Amnesty: Pernyataan Pandji Tak Bisa Dipidana, Kritik Sah

Amnesty Internasional Indonesia merespons dugaan penghasutan terhadap komika Pandji Pragiwaksono. Menurut Direktur Usman Hamid, pernyataan Pandji dalam acara stand up comedy 'Mens Rea' merupakan kritik yang sah terhadap jalannya pemerintahan. Oleh karena itu, ujaran tersebut tidak dapat diproses secara pidana.

Usman memandang bahwa pernyataan Pandji sebagai bentuk kemerdekaan berbicara, berpendapat, dan berekspresi, bukan sebagai ujaran yang kurang pantas. Dia mengingatkan agar pelapor lebih meneladani Nabi Muhammad SAW, seperti yang dilakukan dalam surah Al-Baqarah.

Polda Metro Jaya membenarkan adanya laporan dugaan penghasutan di muka umum melalui acara stand up comedy 'Mens Rea', dan tim penyelidik akan menindaklanjuti pelaporan tersebut. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, meminta masyarakat memberi ruang kepada kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan atas laporan ini.

Ternyata pelapor yang mengatasnamakan organisasi Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah, sebenarnya justru mengisyaratkan berada di bawah kaki tangan penguasa. Usman menekankan agar pelapor lebih bijaksana dan tidak membalas dengan kekerasan, seperti yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW ketika dihina.

Dengan demikian, Amnesty Internasional Indonesia menunjukkan kesadaran bahwa pernyataan Pandji adalah bentuk ekspresi yang sah, dan tidak dapat diproses secara pidana tanpa mempertimbangkan konteksnya sebagai komedian.
 
Aku kira penguasa ni siapa lagi yang mulu-mulu lagi... πŸ˜‚ Boleh dia bicara apa saja karena dia komedian aja? Kena dipidati gak karena aje banget πŸ™„. Aku rasa Amnesty Internasional Indonesia kayaknya benar-benar membela Pandji ini, tapi aku juga senang dengerin kalau pelapor Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah justru keliru banget... πŸ˜‚. Aku pikir penguasa ni siapa lagi yang mulu-mulu lagi...
 
kira-kira nggak bisa terus sini. komika pandji lagi-lagi jadi bahan perdebatan. sih aku pikir apa yang dibawa oleh pandji itu gampang dibiasahi. kan dia bilang kritis tapi ternyata gampang dipengaruhi kekuasaan. apa yang harus diakui sih kalau komedi itu bisa jadi alat untuk mengkritik? tapi kalau sudah dipilih, sih aku pikir ada keraguan tentang niatnya.
 
Pernyataan Pandji jadi bukti bahwa orang-orang masih bisa berbicara tentang sesuatu yang penting, tanpa harus takut ditangkap 😊. Wajar banget kalau Amnesty Internasional Indonesia mengambil sisi tersebut. Kita harus lebih bijaksana dalam menggunakan kekuatan kita, seperti Pandji, bukan dengan cara yang kasar dan berkekerasan.
 
Pesan dari belakang layar ini: kalau nggak sih kira-kira pihak NU dan Muhammadiyah udah siap-siap kasih giliran buat diprotes, deh. kayaknya mereka mau bikin drama sambil udah ngerasa aman banget. sementara itu, Amnesty Internasional Indonesia udah jujur dengan hati-hati, ngomongin bahwa pernyataan Pandji sih sesebenarnya buat kemerdekaan berbicara dan berekspresi, tapi kayaknya pihak pelapor ini udah terlalu agresif. kalau mau nyanggup dengan kepolisian, udah lebih baik lagi, ya πŸ€”
 
Pernyataan Pandji Pragiwaksono itu pasti udah disebelitkan oleh siapa-siapa yang ingin bikin gusar pemerintahan. Maksudnya apa? Jika ini adalah kritik yang sah, maka siapa yang bisa mengkritik ya? Ini aja udah jelas kalau ada orang yang nggak suka diberitahu kebenaran, maka harus dibalas dengan kekerasan. Dan siapa yang bilang bahwa pelapor Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah itu benar-benar tidak jujur? Mereka hanya ingin membuat pemerintahan gusar dan udah udah berbohong sendiri, kayaknya udah mulai aja. Kita harus lebih waspada dengan kebenaran ini, karena siapa yang bilang bahwa Amnesty Internasional Indonesia ini benar-benar sengaja menjaga integritas ya? Mereka hanya ingin membuat pemerintahan terlihat baik, tapi sebenarnya udah mulai aja. πŸ™„
 
Pernyataan Pandji sih wajib dipertimbangkan, apa lagi kalau dia bukan bocil kecil πŸ˜‚. Nah, sapa yang bilang dia kurang pantas itu? Yang pasti sih ada orang yang tidak suka dengan komedi pandji ini, mungkin karena teksnya mengingatkan kita pada hal-hal yang harus diubah nih πŸ€”. Saya pikir lebih baik jangan memaksa sih, biar komedian bisa terus membuat komedi yang bikin kita tertawa, dan bermakna juga πŸŽ‰.
 
<font color="#008000">Gue pikir gini... kalau nggak ada komedi, siapa mau bikin kontroversi? 🀣
Pandji bareng komedi, kayaknya bukan tentang memakiin pemerintahan, tapi tentang caranya pemerintahan itu membuat kita bingung.
Dan siapa yang bilang Nabi Muhammad SAW tidak bisa berekspresi? πŸ˜‚
Tapi, aku pikir Amnesty Internasional Indonesia punya point yang bagus, kalau gini aja, komedi jadi bentuk kemerdekaan berbicara dan berekspresi, ya?
Gue suka kalau ada komedian yang bisa membuat kita tertawa dan ngomongin hal-hal penting.

Apa yang harus dilakukan si pelapor Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah itu? πŸ€”
Mungkin mereka justru perlu sedikit koreksi... tapi aku rasa tidak perlu diproes secara pidana, asalkan gue bisa tawa dengan komedi Pandji. πŸ˜‚
 
Pandji Pragiwaksono kan benar-benar gue suka denger lagu-lagunya 🎡. Tapi apa yang aku rasakan kalau orang lain membalas dendam dengan kekerasan? Sebenarnya sih, organisasi yang mengatasnamakan NU dan Muhammadiyah itu sebenarnya nggak jelas siapa mereka, apalagi sekarang ada kabar bahwa mereka sih berselingkuh dengan kalian penguasa πŸ€₯. Gue pikir mereka harus lebih bijaksana, cari cara lain buat mengungkapkan permasalahan mereka, bukan dengan cara menyerang orang yang nggak salah. Kalo kita ingin terus berkomunikasi dengan masyarakat, kita harus bisa berbicara dengan tangan-tangan yang bersih 🀝.
 
Pernyataan Pandji Pragiwaksono di dalam acara stand up comedy 'Mens Rea' nih... kayaknya harus dipertimbangkan dengan bijak, ya. Jangan terlalu serius, karena itu adalah bentuk ekspresi yang sah dari seorang komedian. Kalau kita terlalu serius, maka kita bisa jadi salah paham konteksnya. Seperti kata Usman, itu bukan ujaran yang kurang pantas, tapi lebih seperti kemerdekaan berbicara dan berpendapat.

Aku pikir pelapor Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah ini nih kayaknya salah paham sih. Mereka mengatasnamakan diri sebagai organisasi yang bijaksana, tapi ternyata mereka justru mengisyaratkan ada di bawah kaki tangan penguasa.

Saya setuju dengan opini Amnesty Internasional Indonesia nih... pernyataan Pandji adalah bentuk ekspresi yang sah, dan tidak dapat diproses secara pidana tanpa mempertimbangkan konteksnya sebagai komedian. Jadi, kita harus memberi ruang kepada kepolisian untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan atas laporan ini. Tapi, kita juga harus ingat bahwa aspek hukum harus dipertimbangkan dengan bijak dan tidak terlalu serius.
 
Kalau gini aja kalau penguasa dihina, kayaknya harus ngecet aja, tapi juga kalo mau ngomong tentang itu kayakanya harus sambil ngomong aja πŸ˜‚. Aku rasa orang-orang di NU dan Muhammadiyah itu kayaknya ganti kek acara komedi dengan cari alasan sih πŸ€”. Si Pandji yang bikin komik itu kayaknya udah bebas berbicara, kan? Atau kira-kira siapa yang harus ngetawar aja πŸ’β€β™€οΈ. Aku pikir si Amnesty Internasional Indonesia itu kayaknya benar-benar ngejut aja, ini sih bisa jadi komedi sih, ngomong-ngomong sambil senyum πŸ˜‚πŸŽ€.
 
oh yaa, aku sih sangat setuju sama Amnesty Internasional Indonesia, kalau udah dugaan penghasutan di acara stand up comedy itu, tapi kemudian keluar bahwa pelapor justru yang salah, itu seperti kata rambut, aja nggak ada rambut yang salah, cuma pelapor yang salah aja! 🀣

dan aku juga setuju sama Usman Hamid, dia benar-benar bijaksana, kayak nabi Muhammad SAW, tidak boleh balas dengan kekerasan, tapi lebih baik bilangannya jelas dan tidak menyinggung. dan aku sih sangat senang bahwa Amnesty Internasional Indonesia juga mengatakan hal yang sama, mereka benar-benar kuat dalam menyuarakan hak-hak manusia! πŸ’ͺ

dan aku rasa, kalau pemerintah yang salah, tapi apa yang bisa kita lakukan, kayaknya jangan menyinggung dan lebih baik berbicara dengan sopan, seperti kata Usman, tidak boleh balas dengan kekerasan, tapi lebih baik bilangannya jelas dan tidak menyinggung. tapi aku sih sangat senang bahwa ada orang-orang yang bijaksana seperti Usman Hamid! 😊
 
Pernyataan Pandji itu kayak nongol, tapi kalau dibawa ke hukum, gak bisa jadi kan? Saya pikir dia hanya ingin menggelembungkan pendapat dia sendiri, dan itu tidak apa-apa. Jika orang lain merasa marah, dia harus belajar untuk tidak marah aja. Yang penting, komedian itu tidak bermaksud membalas dengan kekerasan, kayaknya dia lebih bijak dari itu. Saya setuju dengan Amnesty Internasional, pernyataan Pandji itu bentuk ekspresi yang sah, dan kita harus memberinya ruang untuk berbicara bebas. πŸ˜ŠπŸ‘
 
Gue penasaran sih, apa bukti nyata dari pelapor NU & Muhammadiyah? Gue butuh lihat sumbernya, ya? Jangan berbohong atau membuat kerja sama dengan penguasa untuk menutup mulut orang lain. Gue tidak percaya kalau NU & Muhammadiyah benar-benar korban dari serangan kekerasan karena komedi Pandji. Gue rasa ada sesuatu yang curang di balik laporan ini... πŸ€”
 
yaah kira-kira aja, kalau gini terjadi lagi, mantep apa sih orang tuh? komika Pandji jelas udah mengutak-atik pemerintahan, tapi tidak masalah kok, karena dia bisa berekspresi dan berbicara, bukan berbohong atau membantah ajaran baik. dan kalau NU dan Muhammadiyah nyanyuk aja, itu kayaknya ganti-ganti kaki ya... seharusnya mereka jadikan buku ajar dari apa yang terjadi di sana, bukan menuduh orang lain.
 
Maksudnya apa lagi? Pelapor Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah itu sih bukan masalah sama sekali! Mereka yang menemukan dugaan penghasutan, tapi juga sih harus teliti dulu ya? Ada kalanya komedian itu memaksa kita tertawa, tapi ada kalanya kita harus membaca balik lagi. Saya pikir Amnesty Internasional Indonesia benar-benar bijaksana dalam memutuskan bahwa pernyataan Pandji tidak boleh diproses secara pidana. Mungkin mereka yang memuat video itu malah yang harus diburu, bukan komedian yang berbicara bebas! πŸ€ͺ
 
Tapi nggak boleh kayak aja sih... kalau udah dituduh, tapi masih bisa langsung mengeluarkan ujaran yang kasar... kayak gitu sih di acara komedi, ya... perlu ada batas, tapi juga harus diakui bahwa Pandji hanya ingin mengekspresikan dirinya...
 
πŸ€” Ahh, apa bisa dibayangin kan? Jadi ada komika si Pandji Pragiwaksono yang bilang sesuatu tentang pemerintahan dan ternyata bule-bule Amnesty Internasional Indonesia bilang itu tidak bisa diproses pidana. Tapi siapa aja sih orang yang mengatasnamakan Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah yang bilang itu? Mungkin gila kan? πŸ€·β€β™‚οΈ Atau mungkin ada yang mencoba menyesatkan umum. Saya rasa orang yang bilang itu tidak bijaksana, tapi siapa tahu apa benarnya. Seperti yang diulangi oleh Usman Hamid, pentingnya kemerdekaan berbicara dan berekspresi. Jadi toh seharusnya kita bisa mendengarkan komika Pandji Pragiwaksono tanpa khawatir diproses pidana. 🎀
 
kembali
Top