Danantara Alihkan Saham Seri B BUMN Karya ke BP BUMN, Ada Apa?

Danantara mengarahkan investasi kayaannya ke BP BUMN, apakah ini baik atau tidak? Penyebaran saham Seri B empat besar BUMN yang dikuasai oleh negara melalui Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) telah memicu kesan penyerahan saham mereka kepada negara. Menurut sumber keterbukaan, penyaluran ini dilakukan oleh PT Danantara Asset Management (DAM), perusahaan investasi yang dikuasai oleh Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.

Pada awalnya, pemilik BUMN empat besar tersebut yaitu PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), PT Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP), PT Waskita Karya Tbk (WSKT), dan PT Adhi Karya Tbk (ADHI) memiliki saham Seri B yang terdiri dari 217,056,333 lembar di WASKIT, 31,619,477 lembar di PTPP, 362,917,027 lembar di WIKA, dan 54,087,737 lembar di ADHI. Danantara kemudian mengalihkan saham Seri B tersebut ke negara melalui BP BUMN.

Saat ini, WASKIT hanya memiliki satu lembar saham Seri A Dwiwarna milik negara, 217,056,333 lembar saham Seri B yang masih dimiliki oleh DAM. Sedangkan PTPP, WIKA, dan ADHI memiliki beberapa lembar saham serianya juga. Jadi apa artinya, dan bagaimana caranya penyaluran ini dilakukan?

Berdasarkan surat keterbukaan dari PT Danantara Asset Management (DAM), saham Seri B yang telah diperdagangkan ke BP BUMN akan diklasifikasikan menjadi Saham Seri A Dwiwarna. Pengalihan saham ini sebenarnya merupakan penyerahan saham milik negara kepada DAM, dan kemudian dilakukan penyaluran kepada BP BUMN.

Menurut penulis artikel ini, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dari perspektif strategis. Penyelenggaraan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan investasi milik negara, serta memastikan bahwa saham Seri A Dwiwarna milik BP BUMN dapat diteruskan kepada pemangku kepentingan yang tepat di masa depan.
 
Hmm, gak jelas apakah ini baik atau tidak 🤔. Penyaluran saham dari Danantara ke BP BUMN terdengar agak susah dipahami. Mungkin ada cara lain untuk meningkatkan efisiensi investasi milik negara, gak perlu penyaluran seperti ini 😐. Jadi, siapa yang ngetransfer saham ini, dan siapa yang nempunyanya? 🤷‍♂️ Saya masih ragu-ragu tentang hal ini...
 
Aku pikir ini gampang banget untuk negara kita, kita sabar-sabaran ingin investasi kita nanti bisa bukannya? Nah tapi kayaknya ada sisi lainnya, biar negara kita tidak kalah dengan negara lain, tapi apakah ini benar-benar baik bagi kita semua? Kita harus perhatikan bagaimana aset-aset milik negara ini dibagi-bagian. Jika saja hanya ada 1 lembar saham Seri A Dwiwarna di WASKIT aja, maka itu bukan lagi investasi yang seimbang, tapi lebih serasa seperti penyerahan uang ke seseorang tanpa ada kembalian, kayaknya kita harus berhati-hati.
 
Aku pikir gini, kalau penyaluran ini dilakukan oleh Danantara, artinya mereka ingin mengelabui kita semua. Kamu tahu sih bagaimana caranya mereka bisa melakukan hal ini? Mereka saja yang punya keahlian dalam investasi, kemudian mereka akan memilih mana saham mana yang harus diperdagangkan. Tapi apa yang mereka lakukan dengan saham Seri B yang masih dimiliki oleh DAM? Aku rasa ini cuma cara untuk mengelabui kita, supaya kita tidak sadar kalau mereka sudah memiliki kontrol yang lebih besar atas saham serinya 🤑

Dan kamu tahu sih bagaimana caranya BP BUMN bisa mendapatkan saham Seri B itu? Mereka hanya harus menunggu dan tunggu hingga DAM mengalihkan sahamnya. Tapi apa yang mereka lakukan dengan saham Seri A Dwiwarna yang sudah dimiliki oleh negara? Aku rasa ini cuma cara untuk mengelabui kita lagi, supaya kita tidak sadar kalau mereka sudah memiliki kontrol yang lebih besar atas saham serinya 🤔

Aku pikir kita harus lebih waspada dengan penyaluran saham ini. Kita harus memantau apa yang terjadi dengan saham Seri B dan Saham Seri A Dwiwarna, supaya kita tidak menjadi korban dari strategi ini 😒
 
ini kalau ngomong penyaluran saham kayaanya ke bp bumn... rasanya kayaknya ada sesuatu yang perlu kita pertimbangkan, ya... apakah benar-benar baik kalau saham milik negara dikalikan aja ke pihak tertentu? kayaknya ada risiko bahwa investasi tersebut tidak akan efisien atau bahkan malah kehilangan nilai... tapi juga bisa dipandang dari segi strategi, jadi misalnya jika investor yang baru masuk bisa mendapatkan saham seri A dwiwarna dengan harga yang lebih rendah... kayaknya itu bisa menjadi pilihan yang baik untuk pemangku kepentingan yang ingin memilih investasi mereka dengan hati-hati... tapi apa kalau investor lama tidak nyaman dengan penyaluran ini? apakah mereka akan terbiasa atau malah kalah dalam investasi? semoga ada transparansi yang baik agar semua pihak bisa memahami apa yang terjadi di balik penyaluran saham ini...
 
Aku jadi penasaran apa itu saham Seri A dan Saham Seri B, kayaknya ada perbedaan bagaimana cara caranya diklasifikasikan 🤔📈. Jadi aku bayangkan kalau aku punya saham milik negara, tapi kemudian aku dipelesetkan ke dalam satu kategori lain, seperti Saham Seri A Dwiwarna, apa itu artinya? Dan bagaimana caranya DAM bisa diklasifikasikan sebagai pemangku kepentingan yang tepat untuk saham tersebut? 🤷‍♂️
 
Gue pikir ini gampang banget, kalau mau ngebawa investasi buat negara aja jangan perlu capek. Nah, apa yang terjadi dengan saham Seri B sih, gimana caranya sih penyalurannya? Semua berawang-awang kalo ada penyaluran ini... apakah itu gampang banget biar saham Seri A Dwiwarna bisa dipindahkan ke negara atau apa? Kita nonton aja bagaimana caranya sih ini dilakukan di prakteknya 🤔💸
 
Sama-sama bro! Nah, aku paham kalau penyaluran ini dilakukan oleh Danantara untuk meningkatkan efisiensi investasi milik negara. Tapi, aku pikir ada hal lain yang harus diperhatikan yaitu bagaimana saham Seri B itu dibawa ke BP BUMN. Aku rasa prosesnya terlihat sedikit janggal, kayaknya ada kesan bahwa pihak Danantara mau mengambil alih saham milik negara itu dari pemilik BUMN empat besar.

Lalu, apa artinya kalau semua saham Seri B itu diklasifikasikan menjadi Saham Seri A Dwiwarna? Apakah itu akan membuat BP BUMN lebih mudah mengelola investasi milik negara atau apa? Aku pikir perlu ada penjelasan yang lebih jelas tentang bagaimana proses ini dilakukan dan apa manfaatnya.
 
Gue pikir penyaluran ini baik sekali! Kenapa? Karena gue rasa ini bisa membuat investor negara jadi lebih berani untuk bertindak, nanti kalau mau menjual sahamnya apa punya kapan aja, karena sudah ada jaminan bahwa akan diinvestasikan dengan baik oleh BP BUMN. Tapi, gue juga pikir ini bisa jadi salah arah, karena gue rasa ini memicu ketidakpastian di kalangan investor, nanti siapa yang tahu saham Seri A Dwiwarna punya masalah aja! 😕
 
kira-kira apa yang bisa dilakukan oleh danantara untuk meningkatkan efisiensi penyelenggaraan investasi kayaannya? apakah ada hal-hal yang perlu berubah atau disesuaikan agar investor tidak kecewa atau kehilangan keuntungan dari investasinya? 🤔
 
Apa sih, kalau serius nggak ada masalahnya. Danantara hanya mengalihkan saham Seri B ke negara untuk kemudian dijadikan Saham Seri A Dwiwarna. Artinya, saham milik negara ini tidak bisa dipindahkan lagi. Jadi, jangan khawatir, asalkan saham serius dikelola dengan baik, apa sih yang salahnya 🤷
 
Sama-sama kira-kira apa artinya kalau saham empat besar BUMN dikalikan ke negara? Tahu-tahu ada beberapa perusahaan investasi besar yang mengatur investasi mereka melalui BP BUMN, seperti DAM dari PT Danantara. Mereka kemudian mengalihkan saham seri B milik negara ke BP BUMN, dan sekarang saham tersebut diklasifikasikan menjadi Saham Seri A Dwiwarna. Tapi apa artinya sih? Kalau saham milik negara dikalikan ke perusahaan investasi besar, itu bisa memberikan laba yang banyak kan?
 
Saya pikir kalau ini bisa jadi cara perusahaan besar itu mau menghindari penelurusan, ya? Nah, apa salahnya kalau mereka mau berbagi saham milik negara dulu, kalau ini nanti bisa jadi pahit buaya juga. Kita lihat saja bagaimana penyaluran ini dilakukan, siapa yang mendapatkan manfaat dari ini, siapa yang kalah...
 
Kira-kira apa yang terlintas di pikiranmu kalau pemerintah mengatakan ingin menginvestasikan uangnya ke BP BUMN? Seperti orang tua yang memberi uang anaknya, tapi lama-langed tidak pulang... 😂 Bayangkan saja, jika kita semua seperti itu, Indonesia pasti kaya banget! 💸 Jadi, saya rasa ini tidak masalah sama sekali, kalau bukan karena serius-sirien kita lupa membagikan uang yang kita miliki. 🤣
 
Gue pikir ini masuk akal banget 🤔. Gue suka cara kerja ini, karna jadi semua investor harus bersaing-sai siapa yang bisa mendapatkan saham Seri B dari DAM 😅. Nah, kalau gak ada persaingan, toh tujuannya tidak akan efektif.

Gue pikir ini juga membuat pemerintah lebih dekat dengan dunia bisnis 🌐. Kalau semua investor harus mandiri, maka pemerintah tidak bisa terlalu banyak mempengaruhi keputusan mereka 😊. Tapi, kalau ada penyaluran saham Seri B ke BP BUMN, maka gue pikir ini akan membuat investasi milik negara lebih efisien 📈.

Gue punya ide, gimana kalau kita buat sistem yang seragam untuk semua investor? 🤝 Nah, gue tahu itu tidak bisa dipikirkan satu-satunya cara, tapi gue pikir ini bisa menjadi awal yang baik! 💡
 
Bisa dipikirin kalau ada investor lain yang mau mampu mengelola investasi kayaan negara dengan baik. Danantara memang mau buka peluang untuk investasi negara, tapi apa salahnya? Mungkin yang penting adalah membuat investasi milik negara dikelola lebih efisien dan efektif. Kalau gini bisa jadi saham Seri A Dwiwarna milik BP BUMN bisa makin kuat 💪
 
Gue pikir sih ini masalah besar nih. Jika suatu perusahaan yang tergabung dalam BP BUMN membeli saham dari DAM, apa artinya mereka mau memberi saham milik negara kepada DAM? Kemudian, apa lagi jika saham Seri B itu diklasifikasikan menjadi Saham Seri A Dwiwarna dan diserahkan ke BP BUMN? Itu seperti memindahkan uang dari tabungan Anda ke rekening yang tidak terpikirkan.

Gue khawatir sih jika ini dilakukan tanpa ada transparansi yang cukup. Jika DAM benar-benar ingin meningkatkan efisiensi pengelolaan investasi milik negara, maka harus ada kejelasan tentang bagaimana caranya mereka melakukan hal itu.
 
maaf udah ngobrol sini... sih penyaluran saham seri b ke bumn itu gak sepenuhnya jelas, apa artinya gak bisa dibeli atau jadi bagaimana? dan siapa yang nempatkan ini di dalam pertama kalinya... kayaknya udah ada strategi tertentu di balik keseluruhan ini...
 
Diagram ini mewakili bagaimana penyaluran saham Seri B ke BP BUMN dilakukan:

/_/\
( o.o )
> ^ <
Saham Seri B dimiliki oleh DAM
|
|_____
| Saham Seri A Dwiwarna milik negara
|
v v
PT WASKIT | PT PTPP | PT WIKA | PT ADHI
(217 lembar) (31 lembar) (362 lembar) (54 lembar)

Kesimpulan: Penyaluran saham Seri B ke BP BUMN dilakukan untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan investasi milik negara dan memastikan bahwa saham Seri A Dwiwarna dapat diteruskan kepada pemangku kepentingan yang tepat di masa depan. Ini adalah langkah strategis untuk menyeimbangkan antara penyerahan saham milik negara dan kebutuhan investasi yang harus dilakukan.
 
Aku pikir ini seperti main-main dengan uang rakyat ya? Danantara yang menguasai DAM, bukannya nanti mereka yang mendapatkan faedahnya aja, sementara rakyat Indonesia yang belum tentu bisa menikmati manfaat dari investasi milik negara. Aku tidak tahu apa kebaikan yang dimaksud dengan penyaluran ini, tapi aku yakin kalau ini jangka panjangnya akan membawa konsekuensi buruk bagi rakyat Indonesia. Dan kira-kira bagaimana kalau seriusnya kita harus menjual saham milik negara itu?
 
kembali
Top