Banyak Pabrik Tapioka di Lampung, Pemerintah Diminta Tahan Impor

Lampung Menuntut Pemerintah Menahan Impor Tepung Tapioka, Siapa Saja yang Mendukung?

Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, telah menuntut pemerintah pusat untuk menahan impor tepung tapioka. Ini ditujukan sebagai jawaban atas potensi produksi tambahan tepung tapioka di Lampung. Menurut Rahmat, ubi kayu telah menjadi tulang punggung ekonomi Lampung selama lebih dari 60 tahun, dengan ratusan ribu petani bergantung pada komoditas ini.

Potensi produksi tepung tapioka di Lampung cukup besar, mencapai 21 juta ton ubi kayu per tahun. Dengan rasio konversi sekitar 5 kilogram ubi kayu menjadi 1 kilogram tapioka, Lampung memiliki potensi produksi lebih dari 4,2 juta ton tepung tapioka per tahun untuk memenuhi kebutuhan industri nasional.

Dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia telah mengalami penurunan impor pati ubi kayu. Menurut data Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, pangsa pasar domestik mencapai 79 persen, sedangkan nilai ekspor meningkat menjadi 18,7 juta dolar AS pada November 2025.

Dengan demikian, Lampung siap untuk menjadi produsen terbesar dengan kualitas baik, pasokan stabil, dan harga bersaing. Namun, ini diharapkan dapat didukung oleh kebijakan nasional yang konsisten.
 
ini kabar baik banget! 🌱 Lampung siap untuk menjadi produsen tepung tapioka terbesar lagi! 🤩 Udara di sana udah sangat segar, kayaknya nantinya mereka bisa meningkatkan produksi dan menjaga kualitas. Kalau ini bisa jadi kebijakan yang baik, maka banyak petani di Lampung bakal merasa lega. Nah, kalau semua sesuai rencana, aku yakin mereka bisa mencapai tujuan dengan stabil dan harga yang kompetitif. Semoga berjalan lancar! 💪
 
Eh... apa ya? Soal tepung tapioka kok bertiada di lampin? Hmm, saya rasa siapa aja yang suka tapioka? Saya pun suka tapioka, tapi apa yah? Siapa aja yang mau membeli tapioka dari lampin? Saya pikir tepung tapioka itu asal sama ubi kayu, kan? Lalu siapa aja yang bisa produksi ubi kayu banyak banget? Saya rasa itu penting juga... *confused*
 
Aku pikir ini benar-benar luar biasa banget sih! 60 tahun lampung utama menghasilkan ubi kayu dan sekarang mau berani mengatakan kalau kita harus menghasilkan tepung tapioka? Siapa lagi yang mau mendukung ini? Aku rasa ini seperti ketika aku masih kecil, ayahku bilang kalau kita harus siap-siap untuk apa pun. Padahal, pada umumnya produksi ubi kayu di lampung sudah cukup lama dan stabil. Tapi, aku juga tahu bahwa pemerintah memiliki rencana yang jelas untuk meningkatkan ekspor tepung tapioka. Aku harap kebijakan ini bisa berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi petani di lampung.
 
ya ga, gampang banget nih! lampung harus jadi produsen tepung tapioka terbesar di indonesia! kalau punya potensi produksi 4,2 juta ton per tahun itu artinya sangat buat sekali ya! tapi apa yang bikin aku senang banget adalah ini: impor tepung tapioka harus dihentikan dan digantikan dengan ekspor yang lebih banyak lagi! seperti gini sih: Lampung buat 4,2 juta ton tapioka, lalu eksport ke luar negeri dan mendapatkan uang yang lebih banyak lagi! ahhhh... aku sangat senang banget nih! 🙌💖
 
Aku pikir kalau pemerintah menahan impor tepung tapioka itu nggak cuma soal ekonomi aja, tapi juga soal keamanan pangan kita 🤔. Aku lihat lampung udah memiliki potensi produksi yang luar biasa, tapi kalau punya kebijakan yang tidak konsisten, apakah hasilnya bisa dipastikan? Sepertinya pemerintah harus bereksperimen dan mencoba cara lain untuk mendukung produksi tepung tapioka di lampung agar hasilnya bisa terlihat. Aku yakin kalau dengan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan petani, kita bisa membuat kebijakan yang lebih baik. Dan aku harap produksi tepung tapioka di lampung bisa menjadi salah satu contoh keberhasilan Indonesia dalam hal keamanan pangan 🙏
 
Aku pikir ini kayak giliran lagi sih... lampung ingin jadi produsen tepung tapioka terbesar, tapi apa sih kabar sama impor-impornya sendiri? kayaknya kalau gini, produksi di Lampung akan lebih baik, tapi apakah hasilnya bakal jadi lebih murah atau yang sama aja? serius, siapa yang mau ngimpor tepung tapioka dari luar jika ada yang mau beli dari lampung? 🤔💸
 
Makasih banget ya pemerintah Lampung yang punya ide bagus banget! Udah lama kumpul udang tapioka di sini, kan? Jadi kalau pemerintah bisa membantu memproduksi lebih banyak, tentu bakal membuat kita semua (esok hari) nggak perlu khawatir ngga? Udah coba produksi tepung tapioka 4,2 juta ton sih, itu cukup besar banget!
 
Kalo mau ngajak Lampung jadi produsen tepung tapioka terbesar di Indonesia, udah ada banyak hal yang perlu dipikirin... seperti infrastruktur, teknologi pertanian yang baik, dan sistem pasokan yang efisien. Jangan cuma bisa menghasilkan banyak produksi, tapi juga harus bisa menjaga kualitasnya. Kalau gini, lampung akan terus menjadi tujuan bagi banyak investor asing.
 
Gue rasanya kalau pemerintah harus mendukung produksi tepung tapioka di Lampung. Gue suka ubi kayu, tapi sekarang udah jarang bisa ditemukan di pasar gue di daerah kota. Jika Lampung bisa memproduksi lebih banyak, pasti harga jadi lebih murah. Mau kalau impor tapioka semakin berhenti? Gue suka ubi kayu goreng, dan tapioka bubur juga enak banget! 😊🍲
 
Gue pikir kalau gubang Lampung bener-bener salah, impor tepung tapioka itu sebenarnya untuk meminum nasi makin aja :D. Jangan lupa, ubi kayu udah banget jadi tulang punggung ekonomi Lampung, tapi siapa bilang kalau tidak ada yang mau beli di luar daerah? Nah, kalau produksi tepung tapioka banyak, maka akan makin mahal, dan nanti gue rasa orang Lampung mau lebih banyak nasi instan aja. Makin seru banget.
 
Aku pikir ini sangat seru banget! Siapa saja yang nantinya mau membeli tepung tapioka dari Lampung kalau diimpor? Mungkin karena harga lebih mahal atau kualitasnya tidak sebanding dengan impor? Gubernur Lampung ini benar-benar ingin mengembangkan ekonomi daerahnya, tapi aku harap pemerintah pusat bisa memberikan bantuan yang cukup dan konsisten. Kalau ya punya kemampuan produksi yang baik, siapa juga tidak suka dengan itu 😊
 
Kalau mau ngeluarin impor tepung tapioka, lampung harus siap bareng biaya produksi. Udah ada ratusan ribu petani yang tergantung pada ubi kayu, jadi harus dihargai.
 
Gampang banget dikecualikan dari impor tepung tapioka lagi. Siapa yang jadi lawan utama konsumen? 🤔 Apalagi kualitasnya belum pasti, kan? Saya pikir pemerintah harus berhati-hati terus, tapi sama-sama Lampung yang ikut dalam permainan ini aja.
 
Kalau pemerintah membatalkin impor tepung tapioka, itu berarti kita siap untuk menjadi produsen utama ya! Potensi produksi di Lampung begitu besar, tapi apa jadi kalau tidak ada pasokan dari luar? Kita harus yakin kalau kebijakan ini bakal membuat harga tetap stabil dan tidak naik. Kalau gak, tolong buat rakyat biasa yang tergantung pada tepung tapioka ini.
 
Maksudnya apa? Mereka tadi bilang tidak lagi impor tapioka dari luar negeri, tapi apa yang harus dilakukan Lampung kalau mau jadi produsen terbesar? Belum punya kemampuan, kan? Kalau memang mau berinvestasi, biarkan pemerintah konsisten saja. Tapi apa kalau ada masalah, siapa yang akan bertanggung jawab? 🤔
 
Aku pikir giliran kalanya Lampung jadi pengekspor tepung tapioka! Mereka udah punya potensi besar dan sudah ngalami penurunan impor pati ubi kayu. Apa lagi, mereka punya kelebihan biaya yang lebih rendah dibandingkan dengan produsen lain di Indonesia. Kalau pemerintah langsung mendukung, aku pikir bisa jadi menjadi salah satu sumber tepung tapioka terbesar di Indonesia! 🚀
 
Gue rasa gini seru banget! Lampung already have banyak sekali petani ubi kayu yang sudah berpengalaman, jadi biar produksi tepung tapioka di Lampung bisa bertahan lama dan stabil, harus ada kebijakan yang tepat ya. Jangan sampai pemerintah lupa memberikan bantuan kepada petani-petani di Lampung. Gue yakin kalau dengan kerja sama bersama, tidak ada masalah.
 
🤔 kalau pemerintah menahan impor tepung tapioka, tentu Lampung akan lebih siap dalam menghasilkan produksi tambahan. tapi, apa yang penting adalah kita bisa mendukung produksi tersebut dengan membeli langsung dari petani atau produsen. karena itu jangan cuma sekali2 ngomongin tentang konsistensi kebijakan, tapi kita harus aja tindak juga ya! 🤑
 
aku pikir ini gampang banget, kalau pemerintah jadi penegak kebijakan tapioka di Lampung pasti industrinya bisa berkembang cepat kok 🤩. tapi yang perlu diingat juga ada isu lingkungan dan keseimbangan ekosistem ubi kayu ya, kalau kita terlalu banyak menanam ubi kayu itu bisa mempengaruhi kestabilan cuaca dan sumber air di daerah tersebut 😬. jadi, pemerintah harus menemukan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dengan kelestarian lingkungan 🌿💚.
 
kembali
Top