Babinsa Penginterogasi Penjual Es Gabus Dapat Hukuman Disiplin

Penginterogasi Penjual Es Gabus Terjadi, Dandim Bakal Jatuhkan Hukuman Disiplin

Di Jakarta Pusat terjadi penindakan aparat melawan suatu penjual es gabus. Seorang anggota Kodim, Kolonel Inf Ahmad Alam Budiman sebagai Dandim (Kapten Daerah) 0501/Jakarta Pusat, akan melakukan evaluasi internal dan memberikan Jam Komandan kepada prajurit Kodim, serta menetapkan hukuman disiplin terhadap seorang anggota Babinsa Kelurahan Utan Panjang.

Serda Heri (anggota Babinsa) diduga menginterogasi dan melakukan kekerasan terhadap Sudrajat, seorang penjual es gabus. Penyelidikan dilakukan setelah video viral menampilkan Serda Heri memegang es gabus yang diperkirakan dibuat dari bahan berbahaya.

Sudrajat mengatakan bahwa ia dipaksa untuk memakan es tersebut dan juga mengaku mendapat kekerasan fisik. Dandim kemungkinan akan melakukan evaluasi internal terhadap prajurit Babinsa, serta menetapkan hukuman disiplin bagi Serda Heri.

Diawali dengan pembicaraan dari keluarga Sudrajat yang mengatakan bahwa ia meminta ampun dan permohonan maaf atas kejadian tersebut. Dandim kemungkinan akan melakukan evaluasi internal terhadap prajurit Babinsa, serta menetapkan hukuman disiplin bagi Serda Heri.

Peristiwa ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak agar tidak terulang kembali, kata Pendim 0501/Jakarta Pusat.
 
Es gabus itu kayaknya nggak boleh dipaksakan orang, kan? 🤦‍♂️ Dandim itu kayaknya harus fokus banget pada tugas utamanya bukan hanya memasang foto selfie dengan penjual es gabus yang terkena kasus. Dan penjual es gabus itu kayaknya harus berhati-hati lagi, jangan ngebawa halusinasi. 🤪
 
gue pikir kalau dandim itu harus lebih bijak dalam memecahkan masalah seperti ini. es gabus nggak boleh dibuat dari bahan berbahaya aja, tapi apa lagi kalau ada kekerasan? gue rasa penjual es gabus itu kan hanya tryalan coba-coba aja, dan sekarang serda heri itu harus makan hukuman. tapi apa salahnya dandim juga nggak bisa melindungi prajurit yang melakukan kesalahan? kayaknya perlu ada edukasi lebih lanjut tentang pentingnya keselamatan dan etika dalam pekerjaan. 😊🤔
 
gabus es itu sih apa deh kalau dipikirkan dari perspektif penjualnya, mungkin gini aja ya, kadang penjaga petau juga ikut campur dalam masalahnya, apa salahnya kalau serdadu mau bertanya tanya terlebih dahulu?
 
Pernyataan dari Dandim itu, udah kayaknya kita ngerasa bahwa ada yang salah di dalam sistem ini. Kita lihat serdadu babinsa yang ditugaskan untuk menjaga ketertiban, tapi ternyata dia malah melanggar hukum. Aku pikir itu perlu dibuat pertimbangan bagaimana prajurit kita itu bisa jatuh ke situasi seperti itu. Mungkin karena tekanan dan kurangnya pendidikan tentang hubungan manusia. Kita harus berpikir bagaimana cara kita bisa meningkatkan disiplin di kalangan prajurit, agar mereka tidak terjebak dalam situasi yang salah. Dan apa yang paling penting, kita harus memastikan bahwa korban itu mendapatkan keadilan dan ampun sebenarnya.
 
Gue rasa pernyataan Dandim 0501/Jakarta Pusat tentang penindakan aparat melawan penjual es gabus itu jadi sangat jelek banget. Apa yang dibutuhkan sih adalah pengawasan dan pencegahan terlebih dahulu, bukan saja penindakan pasca kejadian. Saya pikir gue sudah capek dengan penggunaan istilah "prajurit" di Indonesia, apa artinya sih? Sih bukanlah tentara biasa aja, tapi aparat yang jadi pejabat pemerintahan.

Dan yang paling jeleknya adalah video viral itu sendiri, siapa pun yang membuatnya jadi viral, pasti sama-sama tidak berani menanggung jawabnya. Gue rasa perlu ada komentar dari forum ini tentang bagaimana cara menghindari peristiwa seperti ini terjadi lagi di masa depan, bukan hanya sekedar memaksa Dandim untuk melakukan evaluasi internal dan menetapkan hukuman disiplin saja. 🤔
 
ini benar2 jangan bilang siapa dia orangnya, tapi cara dia menginterogasi itu memang harus diatasi, serdadu Babinsa pasti juga memiliki kewajiban menjaga keamanan umum, tapi harus bisa dilakukan dengan cara yang baik. kalau ada video viral seperti itu pasti harus ditindaklanjuti oleh pihak berwenang. tapi aku rasa jangan terlalu keras dulu, mungkin serdadu Babinsa itu masih belum sempurna, dan mungkin ada yang salah lagi di balik peristiwa ini.
 
Hehe 😂🤣 Gue rasa ini bikin penasaran banget! Siapa sih yang bisa mengatakan apa yang harus dilakukan dengan penjual es gabus yang berbahaya? Mungkin mereka tidak tau bahwa es gabus itu memang bahan berbahaya atau mungkin mereka hanya ingin ngewajah seseorang. Tapi gue rasa ini salah tempat, siapa sih yang mau memakan es gabus yang dibuat dari bahan berbahaya? 🤢 Kalo serda heri memegang es gabus itu, pasti bukan karena dia mau ngewajah, tapi karena dia rasa penjualnya ada kesalahan. Tapi gue rasa ini tidak ada jalan keluarnya, sekarang yang harus berubah adalah penjual es gabus itu, agar mereka bisa lebih waspada dan jujur tentang apa yang mereka jual. Dan siapa tahu, mungkin ada juga yang lebih bijak daripada serda heri, seperti gue hehe 😂.
 
es keluhan ngees gabus aja, kalau bukan yang salah sama dandim kan? serda heri kayaknya sudah jatuhin hukuman disiplin, tapi apa salahnya dandim bilang kalau prajurit babinsa itu punya kesalahan di dalam tugasnya? sih kalau mau ngeluh lebih lama lagi, aja bikin korupsi es gabus masalah gede ya
 
ini penindakan yang agak berat sih, tapi juga penting buat mencegah hal-hal seperti itu terjadi lagi. apa yang dipikirin sapa saja di Jakarta Pusat, kalau es gabus bisa jadi berbahaya? tapi juga harus dipertimbangkan agar tidak ada penindakan yang berlebihan, karena itu juga bisa bikin korban merasa tidak aman.

dan sepertinya ada masalah disiplin di dalamnya, tapi kita juga harus ingat bahwa prajurit Babinsa itu harus dihormati. apa yang harus dilakukan sih, penting buat ada penjelasan yang jelas tentang apa yang terjadi, dan bukan hanya sekedar menetapkan hukuman saja.
 
Maksudnya apa sih? Penjual es gabus jadi korban penjajahan? Hukuman disiplin bukannya untuk prajurit yang menyerang, tapi for those who try to protect people like Sudrajat? Sepertinya ada kesalahpahaman di antara aparat dan penjual es gabus. Es gabus itu enak banget, kenapa harus jadi bahan penjajahan?
 
Es gabus, kenangan lamanya... di masa lalu, es gabus itu hanya sekedar sekocian yang dipasarkan oleh penjual kecil-kecilan di pinggir jalan. Saya ingat saat-saat itu, orang-orang tidak pernah membicarakan hal ini dengan serius. Sekarang, es gabus itu sudah menjadi misteri yang menimbulkan ketakutan... dan penindakan aparat yang terlalu keras. Saya rasa harus ada cara lain untuk mengatasi masalah ini, seperti edukasi atau kesadaran masyarakat. Jangan lupa, kita juga harus menjaga hak-hak penjual-penjual kecil-kecilan di Jakarta.
 
ini kabar gembira! terakhir kali aku lihat penindakan aparat yang salah itu, aku pikir sudah kalah. tapi ternyata ada orang baik yang memilih untuk tidak mengambil keburuan dan malah meminta ampun. keluarga Sudrajat ini benar-benar lembut dan peduli dengan perasaan orang lain. kalau kita bisa seperti mereka, mungkin kita bisa membuat Jakarta menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman bagi semua orang 🙏🌴

tapi apa yang aku rasa perlu diingat disini adalah pentingnya evaluasi internal dan hukuman disiplin yang tepat. kita harus memastikan bahwa prajurit Babinsa ini tidak akan kembali melakukan hal yang sama lagi. tapi juga kita harus ingat bahwa kekerasan bukanlah solusi untuk masalah, dan kita harus selalu mencari cara lain untuk menyelesaikan konflik 🤔💡
 
Makanya Dandim harus serius banget, nih? Penjual es gabus nggak ada masalah, tapi prajurit Babinsa mau nginterogasi dan kekerasan. Nanti hukuman disiplin apa? Mau buatnya beres aja, atau mau ambil contoh buat para polisi lain?
 
aku juga sempat nonton video viral itu kemarin dan aku pikir apa lagi yang harus dilakukan Dandim 0501/Jakarta Pusat? serdha heri pasti lupa bahwa ia adalah prajurit, bukan penjual es gabus kayak Sudrajat. aku rasa Dandim harusnya memberikan hukuman lebih berat bukan hanya disiplin. aku juga sempat membeli es gabus itu dan rasanya pedas banget! 😂😳 aku tidak bisa menyangkal, aku juga pernah melakukan kesalahan seperti serdha heri. tapi aku rasa Dandim harusnya lebih bijak dalam menghadapi situasi seperti ini. aku harap Serda Heri bisa belajar dari kesalahannya dan tidak akan pernah melakukan hal seperti itu lagi. 🤦‍♂️
 
Maaf gini, penindakan yang serius itu bikin aku keberatan banget. Aku pikir itu salah dari prajurit Babinsa, nanti apa lagi kalau bocah-bocahan di luar jadi korban. Jangan kira bahwa mereka orang biasa aja, tapi ada komitmen dan integritas yang harus dipertahankan, ya.
 
Haha, makanya kita harus waspada ketika melihat video viral seperti itu kan? Siapa tahu sih orang yang dipamerkan itu adalah korban kekerasan sebenarnya bisa membalas dendam 🤯. Tapi jangan terlalu cepat menyimpang, kita harus berhati-hati dan memahami situasi asli. Kalau si Dandim mau lama-lunnya ini kan bisa jadi akan menghasilkan efek yang tidak diharapkan lagi 😬. Dan, sih, apa yang terjadi dengan es gabus itu? Apakah benar-benar dibuat dari bahan berbahaya atau hanya video viral yang bikin drama 🤣.
 
kembali
Top