Bareskrim Kawal Deportasi 11 ABK Penyelundup 7,5 Ton Timah Batam

Dalam gelombang kedua pemulangan pekerja migran Indonesia yang dideportasi dari Malaysia, Bareskrim Polri berhasil mengawal 133 warga negara Indonesia tersebut. Salah satu di antaranya adalah 11 anak buah kapal (ABK) yang tersandung kasus penyelundupan pasir timah ilegal asal Indonesia sebanyak 7,5 ton.

Ditangkap pada bulan Oktober 2025 oleh Agensi Penguatkuasa Maritim Malaysia (APMM), 11 WNI ABK tersebut diduga menyalahkan Indonesia ke Malaysia dan sebelumnya berhasil melarikan diri. Kini, mereka telah dijadwalkan dipulangkan ke tanah air.

Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri, Brigjen Pol. Moch Irhamni, mengatakan bahwa kasus ini akan dikoordinasikan dengan Polda Kepulauan Riau untuk proses hukum lebih lanjut.

Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Johor Bahru berhasil memfasilitasi pemulangan deportasi 133 pekerja migran Indonesia, di mana 11 WNI ABK yang tersandung kasus penyelundupan tersebut berada dalam daftar deportan.
 
Maksudnya kayaknya mereka harus dihukum banget kan? tapi gini juga kalau mereka cuma dihukum sedikit, mungkin pihak Malaysia akan kembali mengeksploitasi pekerja migran kita lagi 🤔🚣‍♂️. Tapi siapa tahu, mungkin mereka itu sebenarnya tidak melakukan kesalahan yang berat dan mohon ampun. tapi kalau tidak, kemudian bagaimana caranya kita bisa memastikan agar hal seperti ini tidak terjadi lagi? 🤷‍♂️🚫
 
Mereka itu apa sih? Menyalahkan negara sendiri dan lupa negara asalnya juga. Kalau tidak salah saya tahu pengangkutan kapal ke Malaysia itu bisa diatur oleh Kapal Negara saja, kenapa harus jadi kasus penyelundupan pasir timah? Kita harus berhati-hati dengan mereka yang mau terlibat dalam aktivitas ilegal, tapi kita juga harus ingat bahwa banyak yang terjebak karena situasi seperti ini.
 
Wahh, itu luar biasa! Pulang ke tanah air sama aja, tapi masih ada beban kasus nyata sih... 7,5 ton pasir timah ilegal itu sebenarnya apa sih? Ternyata ada yang menyalahkan Indonesia ke Malaysia, itu apa keadaannya? Dan sekarang 11 orang dijadwalkan dipulangkan, tapi masih ada keraguan sih, apa mereka benar-benar bebas dari kasus ini? Kita harap saja proses hukum di Polda Kepulauan Riau bisa memastikan bahwa mereka tidak akan kembali ke situasi yang sama. Semoga mereka bisa fokus pulang ke keluarga dan mulai hidup lebih stabil. 🤞🚣‍♂️
 
Gue pikir ini bikin kerumitan juga lagi kalau nggak ada aturan yang jelas banget. Pas bule pas ke Malaysia, ternyata gini punya konsekuensi. 7,5 ton pasir timah ilegal, itu apa aja? Jangan sabarnya, kalau punya niat tidak baik, itu sebaiknya tidak pernah melakukan ya.

Sekarang ini kembali ke Indonesia, yang harus dihadapi pun masih banyak lagi masalah. Pekerja migran yang masih tersisa pasti akan merasa bingung sih, kalau harus balik ke tanah air dan gue rasa mereka pasti akan sulit untuk mencari pekerjaan lagi nanti.

Gue pikir ini bukan cuma isu pengawasan, tapi ada yang salah dengan sistem migrasi kita sendiri. Kalau nggak ada aturan yang jelas dan terjamin, tentu saja akan ada orang-orang yang mencoba mengelabui sistemnya.
 
Maksudnya siapa yang bilang Malaysia bisa menangkap semua WNI yang melarikan diri? Apa ada yang salah dengan mereka kalau mau pergi ke luar negeri untuk cari pekerjaan? Saya pikir ini masalah kita sendiri, cara membangun ekonomi agar kerja sama internasional jadi lebih baik. Mereka (WNI ABK) hanya buat apa? Mau gaji dan ingin kembali ke rumah.
 
Hmm, sih kalau ini kisah ABK yang jadi korban pasir timah ilegal dari Malaysia, itu gampang dipikirkan bahwa Malaysia udah capek dengan Indonesia kan? Tapi, aku rasa perlu diingat bahwa korban ini bukan hanya pasir timah, tapi juga pekerja migran lainnya yang jadi korban sistem penyelundupan. Aku tahu Malaysia punya kewajiban untuk mengatur pelabuhan dan portnya, tapi sepertinya masih ada kekurangan dalam pengawasan dan penerapan hukum.

Aku pikir ini bukan soal kepentingan nasional atau konflik antara Indonesia dengan Malaysia, tapi lebih kepada kenyataan bahwa sistem penyelundupan yang kompleks ini memerlukan kerja sama dari semua pihak. Jadi, aku harap Indonesia dan Malaysia bisa bekerja sama untuk mencegah kasus-kasus seperti ini terjadi lagi di masa depan 🤔
 
Wah bro, kalau kita lihat dari segi logika, kenapa Malaysia gak bisa ngatur pasir timahnya sendiri? Kita lihat 7,5 ton pasir timah yang dihantam oleh kapal-kapal asing, tapi gak ada konsekuensi bagi mereka. Nah, 11 anak buah kapal yang terang-terangan melarikan diri ke Malaysia dan gak bisa kembali ke Indonesia? Gini aja sih, bro, kalau kita lihat dari segi ekonomi dan hukum, Malaysia gak perlu khawatir, tapi kita Indonesia, bro...
 
Maksudnya gak usah terlalu senang ya? Dulu malah sengaja melarikan diri ke Malaysia, sekarang kembali ke Indonesia... itu kalau dianggap sebagai contoh kesuksesan aja sih... tapi kenapa harus seperti ini? Kalau di Malaysia udah berhasil melarikan diri, nggak perlu dipukul-pukuli lagi. Kita harus fokus pada menciptakan pekerjaan yang memadai di Indonesia, gak perlu terus-terusan berganti-berganti tempat kerja...
 
Makasih kalo ada kabar ini... apa salahnya sih mereka bisa menyalahkan negara asalnya? Kalau malah buat masalah lebih besar lagi, kayaknya harus diwaspadinilah kalau gini terjadi lagi. Dan coba aja lihat, bagaimana kalau sebelum dipulang, mereka harus diawasi dulu sih, apakah ada yang ada yang tidak beresannya? Tapi jadia, kalo sudah dipulangkan, kita harap mereka bisa mengambil pelajaran dari pengalaman ini... 🤔
 
Aku senang banget ya, akhirnya 133 orang WNI bisa pulang ke tanah air setelah dideportasi dari Malaysia. Semua karena kerja sama Konsulat Jenderal KJRI Johor Bahru dengan Bareskrim Polri. Saya rasa ini bukti bahwa Indonesia tidak kalah dalam menangani masalah migran, kita bisa melindungi orang-orang WNI yang terjebak di luar negeri. Semoga mereka bisa mendapatkan bantuan dan perlindungan yang tepat dari pemerintah dan masyarakat.
 
Aku pikir ini sangat konyol banget kayaknya nih... tapi aku jadi pikir, kenapa mereka bisa melarikan diri ke Malaysia dulu? Apa sih yang bikin mereka tidak ingin kembali ke tanah air? Aku rasa mereka mungkin already lelah banget sama kerja yang sulit di luar negeri. Lalu nanti mereka malah dipanggil kembali ke Indonesia dan harus menghadapi masalah hukum. Ini kayaknya bukan solusi yang baik banget...
 
BIAR NYA SEMUA WNI MALAYSIA DIJADWAKAN KEPULAUAN! SEBENARNYA APA LAGI MEREKA DOANG MENYALAHKAN INDONESIA? APA PEKERJA MIGRAN INDONESIA DENGAN AKHLAK BURUQ? MULAI dari APMM dan Polda Kepulauan Riau, kayaknya harus ada kebijakan yang lebih matang dalam menangani kasus-kasus seperti ini!
 
Wah ga, 11 anak buah kapal tuh siap njeles di Malaysia aja! Siapa tahu mereka udah lama nyari caklapan di sana kan? 🤣 Saya pikir mereka harus jadi bocil kebun kelinci di Malaysia, bisa ngerjain gampang! 🐰🏠
 
kembali
Top