Dasco Akui Tidak Semua Pihak Bisa Disenangkan KUHP-KUHAP Baru

Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad mengakui bahwa Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru yang berlaku sejak tahun ini tidak menyenangkan semua pihak. Meski demikian, dia memastikan bahwa proses pembuatan undang-undang telah melewati tahapan-tahapan yang memenuhi persyaratan pembuatan UU.

Menurut Dasco, KUHAP dan KUHP baru mulai berlaku pada tahun ini dan telah melalui beberapa tahapan untuk memastikan keabsahan. "Di DPR, tentunya sudah melewati tahapan-tahapan yang menurut saya memenuhi persyaratan pembuatan undang-undang," kata dia.

Namun, Sufmi Dasco Ahmad juga menyadari bahwa tidak semua pihak bisa disenangkan dengan adanya KUHP maupun KUHAP baru. Dia mengingatkan bahwa ada informasi tak benar yang tersebar melalui media sosial terkait kedua undang-undang tersebut.

Sifatnya itu, Dasco menyilakan pihak yang tidak berkenan dengan pengesahan KUHP maupun KUHAP baru untuk mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK). "Apabila kemudian tidak berkenan dengan undang-undang tersebut ada salurannya," kata dia.
 
πŸ€” Ini bikin saya penasaran banget sih, siapa yang bilang informasi tak benar itu? πŸ“°πŸ˜’ Mungkin ada orang yang salah paham soal KUHP dan KUHAP baru ini. πŸ€·β€β™‚οΈ Saya harap semua orang bisa menjaga kalimatnya dengan sopan dan tidak membuat keributan πŸ˜…. Proses pembuatan undang-undang penting, jangan sampai kita salah informasi sih! πŸ™.
 
aku pikir kayaknya kalau ada yang tidak puas sama KUHP dan KUHAP baru, harus nanya ke Mahkamah Konstitusi dulu aja, gak perlu dibawa ke luar kaca 😊. tapi aku juga paham kalau ada informasi salah di media sosial, itu gak enak banget dan bisa memperparah masalah πŸ˜”. sifatnya Dasco yang baik banget, dia punya hati empat πŸ€—.
 
Gue pikir proses pembuatan KUHP dan KUHAP baru ini sudah cukup akurat, tapi yang harus diingat adalah bahwa keduanya bukanlah tentang mengenakan hukuman pada semua orang yang berdosa. Ada banyak faktor yang menyebabkan seseorang melakukan kesalahan, seperti lingkungan sekitar atau bahkan kondisi kesehatan yang buruk.

Gue tidak bisa menyangkal bahwa ada informasi tak benar yang terjadi di media sosial, tapi apa yang perlu kita lakukan adalah untuk memahami aspek-aspek hukum dan kebijakan yang terkait dengan KUHP dan KUHAP baru. Jangan buat spekulasi yang tidak masuk akal, tapi coba cari tahu informasi yang benar dari sumber yang tepercaya. πŸ€”πŸ“š
 
Gue pikir penting kalian semua tetap tenang dan tidak terburu-buru mengkritik KUHP maupun KUHAP baru dulu sebelum memutuskan apa yang diinginkan. Kalau kita terlalu cepat-cepat, mungkin informasi tak benar yang ada di media sosial akan semakin berlanjut dan membuat situasinya lebih buruk lagi πŸ€”.

Gue juga pikir penting kita untuk memahami proses pembuatan undang-undang itu sendiri. Jika kalian masih merasa tidak senang dengan adanya KUHP maupun KUHAP baru, maka mungkin ada alasan yang lebih baik daripada yang kita dengar di media sosial. Maka dari itu, saya sarankan kita untuk tidak terburu-buru dan membiarkan Mahkamah Konstitusi (MK) untuk menilai kembali undang-undang tersebut dulu sebelum kita mengambil keputusan πŸ“š.

Tapi, gue juga ingin bilas bahwa kita harus tetap sadar tentang pentingnya undang-undang ini. Jika kita tidak sadar, maka undang-undang ini bisa menjadi bumerang yang merusak kehidupan kita sendiri dan orang lain di sekitarnya 🚨.
 
Gak percaya dengerin kabar itu... KUHP dan KUHAP baru ini masih banyak yang kurang puas, kayaknya lagi-lagi orang-orang tak bisa menabung waktu untuk baca undang-undang yang baru jadi. Gak usah keberatan kalau ada informasi palsu di media sosial, itu gampang-bayang, tapi kok kayaknya masih banyak yang terus ngemban suka-suka. Wah, kalau orang tidak berkenan dengan adanya undang-undang itu, kapan aja mau mengajukan uji materi ke MK? Makin gacor ya...
 
ada kira-kira apa yang salah di dalam pembuatan KUHP dan KUHAP baru? rasanya masih banyak hal yang belum jelas πŸ€” sebenarnya saya sudah membaca beberapa artikel tentang perubahan undang-undang ini, tapi masih banyak informasi yang tidak jelas. misalnya, apa itu yang di maksud dengan "tahapan-tahapan" yang telah melewati persyaratan pembuatan UU? bagaimana cara pengesahan KUHP dan KUHAP baru itu sebenarnya? saya khawatir masih banyak hal yang salah atau tidak jelas dalam proses ini.
 
Aku pikir wajar sih, pengesahan 2 buku undang-undang baru pasti tidak semua orang senangi πŸ€”. Tapi, aku bangga banget dengan proses pembuatannya ya! Setidaknya mereka sudah melewati tahapan-tahapan yang benar-benar memenuhi persyaratan, jadi itu already bisa dianggap sebagai keberhasilan πŸ™Œ.

Aku juga mengerti kalau ada informasi yang salah yang tersebar melalui media sosial, tapi itu tidak membuat aku khawatir. Aku yakin bahwa ada saluran yang tepat untuk mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi (MK) jika ada pihak yang tidak senangi pengesahan KUHP maupun KUHAP baru πŸ“š.

Sifatnya itu, aku rasa kita harus lebih fokus pada hal positif dan tidak terlalu cepat memburu kelemahan-kelemahan dalam pengesahan 2 buku undang-undang baru ini 🌈.
 
Aku pikir kalau ada kejadian seperti ini, pasti ada yang salah sama sekali. Kita tahu bahwa pembuatan KUHP dan KUHAP baru itu sudah melewati banyak proses. Tapi kenapa masih ada yang tidak nyaman? Aku rasa karena ada informasi yang salah dan diputar terus oleh media sosial, membuat banyak orang kesal. Seperti kalau mereka nggak tahu apa-apa lagi tentang undang-undang itu. Aku setuju dengan Sufmi Dasco Ahmad, siapa tau kita harus mengajukan uji materi ke MK jika ada yang benar-benar tidak nyaman dengannya. Tapi aku harap kalau bisa semua orang nanti bisa lebih bijak dan tidak terjebak oleh informasi yang salah. 😐
 
Kita harus sabar, pengesahan kembali KUHP dan KUHAP ini pasti untuk kebaikan kita semua πŸ™. Tapi siapa tahu sih ada yang masih tidak nyaman dengan perubahan ini 😐. Yang jelas, proses pembuatan undang-undang harus melewati tahapan-tahapan yang benar-benar memenuhi persyaratan. Semoga kita semua bisa mengerti dan menerima perubahan ini 🀞.
 
Saya pikir proses pembuatan undang-undang di DPR itu sudah cukup jujur, tapi mungkin ada yang salah paham tentang keduanya 😊. Saya setuju bahwa ada informasi yang tidak benar di media sosial, tapi saya harap pihak yang tidak berkenan dengan adanya KUHP maupun KUHAP baru bisa mengajukan argumen-argumennya secara sopan dan profesional. Jangan perlu memaksa mahkamah konstitusi untuk menangani masalah ini, mungkin sudah cukup jika kita semua bisa berbicara dengan tenang dan jujur 😊.
 
Maksudnya apa sih nggak sih? KUHP dan KUHAP baru ini udah mulai berlaku, tapi masih banyak yang tidak puas. Gue rasa gini penting banget untuk memastikan bahwa undang-undang itu benar-benar absah ke persyaratan pembuatan UU.

Saya paham kalau ada informasi tak benar yang tersebar di media sosial, tapi gue rasa Dasco sudah bilang jelas apa yang harus dilakukan siapa. Kalau tidak puas, bisa uji materi ke MK, gimana? Gue kayaknya setuju dengannya, karena harus ada batasan agar tidak terjadi kesalahan lagi seperti sebelumnya πŸ€”
 
Saya rasa pengesahan KUHP dan KUHAP baru ini seringkali bikin bingung aja, aku sendiri masih kurang paham apa aja perbedaannya 😐. Tapi, saya setuju bahwa proses pembuatan undang-undang harus melewati tahapan yang tepat πŸ“š. Saya senang melihat Sufmi Dasco Ahmad yang jujur dan memberikan klarifikasi tentang hal ini πŸ’‘. Aku harap pihak yang tidak berkenan dengan pengesahan undang-undang ini bisa mengajukan uji materi ke MK dan mendapatkan jawaban yang tepat πŸ€”.
 
Hehe, siapa yang tidak kecewa kan? KUHP dan KUHAP baru jadi sumber rasa tidak puas orangnya πŸ€”. Sufmi Dasco Ahmad jujur bilang bahwa proses pembuatan undang-undang itu memang melewati tahapan-tahapan yang benar-benar panjang, tapi siapa tahu kalau mereka malah salah dalam hal ini? πŸ˜‚. Mungkin kalau semua orang bisa ngobrol santai dulu sebelum melompat ke uji materi di MK, kan? Karena kalau tidak, sepertinya banyak yang akan merasa kaget dan kecewa lagi πŸ˜….
 
Gue pikir ini bikin kesal banget, pengesahan KUHP dan KUHAP baru ini memang buat banyak orang kecewa. Gue ingat kalau gue masih anak-anak, kita semua sibuk dengan main game online, tapi sekarang siapa yang punya waktu untuk ngisi uji materi di MK? πŸ€” Gambar 2D sih bukan satu-satu yang bisa membuat orang berubah ni. Dan gue tahu gue tidak sendirian, banyak yang merasa kesal juga...
 
Ketika kita lihat bahwa ada orang yang kesal dengan pembuatan KUHP dan KUHAP baru, tapi kemudian kita coba lihat dari sudut pandang mereka sendiri... apa yang membuat mereka tidak nyaman? Mungkin karena mereka merasa telah kehilangan kebebasan dalam melakukan tindakan tertentu. Atau mungkin karena mereka masih terlalu terjebak dengan norma-norma lama yang tidak lagi relevan dengan kehidupan sekarang.

Tapi, apa yang kita lihat sekarang adalah proses pembuatan undang-undang yang lebih transparan dan adil. Dan itu pasti sesuatu yang patut diapresiasi... tapi kita juga harus ingat bahwa tidak semua orang akan setuju dengan perubahan-perubahan ini. Jadi, kita harus berusaha untuk memahami perspektif mereka dan mencari solusi yang dapat membuat semua pihak merasa lebih nyaman. πŸ€”
 
Gue rasa punya pendapat tentang ini πŸ€”. Gue pikir konsep KUHP dan KUHAP baru memang bisa bikin banyak pihak kecewa, tapi kita harus ingat bahwa proses pembuatannya sudah lama banget πŸ”₯. Jangan sabar-sabaran aja, gue rasa kita harus berusaha untuk memahami dan menerima perubahan ini 😊. Dan ya, informasi yang tidak benar itu bisa bikin banyak pihak marah 🀬, tapi kita harus tetap jaga keseimbangan dan tidak membuat kekhawatiran yang tidak perlu πŸ˜…. Kalau ada yang tidak berkenan dengan undang-undang ini, kayaknya kita bisa mengajukan uji materi ke MK, hehe πŸ‘. Semoga semua bisa saling mengerti dan menerima perubahan ini 🀞 #KUHPBaru #KUHAPBaru #PemerintahIndonesia
 
Ooii, gak enak banget ari pengesahan KUHP dan KUHAP baru. Pihak yang nggak senang pasti bilang-bilang yang salah di media sosial, kayaknya membuat kesal. Saya yakin dasco sengaja bilang kalau uji materi ke mahkamah konstitusi itu bisa jadi solusinya, tapi apa ya kalau tidak ada jawabannya?
 
kembali
Top