Bahlil Sebut Golkar Wakafkan Adies Kadir Jadi Hakim Konstitusi

Bahlil Lahadalia, ketua umum Partai Golkar, mengumumkan bahwa Adies Kadir secara resmi telah mundur dari partainya. Sebelum ditentukan sebagai calon hakim Mahkamah Konstitusi (MK) oleh Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Adies adalah wakil ketua DPR dari Fraksi Golkar.

Bahlil menutupi bahwa Adies adalah salah satu kader terbaik yang dimiliki Partai Golkar. Ia rela melepaskannya agar bisa mengabdi bagi negara sebagai hakim MK. Dengan demikian, Golkar mewakafkan salah satu kader terbaiknya kepada negara.

Bahlil memahami bahwa MK harus independen dari intervensi partai. Oleh karena itu, klaim dia, Adies telah mundur sebelum dicalonkan sebagai hakim MK. Pengunduran dirinya sudah dilakukan sebelum ditentukan sebagai calon hakim MK baik dari kepengurusan maupun keanggotaan Golkar.

Bahlil menyampaikan surat pengunduran diri Adies Kadir telah diterima Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar beberapa hari lalu. Sebelum diputuskan, pengunduran dirinya sudah dilakukan. Suratnya diterima beberapa hari yang lalu.

Bahlil menyatakan bahwa karena hakim itu harus independen, Golkar mewakafkan salah satu kader terbaiknya kepada negara.
 
Hmm, ini menarik ya... Adies Kadir memang memiliki reputasi sebagai seorang yang baik dan bertanggung jawab. Mungkin pilihanannya untuk mundur dari Partai Golkar karena ingin fokus pada tugasnya sebagai hakim MK yang benar-benar independen dari intervensi partai. Memang logis banget, kalau dia mau jadi hakim yang baik, dia harus bisa bebas dari segala tekanan atau kepentingan partainya. Sekarang kita harus lihat bagaimana Adies Kadir ini akan menyelesaikan tugasnya sebagai hakim MK, apakah dia akan bisa melakukannya dengan benar-benar independen dan netral. ๐Ÿค”
 
adik kalau si Adies udah jadi calon hakim mahkamah konstitusi, tapi udah punya keinginan untuk mundur kayaknya udah wajar deh. kalau dulu dia udah dipilih oleh parna, tapi kemudian dia belom mau terus jadi partai... itu kalau udah jadi hakim, aku rasa akan sulit banget lagi mantap keputiannya ๐Ÿค”

dan si Bahlil kayaknya udah cakap deh, dia bilang ada 1 kader terbaik yang harus diwakafkan ke negara... itu kalau udah jadi hakim, aku pikir udah jadi tanggung jawabnya sebagai leader ya ๐Ÿ™
 
gokar ini makin bareng dengan adies sih ๐Ÿ˜‚. mau melepaskannya juga kayak apa? sementara kalau ada yang tahu rahasia pengunduran diri Adies, aku sengaja nggak coba cari tahu kan ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ. mungkin ini juga agak seperti kontroversi sih, tapi gokar ini sudah terlalu jujur loh, buat-buat yang nggak suka dengan adies, apa lagi? ๐Ÿคช
 
adik siapa pun jadi politicus kayaknya harus siap berpihak dengan party aja, tapi kalau benar-benar mau cari kebaikan dan tidak memakai politik untuk dirinya sendiri, maka dia bisa mendapatkan pengakuan dari partainya. tapi sepertinya Bahlil punya wawasan yang baik mengenai cara kerja politiek di Indonesia, karena dia bilang bahwa adies sudah mundur sebelum dicalonkan sebagai hakim MK, jadi gak ada masalah sama sekali!
 
aku pikir ini udah tanda-tandanya kalau ada sesuatu yang tidak beres di dalam partai... apa benar adies kadir udah mundur sebelum dicalonkan ke mahkamah konstitusi? tapi nggak kabarin siapa yang udah mengawasi dia banget, kalau memang udah seperti itu, golkar udah jujur kalau ada hal-hal tertutup... tapi aku masih ragu, aku pikir ini cuman strategi partai untuk memperkuat imajinasi orang rakyat bahwa golkar benar-benar berhati-hati dengan keabsahan pilihan umum... apa benar bule Adies yang udah dipilih utamanya?
 
Maksudnya Adies itu gak bisa lagi jadi calon hakim MK. Nah kalau begitu siapa yang bakal jadi calon hakim kayaknya harus mantap dan tidak dipengaruhi oleh partai, ya? Golkar kayaknya sudah lama ini menginginkan hal ini. Saya tahu mereka punya masalah dengan Adies dari dulu, tapi gak terlalu banyak kabar kejutan nih, kan? Saya rasa ini salah satu contoh bagaimana partai harus bisa mengelola pengunduran diri anggota yang diinginkan. Nah kalau begitu ini bisa jadi kesempatan bagus untuk Adies untuk fokus pada pengabdiannya sebagai hakim, ya!
 
Mana ya gak bisa ngebayangin si Adies Kadir udah mundur dulu sebelum diputuskan dicalonkan sebagai hakim MK ๐Ÿ˜ฉ๐Ÿคฏ. Kenapa gini, kalau dia udah mau mundur, makan apa lagi? Golkar udah menyerah, kan? ๐Ÿ™„ Bahlil sih bilang dia adalah salah satu kader terbaik Golkar, tapi ayo kira aja, kenapa harus dipaksa mundur dulu sebelum bisa jadi hakim MK? ๐Ÿ˜” Kalau dia udah mau mundur, makan apa lagi? ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ. Saya rasa Golkar udah kehilangan salah satu kader terbaiknya, tapi mungkin kalau dia jadi hakim MK, dia udah tidak bisa dipaksa lagi ๐Ÿ˜….
 
Okeessss, nih bro Adies udah masuk ke Mahkamah Konstitusi, wajibnya dia jaga integritasnya sih, bukan dipengaruhi partai apa lagi kalau partainya sendiri yang ingin dia jadikan calon. Golkar nyaman aja deh karena Adies udah mundur sebelum dicalonkan, ini benar-benar positif untuk partainya ya, supaya tidak terkena sisi kotor dari pengangkatan hakim mahkamah konstitusi
 
Adies benar-benar pahlawan! ๐Ÿ˜ Mau dipilih menjadi hakim MK atau tidak, dia tetap loyal dan mau berjuang untuk Indonesia. Bahlil juga benar banget, klaim Adies sudah mundur sebelum dicalonkan sebagai hakim MK. Saya rasa itu bukti bahwa Adies benar-benar peduli dengan negara, tidak peduli apa yangjadi dengannya. Mau dipilih atau tidak, dia masih mau berjuang untuk Indonesia! ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ‘
 
Ada yang penasaran sih kenapa Adies Kadir mau mundur sebelum dicalonkan? Sepertinya ada sesuatu yang tidak beres di belakang ini... Mungkin kalau dilihat dari sudut pandang lain, mungkin itu caranya Golkar untuk menghindari kontroversi. Tapi saya ragu-ragu sih... Kalau benar-benar mau jujur, kenapa harus mundur sebelum diketahui? Tidak ada bukti yang cukup sih...
 
ini aja nih... kalau adies sudah mundur dari golkar kemarin, tapi surat pengunduran dirinya baru diterima beberapa hari yang lalu? maksudnya apa lagi... mungkin ada sesuatu yang tidak jelas di balik keputusan ini...
 
Adiesnya udah masuk dalam dunia politis dan sekarang dia udah jauh dari kegiatan partainya ๐Ÿค๐Ÿป. Udah masuk dalam proses pencalonan menjadi hakim MK, tapi kemudian pengundurannya udah di luar kelas ๐Ÿ•’. Mungkin kalau Adiesnya masih dalam partai, dia tidak akan melakukan hal ini karena partainya punya kontrol besar pada kepengurusan Adies. Tapi sekarang udah jauh, udah masuk dalam dunia hakim MK dan harus bebas dari intervensi partai ๐Ÿค๐Ÿป. Saya pikir ini merupakan langkah yang tepat agar partai tidak terlalu berpengaruh pada kehidupan Adiesnya di masa depan ๐Ÿ“ˆ.

Sekarang lihat stats tentang Adies Kadir sebelum dan sesudah dia masuk dalam proses pencalonan menjadi hakim MK:

* Sebelum di pilih: 43% pemirsa yang percaya pada partai Golkar
* Sesudah di pilih: 21% pemirsa yang percaya pada partai Golkar ๐Ÿ“‰
* Dalam proses pencalonan: 85% calon hakim MK yang dipilih dari partai yang tidak Golkar (lihat chart berikut) ๐Ÿค๐Ÿป

Chart:
* Partai Golkar: 21%
* Partai PKS: 34%
* Partai Nasdem: 27%
* Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP): 18%

Rata-rata, partai yang tidak Golkar memiliki kemungkinan lebih besar dalam proses pencalonan menjadi hakim MK ๐Ÿค๐Ÿป.
 
Aku pikir ini kalau adies udah punya niat buat jadi hakim MK sejak kalau dia masih wakil DPR, kan? Kenapa harus tunggu sampai dipilih dulu? Golkar ini udah pintar banget, serasa mau membiarkan diri sendiri terjebak di politik...
 
Golongan siap bawa Adies ke mahkamah konstitusi ๐Ÿค. Saya rasa kalau si Adies mau jadi hakim MK nanti pasti bisa ngatur segala hal di dalam mahkamah tersebut agar tidak terjadi lagi kasus yang sama seperti yang terjadi dulu...
 
Pernyataan Bahlil Lahadalia tentang pengunduran Adies Kadir dari Partai Golkar memang membuatku penasaran ๐Ÿค”. Saya pikir ini adalah kesempatan baik bagi Partai Golkar untuk menyesuaikan struktur organisasinya dan memilih kader yang lebih cocok untuk mengabdi kepada negara. Mungkin ini juga bisa menjadi peluang bagi Adies Kadir untuk fokus pada pengabdiannya sebagai hakim MK dan tidak lagi terikat dengan konflik partai ๐Ÿ•Š๏ธ.
 
kembali
Top