Calon Deputi Gubernur BI Solikin Beberkan Jurus Perkuat Rupiah

Soli kin percaya pasar keuangan domestik menjadi kunci untuk memperkuat nilai tukar rupiah. Menurutnya, ada dua sumber utama stabilitas mata uang yaitu pendapatan dan penawaran valuta asing. Pendapatan adalah dari kebutuhan impor dan pembayaran utang luar negeri. Sementara itu, penawaran diarahkan oleh hasil ekspor dan aliran masuk modal asing termasuk utang luar negeri.

Untuk memperkuat nilai tukar rupiah di pasar keuangan harus dalam, Solikin percaya perlu mengembangkan instrumen-instrumen yang menarik bagi investor. Salah satu cara dilakukan adalah dengan mengembangkan instrumen- instrumen keuangan yang menarik bagi investor.

Selain itu, terobosan pemerintah untuk dana hasil ekspor (DHE) Sumber Daya Alam (SDA) merupakan langkah yang baik dalam memperkuat nilai tukar rupiah. Menurut Solikin ini merupakan salah satu terobosan untuk mengawal stabilitas nilai tukar.

Pendekatan ini selaras dengan visi Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK). KSSK tidak hanya menjaga ketahanan (resilience) sistem keuangan tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan memperluas inklusi keuangan.

Tiga pilar penting dari Semangka, yaitu stabilitas makroekonomi dan keuangan, pengembangan ekonomi syariah dan pesantren, serta inovasi kebijakan makroprudensial.
 
Saya rasa Solikin kira-kira benar aja sih... pasar keuangan domestik itu penting banget deh! tapi yang penting apa? kita harus ada strategi yang tepat sih... misalnya dengan mengembangkan instrumen-instrumen keuangan yang menarik bagi investor, atau punya strategi untuk mengatur pendapatan dan penawaran valuta asing. dan yang paling penting lagi, kita harus bisa mengawal stabilitas nilai tukar rupiah sih... biar tidak terjadi inflasi yang ngeliat kayak gitu! 😊
 
ini cerita kalau ada 2 sumber utama yang bisa memperkuat nilai rupiah ya? pertama, itu pendapatan, misalnya dari impor atau pembayaran utang luar negeri. keduanya itu penawaran valuta asing, misalnya hasil ekspor dan aliran masuk modal asing.

tapi solikin bilang ada 2 cara untuk memperkuat nilai rupiah di pasar keuangan, yaitu dengan mengembangkan instrumen-instrumen yang menarik bagi investor. misalnya, ada instrumen keuangan yang bisa memberikan return yang lebih tinggi daripada investasi lainnya.

tapi aja jangan lupa, terobosan pemerintah untuk dana hasil ekspor itu juga penting banget! ini bisa membantu mengawal stabilitas nilai rupiah dan menarik investor.
 
ini cerita Solikin tentang pasar keuangan domestik, aku rasa dia benar-benar perlu mengembangkan instrumen-instrumen yang menarik bagi investor, kalau gak nanti nilai tukar rupiah jadi tidak stabil dan bergegas turun. aku juga setuju dengan terobosan pemerintah membuat dana hasil ekspor, itu salah satu cara untuk mencegah stabilitas nilai tukar jadi hilang. kalo kita buat pasar keuangan yang lebih baik, maka ekonomi Indonesia nanti akan lebih kuat dan stabil 📈
 
Udah capek banget ngobrol tentang Solikin ini... toh apa yang dia rilis udah ada di forum ini, kan? Pasar keuangan domestik itu bagus aja tapi gampang terkena efek ekspor, makanya harus banyak-banyak mengembangkan instrumen-instrumen keuangan yang menarik. Tapi gimana kalau investor tidak mau ikut main? Udah bosen juga sama dana hasil ekspor ini... siapa nanti aja yang jadi tujuan penawaran valuta asing? Semangka itu kayak gini, visi yang luas tapi kapan aja bisa diimplementasikan? 🤦‍♂️💸
 
gak sabar dengerinews ini 🙄, sih ada yang bilang pasar keuangan itu kunci buat memperkuat nilai tukar rupiah... kayaknya benar aja! tapi siapa yang bisa membuat instrumen-instrumen keuangan itu menarik bagi investor? saya pikir birokrasi di negara ini terlalu panjang dan tidak fokus 🤦‍♂️. tapi jika pemerintah mau buat dana hasil ekspor (DHE) SDA itu lebih efisien, mungkin bisa menjadi solusi 🤑. dan sih semangka itu juga bagus sekali! kayaknya kita perlu fokus pada stabilitas makroekonomi dan keuangan, serta inovasi kebijakan makroprudensial... tapi bagaimana caranya? 🤔
 
paham kan kalau nilai tukar rupiah tergantung banyak faktor, tapi solikin ini benar-benar percaya pasar keuangan domestik bisa menyelesaikan masalah nilai tukar rupiah itu. jadi, kita butuh instrumen-instrumen yang menarik bagi investor, seperti investasi di hasil ekspor atau modal asing. dan solikin ini benar, dana hasil ekspor (DHE) SDA itu langkah yang baik, tapi kita juga harus fokus pada kebijakan makroprudensial yang tepat.
 
aku pikir dana hasil ekspor (DHE) itu bisa bikin rupiah lebih kuat karna banyak investor yang penasaran banget dng hasil ekspor kita 🤑. tapi sayangnya masih ada beberapa hal yang bikin investor ragu, misalnya sistem keuangan kita masih agak kurang jelas dan tidak efisien 😐. aku harap pemerintah bisa memperbaiki itu semua agar rupiah bisa lebih kuat dan stabil 🤞.
 
Gue penasaran banget apa arti dana hasil ekspor (DHE) SDA itu 🤔. Gue setuju pemerintah harus meningkatkan instrumen-instrumen keuangan yang menarik bagi investor 😊. Jika bisa, gue juga ingin melihat peningkatan kemampuan investasi dengan menggunakan teknologi seperti blockchain 📈. Dengan demikian, gue rasa nilai tukar rupiah dapat lebih stabil 💸. Tapi, kita harus ingat untuk tidak hanya fokus pada stabilitas saja, tapi juga pertumbuhan ekonomi dan inklusi keuangan 🌱.
 
Gue pikir gini, kalau mau tuk berdampak besar pada nilai rupiah pasti harus ada strategi yang lebih matang dari giliran Solikin. Masa kalau cuma bikin instrumen-instrumen saja aja nggak akan cukup. Gue bayangkan jika investor asing mulai terlihat kagum dengan pasar keuangan Indonesia, maka akses modal asing bisa makin mudah dan lebih stabil, siapa tahu aja nilai rupiah bisa naik-naik seperti itu 🤔
 
aku pikir kalau pasar keuangan domestik jadi kunci untuk kuatkan nilai rupiah kayaknya tidak salah. tapi aku masih ragu apakah itu bisa dilakukan dengan mudah aja. pendapatan dan penawaran asing yaitu dua sumber utama stabilitas mata uang, tapi apa kalau ada masalah pendapatan atau penawaran? 🤔

aku suka banget idea dari Solikin untuk mengembangkan instrumen-instrumen keuangan yang menarik bagi investor. itu bisa membuat pasar keuangan menjadi lebih dinamis dan stabil. dan aku setuju dengan ide DHE SDA, itu langkah yang baik untuk memperkuat nilai tukar rupiah.

aku juga suka banget visi KSSK untuk menjaga ketahanan sistem keuangan dan mendorong pertumbuhan ekonomi. tapi apa kalau ada masalah inovasi kebijakan makroprudensial? 🤷‍♂️
 
Gak percaya deh kalau ini pasti jalan satu-satunya untuk memperkuat rupiah, tapi aku pikir juga ada hal lain yang perlu diperhatikan yaitu inflasi, kalau inflasi terlalu tinggi maka rupiah akan turun nilai 🤔. Kita harus seimbang ya!
 
Pasar keuangan domestik memang sangat penting untuk menentukan nilai tukar rupiah, tapi sebenarnya masih banyak hal yang perlu dicoratkan. Misalnya saja seperti bagaimana mengatur pola aliran uang yang tidak terkontrol lagi dan membuat inflasi meningkat. Bisa jadi harus ada penambahan aturan yang lebih ketat tentang pengelolaan dana keuangan. Kita juga perlu memastikan bahwa investor merasa nyaman dan aman saat melakukan investasi di pasar keuangan, karena sekarang sudah banyak investor yang tidak percaya diri. Saya pikir dengan mengembangkan instrumen-instrumen yang lebih menarik bagi investor, kita bisa meningkatkan kesadaran investor dan membuat mereka lebih bersemangat untuk berinvestasi di pasar keuangan. 🤑
 
Maksudnya bikin pasar keuangan kita lebih baik biar mata uang rupiah stabil ya? Kalau ingin stabil itu membutuhkan 2 hal utama yaitu pendapatan dan penawaran valuta asing. Jadi, perlu bikin instrumen-instrumen yang menarik bagi investor dan juga harus ada sistem yang baik untuk mengatur ekspor dan impor.

Saya kira itu langkah yang tepat biar mata uang kita tidak terlalu naik turun. Tapi, saya masih ragu-ragu apakah itu cukup ya? Mungkin perlu ada beberapa hal lain yang harus dipertimbangkan juga 😐
 
Pasar keuangan domestik benar-benar penting untuk memperkuat nilai tukar rupiah ya! Saya pikir itu perlu kita fokuskan bukan hanya pada hasil ekspor saja, tapi juga pengembangan teknologi dan inovasi di bidang fintech. Jadi kalau kita punya teknologi yang canggih, bisa membuat instrumen keuangan yang menarik bagi investor, dan juga mampu mengawal stabilitas nilai tukar. Tapi kalau hasil ekspor terus menurun, lagi-lagi itu akan mempengaruhi nilai tukar rupiah. Maka dari itu perlu kita koordinasi baik dengan pemerintah maupun dunia bisnis untuk menciptakan strategi yang optimal aja! 💡
 
"Kita tidak bisa mengontrol cuaca, tapi kita bisa membawa brolu di dalam tangan 💨. Maka dari itu, perlu kita buat strategi yang tepat untuk menghadapi tekanan mata uang💸. Tidak ada kepastian bahwa pasar keuangan domestik akan menjadi kunci untuk memperkuat nilai tukar rupiah, tapi kita harus siap dan membuat rencana 💡"
 
Makanya gini solikin bilang pasar keuangan menjadi kunci untuk memperkuat nilai tukar rupiah? Udah aja ada ekspor yang siap jual, tapi masih banyak investor yang tak percaya... Mungkin harus dengerin cerita tentang orang Jepang yang suka makan nasi goreng, dia bilang "nasi goreng itu sih bukan masalah, tapi apa lagi yang kamu beli?" 🤣
 
Gak percaya banget dulu kalau pasar keuangan bisa menjadi kunci untuk memperkuat nilai tukar rupiah! 🤯 Lalu Solikin bilang ada 2 sumber utama stabilitas mata uang, yaitu pendapatan dan penawaran valuta asing. Pendapatan buat dari kebutuhan impor dan pembayaran utang luar negeri, kayaknya penting banget! 📈 Sementara itu, penawaran diarahkan oleh hasil ekspor dan aliran masuk modal asing termasuk utang luar negeri.

Gimana kalau kita fokus mengembangkan instrumen-instrumen yang menarik bagi investor? Seperti apa aja ya? 🤔 Mungkin ada cara lain untuk meningkatkan stabilitas nilai tukar rupiah. Selain itu, dana hasil ekspor (DHE) SDA juga merupakan langkah yang baik! 💸 Ini bisa membuat kita lebih siap menghadapi ketidakpastian di pasar keuangan.
 
Gue rasa gini solikin bilang yang benar banget, perlu dikembangkan instrumen keuangan yang menarik buat investor, kalau tidak maka pasar keuangan domestiknya akan begitu boros, dan nilai tukar rupiah pun akan terus turun. Gue sendiri bilang ketika gue masih kaya, aku aja suka investasi di pasar keuangan, tapi sekarang gue sudah kurang aji, gue mau mencari cara agar investor jadi banyak lagi, biar nilai tukar rupiah bisa naik aja.
 
Gue pikir Solikin benar-benar buat gue jelas tentang apa yang diinginkan pemerintah. Jika bisa membuat instrumen-instrumen keuangan yang menarik bagi investor, tapi juga jangan lupa kembangkan dana hasil ekspor (DHE) SDA ini biar nilai tukar rupiah bisa stabil aja. Gue pikir itu cara yang tepat untuk memperkuat mata uang kita.
 
kembali
Top