Analisis Badan Geologi Soal Penyebab Sinkhole di Limapuluh Kota

Badan Geologi kembali menegaskan, penyebab terjadinya amblesan tanah di Limapuluh Kota bukan disebabkan oleh runtuhnya batu gamping. Menurut Pelaksana Tugas Kepala Badan Geologi, Lana Saria, peristiwa amblesan tanah di Pombatan, Jorong Tepi, Nagari Situjuah Batua, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumbar, terjadi karena proses erosi buluh atau pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan yang tidak secara tiba-tiba.

"Tekstur batuan tersebut memiliki halus dan mengandung mineral lempung, padatnya juga memiliki kedalaman dan kondisi tersebut berdampak pada proses erosi," kata Lana.

Selain faktor jenis batuan, intensitas curah hujan yang relatif tinggi di wilayah tersebut mempercepat proses erosi bawah permukaan yang memicu amblesan.

"Pergerakan tanah terus terjadi di lokasi fenomena sinkhole," kata Alexandra, Komandan Regu Tim Reaksi Cepat BPBD Limapuluh Kota. "Tentu saja, pemerintah dan warga harus tetap menjaga keselamatan dengan mengantisipasi kemungkinan kejadian semakin membesar."
 
Amblesan di Limapuluh Kota gini nggak cuma karena tekanan batu gamping aja, tapi juga karena curah hujan yang terus-menerus. Makanya, harus ada pengawasan lebih ketat dulu sebelum tekanan tanah makin besar.
 
Aku rasa ini juga terjadi di daerah aku tempati, banget aja proses erosi di sini, tanah punya tekstur yang pas dan kadang badai pasca musim hujan pasti mengikisnya. Saya ingat lagi kali giatnya cuaca, aku lihat sendiri bagaimana sungai di dekat rumahku mulai membentuk lembaga baru dan menggoyangkan tanahnya. Saya pikir ini juga bukan hal yang asing lagi di Indonesia, kadang-kadang cuaca saja bisa membuat tanah tergelincir. Aku rasa kita harus lebih bijak dalam menerima dampak alam ini, kita tidak boleh menangkap gempa atau tanah tergelincir sebagai 'drama' tapi itu sebenarnya proses alam yang terus berlangsung 🌿
 
Hmm, amblesan di Pombatan itu udah terjadi sebelumnya juga kayaknya. Nah, ternyata penyebabnya bukan karena runtuh batu kapur yang biasa disebut "terjun batu" sih, tapi karena proses erosi oleh air bawah permukaannya. Mungkin agak mengejutkan ya, tapi ini sebenarnya sudah terjadi sebelumnya di daerah lain juga. Kalau tidak salah, ada di Pulau Weh dulu. Jadi, harus diingat bahwa penyebabnya bukan hanya batu kapur aja, tapi juga kondisi tanah dan curah hujan yang banyak. Dan kalau cuaca semakin buruk lagi, pasti akan lebih berat untuk mengantisipasi amblesan seperti ini.
 
hehe, amblesan di Limapuluh Kota kayaknya gampang banget! syanggut, pernah lihat video sinkhole yang besar itu kan? kayaknya harus berhati-hati dengan curah hujan dan jenis batuan. aku pikir pemerintah juga harus siap-siap dengan keselamatan warga, trus konsultasikan dengan BPBD ya 😊. aku rasa jangan salah-kesalahan aja, kabar baik kalau tidak ada korban 🙏.
 
ini gue pikir penyebab amblesan tanah di limapuluh kota itu deh karena curah hujannya yang banget, kalau tidak ada hujan dan curah hujan terus-menerus, apa pun kondisi tanahnya pasti tidak akan bermasalah 😊. tapi sih proses erosi yang disebutkan oleh lana saria itu gue paham juga, karena kalau tekstur batuan dan kondisi alam itu berbeda-beda pasti akan mempengaruhi proses erosi atau penyerapan air tanah 🤔.
 
Gue rasa kayaknya sih kira-kira aja dari yang dibutuhkan. Kita nggak perlu bingung-bingung lagi tentang penyebab amblesan tanah di Limapuluh Kota, kan? Semua yang ada di situ sudah terang-terangi. Erosi buluh dan pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan yang tidak tiba-tiba itu kayaknya jadi yang utama. Kalau pemerintah dan warga sama-sama waspada, aja sih kemungkinan kejadian semakin membesar nggak akan terjadi 😅.
 
Erosi sungguh nggak main-main deh... kayaknya di sini gak perlu khawatir, karena amblesan tanah di Limapuluh Kota tidak usah dibawa serius 😊. Bisa dilihat siapa yang salah, yaitu batuan dan curah hujan, tapi kita harus waspada ya! 🌪️
 
Aku pikir apa yang membuat aku sedih banget, adalah betapa cepatnya kerusakan yang terjadi di daerah tersebut. Kenangin aja aku saat masih kecil, sekedar hujan lewat tanpa bongkahan punya batu gamping bisa bikin tanah ikut bergerak, sekarang ada teknologi yang canggih tapi masih bisa terjadi hal semisal. Aku rasa pemerintah harus lebih teliti dalam mengelola daerah tersebut, tapi aku juga ngga sabar-sabar, aku tahu ada teknologi apa pun yang bisa di gunakan untuk mencegah kejadian seperti ini.
 
Penggunaan teknologi ini keren banget, tapi kalau kita tidak hati-hati, tanah akan ikut ikutan terjun 😅. Kita harus lebih berhati-hati dengan lingkungan sekitar, cari tahu terlebih dahulu apa yang bisa menimbulkan amblesan tanah di daerah itu, jangan cuma asumsikan 😊.
 
Kalau amblesan deh di Limapuluh Kota nggak disebabkan oleh runtuhnya batu gamping, tapi karena proses erosi yang terus-menerus. Udah jelas kan kalau curah hujan makin tepi makin ikut erosi. Maka dari itu kita harus berhati-hati dengan proses alam dan tidak memperparah keselamatan ya 😊
 
Sangat ngakak banget ya kalau mereka pikir amblesan tanah itu cuma karena runtuhnya batu gamping aja 🙄. Nah, ternyata penyebabnya karena proses erosi buluh atau pengikisan tanah oleh aliran air bawah permukaan yang tidak secara tiba-tiba. Sepertinya geologi ini nggak sengaja aja 🤷‍♂️. Dan sepertinya curah hujan yang tinggi mempercepat proses erosi. Nah, bisa dibilang itu kalau pemerintah sudah mulai memberikan informasi yang akurat tentang fenomena ini. Atau mungkin mereka baru mulai ngerti juga 🤓.
 
Aku pikir ini serius banget! Laporan Badan Geologinya kayaknya benar-benar memberikan info yang jelas tentang penyebab amblesan tanah di Limapuluh Kota. 50% dari tanah yang terguncang itu, sebenarnya karena aliran air bawah permukaan yang kuat 🌊. Ini bukan hanya sekedar runtuhnya batu gamping aja, tapi proses erosi yang lebih kompleks, ya? Menurut data, intensitas curah hujan di daerah itu sebenarnya sudah cukup tinggi, dan ini mempercepat proses erosi. 75% dari tanah yang terguncang itu, sebenarnya karena tekstur batuan yang halus dan mengandung mineral lempung 💧. Pemerintah dan warga harus tetap waspada dan siap untuk mengantisipasi kemungkinan kejadian semakin membesar 🚨.
 
ini masalahnya, gue pikir penyebab amblesan tanah di Limapuluh Kota itu karena faktor alam banget, curah hujan yang tinggi dan proses erosi bawah permukaan. gue rasa gak perlu khawatir, pemerintah sudah banyak ngawasi situasinya. tapi apa ya kalau gak ada kemampuan teknis? misalnya jika ada kecelakaan yang parah, siapa yang nanti jadi tanggung jawab?
 
Amblesan di Pombatan itu nggak usah khawatir, apa-apa yang kita perlu lakukan adalah mengantisipasi aksi pemerintah dan warga 🤝. Dan kayaknya harus ada kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan 🌿.
 
Eh, amblesan di Limapuluh Kota lagi ya? Kalo benar-benar bukan karena batu gamping, kan jadi bagus aja, tapi apa yang bikin sinkhole terjadi? Intensitas hujan kian tinggi, padahal aku sendiri punya mobil yang kayaknya bisa melawan badai... tapi sih, erosi buluh itu serius banget! Bayangin aja, tanah di bawah permukaan kayaknya sudah longgar, kan? Dan warga harus waspada, jangan sampai salah langkah, aja! 🤯
 
kembali
Top