Berdasarkan penjelasannya, ciri kebahasaan dalam teks eksplanasi memiliki karakteristik khusus. Adapun ciri-cirinya adalah:
1. Menggunakan kata bermakna denotatif atau bermakna lugas.
2. Menggunakan kalimat pasif, yaitu kalimat yang subjeknya berperan sebagai penderita atau dikenai pekerjaan.
3. Menggunakan banyak konjungsi kausalitas (sebab-akibat) seperti sebab, karena, oleh sebab itu, sehingga, oleh karena itu.
4. Menggunakan istilah ilmiah atau kata teknis sesuai topik yang dibahas, misalnya banjir, curah hujan, drainase, sedimentasi.
5. Fokus pada hal umum (generic), bukan pada pelaku manusia secara individual.
Struktur teks eksplanasi terdiri atas tiga bagian utama yaitu pernyataan umum, deretan penjelas, dan penutup. Berikut ini adalah penjelasan struktur teks eksplanasi yang dilansir dari e-modul Bahasa Indonesia kelas XI Kemendikdasmen:
1. Pernyataan Umum: Bagian ini berisi gambaran umum mengenai fenomena yang akan dibahas.
2. Deretan Penjelas: Bagian ini memuat penjelasan proses terjadinya fenomena secara runtut.
3. Interpretasi atau Penutup: Bagian penutup berisi kesimpulan atau intisari dari pembahasan.
Dengan demikian, siswa dapat membuat contoh teks eksplanasi tentang banjir dengan memahami ciri kebahasaan dan struktur teks eksplanasi.
1. Menggunakan kata bermakna denotatif atau bermakna lugas.
2. Menggunakan kalimat pasif, yaitu kalimat yang subjeknya berperan sebagai penderita atau dikenai pekerjaan.
3. Menggunakan banyak konjungsi kausalitas (sebab-akibat) seperti sebab, karena, oleh sebab itu, sehingga, oleh karena itu.
4. Menggunakan istilah ilmiah atau kata teknis sesuai topik yang dibahas, misalnya banjir, curah hujan, drainase, sedimentasi.
5. Fokus pada hal umum (generic), bukan pada pelaku manusia secara individual.
Struktur teks eksplanasi terdiri atas tiga bagian utama yaitu pernyataan umum, deretan penjelas, dan penutup. Berikut ini adalah penjelasan struktur teks eksplanasi yang dilansir dari e-modul Bahasa Indonesia kelas XI Kemendikdasmen:
1. Pernyataan Umum: Bagian ini berisi gambaran umum mengenai fenomena yang akan dibahas.
2. Deretan Penjelas: Bagian ini memuat penjelasan proses terjadinya fenomena secara runtut.
3. Interpretasi atau Penutup: Bagian penutup berisi kesimpulan atau intisari dari pembahasan.
Dengan demikian, siswa dapat membuat contoh teks eksplanasi tentang banjir dengan memahami ciri kebahasaan dan struktur teks eksplanasi.