Dedi Mulyadi Minta Kepala Daerah di Jabar Umumkan APBD di Medsos

Gubernur Jabar Dedi Mulyadi mengajak seluruh kepala daerah di Jawa Barat untuk menerapkan sistem transparansi yang lebih baik dalam pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2026. Ia menyatakan bahwa publik harus mengetahui capaian kinerja dan pekerjaan pemerintah secara berkala, tidak hanya di akun resmi, tetapi juga melalui platform media sosial seperti Facebook, Instagram, dan lain-lain.

Dedi Mulyadi mengingatkan bahwa APBD merupakan uang rakyat yang harus dipertanggungjawabkan secara terbuka. Oleh karena itu, keterbukaan informasi diperlukan agar masyarakat dapat mengawasi kinerja pemerintah dan merasakan langsung hasil pembangunan.

Dalam surat edaran nomor 02/KU.01.03.08/BAPP yang dikeluarkan oleh Gubernur Jawa Barat, kepala daerah diwajibkan untuk mempublikasikan APBD secara berkala, yaitu per triwulan. Namun, laporan harus diubah dengan format yang dapat dipahami oleh publik.

Selain itu, Dedi Mulyadi juga mengingatkan bahwa kepala daerah diwajibkan untuk menyediakan mekanisme partisipasi masyarakat melalui kolom komentar, survei daring, atau saluran pengaduan terintegrasi dengan aplikasi SP4N LAPOR. Langkah ini bertujuan untuk menampung masukan dan pengawasan publik terhadap APBD.

Dedi Mulyadi berharap bahwa adanya instruksi ini dapat membantu pembangunan menjadi lebih adil dan akuntabel bagi masyarakat di Jawa Barat. Ia juga berharap bahwa sistem transparansi ini dapat membantu mewujudkan Jawa Barat sebagai provinsi yang istimewa.
 
Maksudnya, siapa tahu kalau kita semua bisa mengakui bahwa pengelolaan APBD gampangnya seperti main game atau adegan drama di film, tapi jadi nyata sebenarnya adalah tentang bagaimana kita bisa menemukan cara untuk memberikan keadilan kepada masyarakat, bukan hanya sekedar membagi-bagi uang tanpa akibat... 🤔
 
Oiya, kalau apa bener aja jadi semacam ini, gak akan ada masalah lagi, kan? Semua pemerintah daerah harus jelas-jelas nulis di mana uang rakyatnya gitu, dan publik juga bisa melihat hasil kinerjanya. Makasih udh buat pamer, Gubernur Dedi Mulyadi 🙏. Bisa jadi ada yang salah, tapi minimal udah bercanda, ya? Kita nanti lihat bagaimana kemudian aja 😊.
 
Pak Dedi Mulyadi benar-benar keren banget! Dia mau jadikan APBD lebih terbuka dan transparan, sehingga publik bisa melihat langsung hasil kerja pemerintahnya 🤝. Saya setuju kalau pembangunan harus diawasi oleh masyarakat sendiri, tidak hanya orang-orang yang sudah punya uang, tapi juga rakyat yang sederhana dan biasa-biasa aja 😊.

Saya khawatir kalau ini bisa jadi kewenangan dari pemerintah yang cuma diambil oleh sekelompok orang, bukan masyarakat secara bersama-sama. Oleh karena itu, saya harap Gubernur Jawa Barat bisa membuat mekanisme partisipasi masyarakat yang lebih baik dan lebih demokratis, agar semuanya bisa bekerja sama untuk pembangunan yang adil dan akuntabel 🤞.
 
Gak percaya sih kalau Gubernur Dedi Mulyadi benar-benar ingin meningkatkan transparansi di Jawa Barat. Makin serius aja, kita harus nanti bisa melihat langsung siapa yang menggunakan APBDnya apa kebanyakan jalan yang dibangun siapa yang bikin. Saya harap ini bisa membantu pembangunan menjadi lebih adil dan akuntabel bagi masyarakat.
📊
 
Saya rasa kalau kita semua mau ngobrol lebih banyak tentang pengelolaan APBD, maka kita bisa lihat hasilnya. Saat ini banyak hal yang harus dipertanggungjawabkan oleh pemerintah, dan saya pikir apalagi jika kita semua punya pendapat yang berbeda-beda tentang bagaimana pengelolaan itu harus dijalankan. Misalkan ada kepala daerah yang mau menerapkan sistem transparansi yang lebih baik, tapi masih banyak hal yang harus diteruskan. Mungkin kita semua bisa memberikan saran-sarannya, biar nanti hasilnya bisa lebih baik dari sekarang 🤔
 
kaya gampang aja nih, pembangunan harus ngeluarin dana apa pun caranya, tapi wajar banget kalau publik tahu apa aja hasilnya. kalau nggak ada transparansi, hanya orang-orang di dalam pemerintahan yang beroleh manfaat ya, kalau masyarakat harus menanti lagi nanti, tidak adem. jadi, saya setuju dengar Dedi Mulyadi ingin sistem transparansi yang lebih baik, tapi mungkin juga harus ada mekanisme keuntungan untuk pembangunan yang benar-benar bermanfaat buat rakyat.
 
Gak percaya sih, gubernur mau ngajak kepala daerah ke belikang meja untuk ngeluh tentang APBD? Nah, aku setuju aja, transparansi harus ada, tapi gak bisa dipaksa di Facebook aja, kayaknya harus ada kejadian nyata kalau gak. Misalnya di acara 'Transparansi 2026' yang sering digebet, itu jadi contoh bagus sih!
 
Saya pikir itu ide yang bagus banget, kalau kita buka informasi tentang APBD di media sosial seperti Facebook dan Instagram, orang-orang akan lebih terjaga dan tahu apa yang sebenarnya dilakukan pemerintah. Misalnya ada kesalahannya, kita bisa langsung kritis dan memberikan saran. Saya senang kalau gubernur Jawa Barat punya ide ini, nanti semua kepala daerah juga harus terbuka dan jujur tentang pengelolaan APBD mereka.
 
Gubernur Dedi Mulyadi itu benar-benar kayak banget ya! Dia mau mempublikasikan APBD secara terbuka, sehingga publik bisa tahu bagaimana uang rakyat kita digunakan dengan baik. Saya setuju dengannya, karena transparansi itu penting banget untuk masyarakat yang ingin tahu apa yang terjadi dengan uang mereka. Dan kalau dia mau menggunakan media sosial untuk membagikan informasi, itu juga wajar! 🤩

Saya harap kepala daerah di Jawa Barat bisa mengikuti instruksi Gubernur Dedi Mulyadi ini dan membuat sistem transparansi yang lebih baik. Jika kita semua bekerja sama dengan baik, saya yakin Jawa Barat bisa menjadi provinsi yang berkembang dengan baik dan rakyatnya bisa merasakan hasil pembangunan itu secara langsung 🌱👍
 
ini gak jelas kayaknya, siapa nanti nggak mau ngak laporin ke publik... dan kalau laporin, apa yang diharapkan? kalau hanya posting di facebook aja? itu cuma bikin orang kaget kayaknya... sih aku pikir ini cuma cara untuk mempromosikan diri kepala daerah, bukan untuk memperbaiki kinerja pemerintah... dan siapa yang nanti akan jadi pengawas?
 
apa sih maksudnya kalau publik harus ngasih komentar di kolom komentar di website APBD? itu gampang deh, tapi apa artinya harus dijawab oleh pengelola APBD? kira-kira gimana cara kita bisa ngasih komentar di sana? dan bagaimana jika kita salah jawaban atau nggak punya jawabannya? gue curious lah, kenapa harus diubah format laporan agar publik bisa paham? gue rasa ini akan sulit juga...
 
Aku pikir jadi aja mas Dedi Mulyadi gak ngerti kan, kalau publik nggak tahu apa-apa, bagaimana bisa masyarakatnya akrab dengan pemerintahannya? Semua harus ada transparansi, soalnya APBD itu uang rakyat banget! Dan kalau kita mau jadi provinsi yang istimewa, kita harus nggak hanya fokus pada pembangunan saja, tapi juga keadilan dan akuntabilitas. Kita harus punya cara untuk masyarakat bisa mengawasi dan memberikan umpan balik kepada pemerintahnya, supaya pemerintah tidak salah jalan aja! 🤔
 
Makasih ya, gubang Dedi Mulyadi udah ajak semua kepala daerah di Jabar buat semakin terbuka tentang APBD. Saya setuju, publik harus tahu apa hasil kerja pemerintahnya, bukan hanya ngeliat lewat akun resmi aja. Jawa Barat udah pernah dibangun sebelumnya, tapi kalau gubang Dedi Mulyadi punya rencana yang tepat, mungkin bisa jadi makin parah kayak Jakarta 😊. Yang penting adalah sistem transparansi ini bisa membantu masyarakat ngawasi aja apa-apa yang dijalankan pemerintah.
 
Gue pikir kalau itu cuma birokrasi ngobrol aja, siapa nanti yang mempublikasikan apa? Kepala daerahnya tidak wajib nyebarkan kinerjanya di media sosial, ya kan bisa jadi ada yang ngomong terus aja dan bukannya produktif?
 
Aku setuju banget dengar Gubernur Dedi Mulyadi ingin meningkatkan transparansi APBD, tapi aku sedikit khawatir kalau ini bisa jadi hanya cerita bohong sama-sama nih... siapa tau kebanyakan kepala daerah di Jawa Barat nggak mau ngeresapin diri mereka. Tapi aku juga percaya, jika kita semua berkontribusi dan membuat sistem transparansi ini lebih baik, maka bisa jadi kita bisa mewujudkan Jawa Barat yang sebenarnya... tapi kita harus hati-hati, nggak hanya ngasih cerita manis sembarangan aja 🤔
 
Gak sabar banget denger kabar itu! Mereka mau bikin lebih jelas dan terbuka tentang APBD, itu gampang banget! Kalau mau terus berikan update, aku punya ide untuk membuat formatnya lebih keren, kayak nggak? Kalo kita bisa membuat grafik yang sederhana dan mudah dipahami, aku rasa publiknya bisa lebih cepat paham apa yang sedang kejadian di daerahnya. Dan kalau ada kolom komentar, itu bakal sangat bermanfaat!
 
kembali
Top