Anggota Komcad Ditangkap Kasus Jual-Beli Senpi Ilegal di Bali

Pelaku Jual-Beli Senjata Api Ilegal di Bali Ditangkap, Pekerjaan Sementara sebagai Pengaman Tak Menetralkan Risikonya

TNI Angkatan Darat (AD) dan Angkatan Laut (Laut) kini menangkap seorang anggota Komponen Cadangan TNI AD, yang juga bekerja sebagai pengaman, di Denpasar Barat, Kamis (22/01/2026). Pelaku ini ditangkap karena terlibat dalam penjualan senjata api ilegal.

Menurut informasi yang diperoleh dari warga, pelaku tersebut membeli pistol dan 5 butir amunisi untuk berjaga diri seharga Rp2.000.000 di Lampung Barat pada tahun 2022. Kemudian, ia membawa senjata tersebut ke Bali melalui perjalanan darat dan menjualnya di media sosial dengan harga Rp35.000.000 karena kendala ekonomi.

TNI Laut Denpasar menangkap pelaku ini saat dia berusaha menjual senjata api ilegal di warung makan di Jalan Buana Raya, Kota Denpasar, Kamis (22/01/2026) pukul 12.16 WITA. Sebelum ditangkap, pelaku tersebut memperlihatkan senjata api SIG Sauer dan amunisi tajam kaliber 9 mm di sebuah warung makan.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Denpasar menyampaikan bahwa pelaku ini memiliki izin untuk penyimpanan air soft gun. Namun, senjata api SIG Sauer tersebut ilegal. Atas perbuatannya, pelaku terancam Pasal 306 KUHP tentang Senjata Api, Amunisi Bahan Peledak, dan Senjata Lain dengan ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun.

Selain itu, polisi masih mendalami perihal temuan 3 kartu identitas yang dimiliki pelaku.
 
Apa sih konsekuensi kalau orang di Bali atau di sini sama-sama membeli senjata api ilegal? Tapi apa yang bikin pemerintah menangkapnya? Kalau ada yang membeli senjata api ilegal, tapi kemudian beli dan jual di media sosial, bukannya itu seperti bisnis yang normal? Kenapa gini ada batas-batas yang tidak terduga? Kenapa senjata api SIG Sauer ilegal tapi air soft gun bisa dilisensi?
 
Hmm, ga bisa percaya, pengaman di Denpasar bareng ngejebak senjata api ilegal sendiri, apa kaya? Ga sabar-sabar, siapa yang bilang kalau pegawai negeri bisa dilakukan yang salah? Mungkin ada yang bingung, sih, apakah mereka udah memasang "penjara internal" pada dirinya? Hehe, ga percaya kalau pelaku tersebut benar-benar terancam 15 tahun penjara...
 
pikirnya apa sih kalau gak ada aturan tentang jual beli senjata api ilegal di Bali? kayaknya udah cukup aman aja kita pakai polisi untuk mengawal hal ini. tapi apa salahnya juga gak kita coba cari alternatif cara penyimpanan dan penggunaan senjata api yang benar? kayaknya kalau ada kesempatan itu jadikanlah peluang pembelajaran buat kita semua. siapa tahu kita bisa membuat program pendidikan tentang penggunaan senjata api dengan aman dan bijak.
 
ini cerita kayaknya sangat menarik banget... saya pikir itu penting kita diingatkan agar tidak terlalu santai dengan senjata api, apalagi kalau sudah dibelikan secara ilegal. tapi juga kita harus mengerti bahwa orang yang terlibat ini hanya ingin menjaga diri sendiri dan keluarganya, bukan karena mau melakukan hal-hal yang merugikan masyarakat.

saya rasa itu bukti bagus bahwa pemerintah dan polisi sudah melakukan kerja sama dengan baik untuk menangkap pelaku ini. tapi kita juga harus memikirkan tentang efeknya kalau kita tidak ada pengetahuan tentang senjata api, bagaimana caranya kita bisa menjaga keselamatan sendiri?
 
ini kabar gembira sih, kabar tentang senjata api ilegal di Bali terus berlanjut lagi 🤦‍♂️. Kadang-kadang kita pikir kalau sudah aman, tapi ternyata masih ada orang yang suka menjual senjata api di warung makan 😱. Siapa tahu nanti apa yang ditawarkan oleh pelaku ini, apakah itu akan memicu keselamatan kita semua? 🤔
 
Kemari dia mau jual senjata api ilegal di Bali kan? Tapi kenapa sih dia tidak sempat bunuh diri sebelum ditangkap? Makanya aku rasa perlu diingatkan lagi tentang bahaya senjata api, apalagi kalau punya keluarga yang masih kecil. Si pelaku ini nggak tahu beratnya aja, kan? Dan kalo dibandingin dengan 2 ribuan ribet tahun peminjaman uang untuk beli senjata api ilegal, kayak gini sih sih...
 
gampang aja banget cara mereka coba jual senjata api ilegal. kayaknya mereka bingung kapan harus teruskan bisnis ini 🤷‍♂️. tapi gini, apalagi senjata api SIG Sauer ilegal kan? kenapa mereka masih bisa membeli dan menjualnya dengan cara yang nggak rasional seperti ini? 🙄. padahal kita semua harus lebih waspada terhadap hal ini. kayaknya polisi sudah berusaha dengan baik, tapi kita juga perlu menjadi lebih bijak dalam mengelola sumber daya kita sendiri 💸.
 
Eh kira aja senjata api ilegal itu sederhana ya? Gak sabar-sabar, si pelaku beli pistol dan amunisi seharga Rp2 miliar di Lampung Barat, kemudian jualnya di Bali dengan harga Rp35 miliar! Wah, gini aja yang terjadi kalau kita jadikan peralatan untuk menjaga diri, kan? Tapi kayaknya gak cuma tentang itu aja, pelaku ini punya 3 kartu identitas sih... apa ada yang ingin diketahui dari identitas tersebut? Apakah dia anak muda yang tidak tahu betapa beratnya hukuman senjata api ilegal? Ataukah dia orang tua yang tidak menyadari dampaknya? Eitsssss, semoga penangkapannya bisa jalan lancar dan pelaku ini bisa belajar dari kesalahan-kesalahannya.
 
Pikiran aku terus tergantung pada kasus ini 🤔. Mereka bilang senjata api ilegal itu nggak boleh dijual, tapi kalau kita lihat dari sudut pandang penggunanya, siapa yang bilang bahwa dia harus memiliki senjata api untuk melindungi diri? Aku pikir ada ketergantungan dalam hal ini, ya? Mungkin kalau senjata api itu tidak terdapat di Indonesia, dia nggak akan memutuskan untuk melakukannya 🤷‍♂️. Tapi sepertinya ada perbedaan antara kapan kita boleh dan tidak menggunakan senjata api, dan aku masih nggak paham bagaimana itu bisa bekerja 🤔.
 
Pernah aja ga sering liat kasus seperti ini di media sosial, tapi tiba-tiba ada giliran orang di Bali jual senjata api ilegal! Maksudnya apalagi apa kegiatan ekonomi kita sekarang yang memaksa orang harus menjual hal-hal ilegal? Banyak banget ya kalau punya pekerjaan sementara tapi tidak ada nafkah stabil. Tapi, secara umum kalau gini terjadi, tentu saja harus ditangkap dan dihukum karena dapat menyebarluas ke masyarakat.
 
Pemerintah memang harus mengejar para pelaku senjata api ilegal dengan serius 💪. Tapi, kenapa gak ada sistem yang lebih baik lagi buat mengontrol senjata api ini? Jadi, orang-orang bisa jual dan beli senjata api tanpa perlu khawatir tentang konsekuensi 😒. Kita harus memperhatikan keamanan kita sendiri dengan cara ini, tapi juga harus ada aturan yang lebih ketat untuk mengontrol semuanya. Jadi, gilirannya lagi pemerintah untuk membuat aturan yang lebih baik 🤔.
 
Gue rasa kabar ini penting banget, niih... Senjata api ilegal dijual di Bali, itu berarti banyak orang yang mau membelinya, tapi gak tahu apa-apa tentang senjata itu. Sementara itu, pengaman yang bekerja juga memiliki izin untuk menyimpan air soft gun, itu aneh banget... Gue harap polisi bisa terus menerus menangkap pelaku seperti ini agar tidak ada lagi kejahatan seperti ini di Bali.
 
aku rasa gampang banget kaya kayaknya ya... siapa nih yang mau beli senjata api ilegal? Rp2 juta untuk pistol dan Rp35 juta lagi untuk dijual online, apa boleh-belah saja aja? kan ada aturan tapi kita semua lihat, orang lain juga terus mencari cara terbaik untuk mendapatkan keuntungan. dan kira-kira bagaimana kalau si pengaman yang kerja sama dengan para pelaku senjata api ilegal ini, apakah ia juga bisa dipercaya?
 
Kira-kira siapa yang bilang ngebawa pistol di tempat makan siang? Pelaku ini gampangnya adalah pengguna media sosial yang kurang bijak. Saya pikir tidak ada yang benar-benar tahu tentang isi dompetnya, kan? Boleh jadi dia hanya sedang mencari kesibukan dan tidak peduli dengan risikonya. Dan siapa bilang pistol SIG Sauer ilegal? Aduh, kalo gini kita berlomba-lomba dalam membuat peraturan yang tidak terduga lagi.
 
Gue pikir kalau gini terjadi karena kesadaran masyarakat Indonesia makin meningkat, banyak orang yang mau melaporkan kegiatan ilegal seperti ini... tapi juga ada yang mau jual-beli senjata api ilegal karena kesulitan ekonomi ya... di sisi lain, saya pikir pemerintah Indonesia harus meningkatkan pendidikan tentang penggunaan senjata api dengan benar dan aman, sehingga masyarakat tidak terlalu mudah tergoda oleh kegiatan ilegal seperti ini.
 
Gue rasa si pelaku ini sange ngomong teka-teki, kayaknya punya strategi kalau mau menjual senjata api ilegal. Pekerjaan sementara sebagai pengaman sebenarnya jadi kelemahan buat dia, karena bikin dia terlihat ramah dan percayaan. Tapi gue rasa ini sinyal dari pihak berwenang sudah cukup serius, kayaknya tidak akan ada yang menghentikan progres penangkapan.
 
Pengaman nggak sabar-sabar aja sih... kayaknya malah jadi korban sendiri. Beli senjata api ilegal di Lampung, kemudian jual di Bali dengan harga yang kaya-kaya... kayaknya udah capek, aja ikut-ikutan penangkapan nih 😂. Pengaman itu nggak perlu lagi bekerja sama sama TNI, kan? 🤣
 
Gampang aja dulu dia beli senjata api ilegal di Lampung, lalu jual dengan harga yang dibayangkan ngerasa raya banget . Saya rasa itu cara hidup yang sederhana gampang juga untuk dipikirkan. Tapi siapa tahu kalau dia tidak bisa membayar utangnya, dia akan kehilangan tempat kerjanya sebagai pengaman . Mungkin perlu diadakan pelatihan tentang penjualan senjata api ilegal ya , sehingga orang-orang bisa memahami risikonya.
 
kembali
Top