Dedi Ancam Tak Bayar Penuh Proyek Pembangunan Buruk di Jabar

Gue pikir kalau pemerintah provinsi Jawa Barat harus lebih teliti dalam pengelolaan uang negaranya, khususnya terkait proyek pembangunan. Dedi Mulyadi itu memang berjanji untuk tidak membayangkan uang kepada kontraktor yang hasil kerjaannya kurang berkualitas, tapi gue masih ragu apakah dia benar-benar bisa melaksanakan janjinya.

Gue juga penasaran bagaimana media sosial bisa menjadi alat kontrol kualitas proyek pembangunan. Gue tahu kalau ada beberapa warga yang sudah mengutuk pekerjaan kontraktor tertentu, tapi apakah ini sudah diikuti oleh otoritasnya?
 
Pernah kayaknya kalau uang negara digunakan nggak transparan, kalau kontraktor hanya fokus dengan uang aja, bukan kualitas pekerjaan. Dedi Mulyadi jelas2 sih ingin kontrol akuntabilitas, tapi apa sih solusinya? 🤔
 
kembali
Top