Bahlil Akan Koordinasi dengan Purbaya soal Bea Keluar Batu Bara

Pemerintah siap koordinasikan dengan lembaga keuangan. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, kebijakan tarif Bea Keluar (BK) untuk batu bara tidak bisa diambil oleh satu kementerian saja. Pemerintah sedang melakukan evaluasi tentang skema penetapan tarif yang adil bagi negara dan pelaku usaha.

Bahlil mengatakan koordinasi dengan Kementerian Keuangan yang dipimpin Purbaya Yudhi Sadewa sangat penting untuk menentukan rentang harga batu bara yang akan dikenakan tarif progresif. Skema ini dirancang untuk menyesuaikan bea dengan kondisi ekonomi pasar.

"Jika harga batu bara di atas 150 dolar, berapa bea? Itu pertanyaan umum, tapi kita harus menjawabnya. Kita tidak ingin memberatkan ketika kondisi bisnis sedang sulit, tapi juga tidak ingin memberikan keuntungan besar," kata Bahlil.

Pemerintah memutuskan untuk melakukan pendekatan jalan tengah untuk menghindari konflik antara pemerintah dan dunia usaha. "Kita cari jalan tengah. Pemerintah butuh pengusaha, pengusaha butuh pemerintah. Tapi pemerintah dan pengusaha sama-sama butuh keuntungan."
 
Tentu saja, koordinasi itu penting, tapi apa itu artinya? Kita lihat, pemerintah sedang mencari jalan tengah, tapi apakah itu benar-benar jalan tengah? Atau mungkin itu hanya cara untuk menghindari konflik yang sebenarnya sudah ada. Mereka bilang bahwa kondisi bisnis sulit, tapi apa yang mereka lakukan? Berapa banyak pelaku usaha yang merasa tidak adil dengan kebijakan tarif ini? Apakah mereka dihormati sebagai pemilik usaha? Tapi, kita lihat, pemerintah dan pengusaha sama-sama butuh keuntungan... Apa itu keuntungan? Bolehkah kita membayangkan apa yang akan terjadi jika kita hanya memikirkan keuntungan kita sendiri? 🤔
 
Saya pikir ini udah cukup kreatif deh nih, kalau giliran kita bisa mengatur tarif BK dengan baik aja, kan? 🤔
Aku bayangkan kalau kita bisa menemukan jalan tengah, sih... tapi nggak ada salahnya juga, kita harus sambut dengan semua situasi di lapangan, kan?
Saya suka cara pemerintah ini, koordinasi dgn Kementrian Keuangan itu penting banget... 📊
Tapi aku penasaran, bagaimana kebijakan ini akan berdampak pada konsumen? Apakah harga batu bara yang lebih tinggi akan mempengaruhi harga bahan bakar minyak dan listrik? 🚀
 
Aku pikir pemerintah harus lebih teliti dalam mengatur tarif bea keluar untuk batu bara, jadi tidak terjadi konflik dengan dunia usaha 🤔. Aku tahu pemerintah ingin menentukan harga yang adil bagi negara dan pelaku usaha, tapi mungkin perlu ada kompromi juga ⚖️. Jangan sampai pemerintah memaksakan tarif yang terlalu tinggi, atau di sisi lain, tidak memberikan keuntungan yang cukup untuk bisnis ⛔️. Aku harap koordinasi dengan Kementerian Keuangan berhasil dan bisa menemukan jalan tengah yang tepat 🤞.
 
aku rasa gak ada masalahnya ya 🤗, pemerintah udah cari jalan tengah kok! mereka ngga ingin bikin konflik dengan usaha, tapi juga harus jaga keuntungan negara. aku pikir 150 dolar itu angka yang penting, kalau di atas itu gak baik untuk ekonomi kita 🤔
 
ini bikin kita penasaran sih. kalau tarif bea koordinasi dengan kemenkef itu apa kelebihannya? kalau sengaja koordinasi salah, pasti akan gangu bisnis, tapi kalau koordinasi benar, kemudian bea yang dihitung juga bisa lebih adil. perlu diawasin agar jangan sampai terjadi konflik antara pemerintah dan dunia usaha. tapi aku pikir ini wajib dilakukan sih, karena kita semua butuh keuntungan ya! #koordinasiBea #kebijakanEnergi #bisnisIndonesia
 
Jangan sabar-sabaran aja, biar harga batu bara stabil kan? Tapi jadi ada koordinasi dengan Kementerian Keuangan kayak apa? Maksudnya kalau suka naik tarif lagi, harus ada koordinasi dulu. Jangan cuma soal Bahlil, tapi semua kementerian yang dipimpin oleh orang lain. Mungkin kalau ini jadi contoh bagus, nanti kita tidak bakalan perlu bingung kayak sekarang.

Saya pikir penting kalau ada perbandingan harga batu bara di negara-negara lain, biar bisa jadi spesifik apa yang dipakai. Jangan cuma pilih mana yang lebih baik, tapi cari yang optimal kok!

Mungkin ini kayak suatu permainan strategi, siapa nanti yang pintar juga bakalan jadi kaya!
 
Bisnis masih keren-kerenan... Harga batu bara naik lagi. Dolar 150, apa yang diharapkan? Pemerintah ingin ngatur tarifnya tapi bisnis tidak mau kalah dengan harga kompetitor. Kita lihat di mana semua perusahaan di luar negeri mau menginjak pasar ini. Itu yang akan menentukan keuntungan kita...
 
Aku pikir Bahlil Lahadalia benar-benar pintar banget! Dia tidak mau memecat industri batu bara tapi juga tidak mau memberikan imunitas terlalu luas. Aku pikir pemerintah harus lebih serius dalam melakukan evaluasi tarif BK itu. Kita nggak bisa naik turun harga batu bara sembarangan, kayaknya kita butuh rencana yang matang. Saya setuju dengan pendekatan jalan tengah ini, tapi aku harap ada penjelasan yang lebih spesifik tentang bagaimana caranya pemerintah akan menentukan rentang harga itu.
 
kak, gue pikir progresif itu nggak penting banget. kalau kita naikin tarif BK, bisnis pasti akan capek dan lama siap untuk investasi lagi. kita harus mempertimbangkan keseimbangan antara keuntungan negara dan keuntungan bisnis juga kayaknya. gue rasakan, pemerintah harus lebih hati-hati dalam mengatur tarif ini, nggak bisa terlalu keras atau lemah ya 🤑
 
iya kah pemerintah ini benar-benar mau koordinasikan dengan lembaga keuangan... tapi apa sih maksudnya dari skema tarif yang adil? kira-kira bagaimana caranya mereka akan menentukan harga batu bara itu? tapi aku rasa ini semua terlalu rumit untuk dipahami oleh banyak orang, lebih baik jika ada penjelasan yang jelas tentang apa yang sedang dibicarakan...
 
Bisanya gak ngerti apa yang terjadi di dunia bisnis nih. Kita asyik berburu ikan di laut, tapi ternyata kalo kita mau menangkap ikan itu, kita harus tahu siapa yang akan mengambil beban nanti 😂. Mereka bilang koordinasi dengan Kementerian Keuangan penting, tapi aku pikir apa yang terpenting adalah apakah kita bisa mendapatkan harga batu bara yang adil? Kalau progresif itu gak jelas sih, mungkin karena mereka ingin membuat konflik, tapi nggak mau mengambil risiko. Mereka bilang cari jalan tengah, tapi aku rasa itu hanya cara untuk menyia-nyiakan permasalahan.
 
Harganya udh 400rb, tapi aku still kira pemerintah nih lho yang harus bawa bea kaya ini! Mungkin mereka udh lupa bahwa Indonesia bukan jangkaan mereka sih. Kita harusnya lebih bijak, nggak?
 
Aku penasaran, kenapa pemerintah harus koordinasi dengan lembaga keuangan? Tapi apa yang mau dicapai sih kalau mereka sudah koordinasi? Mereka ingin keuntungan apa aja dari koordinasi ini? Aku pikir itu tidak adil. Di sini, ada yang banyak beban pajak, ada yang sedang sulit dalam bisnisnya, tapi semua harus membayar tarif yang sama. Kalau mau koordinasi, kenapa bukan karena ingin keuntungan dari pengusaha, tapi buat apa lagi?
 
Makasih bro, soal ini bikin penasaran. Pemerintah nanya koordinasi dengan lembaga keuangan apa yang penting untuk menentukan harga batu bara. Makanya lagi, gini pentingnya koordinasi itu? Jika pemerintah dan lembaga keuangan sama-sama ingin keuntungan, tapi juga harus hati-hati jangan bikin bisnis sulit, kan?
 
Haha, kalau aku tidak sibuk nonton drama Korea, aku suka banget berburu hewan di Pulau Komodo! Aku pernah melihat sekali seekor harimau putih di sana... 😍🌴. Tapi, kembali ke batu bara, aku pikir pemerintah benar-benar memikirkan hal ini dengan benar. Jangan terlalu keras dengarkan dunia usaha, tapi jangan juga memberi mereka keuntungan besar. Aku rasa skema progresif itu bagus, tapi aku masih ragu-ragu tentang apa yang harus dilakukan kalau harga batu bara naik lebih dari 150 dolar... Hmm, mungkin aku mau sekedar nonton drama Korea lagi 😂.
 
kembali
Top