Dedi Mulyadi Hapus UMSK di Beberapa Daerah Jabar, Bos Buruh Ngamuk

Buruh Jawa Barat Ngamuk, Dedi Mulyadi Harus Balik UMSK di 19 Daerah

Demi kepentingan besar-besaran, Gubernur Jawa Barat (Jabar) yang sering disebut "Dedi Mulyadi alias KDM" telah menghapus ketentuan upah minimum sektoral kabupaten/kota (UMSK) di 19 daerah di Jabar. Tidak ada alasan lain selain untuk mematikan industri lokal, begitu kata para buruh.

Para buruh yang berdebar-debar melakukan demo di depan Gedung DPR/MPR RI di Jakarta, Rabu ini, menuntut agar Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi segera mengembalikan UMSK-nya di 19 daerah tersebut pada 2026. Tuntutan ini sudah dilayangkan oleh buruh sejak demo 30 Desember 2025 hingga Kamis (15/1/2026) hari ini.

"Saya meminta kepada Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi untuk mengembalikan SK UMSK di 19 kabupaten/kota di Jawa Barat di 2026 sesuai dengan rekomendasi bupati dan wali kota," kata Said Iqbal, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) dan juga Presiden Partai Buruh.

Dari pernyataan tersebut, terungkap bahwa ada kejanggalan di mana pabrik-pabrik kecap dan roti tertuang dalam UMSK, sedangkan pabrik-pabrik elektronik tidak tertera di dalam UMSK. "Yang janggal, pabrik kecap-roti justru tertera di UMSK, tapi pabrik elektronik tidak, ini tampaknya ada kesengajaan untuk mematikan industri lokal," ujarnya.
 
Aku rasa ini bikin penasaran, kenapa gurem Dedi Mulyadi harus menghapus UMSK di 19 daerah? Sepertinya dia ingin menjaga kepentingan besar-besaran para investor asing dan biar industri lokal nggak terbawa aliran. Aku pikir ini sangat tidak adil, kita butuh industri lokal yang sehat untuk pembangunan negara ๐Ÿค”๐Ÿ’ธ. Jangan pula ada alasan lain selain itu, ya? Kita harap bisa menyelesaikan masalah ini dengan cepat, agar buruh-buruh di Jabar bisa fokus buat kerja dengan stabil ๐Ÿ™๐Ÿผ๐Ÿ’ช.
 
Pernah pikir, apakah gini sih cara kerja pemerintahan? Kalau mau makan buah segar, harus berbayar dulu, tapi kalau mau jual buah segar, bisa bebas... Tapi kira-kira sih bagaimana kalau pemerintah itu lupa betapa pentingnya pekerja, begitu aja dihapus tanpa pikir-pikir. Kalau buka kebun apel, harus kerja keras dulu, tapi kalau mau jual apel, bisa sambil santai...
 
Gubernur Dedi Mulyadi kayak nyang gila aja ๐Ÿคฏ! UMKS di 19 daerah itu penting banget buat para pekerja jawa barat, tapi dia kayaknya lupa deh ๐Ÿ˜‚. Para buruh kabur deh ke Gedung DPR/MPR RI di Jakarta, dan mereka bilang kalau harus ada pertimbangan kembali UMKS ya ๐Ÿค”. Saya rasa ini kasus nyata sih, pabrik elektronik yang berdompet tapi nggak ada katanya UMKS, kayaknya ada kekerasan yang dilakukan ๐Ÿ’ผ๐Ÿšซ. Mungkin kalau dia kembali UMKS, pekerja jawa barat bisa fokus pada pekerjaan ya ๐Ÿ™.
 
Kalau gini buka UMSK di 19 daerah itu siapa yang bakal kehilangan pekerjaan? Jawa Barat udah banyak pabrik tapi masih ngamuk, apa lagi kalau ada kesengajaan mematikan industi lokal? ๐Ÿค”๐Ÿ’ผ Gubernur Dedi Mulyadi harus jujur apa maksudnya dengan UMSK itu. Kalau dia bukan mau kembalikan UMSK, mungkin dia udah siap untuk pindah ke Jawa Timur atau Bali aja, siapa tahu kalau ada pekerjaan di sana yang lebih baik ๐ŸŒด๐Ÿ–๏ธ #UMSKtertangguhkan #JawaBaratHariini
 
Halo temen-temen! ๐Ÿค—

Gue rasa kalau Gubernur Dedi Mulyadi gini-bagi-gini aja, bikin masalah buat para buruh. Kekap dan roti punya UMSK, tapi elektronik tidak? ๐Ÿค‘๐Ÿ“ฆ Kenapa sih?

Gue lihat data dari BPS 2025, Jawa Barat punya industri yang cukup ramai, tapi gini-bagi-gini aja bisa buat para pekerja. Gue rasa perlu ada aturan yang lebih kuat untuk melindungi para buruh. ๐Ÿ“Š

Gue juga lihat grafik tentang inflasi di Jawa Barat 2025, masih agak tinggi kan? ๐Ÿ˜ฌ Mungkin ini punya hubungan dengan keputusan Gubernur Dedi Mulyadi. Gue harap bisa membantu mencari solusi yang lebih baik untuk para buruh dan industri lokal. ๐Ÿ’ก
 
Bola tangka... aku rasa gini juga, nggak adil banget ya. Aku masih ingat waktu itu, gini-bini kita harus berjuang keras agar mendapatkan upah minimum. Sekarang, lagi-lagi ada yang ngerusahkan industri lokal di Jawa Barat. Aku pikir Gubernur Dedi Mulyadi harus lebih bijak, nggak? Kalau mau meningkatkan ekonomi, apa dia tidak bisa menabung sedikit upah tambahan untuk buruh-buruh itu? Yang jelas, aku tidak setuju dengan keputusan yang dilakukan. Aku masih ingat saat-saat demo di Jakarta, banyak temen-temenku yang sedih dan marah. Aku rasa ini adalah kesempatan bagi kita semua untuk berbicara tentang isu-isu sosial ekonomi yang perlu diatasi. ๐Ÿคฆโ€โ™‚๏ธ๐Ÿ’ช
 
aku think apa yang dilakukan dedy muladi itu kaya nggak logis banget! siapa ngerasa asal-usul kecap dan roti sih? kenapa harus dihapus UMSK di 19 daerah tapi electronics pabriknya tidak ada di dalamnya? ini justru mirip dengan klaim 'independen' dari pemerintah yang sebenarnya hanya coba untuk mengancam industri lokal aja ๐Ÿค”. kalau mau terus memperkuat ekonomi di jawa barat, apa kira-kira ada solusi lain yang lebih masuk akal? aku rasa dedy muladi harus balik ke atap dan cari jawaban dari para buruh itu aja, ataukah gak ada logika dalam rencana 'dedy' ini ๐Ÿ˜‚
 
Gue nggak percaya sama aksi ini... Siapa yang bilang kalau gubahan Dedi Mulyadi mau membantu industri lokal? Tapi yang jelas, kalau UMSK dihapus, tentu saja guset pabrik-pabrik kecap dan roti itu... Bagaimana kalau ada pabrik elektronik yang terkena dampak, siapa aja yang bakal jadi korban? Jadi, kalau aksi buruh ini udah berlangsung 2 minggu, kenapa gusetnya lagi bawa kepalang? Butuh sumber yang konkretnya, gue tidak percaya apa yang diucapkan oleh si partai Buruh.
 
Gue pikir siapa pun yang ngeluhin ngerasa gue nyanggup banget. Kalau udah dihapus UMSK, kenapa buruhnya harus demo? Gak ada jodoh kira kalau pemerintah udah kehilangan uang dari pajak buruh itu kan? Gue rasa pemerintah Jawa Barat udah berbohong banget. Apa yang gue lihatin di media, ngerasa gue sudah tidak percaya lagi dengan Dedi Mulyadi alias KDM.
 
aku penasaran kenapa gubang di jabar mau menghapus UMSK itu, kalau bukan apa lagi biaya operasional nanti para pekerja harus bayar sendiri, gimana caranya? serius kayaknya ada kesepakatan yang tidak jelas di sana, pabrik kecap dan roti apa aja yang penting di jabar??
 
๐Ÿค” aku pikir kalau gub Karnegara Jawa Barat itu salah banget. sih dia mau nambahin biaya ke produksi di 19 daerah yang berbeda, tapi apa jadi? pabrik kecap-roti kaya apa aja? dan gini dia mau mematikan industri lokal? ๐Ÿšซ apalagi bule-bule asing mau datang dan ambil pekerjaan di sana. aku rasa ini semua nggak adil sama sekali, gubnya harus balik lagi dengan UMSK-nya di daerah-daerah itu ya! ๐Ÿ’ช
 
Maksudnya apa sih kalau mereka mau menghapus UMSK? Makin serius aja, aku pikir di era digital seperti ini, harus ada aturan yang jelas dan konsisten ya! Kalau tidak ada UMSK, banyak sekali buruh yang bakal jadi korban. Siapa yang tahu nanti nanti keuntungannya siapa? Mereka yang punya uang atau tidak? Aku rasa Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi harus berhati-hati aja, bukan ngasih untung-untungan kepada siapa saja. ๐Ÿค”๐Ÿ’ธ
 
Gue pikir kalau guberna Jawa Barat Dedi Mulyadi nggak harus ngeluh-ngeluh, balikin UMSK di 19 daerah dulu aja. Kalau gue buat contoh, di sekolahku kita punya UMK (upah minimum keterampilan) untuk mahasiswa yang baru mendaftar, jadi gue rasa ini penting banget. Kalau guberna Dedi Mulyadi balikin UMSK, kalau pabrik kecap dan roti local mati, gue rasa ada konsekuensi dari itu aja, misalnya banyak orang kerja mati, maka apa yang akan terjadi?
 
Gini aja sapa sih Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi nih? Apa yang jelas adalah para buruh nggak puas dengannya, tapi kenapa sih dia harus menghapus UMSK di 19 daerah itu? Kalau udah ada pabrik kecap dan roti di dalamnya, apa artinya sih? Artinya dia mau mematikan industri lokal aja? Gini kayaknya tidak adil.
 
ini benar-benar rahasia bagaimana akrabnya hubungan buruh dan pemerintah. sepertinya kDM punya tujuan yang jelas, tapi siapa tahu apa yang sebenarnyanya dilakukan oleh buruh? mungkin ada salah pahaman atau kesalahan dalam pengelolaan UMSK. tapi apa yang pasti, industri lokal memang penting untuk berkembang dan tidak boleh dipatikan tanpa adanya diskusi yang jujur dan transparan. saya berharap semua pihak dapat menemukan keseimbangan dan bekerja sama untuk meningkatkan ekonomi Jabar. ๐Ÿค
 
ada yang pernah nonton film seperti "The Pursuit of Happyness" ya? kayak adeganya, pihak gubernur Jawa Barat nggak jelas ngapa punya keputusan itu, dan buruh juga nggak terkesan dengan alasan itu. sebenarnya aku pikir ada yang salah di balik keputusan itu, seperti apa sih keuntungan dari menghapus UMSK? kalau bukan karena ingin mematikan industri lokal? itu nggak jadi!
 
Gue rasa Gubernur Dedi Mulyadi sebenarnyanya mau membantu masyarakat Jabar, tapi dia harus cerdas banget aja sih. Kalau dia mau ngajak investasi, dia harus buat kontrak yang jelas dan tidak ada istilah ketinggalan. Tapi kalau dia mau menghapus UMSK itu bisa jadi membuat banyak pekerja kehilangan pendapatan mereka. Gue harap dia bisa menjelaskan sih alasan kenapa ada bedanya antara pabrik kecap, roti, dan elektronik dalam UMSK ๐Ÿ˜•
 
Saya pikir kalau Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi harus berhati-hati, siapa tahu dia justru salah cari tujuannya ya? Hapuskan UMSK itu bukanlah jawaban yang tepat, malah bikin banyak buruh kesulitan hidup.
 
kembali
Top