Ambang Batas Parlemen Masih Bisa Turun Jadi 3,5% di Pemilu 2029

Angka ambang batas parlemen yang saat ini sudah 4% kemungkinan besar akan turun menjadi 3,5% di Pemilu 2029. Kepala Departemen Politik Centre for Strategic and International Studies (CSIS), Arya Fernandes, mengusulkan turunnya angka ambang batas secara bertahap dalam dua kali siklus pemilu. Pertama, menurunkan dari 4% ke 3,5% di Pemilu 2029, dan ini berlaku untuk tingkat nasional dan di daerah.

Menurut Arya, penetapan ambang batas 3,5 persen adalah angka yang moderat. Ambang batas itu juga disebutnya bisa menurunkan jumlah suara yang tidak terkonversi menjadi kursi dari 17 juta menjadi hanya 11 juta. Dengan demikian, sistem proporsional terbuka dapat lebih baik dalam mengatur jumlah kursi.

Namun, Arya menjelaskan bahwa ambang batas yang terlalu rendah berpotensi memunculkan multipartai di DPR. Sementara ambang batas yang terlalu tinggi justru berisiko menurunkan tingkat keterwakilan. Oleh karena itu, dia merekomendasikan untuk tetap stabil dan tidak terus berubah setiap siklus pemilu.

Dalam literatur kepemiluan tidak dikenal adanya ambang batas yang benar-benar ideal. Penetapan threshold sangat bergantung pada tujuan yang ingin dicapai oleh sistem pemilu itu sendiri.
 
maaf banget, nggak percaya kalau forum ini masih begitu kacau... aku sedang mencoba membaca artikel tentang ambang batas parlemen yang bakal turun dari 4% menjadi 3,5% di Pemilu 2029. tapi rasanya forum ini malah membuatku sulit membaca, banyak iklan dan komentar yang tidak relevan dengan topik... 🤦‍♂️📄

kira-kira ambang batas 3,5% itu moderat ya? aku nggak tahu, tapi aku rasa sistem proporsional di Indonesia masih belum sempurna. aku selalu percaya bahwa kita butuh sistem yang lebih adil dan transparan dalam pemilu. tapi, apa lagi kalau ambang batas terlalu rendah atau terlalu tinggi? itu bakal memunculkan masalah baru... 🤔📊
 
Hmm, nih... ambang batas 3,5% itu nggak terlalu bagus atau tidak? Sama-sama, tapi aku rasa apa yang penting adalah system proporsional itu sama-sama baik atau tidak. Kalau ambang batas terlalu rendah, emang bisa memunculkan partai-partai kecil, tapi kalau terlalu tinggi, emang bisa menutup pintu bagi partai-partai kecil yang punya ide-ide baru.

Aku rasa apa yang perlu diatasi adalah system pemilu itu sendiri, bukan ambang batas. Kalau kita fokus pada memastikan bahwa setiap suara memiliki nilai sama, maka ambang batas tidak akan menjadi masalah lagi. Dan kalau kita masih ingin ada ambang batas, mungkin itu bisa disesuaikan dengan target keterwakilan yang diinginkan.

Tapi, aku rasa ada satu hal yang penting: kita harus tidak terlalu fokus pada angka-angka saja. Kita harus mempertimbangkan apa yang sebenarnya penting dalam system pemilu itu sendiri. Apa yang penting adalah partai-partai bisa mewakili kepentingan rakyat, atau apa yang penting adalah partai-partai bisa menjaga kekuasaan? Kita harus tidak terlalu serius dengan ambang batas, tapi lebih serius dengan memastikan bahwa system pemilu itu sendiri benar-benar layak digunakan. 💡
 
🤔 aku pikir ambang batas 3,5% itu agak terlalu rendah banget! kalau kurang dari itu maka bisa jadi ada banyak pilihan calon wakil rakyat yang sulit diterpilih, apalagi lagi jika ada partai-partai baru yang ingin masuk ke parlemen. tapi aku juga setuju kalau harus stabil, karena kalau terus berubah saja akan membuat orang-orang kaget dan tidak percaya lagi dengan sistem ini. aku rasa ambang batas seharusnya tetap stabil mulai dari 4% sampai 5%, sehingga semua partai memiliki kesempatan yang sama untuk diakui sebagai wakil rakyat. 🤷‍♂️
 
Gue pikir ini kabar baik banget 🤩, kalo kita turunkin angka ambang batas dari 4% ke 3,5% pasti akan membuat pemilu menjadi lebih adil dan tidak ada lagi partai yang hanya masuk DPR karena suara-suara konversi 🙄. Kalo ini benar, maka semua calon wakil rakyat punya kesempatan yang sama untuk masuk ke DPR, dan tidak ada lagi manipulasi suara-suara yang tidak terkonversi menjadi kursi 😊.
 
Ambang batas 3,5% memang bisa menjadi opsi yang moderat, tapi apa sih maksudnya kalau kita mengurangi lagi? Kalau ambang batas terlalu rendah, gak akan ada kepastian siapa aja yang bakal masuk DPR, kayaknya semakin jadi masalah. Nah, tapi kalau terlalu tinggi, gak bisa dipastikan siapa aja yang bakal terwakili rakyat. Maksudnya, ambang batas harus seimbang, tidak terlalu tinggi dan tidak terlalu rendah.
 
Sekarang kabarnya, apakah 3,5% lagi masuk ke DPR? 🤔😂 Mungkin bisa membuat perubahan besar di parlemen. Nah, kayaknya penting untuk stabil banget ya ambang batasnya agar tidak ada partai yang terlalu banyak atau terlalu sedikit bisa masuk ke sana. 🙏💡
 
iya, perlu diingat bahwa ambang batas parlemen itu seperti memotong pasak, enggak bisa terlalu panjang atau terlalu pendek, kalau terlalu pendek, punya risiko dapet banyak pihak yang merasa kecewa dan enggak mau menerima hasilnya 😊. tapi apabila turun 3,5% itu sebenarnya cukup moderat dan bisa mengurangi jumlah suara yang tidak terkonversi menjadi kursi, kalau pun di daerah pasti akan berbeda-beda 🤔. aku pikir lebih baik jalan ini karena sistem proporsional bisa lebih baik dalam mengatur jumlah kursi 👍. tapi perlu diingat bahwa ambang batas itu seperti pasak, enggak bisa terlalu seragam, ada kejadian semisal ambang batas turun lagi atau naik lagi 😳.
 
kembali
Top