Bahlil: Cabut Izin Usaha Penyebab Banjir Sumatra Sudah Dikaji

Presiden Prabowo Subianto telah memutuskan untuk mencabut izin usaha 28 perusahaan yang terbukti melanggar aturan di sektor kehutanan dan pertambangan. Menurut Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, pencabutan tersebut telah dilakukan melalui kajian mendalam oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH).

28 perusahaan tersebut terbukti melakukan pelanggaran aturan hingga menyebabkan bencana ekologis di sejumlah wilayah Pulau Sumatra, termasuk Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat. Salah satu izin usaha yang dicabut adalah milik PT Agincourt Resources selaku pengelola tambang emas Martabe di Batang Toru, Sumatra Utara.

Bahlil menjelaskan bahwa pencabutan ini telah dilakukan setelah kajian mendalam oleh Satgas PKH. "Kalau terkait dengan pencabutan, ada 28 izin baik di sektor kehutanan maupun pertambangan, itu telah kemarin diumumkan oleh Pak Mensesneg (Prasetyo Hadi) dan Satgas PKH, dan itu merupakan hasil kajian mendalam dari Satgas PKH," ujar Bahlil.

Pencabutan 28 izin usaha ini merupakan tindak lanjut atas hasil investigasi Satgas PKH yang dibentuk untuk merespons rangkaian bencana alam di Pulau Sumatra pada akhir 2025. Menurut Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, langkah tegas ini merupakan tindak lanjut atas hasil investigasi tersebut.

Dari 28 perusahaan yang izinnya dicabut, sebanyak 22 merupakan Perusahaan Berusaha Pemanfaatan Hutan (PBPH), sementara enam lainnya bergerak di sektor non-kehutanan seperti pertambangan, perkebunan, dan Perizinan Berusaha Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu (PBPHHK). Total luas kawasan hutan yang izinnya dicabut mencapai 1.010.592 hektar.
 
ini gampang terjadi banget ya! 28 perusahaan ini sudah sering-banyak dijadikan contoh oleh netizen untuk kritik terkait kekhodongan pemerintah dalam mengatur kehutanan dan pertambangan. tapi apa yang dibuat pemerintah kalau bukannya semua perusahaan itu harus dipenjarakan? tapi justru ada pengecualian, yaitu pembatasan izin saja. aku pikir pemerintah sudah cukup tegas dengan memutuskan untuk mencabut izin tersebut. tapi masih banyak hal yang harus diperbaiki dan diawasi agar tidak terjadi lagi bencana ekologis seperti sebelumnya ๐Ÿ˜•๐ŸŒฟ
 
Maksudnya, kalau pemerintah benar-benar peduli dengan lingkungan dan tidak mau biarkan perusahaan-perusahaan besar melakukan kejahatan di sini, mungkin akan ada perubahan yang positif dalam beberapa tahun mendatang ๐Ÿคž. Tapi, apa artinya izin-izin tersebut benar-benar dicabut? Ada bukti bahwa 28 perusahaan tersebut tidak akan kembali melakukan hal yang sama? Semua ini harus diawasi dan dipantau dengan teliti agar tidak ada kejahatan yang terulang lagi ๐Ÿ•ต๏ธโ€โ™‚๏ธ.
 
Pecah banget ari saya kalau 28 perusahaan itu benar-benar melanggar aturan di sektor kehutanan dan pertambangan! Sepertinya mereka tidak peduli dengan dampak yang ditimbulkan oleh kegiatan mereka, ya? Kawasan hutan yang dicabut itu adalah banyak sekali, kan? Maksudnya kalau kita bisa menghemat kawasan hutan yang masih sehat itu, maka kita juga bisa mencegah bencana alam di masa depan. Saya harap pemerintah bisa lebih teliti dalam pengawasan kegiatan ekonomi yang berpotensi merusak lingkungan!
 
Hmm, aku pikir tindakan Presiden Prabowo Subianto memang tepat, ya? Kamu tahu siapa yang mau melindungi keanekaragaman hayati di pulau Sumatra? Aku sendiri punya teman dari Aceh yang berasa sedih karena kagetnya ketika sawahnya terbakar pada tahun 2024 ๐Ÿค•. Tapi, aku tidak tahu kalau ada 28 perusahaan yang melanggar aturan hingga menyebabkan bencana ekologis di wilayah tersebut. Aku hanya ingin tahu siapa-siapa yang harus bertanggung jawab atas itu, ya? Aku rasa penting juga kita memperhatikan dampaknya terhadap masyarakat lokal, kalau tidak mereka siapa yang akan mendapat manfaat dari proyek-proyek tersebut?

Aku pernah pergi ke Martabe selama liburan musim panas 2024, aku lihat langsung sawah tambang emas yang beroperasi, kayaknya itu memang berisiko besar terhadap lingkungan ๐ŸŒŽ. Tapi, aku tidak tahu kalau ada satuan tugas yang benar-benar melakukan kajian mendalam untuk mengetahui siapa-siapa yang melanggar aturan hingga menyebabkan bencana tersebut. Aku rasa kita butuh lebih banyak transparansi dan akuntabilitas dalam proyek-proyek seperti itu, ya?
 
๐Ÿค” Ini gini nih, pemerintah udah memutuskan untuk mengambil tindakan keras terhadap perusahaan-perusahaan yang melanggar aturan di sektor kehutanan dan pertambangan. 28 perusahaan itu udah banyak melanggar aturan dan menyebabkan bencana ekologis di beberapa wilayah Sumatra.

Aku pikir ini bagus banget, karena kalau kita tidak punya aturan yang jelas, maka perusahaan-perusahaan itu akan terus melanggar dan menyebabkan kerusakan lingkungan. Kita harus memastikan bahwa pihak yang berwenang benar-benar menjaga agar tidak ada perusahaan lagi melakukan hal yang sama.

Selain itu, aku juga ingin tahu siapa nanti yang akan mengambil alih izin usaha dari perusahaan-perusahaan itu. Apakah mereka bisa terus beroperasi dengan lebih baik dan mematuhi aturan? Kita harus memantau situasinya agar tidak ada perusahaan lain melanggar aturan lagi. ๐ŸŒณ๐Ÿ’ช
 
Gue rasa ini buat gue senang banget! Presiden memutuskan untuk mengambil tindakan serius melawan kejahatan di sektor kehutanan dan pertambangan. Ini artinya Presiden peduli dengan lingkungan dan ingin menjaga keseimbangan alam. Mungkin ini akan membuat banyak orang, termasuk kita sendiri, merasa lebih aman dan yakin bahwa pemerintah benar-benar mau melindungi kehutanan dan sumber daya alam.

Gue juga rasa ini buat kita semua harus lebih waspada dan jujur dalam menggunakan sumber daya alam. Jangan sampai kita terkelupas dari tanggung jawab kita sendiri untuk menjaga lingkungan. Mari kita semua bekerja sama dengan pemerintah untuk membuat Indonesia menjadi negara yang lebih hijau dan seimbang! ๐ŸŒฟ๐Ÿ’š
 
heya bro! aku pikir ini tindakan yang tepat dari pemerintah, kalau gak ada aturan, semua orang bisa melanggar aturan apa aja. tapi aku kurang yakin apakah ini benar-benar efektif dalam mencegah bencana ekologis di masa depan. aku masih ragu-ragu, bro ๐Ÿ˜
 
Makanya mantap sih, pemerintah gak bisa ngakin biaya ekolodis di pulau sumatra ๐ŸŒณ๐Ÿ’ฆ. 22 perusahaan punya izin usaha yang dicabut, tapi bagaimana nanti mereka bikin duit? Banyak sekali korban ekosistem yang harus ditanggung, kayaknya kita harus lebih waspada dengan industri pertambangan dan kehutanan ๐Ÿค”
 
Pengabaian izin 28 perusahaan ini benar-benar harapan masyarakat Indonesia untuk melindungi lingkungan. Saya pikir pemerintah harus terus berupaya untuk mengawasi dan mengatur industri kehutanan dan pertambangan di Indonesia agar tidak membahayakan keseimbangan alam kita ๐ŸŒฟ๐Ÿ’š. Kawasan hutan yang diberi izin untuk dicabut ini benar-benar besar, itu artinya pemerintah harus terus berhati-hati dalam mengelola sumber daya Alam Indonesia agar tidak habis ๐Ÿ˜Š.
 
Pencabutan izin 28 perusahaan itu kayak gitu, tapi apa salahnya ya? Kalau mereka melanggar aturan dan menyebabkan bencana ekologis, itu kayaknya harus dipenalti. Tapi saya ragu bagaimana caranya Satgas PKH bisa benar-benar yakin bahwa semua perusahaan tersebut melanggar aturan, karena kalau tidak, ini bisa jadi masalah bagi mereka yang terlibat. Dan apa sih hasil dari pencabutan izin itu? Apakah itu akan mencegah lagi bencana ekologis di masa depan? Saya curious banget ingin tahu bagaimana caranya ini bisa melibatkan masyarakat dan perusahaan-perusahaan tersebut agar mau berubah.
 
ini informasi banget tentang pencabutan izin usaha dari perusahaan-perusahaan yang melanggar aturan di sektor kehutanan dan pertambangan... 28 perusahaan yang terkena kaburusan ini adalah perusahaan-perusahaan yang terbukti melakukan pelanggaran aturan hingga menyebabkan bencana ekologis di beberapa wilayah Sumatra...

saya rasa ini langkah tegas dari pemerintah, karena melindungi lingkungan adalah tanggung jawab utama kita semua... 22 perusahaan yang izinnya dicabut adalah PBPH, dan itu sudah pasti akan membuat mereka sadar dengan apa yang telah mereka lakukan...
 
Gue rasa ini salah paham gak, kalau perusahaan diatas benar-benar melanggar aturan dan menyebabkan bencana ekologis, kenapa masih ada yang bisa saja juga melakukan hal yang sama? Gue pikir gini: apa itu ekuilibrum? Atau apa yang membuat pemerintah memilih 28 perusahaan aja, tapi jangan terlalu banyak lagi? Gue rasa ini masih kurang transparansi, kalau ingin benar-benar mencegah kehutanan dan pertambangan yang tidak bertanggung jawab, harus diawasi lebih ketat ya! ๐Ÿค”๐Ÿ’ก
 
kira-kira apakah kita sudah paham bahwa lingkungan adalah milik kita semua ๐ŸŒฟ? apa yang kita lakukan kepada bumi ini itu apa artinya? kalau kita tidak menjaga lingkungan, maka kita tidak akan memiliki apa-apa lagi. itulah kesadaran yang harus kita miliki sekarang juga โš ๏ธ.
 
Kalau kabar ini benar, maksudnya Presiden Prabowo Subianto punya hati yang jujur banget! Pencabutan izin 28 perusahaan itu pasti bukan mainan. Saya ingat saat-saat bencana alam di Sumatra tahun 2019, seolah-olah dunia berhenti. Kalau ada yang bilang Indonesia tidak peduli dengan masalah lingkungan, saya bilang tidak apa-apa lagi! Karena kalau kita orang Indonesia, kita tahu betapa pentingnya menjaga keberlangsungan hidup bumi kita. Saya senang melihat pemerintah melakukan tindakan yang benar-benar berdampak, bukan hanya bicara-bicara tanpa tindakan.
 
Gampang banget ngelihat perubahan ini, apalagi kalau kita lihat dari aspek lingkungan ๐ŸŒฟ. Semoga aja hal ini bisa mengurangi dampak negatif dari kegiatan tambang dan pertanian yang banyak terjadi di Pulau Sumatra. Tapi, saya curiga apa punya tujuan dari aksi ini? Apakah cuma sekedar untuk menonjolkan Pemerintah? Karena kalau gampang banget ngelihat perubahan ini, jadi nggak ada yang pasti ๐Ÿ˜.
 
Saya senang banget sekali Presiden Subianto memutuskan untuk mengambil tindakan seperti ini! Itu bukannya langkah besar dari pemerintah terhadap masyarakat dan lingkungan di Indonesia. Saya harap hal ini akan menjadi contoh bagi semua perusahaan-perusahaan lainnya yang melanggar aturan di sektor kehutanan dan pertambangan. Kawasan hutan yang dicabut itu memang sangat besar, jadi saya berharap perusahaan-perusahaan tersebut akan belajar dari kesalahan-kesalahan mereka dan berusaha untuk mengambil tindakan yang lebih bertanggung jawab di masa depan ๐Ÿ˜Š
 
aku senang banget kalau pemerintah gak lagi nggak sabar-sabar dengan perusahaan-perusahaan yang jujur-jujurnya kelalai kayak gitu... 28 izin usaha yang dicabut itu pasti benar-benar memerlukan tindakan seperti ini, terutama kalau ternyata mereka buat bencana ekologis di Pulau Sumatra ๐ŸŒณ๐Ÿ‘Ž. aku rasa Menteri Bahlil Lahadalia gue bisa percaya dia karena dia bilang bahwa pencabutan itu hasil kajian mendalam oleh Satgas PKH, yang mana itu benar-benar serius dan tidak main-main. toh kalau kita jujur-jujurnya kelalai kayak gitu, tentu kita harus dibawa tangan. aku harap perusahaan-perusahaan yang dicabut ini bisa belajar dari kesalahan mereka dan ganti lakukan dengan lebih baik di masa depan ๐Ÿ˜Š๐Ÿ‘
 
Hmm mungkin gue suka banget kuliner khas Sumatra, apalagi sate siomay dari Padang ๐Ÿ˜‹. Mau nggak percaya kalau aku bisa makan seluruhnya dalam satu hari? Gue rasa itu lebih berharga daripada izin usaha yang dicabut oleh Presiden Prabowo. Nah, setelah makan, aku suka banget menonton film-film Indonesia, apalagi dari tahun 90-an seperti 'Tembang' atau 'Sabrina the Teenage Witch' (yang diadaptasi dari serial TV Amerika) ๐Ÿ˜‰. Film-film itu membuat gue nostalgia dan ingin kembali ke masa lalu...
 
Udah aku saking penasaran dengan kabar ini, tapi siapa yang pikir salah? Mencabut izin 28 perusahaan itu wajib! Kalau tidak ada tindak lanjut, siapa nih yang bertanggung jawab? Aku bayangkan kalau jadi itu sembarangan, semua hutan di Sumatra terus dibunuh. Bahlil Lahadalia ngomong-ngomong tentang kajian mendalam dari Satgas PKH, tapi aku pikir itu sudah lama, udah bukti apa lagi? Ini bukan tentang pembacaan buku, tapi tentang tindakan nyata untuk melindungi lingkungan. Aku setuju dengan pihak yang memutuskan ini, karena kalau tidak ada tindakan seperti ini, aku rasa kita akan jadi korban ekstrem.
 
kembali
Top