Belanja Pakaian RI Tembus Rp119,8 T, Thrifting Rugikan Industri

Kenaikan impor pakaian bekas ilegal mengancam kesejahteraan industri tekstil di Indonesia. Menurut wakil menteri perindustrian, Faisol Riza, tingginya porsi impor pakaian bekas ilegal memberikan tekanan serius terhadap industri tekstil dan produk tekstil nasional. Selain itu, ini juga mempercepat penyerapan tenaga kerja yang tidak optimal.

Dipercaya bahwa impor pakaian bekas ilegal mengancam keberlangsungan industri tekstil di Indonesia karena tidak hanya itu, tetapi juga memerlukan penindakan hukum yang lebih maksimal dan sistem pelaporan terpadu. Menurut Faisol, harga rata-rata pakaian bekas impor hanya berkisar 0,6-1,1 dolar AS per kilogram, sementara harga pakaian jadi impor mencapai sekitar 11,7 dolar AS per kilogram. Dengan demikian, pakaian bekas impor bisa 10,4 hingga 19,9 kali lebih murah dibandingkan pakaian jadi impor resmi.

Faisol menekankan besarnya potensi pasar domestik yang sangat besar dan seharusnya bisa dioptimalkan untuk memperkuat industri nasional. Total belanja masyarakat untuk sandang diperkirakan mencapai Rp10 triliun per bulan atau setara Rp119,8 triliun per tahun.
 
Kalau ini gini, impor pakaian bekas ilegal tuh bisa jadi sangat mengancam industri tekstil kita, ya? Makanya Faisol jelas-jelas bilangin kalau harus ada penindakan hukum yang lebih serius dan sistem pelaporan terpadu biar semua yang melanggar bisa diantisipasi. Saya pikir ini juga perlu dijadikan kesempatan buat kita meningkatkan kualitas pakaian jadi impor kita, biar lebih kompetitif sama dengan pakaian impor bekas ya? Tapi sih kalau bisa dioptimalkan potensi pasar domestik itu, mungkin kita bisa jadi tidak terlalu bergantung pada impor. Saya pikir ini adalah kesempatan besar buat kita meningkatkan industri tekstil kita, tapi harus kita lakukan dengan cerdas dan efektif aja. 🤔
 
Saya paham ya! Kenaikan impor pakaian bekas ilegal itu serus banget! Indonesia punya peluang besar untuk memproduksi pakaian jadi yang berkualitas, tapi siapa tahu siapa yang punya ide bagaimana caranya? Saya harap gubahan ini bisa membawa perubahan positif dan berbagi porsi pasar di Indonesia. Jangan sabar! 💪
 
omg sih, apa lagi yang perlu kita lakukan? impor pakaian bekas ilegal ini udah sangat serius banget! aku yakin kalau jika kita kerja sama dengan industri tekstil dan pelaku bisnis, kita bisa membuat pakaian jadi yang lebih kompetitif dan murah juga. tapi, kita harusnya buat sistem pelaporan terpadu aja, biar tidak ada lagi kesalahpahaman dan tekanan pada industri nasional ini. aku juga penasaran sih apa itu harga rata-rata pakaian bekas impor itu 0,6-1,1 dolar AS per kilogram? itu nggak sabet aja, kayaknya ada masalah dengan pajak atau apa aja?
 
Pakaian bekas ilegal ini kerenahnya mengancam kita semua, ya... Industri tekstil kita seperti yang tercengar dan berantakan. Kalau gini, bagaimana caranya kita bisa mengoptimalkan pasar domestik kita? Mungkin perlu dilakukan strategi promosi yang lebih cerdas dan marketing yang lebih baik untuk membuat pakaian jadi impor ini lebih menarik bagi masyarakat. Tapi juga, karenanya perlu diawasi lebih ketat oleh otoritas agar tidak ada yang memanfaatkan sistem ini dengan cara yang tidak adil...
 
kaya gini pula ya? impor pakaian bekas ilegal terus-menerus naik, tapi apa yang lakukan pemerintah? nanya aja wakil menteri itu tentang statistiknya, siapa tahu data bukanlah benar-benar akurat. kalau benar-benar begitu, kenapa impor pakaian bekas ilegal tidak dihentikan? serius, pemerintah itu nggak bisa ngelolanya kegiatan ilegal ini?
 
Pakaian bekas ilegal itu bikin banyak masalah, bukan? Membawa industri tekstil Indonesia jadi tidak kompetitif dengan luar negeri. Maksimal penindakan hukum dan sistem pelaporan yang baik itu diharuskan untuk mengatasi masalah ini. Kalau tidak, nanti harga pakaian bekas ilegal turun lagi dan industri tekstil nasional akan terus jadi korban. Saya rasa masyarakat juga perlu lebih teliti dalam memilih pakaian, bukan cuma membeli apa saja yang murah. Biar tidak kalah dengan pasar domestik sendiri, ya! 😒
 
Gak kalah rasa, ya! Impor pakaian bekas ilegal itu memang bikin kerugian besar bagi industri tekstil kita. Mereka harus menghadapi sengit kompetisi dari produk impor yang harganya murah sekali. Saya rasa penting banget kita meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatifnya, seperti penyerapan tenaga kerja yang tidak optimal dan dampak lingkungan. Kita juga harus meningkatkan kualitas produk tekstil nasional agar bisa bersaing dengan impor yang berkualitas tinggi. Mungkin jika kita bisa menemukan cara untuk meningkatkan harga pakaian jadi impor, maka impor pakaian bekas ilegal bisa diurangi. Kita harus bekerja sama, ya! 💡👕
 
kembali
Top