepsi yang diajukan oleh Nadiem, mantan Mendikbudristek yang didakwa melakukan korupsi terkait pengadaan laptop Chromebook. Proyek itu disebut menyebabkan kerugian negara Rp 2,1 triliun.

Sementara itu, jaksa meminta sidang dilanjutkan ke tahap pembuktian. Pengadilan tersebut dihadiri oleh hakim, Jaksa Penuntut Umum (JPU), dan saksi.
 
Aku kira Juri Tan nggak bisa dipakai di pengadilan, tapi ternyata dia penting banget! Aku pikir kalau dia sudah mengetahui detail pengadaan laptop itu, maka dia harus diintip. Tapi aku rasa ini semua makin serius banget, kalau ada yang terlibat dalam korupsi seperti itu, harus dihadapkan kebenarannya. Aku harap proses pengadilan ini bisa selesai dengan cepat dan tidak ada keterlibatan orang-orang penting lagi.
 
Gue pikir yang penting disini adalah kinerja jaksa penuntut umum. Mereka harus fokus pada tanggung jawab mereka dan tidak terburu-buru dalam menangkap mantan staf Jurist Tan. Gue juga rasa pengadilan ini perlu diawasi lebih ketat agar prosesnya jernih dan transparan. Jangan sampai ada kecurupan atau manipulasi dalam proses penangkapan ini! 🚨
 
Wah, siapa tahu apa yang terjadi di balik kasus ini? Tapi aku pikir itu semua nanti akan jelas setelah jaksa menangkap Jurist Tan. Aku ingat kalau kalau seperti ini perlu ada tindakan yang cepat dan efektif untuk menghindari kerugian negara yang besar sekali. Kalau di masa lalu kita bisa menangkap korupsi dengan lebih cepat, mungkin kali ini juga gak akan terjadi kesalahan. Aku harap jaksa bisa menemukan semua informasi yang dibutuhkan dan akhirnya ada penyelesaian yang adil untuk semua pihak yang terlibat.
 
Makasih ya... yang nanti mau korupsi bisa dihentikan aja. Makin baik kalau mereka yang nanti jadi koruptor itu bisa mengerti betapa salahnya cara kerjanya. Saya rasa pengadilan ini masih harus berhati-hati, tapi aku yakin yang benar akan keluar di akhirnya 😊
 
ini nyata aja 🤯! Jurist Tan nggak punya waktunya lagi 🕰️. Kita tahu dia yang mengetahui detail pengadaan laptop Chromebook, jadi itu penting banget 🤔. Saya rasa Nadiem yang berusaha jebakan, tapi ini tidak akan berhasil 😂. Jaksa Penuntut Umum harus segera menangkapnya dan eksploitasi informasinya 😈. Proyek Chromebook ini harus diinvestigasi lebih lanjut 🧐!
 
kira-kira apa yang ingin dibicarakan sini... aku pikir lebih baik fokus pada bagaimana pengadilan ini bisa berjalan dengan adil. mungkin ada kesalahpahaman tentang harga laptop chromebook? kalau benar-benar ada korupsi, itu memang sangat penting untuk dihakimi. tapi kita juga harus ingat bahwa semua pihak berkepentingan dan memiliki kepentingan yang berbeda. aku rasa lebih baik jika kita fokus pada bagaimana pengadilan ini bisa menemukan kebenaran dan memastikan bahwa hukum dijalankan dengan adil dan transparan 🤔
 
Wahhh, ini cerita korupsi lagi! 🤦‍♂️ tapi gak usah khawatir, penangkapan mantan staf khusus Jurist Tan pasti akan membawa hasil yang positif. Semoga jaksa bisa menangkapnya dengan cepat dan tidak ada kesenjangan dalam proses hukum. Saya percaya bahwa keadilan pasti akan kembali pada masyarakat kita 🙏💪
 
Oooh, korupsi lagi keren! 🤣 Yang penting, ini gampang buktanya untuk Jaksa. Jurist Tan pasti memiliki info yang spesial tentang pengadaan laptop itu. Mau apa lagi? 😂 Saya senang melihat JPU yang cerdas ini ngajak Interpol ikut campur. Red Notice, wah! 🚨 Pasti Jurist Tan tidak akan bisa lari-larin lagi. Saya percaya JPU akan berhasil menangkapnya dan kasih hukuman yang tepat. Kerugian negara itu besar banget, tapi ini juga pelajaran berharga untuk semua orang yang ngerjain korupsi.
 
Gue pikir kayaknya pengadilan ini sebenarnya mau melihat siapa yang benar2 salah. Nadiem gue rasa masih memiliki kekuatan dan banyak orang yang percayanya. Tapi kayaknya jaksa sudah buat kesempatan untuk menangkap Jurist Tan, tapi apa-apa juga kalau dia masih menghindari capaian itu? Gue harap pengadilan ini bisa segera berakhir dengan hasil yang benar2 dan tidak ada korupsi lagi di Indonesia 😒
 
Pengadilan yang serius ini memang perlu diawasi. Jika Jaksa Penuntut Umum benar-benar ingin menangkap Jurist Tan, itu penting karena dia memiliki informasi yang bisa bantu penyelesaian kasus korupsi. Saya rasa pengadilan harus fokus pada hal-hal bukti dan bukan berpura-pura menyembunyikan fakta. Sementara Nadiem yang didakwa melakukan korupsi harus menghadapi hukumnya. Itu adalah proses demokrasi yang baik, membuktikan bahwa segala orang sama di depan hukum. 🕊️
 
Maksudnya siapa yang tidak penasaran dengan pengadaan laptop Chromebook yang bikin korupsi ini? 🤦‍♂️ Tapi serius aja, JPU Jakarta Pusat itu agak cepat nih, gak punya waktu untuk coba-coba lagi sebelum meminta hakim untuk meminta Jaksa menangkapnya 😂. Sama-sama kan, yang penting adalah korupsi ini harus terungkap dan dibawa ke hukum 🤝. Dan siapa tahu, mungkin Jurist Tan yang benar-benar memiliki informasi yang signifikan tentang pengadaan laptop itu... tapi apa sih ya? 🤑
 
Hai bro, aku pikir pihak Jaksa Penuntut Umum ini kurang berhati-hati banget, nggak bisa langsung menangkap Jurist Tan? Ada yang mengatakan dia yang tahu detail pengadaan laptop Chromebook ini, tapi apa benar-benar dia punya informasi yang signifikan? Aku rasa ada yang mencoba manipulasi sistem korupsi disini... 🤔
 
kembali
Top