DAMIU Dilarang Gunakan Galon Bermerek, Ini Aturan Resminya

Sebagai usaha yang mengelola dan menjual air minum isi ulang, Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) sangat mendapatkan perhatian dari pemerintah karena menimbulkan banyak masalah kesehatan. Kementerian Perindustrian telah memberikan data bahwa jumlah DAMIU yang ada di Indonesia saat ini sudah mencapai 78.378, namun berdasarkan catatan yang dikeluarkan oleh Kementerian Perindustrian hanya sekitar 53.261 atau 67% dari totalnya yang memenuhi Higiene Sanitasi Pangan (HSP), sedangkan yang mengantongi Sertifikat Layak Higienis dan Sanitasi (SLHS) hanya sekitar 1.755, yaitu sekitar 2,2% dari jumlah DAMIU tersebut.

Dalam operasi penutupan DAMIU di Jakarta pada tahun 2025 lalu, terdapat sejumlah depot yang tidak memenuhi persyaratan kesehatan dan melanggar ketentuan perizinan. Kementerian Perindustrian menekankan bahwa DAMIU termasuk dalam kategori usaha pengolahan pangan sehingga menjalankan bisnisnya harus diperlakukan dengan serius.

Aturan utama yang dilayangkan oleh Pemerintah adalah Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 651/MPP/Kep/10/2004 tentang Persyaratan Teknis Depot Air Minum dan Perdagangannya, serta Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 2 Tahun 2023. Aturan ini memandu bahwa air minum yang dijual harus memenuhi Standar Baku Mutu Kesehatan Lingkungan (SBMKL) dan Persyaratan Kesehatan, serta memiliki Sertifikat Layak Higienis dan Sanitasi (SLHS).
 
DAMIU itu ternyata nggak mau jadi hal yang baik, kan? Ngelola air minum dengan cara ini itu benar-benar berbahaya! Semua depot yang ada di Indonesia udah banyak juga, tapi apa aja yang dibuat oleh mereka? Ngeliatkan air minum yang lagi basi dan terinfeksi bakteri. Dan kini lagi ada operasi penutupan di Jakarta, itu buktinya. Sementara itu pemerintah malah bilang kalau DAMIU itu sama saja dengan usaha pengolahan pangan, kayaknya gak mau ngerespons sama sekali...
 
Aku pikir ini salah satu masalah di Indonesia yang terus membesar. Apalagi saat ini banyak juga yang malas lagi menutup DAMIU karena uang mulai tidak mendapat dana lagi. Aku rasa kalau pemerintah harus serius banget dalam mengatur kesehatan dan keamanan masyarakat. Aku tidak pernah melihat siapa pun yang berani membuang-buang air minum isi ulang sembarangan. Semoga nanti giliran DAMIU yang tidak terdaftar dengan benar untuk dihukum.
 
DAMIU itu kayaknya sudah banyak sekali sih, tapi apa yang diharapkan oleh pemerintah sih? Kita harus mengakui bahwa DAMIU itu bagus untuk lingkungan, kita bisa menangani limbah plastik dan air minum yang tidak terpakai. Tapi, apakah kita harus membalasnya dengan cara yang keras banget? Nah, saya rasa tidak perlu demikian. Kita bisa memberikan pelatihan dan bimbingan kepada DAMIU untuk meningkatkan kesehatannya, ya? Jangan cuma sekali-sekali saja, tapi secara terus-menerus. Kalau pemerintah mau, kita bisa membuat program yang lebih baik untuk membantu DAMIU itu.
 
Gg kalo ini tentang DAMIU, aku pikir kayaknya pemerintah harus lebih teliti lagi. Aku yakin banyak yang salah, tapi juga ada yang benar-benar tidak menghormat prosedur ya 🤷‍♀️. Aku rasa kamu perlu relaks dan tidak terlalu kaget aja, kalau ini bukan masalahmu sendiri. Jangan lewatin aki-akinya yang terkena dampaknya, siapa tahu nanti ada solusi yang lebih baik lagi 🤞.
 
Gampangnya aja sih. Semua DAMIU yang ada di Indonesia kayaknya nggak nyaman banget kalo harus memenuhi standar kesehatannya. 2,2% SLHS itu apa? Ngeluh aja deh. Pemerintah sanganunya ingin ngatur agar DAMIU yang jadi masalah ini tidak terus berlanjut lagi. Tapi sih, bagaimana caranya buat semua DAMIU memenuhi standar kesehatannya? Mungkin ada cara lain juga sih. Contohnya, pemerintah bisa memberikan bantuan dana atau sumber daya untuk DAMIU yang ingin meningkatkan kualitas air minum-nya.
 
Saya pikir benar-benar mengesalkan kondisi DAMIU di Indonesia. Menurut data dari Kementerian Perindustrian, hampir 70% DAMIU tidak memenuhi persyaratan kesehatan dan melanggar ketentuan perizinan. Ini bukan hanya masalah ekonomi, tapi juga masalah keselamatan masyarakat.

Saya ragu-ragu bagaimana pemerintah bisa saja untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya DAMIU memenuhi persyaratan kesehatan. Atau mungkin pemerintah bisa memberikan bantuan kepada DAMIU yang tidak memenuhi persyaratan sehingga mereka bisa memperbaiki kondisi tersebut.

Saya juga ingin bertanya, bagaimana pemerintah bisa memastikan bahwa DAMIU yang sudah diizinkan untuk beroperasi memang memenuhi persyaratan kesehatan? 🤔
 
🤔 DAMIU kayaknya harus lebih serius dulu. Jika sementara ini terus berlanjut seperti itu, pasti ari kita akan mengalami masalah kesehatan yang parah 😷. Saya pikir pemerintah benar-benar penting bagai apa yang dia lakukan sekarang 🤝.
 
Maksudnya apa lagi? Ketika pemerintah memanggil DAMIU yang banyak, tapi apa lagi yang diharapkan dari mereka? 🤔 Berdasarkan data yang ada, hanya sekitar 2,2% saja yang punya sertifikat layak, kan? Makanya gini aja, perizinan yang ketat kayaknya belum bisa dilakukan. Tapi toh sih makin kompleks lagi karena ada aturan baru dan yang lama. Saya rasa pemerintah harus teka-teki lebih banyak untuk memastikan keamanan air minum kita 🤷‍♂️
 
Gue pikir pemerintah seharusnya lebih fokus pada hal ini 🤔. DAMIU yang tidak memenuhi standar kesehatan itu jadi berbahaya bagi konsumen, terutama anak-anak dan orang tua tua yang kurang berpengalaman untuk mengetahui apa-apa tentang kualitas air minum. Gue khawatir kalau kalau DAMIU ini terus diizinkan, gue rasa kita akan memiliki masalah yang lebih parah di masa depan 😟.

Gue juga pikir perlu ada edukasi yang lebih baik bagi masyarakat tentang pentingnya memilih DAMIU yang aman dan memiliki sertifikat layak higienis dan sanitasi (SLHS). Gue rasa ini akan membantu mengurangi masalah kesehatan yang diakibatkan oleh DAMIU yang tidak memenuhi standar kesehatan. Dan gue pikir pemerintah harus lebih serius dalam menerapkan aturan-aturan yang ada, seperti Keputusan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Nomor 651/MPP/Kep/10/2004 dan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No 2 Tahun 2023. Gue rasa ini akan membantu meningkatkan kualitas air minum yang dijual dan mengurangi risiko masalah kesehatan bagi konsumen 🙏.
 
Masalah DAMIU terus menggelitik, ya… 🤔 Saya pikir pemerintah harus serius dalam mengatur keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dengan keamanan lingkungan. Jika DAMIU tidak memenuhi standar yang ditetapkan, itu berarti air yang dijual bukanlah air yang aman untuk dikonsumsi. Saya ragu-ragu tentang bagaimana caranya membuat DAMIU tersebut menjadi lebih baik, mungkin dengan memberikan bantuan teknis dan sumber daya kepada mereka agar bisa meningkatkan kualitas layanan. Yang penting adalah keselamatan bagi masyarakat yang menggunakan jasa DAMIU. 🚿
 
Maaf kan kayak gue bikin keributan di sekolah tadi, tapi gue pikir ini kayak banget! DAPATNYA KEPUTUSAN Pemerintah tentang DAMIU ini kayaknya memang wajib. Gue lihat banyak sekali DAMIU yang tidak memenuhi standar kesehatan dan bisa bikin orang sakit. Gue ingat saat gue datang ke sekolah, gue lihat ada bekal air mineral yang sudah ketinggalan lama di kantong sambilan, itu kayaknya sangat berisiko! 🤢 Jadi, wajib banget pemerintah membuat aturan yang ketat agar DAMIU ini tidak bisa melanggar.
 
Apa sih maksudnya kalau DAMIU tidak memenuhi kriteria yang ditentukan? Aku suka minum air mineral, tapi aku tidak tahu lagi apakah aku bisa yakin kalau itu aman. 78.378 Depot Air Minum Isi Ulang itu sebenarnya berarti banyak yang mengantuk dengan memulai bisnis ini. Apa sih ciri-cirinya? Bagaimana caranya membuat DAMIU tidak boleh?
 
DAMIU itu kok bisa jadi masalahnya di sini? Pertama kayaknya pemerintah harus lebih teliti dalam memantau kinerja DAMIU. Ngomong-ngomong, 78.378 depo itu sebenarnya berarti ada yang tidak mau mematuhi aturan kan? Dan itu gampang banget untuk terjadi karena pihak DAMIU kayaknya tidak mau dihakimi 🤔. Yang paling serius sih, banyak masalah kesehatan yang timbul dari konsumsi air minum isi ulang. Jangan bingung kalau nanti ada korban kesehatan yang parah karena menggunakan air minum isi ulang yang tidak aman 😷.
 
Gue kira sih apa arti dari 67% DAMIU yang memenuhi HSP itu? Artinya 33% lagi yang belum memenuhi persyaratan kesehatan? Gue penasaran bagaimana kebijakan ini bisa jadi? Apakah pemerintah benar-benar peduli dengan kesehatan masyarakat atau hanya mau buat drama aja? 🤔

Dan siapa sih yang bertanggung jawab atas masalah ini? Kementerian Perindustrian, Menteri Kesehatan, atau saja DAMIU itu sendiri? Gue ingin melihat laporan akhir yang benar dari Kementerian Perindustrian kalau mau diakses publik. Informasi ini terlalu spesifik dan gue tidak bisa menemukannya di mana-mana. 😒
 
Aku pikir kalian biarkan DAMIU itu terus berjalan dengan normal aja 🤔. Mereka sudah banyak sekali, kayaknya tidak usah dibawa ke penjara atau apa? Aku rasa pemerintah udah memberikan banyak peringatan dan regulasi untuk DAMIU itu, tapi masih banyak yang nggak mematuhi 😐. Mungkin kalian boleh memberi tips kepada mereka tentang bagaimana cara membuat air minum yang aman untuk dikonsumsi? 🤗
 
ini masalahnya, DAMIU yang banyak ada di Indonesia, tapi masih banyak yang belum memenuhi standar kesehatan. nggak bisa dipernah, kayaknya harus ada inspeksi yang ketat lagi dari pemerintah. aku pikir kalau DAMIU itu seharusnya dilarang nggak? karena banyak yang menjual air minum isi ulang yang tidak aman untuk dikonsumsi. tapi pemerintah ini masih terlalu longgar dengan penegakan hukum. kalau kita mau mencegah DAMIU menjadi sumber masalah kesehatan, harus ada ketetapan jelas dan ketat.
 
DAMIU ini kayak gila banget! Saya rasa pemerintah harusnya lebih serius dalam mengatur kegiatan ini. Karena banyak yang tidak memenuhi standar kesehatan, itu berarti konsumen juga yang akan terkena bahaya. Saya ingat kalau beberapa tahun yang lalu aku suka minum air susu dari DAMIU, tapi ternyata ada kontaminasi bakteri di sana 😷. Saya rasa pemerintah harus lebih proaktif dalam mengatur kegiatan ini agar konsumen tidak terkena bahaya.
 
Kaget banget dengerin kabar itu 🤯. Sebenarnya sejak lama aja kita tahu bahwa DAMIU banyak melanggar aturan higiene, tapi pemerintah kini juga mulai serius ya 🙏. Mungkin ini bukan hanya tentang keamanan air minum saja, tapi juga tentang keselamatan masyarakat. Dengan sekarang DAMIU harus memenuhi standar SBMKL dan SLHS, kalau nggak akan dihentikan operasionalnya 💔. Itu penting banget!
 
kembali
Top