Keterlibatan Gubernur Dedi Mulyadi dalam mengawasi proyek pembangunan di Jawa Barat telah menimbulkan kekhawatiran. Pada awalnya, dia memastikan bahwa pemerintah provinsi memiliki kas sebesar Rp621 miliar untuk melunasi sisa pekerjaan pembangunan, tetapi ini bergantung pada hasil evaluasi di lapangan.
Dedi Mulyadi berjanji tidak akan membayarkan uang kepada kontraktor yang menghasilkan pekerjaan berkualitas rendah. Dia menekankan pentingnya akuntabilitas dalam penggunaan uang negara, dan menyatakan tidak akan menoleransi pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.
Dedi juga meminta warga Jawa Barat untuk melaporkan secara langsung kualitas proyek pembangunan di wilayah masing-masing melalui media sosial. Dia ingin menjamin kontrol kualitas yang objektif dan transparan agar setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat kembali dalam bentuk fasilitas publik yang prima.
Meningkatnya kesadaran warga Jawa Barat dalam menunaikan kewajiban pajak telah memperkuat kapasitas fiskal provinsi. Dedi juga mengapresiasi tingginya kesadaran ini dan berterima kasih kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang bersemangat membayar pajak.
Namun, perlu diingat bahwa sumber dana untuk pelunasan tersebut akan berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) serta setoran pajak kendaraan bermotor yang masuk secara harian ke kas daerah.
Dedi Mulyadi berjanji tidak akan membayarkan uang kepada kontraktor yang menghasilkan pekerjaan berkualitas rendah. Dia menekankan pentingnya akuntabilitas dalam penggunaan uang negara, dan menyatakan tidak akan menoleransi pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi.
Dedi juga meminta warga Jawa Barat untuk melaporkan secara langsung kualitas proyek pembangunan di wilayah masing-masing melalui media sosial. Dia ingin menjamin kontrol kualitas yang objektif dan transparan agar setiap rupiah pajak yang dibayarkan masyarakat kembali dalam bentuk fasilitas publik yang prima.
Meningkatnya kesadaran warga Jawa Barat dalam menunaikan kewajiban pajak telah memperkuat kapasitas fiskal provinsi. Dedi juga mengapresiasi tingginya kesadaran ini dan berterima kasih kepada wajib pajak kendaraan bermotor yang bersemangat membayar pajak.
Namun, perlu diingat bahwa sumber dana untuk pelunasan tersebut akan berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) serta setoran pajak kendaraan bermotor yang masuk secara harian ke kas daerah.